Dalam Adam dan Hawa maka semua manusia sudah jatuh dalam dosa.
Rom 3:23
(23) Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah,
Rom 5:12
(12) Sebab itu, sama seperti dosa telah masuk ke dalam dunia oleh satu orang, dan oleh dosa itu juga maut, demikianlah maut itu telah menjalar kepada semua orang, karena semua orang telah berbuat dosa.
Sebelum seorang manusia dilahirkan maka dia berada dalam orang tuanya. Sebelum orang tua seorang manusia dilahirkan maka mereka berada dalam kakek neneknya. Begitu seterusnya sehingga pada akhirnya semua umat manusia berada dalam Adam dan Hawa. Berdosanya Adam menyebabkan dosa masuk ke dalam dunia.
Adam adalah manusia yang sempurna yang diciptakan secara langsung oleh Allah lewat cara ilahi atau supernatural. Adam bukanlah hasil evolusi. Allah sengaja menciptakan taman Eden dan menaruh Adam di taman itu untuk menguji ketaatan Adam. Adam diperintahkan untuk tidak memakan buah dari pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat. Allah berfirman kalau Adam memakan buah tersebut maka dia pasti mati pada hari itu juga.
Gen 2:16-17
(16) Lalu TUHAN Allah memberi perintah ini kepada manusia: "Semua pohon dalam taman ini boleh kaumakan buahnya dengan bebas,
(17) tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah kaumakan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati."
Hawa tertipu oleh kebohongan ular lalu memakan buah tersebut. Hawa lalu memberikan buah tersebut pada Adam dan Adam juga memakannya. Lalu mereka dihukum oleh Allah dan diusir dari taman Eden dan Adam hidup selama 930 tahun sebelum dia mati.
Gen 5:5
(5) Jadi Adam mencapai umur sembilan ratus tiga puluh tahun, lalu ia mati.
Ini sebenarnya aneh sekali kalau direnungkan. Kenapa? Karena Adam tidak mati pada hari dimana ia memakan buah tersebut. Berarti Allah berbohong kan?
Tapi kalau direnungkan lebih lanjut kita paham bahwa Allah tidak berbohong. Kenapa? Buah pohon pengetahuan pada dasarnya mengandung racun yang tidak bisa di sembuhkan dan bekerja dalam jangka waktu lama. Itulah penjelasan kenapa dikatakan Adam mati pada hari dia memakan buahnya. Pada saat Adam memakan buah tersebut dia sudah di vonis bersalah dan langsung di eksekusi lewat racun.
Racun ini juga merusak struktur genetik Adam. Karena itu semua keturunan Adam juga mengalami efek dari racun ini yaitu kematian fisik. Karena hal inilah maka Yesus Kristus perlu dilahirkan sebagai manusia lewat seorang perawan dalam rencana keselamatan Allah. Yesus adalah Adam yang kedua. Kenapa Yesus menjadi Adam yang kedua? Karena struktur genetika Yesus sempurna sebagaimana halnya Adam yang pertama. Bagaimana hal ini bisa terjadi? Karena Yesus dilahirkan oleh seorang wanita tapi tanpa pembuahan oleh seorang pria. Adam sebagai prialah yang menanggung cacat genetika yang di turunkan kepada semua keturunannya. Karena Yesus dilahirkan tanpa diturunkan dari seorang pria maka Yesus bebas dari cacat genetika umat manusia. Cacat genetika umat manusia adalah kecenderungan berdosa yang mengakibatkan kematian.
Untuk bisa menebus manusia maka Allah harus menjadi manusia. Lewat Yesus kita tahu bahwa walaupun manusia bisa berdosa akan tetapi manusia tidak harus berdosa. Tentu saja manusia yang dimaksud ini adalah Adam. Di mata Allah cuma ada 2 orang manusia yaitu Adam dan Yesus. Kedua orang manusia ini mewakili seluruh umat manusia dari kekal sampai kekal.
Adam adalah manusia yang bisa berdosa atau tidak berdosa dan jatuh dalam dosa. Sedangkan Yesus adalah manusia yang juga bisa berdosa atau tidak berdosa dan tidak jatuh dalam dosa.
Hai-hai menulis dalam blognya bahwa karena Adam gagal dalam ujian Allah maka semua manusia pasti gagal. Dari satu sisi pernyataan ini memang benar tapi pernyataan ini juga tidak mempertimbangkan bahwa Yesus adalah juga manusia. Yesus menunjukkan bahwa manusia bisa lulus dalam ujian Allah. Apa tandanya seorang manusia lulus ujian Allah. Kalau kita melihat pada hidup Yesus maka tanda kelulusan Yesus adalah naik ke surga dan hidup bersama Allah selamanya. Dari Firman kita melihat bahwa di Perjanjian Lama pun ada orang yang lulus ujian Allah yaitu Henokh dan Elia. Mereka berdua tidak mengalami kematian. Padahal dikatakan upah dosa adalah maut.
Tentu saja tanpa anugrah keselamatan Yesus maka jumlah orang yang diselamatkan akan sangat sedikit. Bisa-bisa cuma 3 orang: Henokh, Elia dan Yesus.
Tulisan ini terilhami tulisan Arthur Custance: Two Men Called Adam.


sabdaspace.org |
SF, mengenai Hawa...
SF menulis:
Adam sebagai prialah yang menanggung cacat genetika yang di turunkan kepada semua keturunannya. Karena Yesus dilahirkan tanpa diturunkan dari seorang pria maka Yesus bebas dari cacat genetika umat manusia. Cacat genetika umat manusia adalah kecenderungan berdosa yang mengakibatkan kematian.
Deta:
Kenapa hanya Adam yang cacad genetika? Bukankan Adam dan Hawa keduanya makan buah pengetahuan? Jadi Adam dan Hawa sama-sama terkena racun itu. Bukankah harusnya struktur genetika Hawa juga rusak?
Menurut saya sih, mengenai Henokh dan Elia selamat, juga karena percaya kepada korban penebus dosa yang melambangkan Yesus..
Penjelasan mengenai Hawa
Penjelasan mengenai Hawa: The Virgin Birth. Secara sederhana yang rusak adalah struktur genetik dari sperma dan bukan telur. Hawa mengalami cacat genetik tapi telur dalam rahimnya tidak. Telur dalam rahim wanita tidak mengandung cacat genetik karena telur besifat protoplasma. Tapi pada saat telur itu dibuahi oleh sperma maka terjadilah cacat genetik. Baca deh tulisan-tulisan Arthur Custance. Saya rasa tulisannya sangat unik karena menggabungkan ilmu pengetahuan dan Firman tapi dari sudut pandang orang percaya yang mempercayai Firman tapi juga paham ilmu pengetahuan dan bukan dari sudut pandang ilmuwan atau rohaniwan.
Apa yang dialami Henokh dan Elia bukanlah keselamatan akan tetapi pengangkatan/rapture. Kalau dari tulisan Custance maka mengalami pengangkatan adalah apa yang akan terjadi kalau manusia tidak berbuat dosa. Yesus juga hampir mengalami pengangkatan yaitu pada saat Dia mengalami transfigurasi di bukit (Matius 17). Tapi Yesus memilih menebus dosa manusia sebelum mengalami pengangkatan. Tapi sesudah menebus dosa manusia barulah Tuhan Yesus mengalami pengangkatan.
Pada akhirnya semua orang yang percaya pada Yesus akan mengalami pengangkatan/rapture. Semua manusia yang percaya pada penebusan Yesus akan mencapai tujuan utama Allah bagi manusia yaitu menjadi serupa dengan Yesus dan hidup bersama Allah selama-lamanya. Inilaha tujuan utama Allah yang gagal digenapi Adam pertama tapi digenapi oleh Adam ke dua yaitu Yesus.
Apakah Tuhan memakai kiasan?
Kalau menurut Tuhan mati, apakah itu masuk kedalam denotasi kata mati itu sendiri? atau yang Tuhan sebut mati itu adalah "kekudusan" atau "hubungan manusia dengan Allah"?
kalau benar, berarti logis kenapa Adam secara fisik tidak mati
-anak kecil berbicara, didengarkah?-
Mati adalah terpisahnya roh dan tubuh
Mati adalah terpisahnya roh dan tubuh. Adam diciptakan dengan Allah menghembuskan nafasNya ke tanah liat yang sudah dibentuknya. Pada saat roh manusia / nafas hidup dari Allah bersatu dengan tubuhnya maka manusia menjadi mahluk yang hidup.
Gen 2:7
(7) ketika itulah TUHAN Allah membentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup.
Gen 2:7
(7) And the LORD God formed man of the dust of the ground, and breathed into his nostrils the breath of life; and man became a living soul.
Karena yang dimaksud sebagai hidup adalah bersatunya roh dan tubuh maka mati berarti terpisahnya roh dan tubuh. Adam sebelum pengangkatan bisa mati dibunuh tapi tidak bisa mati karena usia tua. Coba perhatikan Yesus Tuhan kita sebagai Adam kedua. Apakah Yesus sebagai Adam kedua bisa mati? Jelas bisa mati. Maka Adam pertama juga bisa mati. Apakah Yesus sesudah bangkit dari kematian bisa mati lagi? Tidak bisa karena sudah mempunyai tubuh yang kekal. Nanti kalau kita sebagai orang percaya sudah mengalami kebangkitan dan pengangkatan maka kita akan memiliki tubuh kekal sama seperti Yesus dan tidak bisa mati lagi. Karena kita tidak bisa mati lagi maka itu artinya kita juga tidak bisa berdosa lagi.
@SF : KAMU SESAT ATAU RALAT ?
1. Siapakah Yesus menurut kamu, manusia atau TUHAN ?
2. Kalimat terakhir blogmu, hanya 3 orang yg selamat, Yesus salah satunya. Apakah Yesus perlu diselamatkan ?
3. Kamu ngomong kok ora gathuk, kalau struktur Yesus Sempurna, KENAPA DIA MATI boss ?
4. Untuk apa TUHAN menciptakan manusia ?
5. Siapakah yg berdosa Adam atau Hawa ?
Jesus Freaks,
"Live X4J, Die As A Martyr"
-SEMBAHLAH BAPA DALAM ROH KUDUS & DALAM YESUS KRISTUS-
@jesusfreaks: Tidak sesat
1. Yesus adalah manusia dan juga TUHAN
2. Mungkin istilah saya kurang tepat. Mungkin yang lebih tepat adalah mengalami pengangkatan sehingga luput dari kematian fisik. Tentu saja kasus Yesus adalah kasus khusus karena Yesus memilih mengalami kematian fisik dan menebus dosa manusia sebelum mengalami pengangkatan.
3. Yesus mati karena Dia memilih untuk mati. Yesus menyerahkan nyawaNya kepada Bapa:
Mat 27:50
(50) Yesus berseru pula dengan suara nyaring lalu menyerahkan nyawa-Nya.
Joh 10:17-18
(17) Bapa mengasihi Aku, oleh karena Aku memberikan nyawa-Ku untuk menerimanya kembali.
(18) Tidak seorangpun mengambilnya dari pada-Ku, melainkan Aku memberikannya menurut kehendak-Ku sendiri. Aku berkuasa memberikannya dan berkuasa mengambilnya kembali. Inilah tugas yang Kuterima dari Bapa-Ku."
Yesus sebagai Adam kedua tidak bisa mati kecuali Dia memilih untuk mati.
4. Untuk menjadi serupa dengan Yesus dan hidup bersama Dia selamanya.
Rom 8:29
(29) Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara.
Joh 17:24
(24) Ya Bapa, Aku mau supaya, di manapun Aku berada, mereka juga berada bersama-sama dengan Aku, mereka yang telah Engkau berikan kepada-Ku, agar mereka memandang kemuliaan-Ku yang telah Engkau berikan kepada-Ku, sebab Engkau telah mengasihi Aku sebelum dunia dijadikan.
5. Dua-duanya berdosa. Tapi yang tergoda hanyalah Hawa:
1Ti 2:14
(14) Lagipula bukan Adam yang tergoda, melainkan perempuan itulah yang tergoda dan jatuh ke dalam dosa.
@SF, Henokh dan Elia lulus ujian seperti Yesus?
@SF, mksdnya Henokh atau Elia seperti Yesus dalam hal apa? apakah keduanya tidak pernah berbuat dosa?
Tentu saja tanpa anugrah keselamatan Yesus maka jumlah orang yang diselamatkan akan sangat sedikit. Bisa-bisa cuma 3 orang: Henokh, Elia dan Yesus.
Kalimat anda luar biasa, sepertinya anda memahami Firman terlalu berlebihan sehingga bisa memahami Rencana Keselamatan Allah dengan kalimat di atas...
Tanpa anugerah keselamatan, Hanya ada 3 orang selamat? Jadi, yang lain dalam PL seperti Abraham?
Sola Christos...
@Vantillian: Henokh dan Elia mengalami pengangkatan
Mereka seperti Yesus karena mereka mengalami pengangkatan bukan soal dosa. Orang yang percaya pada Yesus juga akan mengalami pengangkatan dan mereka adalah orang berdosa yang diselamatkan.
Istilah saya salah mungkin lebih tepat bukan selamat tapi mengalami pengangkatan.
@SF, dosa adalah cacat genetika?
Cacat genetika umat manusia adalah kecenderungan berdosa yang mengakibatkan kematian.
Maksud anda cacat genetika jasmani? Darimana anda tahu sel telur wanita adalah protoplasma yang tidak ada cacat genetika? Pembuktian apa yang anda tawarkan? Wanita terkena Racun tetapi sel telur tidak? Kenapa laki2 harus terkena? Padahal sama-sama adalah sel gamet?
Secara DNA, cacat genetika TETAP diturunkan oleh pihak laki2 dan wanita karena SEORANG ANAK akan mendapat masing-masing 23 kromosom ayah dan ibunya. Apakah yang anda maksudkan cacat genetika ROHANI?
Sola Christos...
@Vantillian: Lebih baik anda baca langsung
Vantillian saya bukan tidak mau menjawab anda. Cuma saya beranggapan lebih baik anda baca dulu tulisan Custance: The Seed of The Woman
Manusia mengalami kejatuhan dari 2 sisi: secara jasmani dan rohani. Mengenai kejatuhan manusia secara rohani sudah banyak dibahas oleh para hamba Tuhan. Tapi pembahasan mengenai kejatuhan manusia secara jasmani jarang sekali dibahas. Padahal Tuhan menciptakan manusia sebagai kesatuan utuh antara jasmani dan rohani. Tulisan-tulisan Custance membahas kejatuhan manusia secara jasmani.
Manusia jelas mengalami cacat genetika dan cacat rohani akibat kejatuhan manusia di Taman Eden. Penebusan Yesus Kristus bukan hanya bersifat rohani tapi juga jasmani. Bukti nyatanya adalah janji yang amat jelas dalam Firman bahwa kita akan memiliki tubuh jasmani yang baru yang sama seperti yang dimiliki Yesus.Kenapa kita perlu memiliki tubuh jasmani yang baru? Karena tubuh jasmani kita saat ini sudah cacat dan tidak sesuai dengan standard Allah.
@SF...spekulasi....
SF, saya sudah membaca sebagian dari tulisan yang Arthur....Luar biasa teorinya tentang protoplasma dan penyebaran dosa lewat protoplas ini....Tapi saya tidak bisa memahami kenapa kejatuhan manusia bisa mengakibatkan cacat genetika...Anda punya buktinya? Karena cacat genetika dapat dipetakan dengan pemetaan kromosom dan sequensing DNA...Kenapa anda berasumsi bahwa Adam mengalami cacat genetika ketika jatuh dalam dosa?
Mungkin saya kurang memahami tulisan Arthur, apakah anda bisa jelaskan? ATau anda mau sarankan saya baca yang lain?
Sola Christos....
Untuk bisa membuktikan butuh DNA Adam atau Yesus Kristus
Untuk bisa membuktikan butuh DNA Adam atau Yesus Kristus. Saya yakin kalau DNA Adam atau Yesus Kristus dibandingkan dengan DNA manusia lain pasti apa perbedaan yang mengejutkan. Tanpa tersedianya DNA Adam atau Yesus maka memang tetap spekulasi. Tentu saja spekulasi yang ada dasarnya bukan dari antah berantah.
@SF.....Buah yang beracun?
Tapi kalau direnungkan lebih lanjut kita paham bahwa Allah tidak berbohong. Kenapa? Buah pohon pengetahuan pada dasarnya mengandung racun yang tidak bisa di sembuhkan dan bekerja dalam jangka waktu lama. Itulah penjelasan kenapa dikatakan Adam mati pada hari dia memakan buahnya. Pada saat Adam memakan buah tersebut dia sudah di vonis bersalah dan langsung di eksekusi lewat racun.
Racun pada Buah pohon pengetahuan? Baru saya dengar teori ANEH BIN AJAIB ini....Apakah anda mengimani kalimat yang anda tulis SF? Atau anda sekedar kutip?
Sola Christos....
SF, Cuman Dua Kata
Ha ha ha ha ... SF, cuman dua kata, "Rasa no!" Anda ketemu lawan tangguh sekarang. dia tahu apa yang dia tulis. Selamat bertarung!
Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak
Saya juga tahu apa yang saya tulis
Saya juga tahu apa yang saya tulis. Mungkin penyampaian saya masih kurang sempurna dalam pemakaian istilah tapi tidak demikian dalam tulisan Arthur Custance. Kalau kamu bersedia meluangkan waktu membaca tulisan Arthur Custance maka kamu akan lebih jelas. Saya tidak akan mengutip atau menterjemahkan tulisan Arthur karena selain bertentangan dengan kebijakan SabdaSpace juga tulisan Custance lebih baik dibaca langsung karena banyak mengandung istilah ilmiah yang susah diterjemahkan. Anggap saja tulisan di blog saya ini sebagai introduksi ke tulisan Custance.
Manusia yang makan racun akan mati
Sebagian adalah kutipan dari tulisan Arthur Custance. Dan memang merupakan teori atau hipotesa tapi berdasarkan fakta ilmu pengetahuan dan Firman. Seperti sudah saya jelaskan tulisan Arthur Custance bukan murni hanya berdasarkan Firman tapi fakta ilmu pengetahuan juga. Coba dipikirkan secara rasional: Allah berkata Adam akan mati kalau makan buah pohon pengetahuan. Manusia akan mati kalau dia makan sesuatu makanan yang beracun. Ini adalah fakta kan? Kalau misalkan kamu makan suatu jamur dan ternyata jamur tersebut mengandung racun maka kamu akan mati. Jadi pemikiran bahwa buah pohon pengetahuan mengandung racun bukanlah pemikiran yang aneh malah merupakan suatu pemikiran yang rasional tapi juga selaras dengan Firman.
Kenapa Arthur Custance sampai pada kesimpulan bahwa buah pohon pengetahuan mengandung racun dijelaskan panjang lebar di The Trial Of Man: And The Price Of Failure
Begini saja kalau misalkan kamu anggap pemikiran ini salah ya silahkan dikoreksi.
@SF...Fakta apa?
@SF, anada nulis :
Seperti sudah saya jelaskan tulisan Arthur Custance bukan murni hanya berdasarkan Firman tapi fakta ilmu pengetahuan juga.
Fakta apa? Bahwa penyebaran dosa seperti penyebaran racun alkohol dalam protoplasma? Fakta ilmu apa? Saya belum mengganggap itu salah, karena memang tidak usah disalahkan untuk menjadi benar....Artinya masih spekulasi...Apakah anda menulis dengan keyakinan kebenaran atau hanya sekedar introduksi? Karena anda menyinggung ilmu pengetahuan, saya juga minta penjelasan bahwa protoplasma wanita tidak tercemar oleh dosa....bagaimana anda menjelaskannya? Apakah anda tahu apa yang diwariskan oleh HANYA wanita/ibu kepada anak-anaknya YANG bapak tidak mewariskannya?
Sola Christos...
Memang sebagian spekulasi tapi bukan tidak berdasar
http://www.custance.org/Library/SOTW/Part_II/Chapter18.html
The fertilization of the ovum by a spermatozoon initiates a process of development in which the seed begins to multiply until a certain number of cells are formed, all of which appear to share the constitution and totipotency * of the ovum itself. Then, for reasons which are only just now beginning to be understood, further division of some of these cells is accompanied by a change in their constitution which may be due
to their reduced size or their orientation with respect to the rest of the cells, or to chemical alteration, or to internal re-organization related to the time lapsed since the process of cleavage began. (192) It has been proposed by Christian P. Raven that the cytoplasm has begun to develop a complicated spatial structure due to a re-orientation of its contents as it ages or due to some genuinely new structures arising as a result of chemical reactions taking place in the egg. At any rate, the various parts of the egg, which were all alike before, now begin to show differences in chemical composition. (193) Weismann rightly surmised that some such change signalled the beginning of the emergence of body cells, the rest of the original cells meanwhile preserving their character specifically as germ cells. Thus the germ cells give rise to the germ cells or seed of the next generation: while the body cells give rise to the organs of reproduction which will house them and see to their ultimate fertilization, as well as to the body of which these organs form a part. The body cells merely serve as the arena in which this reproductive process is brought to maturity. Thus is carried forward the germ plasm from generation to generation in an unbroken chain. The body cells are built out of, and by, the germ cells or germ plasm; the germ plasm is not built out of the body. It was this basic hypothesis which was perhaps Weismann's most important contribution. It is commonly termed "the continuity of the germ plasm".
The following diagram (Fig. 7) may help to show what is really involved here, underscoring the rather humbling fact that the body is almost incidental, being merely the housing for the seed; whereas the seed is the only truly continuing element.
Generation after generation, bodies die and return to the dust, but the seed continues in an unbroken line reaching, in fact, uncorrupted in the woman from Adam to Mary and of course it still continues to perpetuate itself.
Maaf saya tidak terjemahkan soalnya banyak pakai istilah ilmiah yang sulit diterjemahkan.
Pertanyaan Pembangkit Keimanan
1. Tidak ada benih laki-laki yang menyertai faktor genetika Yesus dan karena itu tidak ada dosa waris yang mengalir ditubuhnya, apa betul? bukankah Maria ibunda Yesus lahir dari perkawinan antara perempuan dengan laki-laki? kalau demikian seharusnya Maria ketika mengandung dan melahirkan Yesus sudah tercemar dosa waris? apa mungkin Yesus terbebas dari kecemaran tersebut? bagaimana anda menjelaskannya?
2. Bila hanya Yesus satu-satunya yang bisa menyelamatkan manusia dari dosa waris, bagaimanakah nasib keselamatan manusia yang sudah terlanjur wafat sebelum era Yesus? terlebih-lebih keselamatan nabi-nabi sebelumnya.
@Munaf: Yesus satu-satunya jalan keselamatan
1. Maria sama seperti semua manusia lainnya juga sudah berbuat dosa dan mengalami kematian. Akan tetapi telur dalam tubuh Maria bukanlah dilahirkan. Telur wanita bersifat protoplasma. Maksudnya protoplasma adalah telur menjadi telur lagi lewat proses replikasi atau pembelahan sel. Telur Hawa tidak tercemar oleh dosa walaupun Hawa tercemar dosa:
Gen 3:15
(15) And I will put enmity between thee and the woman, and between thy seed and her seed; it shall bruise thy head, and thou shalt bruise his heel.
Gen 3:15
(15) Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau dan perempuan ini, antara keturunanmu dan keturunannya; keturunannya akan meremukkan kepalamu, dan engkau akan meremukkan tumitnya."
Yesus adalah yang dimaksud sebagai benih perempuan yang akan meremukkan kepala Iblis sedangkan Iblis cuma bisa meremukkan tumit Yesus.
Telur dalam tubuh wanita pada saat dibuahi oleh pria akan mengalami pencemaran dosa. Akan tetapi Maria tidak dibuahi oleh pria. Maria dibuahi oleh Roh Kudus.
2. Keselamatan manusia sebelum Yesus dan nabi-nabi sebelum Yesus bergantung pada 3 jalur keselamatan sebelum Yesus
1. Perjanjian Allah dengan Nuh
2. Perjanjian Allah dengan Abraham
3. Perjanjian Allah dengan bangsa Israel
Allah menyelamatkan manusia senantiasa berdasarkan anugrah dan kebaikan hatiNya bukan berdasarkan apa yang diperbuat manusia.
SF, Yesus satu-satu nya jalan.
Salam SF,
Pemahaman saya selama ini, Yesus Kristus adalah satu-satunya jalan. Ya untuk semua orang, baik sebelum dan sesudah Yesus. Allah sudah menjanjikan penyelamat manusia yaitu Yesus yang adalah keturunan Hawa.
Kejadian 3:15 Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau dan
perempuan ini, antara keturunanmu dan keturunannya; keturunannya akan
meremukkan kepalamu, dan engkau akan meremukkan tumitnya.
Korban hewan pertama adalah hewan yang dikorbankah Allah untuk membuat pakaian dari kulit binatang bagi Adam dan Hawa
Kejadian 3:21 Dan TUHAN Allah membuat pakaian dari kulit binatang untuk manusia dan untuk isterinya itu, lalu mengenakannya kepada mereka
Habel juga mengorbankan ternaknya, demikian juga dengan orang-orang sesudah dia. Semuanya mengorbankan binatang untuk menghapus dosa yang melambangkan darah Yesus.
Jadi maching dengan Firman yang mengatakan bahwa Yesus adalah satu-satunya Jalan Keselamatan, bahwa darah Yesus menghapus dosa semua manusia tanpa kecuali.
Keselamatan bergantung pada anugrah
Keselamatan bergantung pada anugrah. Memang puncak anugrah Allah adalah Yesus Kristus akan tetapi kalau kita bersikeras bahwa tanpa menerima penebusan Yesus manusia tidak bisa selamat maka itu berarti bahwa Abraham tidak selamat. Jelas ini nggak masuk akal dan nggak logis. Harap anda juga mengingat bahwa manusia itu dibatasi oleh waktu. Allah memberikan wahyu Nya secara bertahap. Abraham tetap diselamatkan akan tetapi dasarnya adalah iman yang dianugrahkan Allah kepadanya pada saat itu. Abraham belum tahu siapa Yesus Kristus dan belum paham rencana keselamatan Allah seperti yang kita pahami saat ini.
Jalur keselamatan Allah sesungguhnya tidak pernah terputus dari saat Allah membuatkan pakaian untuk Adam, memberikan perjanjian pelangi pada Nuh dan perjanjian berkat kepada Abraham. Akan tetapi kalau kita menggunakan akal sehat secara waras maka kita tidak bisa bilang Adam, Nuh dan Abraham sudah mengenal Yesus dan paham penebusan Yesus. Ini masih tersembunyi bagi mereka. Tapi Allah tetap menyelamatkan mereka berdasarkan anugrah.
Sesudah Yesus dinyatakan maka keselamatan memang bergantung sepenuhnya pada anugrah lewat iman kepada Yesus Kristus. Tapi sebelum Yesus dinyatakan maka Allah tetap menyelamatkan lewat anugrah tapi lewat iman kepada Allah yang menjumpai secara pribadi semua yang ingin diselamatkanNya.
SF, prinsip keselamatan
Ini pengertian saya sih.
Tentu saja karena anugeraha Allah. Dalam Perjanjian lama prinsip pengampunan dosa adalah penumpahan darah sebagai korban penebus dosa. Apa tidak ada hubungannya dengan Yesus sebagai anak domba Allah?
Kalo gak ada ya saya setuju memang karena anugerah semata, tapi kan ada aturan yang ditetapkan Allah. Apa bisa hanya anugerah saja tanpa korban binatang? Karena Alkitab menuliskan:
Ibrani 9:22 Dan hampir segala sesuatu disucikan menurut hukum Taurat dengan darah, dan tanpa penumpahan darah tidak ada pengampunan.
Masuk akal gak darah binatang bisa menghapus dosa manusia? Kan nggak, tetapi korban itu melambangkan anak domba Allah.
Mengenai konsep waktu. Ini pemikiran saya ya:
Sama dengan prinsip karena dosa satu orang (Adam) semua manusia berdosa, dan karena kebenaran satu orang yaitu Yesus semua orang dibenarkan. Kan gak ada bicara konsep waktu disini?
Apa SF mau bilang lagi, yang dimaksud semua orang hanya orang sesudah Yesus saja?
Perjanjian Lama adalah bayangan keselamatan
Dalam Perjanjian Lama penumpahan darah binatang hanyalah bayangan dari pengorbanan Yesus.
Heb 10:1-4
(1) Di dalam hukum Taurat hanya terdapat bayangan saja dari keselamatan yang akan datang, dan bukan hakekat dari keselamatan itu sendiri. Karena itu dengan korban yang sama, yang setiap tahun terus-menerus dipersembahkan, hukum Taurat tidak mungkin menyempurnakan mereka yang datang mengambil bagian di dalamnya.
(2) Sebab jika hal itu mungkin, pasti orang tidak mempersembahkan korban lagi, sebab mereka yang melakukan ibadah itu tidak sadar lagi akan dosa setelah disucikan sekali untuk selama-lamanya.
(3) Tetapi justru oleh korban-korban itu setiap tahun orang diperingatkan akan adanya dosa.
(4) Sebab tidak mungkin darah lembu jantan atau darah domba jantan menghapuskan dosa.
Yang menyelamatkan itu bukan korban binatang. Korban binatang nggak bisa menghapus dosa. Yang menyelamatkan adalah iman. Dan iman Abraham adalah anugrah karena Allahlah yang terlebih dahulu mendatangi Abraham dan memberikan janjiNya.
Gal 3:6-7
(6) Secara itu jugalah Abraham percaya kepada Allah, maka Allah memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran.
(7) Jadi kamu lihat, bahwa mereka yang hidup dari iman, mereka itulah anak-anak Abraham.
Jelas manusia terikat oleh waktu. Pengorbanan Yesus juga berlaku untuk orang percaya Perjanjian Lama tapi pada saat mereka meninggal maka jelas mereka belum mengenal Yesus. Orang percaya PL sebelum pengorbanan Yesus masih belum bisa masuk ke sorga. Mereka berada di pangkuan Abraham.
Luk 16:23
(23) Orang kaya itu juga mati, lalu dikubur. Dan sementara ia menderita sengsara di alam maut ia memandang ke atas, dan dari jauh dilihatnya Abraham, dan Lazarus duduk di pangkuannya.
Sesudah pengorbanan Yesus sempurna barulah orang percaya PL bangkit bersama Dia dan tinggal bersama Bapa di Surga.
Mat 27:50-53
(50) Yesus berseru pula dengan suara nyaring lalu menyerahkan nyawa-Nya.
(51) Dan lihatlah, tabir Bait Suci terbelah dua dari atas sampai ke bawah dan terjadilah gempa bumi, dan bukit-bukit batu terbelah,
(52) dan kuburan-kuburan terbuka dan banyak orang kudus yang telah meninggal bangkit.
(53) Dan sesudah kebangkitan Yesus, merekapun keluar dari kubur, lalu masuk ke kota kudus dan menampakkan diri kepada banyak orang.
SF, mengenai Abraham & Lazarus
Mengenai kisah Abraham dan Lazarus.
Saya pikir ini hanya perumpamaan lho..
Karena kan belum hari penghakiman (kiamat), kenapa orang kaya itu sudah dihukum di neraka?
Hades dan Gehena
Ada Hades dan ada Gehena.
http://en.wikipedia.org/wiki/Gehenna
http://en.wikipedia.org/wiki/Hades
Pelajari perbedaan keduanya lewat link diatas. Neraka adalah Gehena. Orang kaya tersebut berada di Hades dan bukan di Gehena.
SF, mengenai Hades...
Sebelumnya saya tahu dari blog nya Phrak, tapi gak saya anggap serius. Karena anda yang bilang jadi pelajari dulu ya..
Ada gak dasar Firmannya?
Tapi pemahaman saya..
Manusia kan terdiri dari tubuh, jiwa dan roh. Orang mati itu tubuhnya terpisah dari roh dan jiwa. Tubuhnya hancur dan akan dibangkitkan (disatukan dengan roh & jiwa) pada hari kiamat dengan tubuh yang sama.
Bila Hades memang benar ada maka orang kaya itu harusnya tidak menderita dong, kan tidak ada tubuh nya, karena belum dibangkitkan?
Tidak mempunyai tubuh bukan berarti tidak bisa menderita
Tidak mempunyai tubuh bukan berarti tidak bisa menderita dan merasakan sakit. Coba kamu baca posting Sekilas dari Keabadian 20 dari John Adisubrata. Ian bisa merasakan dingin. Orang kaya tersebut pasti bisa merasakan panas dan haus juga. Kalau seseorang diamputasi tangan atau kakinya maka kadang-kadang dia tetap bisa merasakan sakit di tangan yang diamputasi. Ini adalah fakta ilmiah. Anda tidak perlu tubuh untuk bisa merasakan sesuatu.
http://www.amputee-online.com/amputee/phantom.html
http://en.wikipedia.org/wiki/Phantom_limb
SF, pemikiran baru nih..
SF, terus terang ini pemikiran yang baru bagi saya dan aneh malah..
Logika saja, Watchman Nee mengajarkan manusia adalah jiwa dengan tubuh sebagai organ luar, roh adalah organ dalam. Tubuh tanpa roh adalah mati. Sebaliknya roh tanpa tubuh, ya bukan manusia.
Lagian bila tubuh tidak ada gunanya untuk merasakan (sebagai organ luar), untuk apa dibangkitkan pada hari kiamat?
Wah tidak bisa saya buka tuh linknya. Tp itukan hanya kesaksian subyektif saja, kan tidak ada di Alkitab?
Mengenai amputasi, kan bisa saja perasaan orang itu saja. Lagi pula dia kan masih hidup. Kita bicara orang mati lho.
Saya sudah buka link mengenai Hades, gak ngerti dan tidak ada dasar Firmannya disitu.
SF belum kasih dasar Firmannya lho, ada gak?
Roh dan tubuh
Saya tidak pernah bilang tubuh tidak ada gunanya untuk merasakan. Itu omongan kamu sendiri. Saya cuma bilang roh sekalipun tanpa tubuh tetap bisa merasakan sesuatu.
Deta walaupun sesuatu tidak ada dalam Alkitab akan tetapi kalau itu fakta tetap harus kita akui kan? Tidak ada penjelasan mengenai teori nuklir dalam Alkitab tapi fakta nyata manusia bisa bikin bom nuklir kan? Fakta ilmiah adalah ada orang yang diamputasi tetap bisa merasakan sakit di bagian yang diamputasi. Berarti perasaan itu bukan soal ragawi semata-mata. Kalau kamu meluangkan waktu baca situs Custance ada penjelasan bahwa pikiran itu berada diluar otak. Jadi otak itu dikendalikan pikiran dan bukan pikiran dihasilkan oleh otak. The Ghost in the Machine
Penjelasan mengenai Hades lewat Firman:
http://www.sarapanpagi.org/hades-alam-maut-dunia-orang-mati-maut-vt68.html
Penjelasan mengenai Hades
Penjelasan mengenai Hades
http://www.sarapanpagi.org/intermediate-state-vt358.html
SF, terimakasih linknya..
Terima kasih linknya.
Saya selama ini penganut doktrin soul-sleep. (ini juga baru tahu istilahnya dari link itu). Saya pelajari dulu ya.
Nanti kalo ada yang gak jelas saya tanya ya. Tapi tolong sabar ya....
@SF, bisakah anda jelaskan.........
Bisakah anda menjelaskan lagi jawaban anda terhadap pertanyaan Munaf khususnya pertanyaan pertama?
Apa maksud anda tetapi telur dalam tubuh Maria bukanlah dilahirkan. Telur wanita
bersifat protoplasma. Maksudnya protoplasma adalah telur menjadi telur
lagi lewat proses replikasi atau pembelahan sel. Telur Hawa tidak
tercemar oleh dosa walaupun Hawa tercemar dosa?
Saya tunggu....
Sola Christos...
to SF dan Debu Tanah
Saya setuju dengan Penjelasan Keselamatan manusia sebelum dan sesudah Yesus Datang hanya via YESUS.
manusia yg mati sebelum Yesus lahir diselamatkan karena Iman lewat Ibadah Simbolik yg dilakukan yaitu Mempersembahkan Korban Domba/Lembu yg menunjuk kepada ANAK DOMBA ALLAH sesungguhnya yaitu TUHAN YESUS KRISTUS, meskipun mereka yg melakukan Ibadah Simbolik ini tidak tahu Realisasi lambang itu alias belum kenal YESUS.
Mulai dari Contoh Nyata yg YHWH lakukan dengan memberi pakaian kepada Adam dan Hawa dari Korban Hewan, Persembahan Habel yg diterima karena Mengandung IBADAH SIMBOLIK yg sudah diajarkan YHWH kepada Adam dan Hawa, dst, dst sampai lambang itu datang yaitu TUHAN YESUS KRISTUS, maka semua korban domba,lembu, dll sudah STOP sejak YESUS datang kita memasuki Ibadah dalam Roh dan Kebenaran dan tidak lagi melakukan IBADAH SIMBOLIK.
Ini Penjelasan Teologi Dispensasi yg mampu menjawab mengapa KESELAMATAN hanya via YESUS KRISTUS saja baik sebelum Yesus datang dan sesudah Yesus lahir.
Kelemahan Teologi Covenan misal Reformed, akan bingung menjawab hal ini, baik tentang Keselamatan Bayi yg meninggal,dll.
dede wijaya
Setuju
Setuju. Cuma karena saya bukan siswa sekolah Alkitab maka saya memang belum paham itu dinamakan Teologi Dispensasi.
SF setuju yang mana?
Maaf SF setuju BAGIAN yang mana? Karena tadinya SF berkata:
Keselamatan bergantung pada anugrah. Memang puncak anugrah Allah adalah
Yesus Kristus akan tetapi kalau kita bersikeras bahwa tanpa menerima
penebusan Yesus manusia tidak bisa selamat maka itu berarti bahwa
Abraham tidak selamat. Jelas ini nggak masuk akal dan nggak logis. Harap anda juga mengingat bahwa manusia itu dibatasi oleh waktu. Allah memberikan wahyu Nya secara bertahap. Abraham tetap diselamatkan
akan tetapi dasarnya adalah iman yang dianugrahkan Allah kepadanya pada
saat itu. Abraham belum tahu siapa Yesus Kristus dan belum paham
rencana keselamatan Allah seperti yang kita pahami saat ini.
Setuju teologia dispensasi
Abraham diselamatkan lewat anugrah Allah. Tapi karena pengorbanan Yesus belum diwahyukan kepadanya maka anugrah Allah disalurkan lewat pengorbanan binatang. Tentu saja pengorbanan binatang ini adalah bayangan dari pengorbanan Yesus Kristus. Jadi Abraham bukan diselamatkan langsung oleh pengorbanan Yesus Kristus melainkan oleh bayangan/simbol dari pengorbanan Yesus kristus.
@dede wijaya
Dari komentar beberapa orang Reformed ternyata mereka tidak bingung tuh terhadap penjelasan via Yesus baik sebelum maupun sesudah Yesus datang, termasuk juga mengenai baptisan bayi. Mereka ternyata sangat yakin akan hal ini bahkan September ini Stephen Tong sebagai motor gerakan Reformed mengadakan KKR besar besaran di stadion Gelora Bung Karno dengan topik "Siapakah Kristus ?". Rasanya "kebingungan" orang Reformed akan mudah dideteksi melalui KKR ini klik di sini.
@sf : soal mati, BECAUSE I SAID SO
Soal Buah beracun,
Apakah buah pohon kehidupan penangkalnya ?
Bukankah TUHAN menumbuhkan tanaman2 terbaik dari bumi di eden ?
Kenapa sf yakin buah itu beracun, bukankah kematian yang dimaksud adalah daulat TUHAN.
Atau istilahnya filmnya BECAUSE I SAID SO
Jesus Freaks,
"Live X4J, Die As A Martyr"
-SEMBAHLAH BAPA DALAM ROH KUDUS & DALAM YESUS KRISTUS-
Buah pohon kehidupan adalah penangkal racun secara fisik
Menurut tulisan Custance maka buah pohon kehidupan adalah penangkal racun secara fisik. Tapi bukan penangkal dosa. Jadi kalau manusia makan buah pohon kehidupan maka dia bisa tidak mati karena usia tua tapi dia tetap akan hidup dalam dosa. Kalau kamu membaca kitab Kejadian dengan teliti maka kamu akan lihat bahwa manusia makin lama makin jahat karena sifat dosa dalam dirinya. Karena manusia makin jahat akhirnya Tuhan terpaksa menghukum dunia dengan air bah dan mengurangi umur manusia menjadi sekitar 120 tahun. (Kejadian 6-10). Coba bayangkan apa yang akan terjadi kalau manusia tidak bisa mati karena usia tua? Kejahatan akan meraja lela diatas muka bumi ini.
Solusi dosa yang utama adalah penebusan dosa oleh Tuhan Yesus Kristus. Karena itulah manusia diusir keluar dari taman Eden: supaya manusia jangan makan buah pohon kehidupan. Solusi dosa manusia harus menunggu datangnya Yesus Kristus sebagai manusia diatas muka bumi.
@all : KESELAMATAN BUKAN PADA PENGORBANAN YESUS
KESELAMATAN MANUSIA, ADALAH INISIATIF KRISTUS YESUS.
YESUSLAH YANG MEMINTA KEPADA BAPA UNTUK MENYELAMATKAN MANUSIA.
Jadi KESELAMATAN BUKAN TERLETAK PADA PENGORBANAN YESUS DIKAYU SALIB.
Bisa saja, tanpa penyaliban YESUS manusia TETAP SELAMAT.
Sekali lagi, Yesuslah yg berinisiatif.
Jesus Freaks,
"Live X4J, Die As A Martyr"
-SEMBAHLAH BAPA DALAM ROH KUDUS & DALAM YESUS KRISTUS-
technical questions...
bener juga sih, kemungkinan itu ada dan sahih... cuma ada satu yang menggelitik, kenapa Yesus milih cara yang susah begitu yah?
[1] apa Yesus aliran sado-masochis yang suka telanjang sembari disiksa?
[2] apa Bapa kagak ridho jadi ngabulin permintaan Yesus dengan terkesan setengah2 dan nantangin?
[3] ...
gimana tuh kira2 penjelasannya bro? :)
to ;Jfs
Jfs menulis :Jadi KESELAMATAN BUKAN TERLETAK PADA PENGORBANAN YESUS DIKAYU SALIB.
bagaimana kamu memandang Joh 3 : 16 ?
Siapa yang punya ide penyelamatan ?
jangan jangan ayat itu salah ...........
yang jelas tanpa pengorbanan Anak Domba Allah tidak akan ada keselamatan
Bisa saja, tanpa penyaliban YESUS manusia TETAP SELAMAT.
memang bisa itu Hak dari Tuhan ,tapi yang tertulis di Alkitab sudah Jelas......
peace
@kairos & dennis: itulah pertanyaannya ?
Dear brothers,
itulah pertanyaannya, kenapa caranya begitu ?
Yohanes 3 : 16, tidak bicara soal PENYALIBAN.
coba baca lagi...BICARA SOAL ANUGERAH KESELAMATAN MELALUI YESUS KRISTUS
Shalom,
Jesus Freaks,
"Live X4J, Die As A Martyr"
-SEMBAHLAH BAPA DALAM ROH KUDUS & DALAM YESUS KRISTUS-
to : Jfs,lagi..
Joh 3 : 16 Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.
KESELAMATAN MANUSIA, ADALAH INISIATIF KRISTUS YESUS.
YESUSLAH YANG MEMINTA KEPADA BAPA UNTUK MENYELAMATKAN MANUSIA.
kalau dilihat dari ayat ini jelas Ia ( Tuhan ) yang telah mengaruniakan....
Ingat kan kata Tuhan Yesus ...kalau boleh biarlah cawan ini berlalu......
Memang ayat ini tidak spesifik menyatakan penyaliban ,tapi kita semua tau apa yang terjadi dengan AnakNya yang tunggal
jfs judul subjek atau pernyataan kamu yang saya tidak setuju ,kalau keselamatan bukan pengorbanan dari Tuhan Yesus ,lalu dari pengorbanan siapa ??
peace
@Kairos : TUHAN TRITUNGGAL
Dear kairos,
kan gw bilang gw masih cari...eh lo nanya...
sabar ya...
ntar gw coba cari jawabannya...
paling gak, lo udah sepakat bahwa Yoh 3 : 16 tidak secara spesifik bicara soal penyaliban.
gw tetap SETUJU, KEKEH JUMEKEH, YESUS KRISTUS ADALAH JALAN, KEBENARAN & HIDUP, TIDAK ADA SEORANGPUN YANG SAMPAI BAPA JIKA TIDAK MELALUI YESUS KRISTUS.
Jesus Freaks,
"Live X4J, Die As A Martyr"
-SEMBAHLAH BAPA DALAM ROH KUDUS & DALAM YESUS KRISTUS-