Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs SABDASpace

Loading

Alia's picture

Penjala Manusia

Dalam Matius 4:19, Yesus berkata kepada Simon Petrus dan Andreas: "Mari, ikutlah Aku, dan kamu akan Kujadikan penjala manusia." Ayat itu membuat saya terusik. Mengapa Yesus meminta mereka untuk berpindah profesi untuk menjadi penjala manusia? Bukankah lebih menguntungkan untuk menjala ikan daripada menjala manusia? :-)

Chipurru's picture

Kisah Dua Pemburu

Alkisah, ada dua orang pemburu yang sedang berburu di sebuah hutan yang banyak harimaunya.
Kali ini mereka telah menghabiskan banyak amunisi dan peluru. Tak disangka, tiba-tiba seekor harimau muncul dan siap menerkam mereka. Mereka tak dapat berbuat apa-apa...

Chipurru's picture

To Whom?

Aku menghempaskan tubuhku ke peraduanku sore itu...
Aku sudah melakukan kesalahan, pikirku.
Aku bersalah Tuhan, ampuni aku..
Ada yang menggugahku, sebuah puisi, pengarangnya? Entah siapa..

To Whom It May Concern

Indonesia-saram's picture

di dan di-

Keduanya memang serupa. Mungkin karena itu pula keduanya sering disalah mengerti sehingga disalahposisikan. Yang jelas, keduanya sama sekali berbeda. Dan perbedaan yang paling jelas tentu saja karena salah satunya dibubuhi tanda (-).

Kolipoki's picture

Nam Nam

Nam Nam nama pohon itu, kalau sudah matang, kulitnya akan berwarna kuning, dan bila disentuh, ia akan terlepas dari batang tempat ia melekat. Rasanya kecut-manis, dagingnya putih dan sedikit berair. Di dalamnya terdapat biji coklat pipih, berkulit ari coklat tipis. Jika pernah melihat gambar bakal janin, bentuknya kira-kira seperi itu. Untuk ukuran, ia tidak terlalu besar, panjangnya variatif, bisa kira-kira 8 cm.

Orchid's picture

Thanks God!

Jarum jam sudah menunjukkan pukul 5.30 sore. Seperti biasanya jika akan pulang ke Solo, sebuah agen bus di Jalan Dr. Cipto Semarang pasti akan jadi pilihan untuk membeli tiket bus patas. Tapi rupanya kali ini sudah terlalu sore untuk mendapatkan tiket bus patas yang akan

Indonesia-saram's picture

Keluh Kesah "Terima" dan "Kasih"

"Kami memang sering beriring," ujar mereka. "Tapi kami bukan kesatuan. Kami pribadi yang berbeda, bukan pribadi yang satu."

Kira-kira begitulah yang dikeluhkan oleh pasangan kata ini kepada saya. Sudah berkali-kali mereka direkatkan, seolah-olah mereka itu satu kata, bukan dua kata yang digabung menjadi gabungan kata.

Eudice's picture

Sejiwa

Jiwa yang kering
Seperti tanah yang kering
Tanpa air, tidak setetes pun

Jiwa yang sepi
Seperti hutan yang sunyi
Tiada berpenghuni, tidak seorang pun

Seperti jiwa yang merana
Kemana bisa dicari cinta

Indonesia-saram's picture

Tidur Sampai Pagi

Dalam suatu acara yang diadakan untuk seorang staf yang berulang tahun di kantor kami , kami mengadakan sejumlah permainan yang diakhiri dengan doa. Namun sebelum berdoa, rekan kami itu menyampaikan harapan-harapannya. Dan ketika ia menyampaikan hal-hal tersebut, saya menangkap sesuatu yang menarik.

Love's picture

Guru Sekolah Minggu JAIM?

Saat ini saya sedang menerawang masa kecil saya. Khususnya waktu masih jadi penghuni kelas sekolah Minggu. Saat saya melihat guru saya mengajar, betapa kagumnya saya saat itu melihat mereka. Begitu baik, manis, dan suka senyum. Wah mereka pasti suci sekali ya ....

Indonesia-saram's picture

Mara Bahaya yang Kelewat Bahaya

Tampaknya salah kaprah sudah menjadi hal yang umum terjadi di antara para pengguna bahasa Indonesia. Entah karena kurangnya pemahaman mengenai makna, atau karena malas membuka kamus, atau malah karena merasa diri sudah mampu berbahasa Indonesia. Alasan yang terakhir ini seringkali menyebabkan banyak orang merasa malas untuk mempelajari bahasanya sendiri. "Ah, sudah sejak lahir bisa, untuk apa lagi belajar?" Begitu kira-kira komentar kebanyakan orang. Padahal ada begitu banyak hal yang perlu dipelajari dalam bahasa Indonesia.

Kolipoki's picture

Bila Rasa ... Kataku

Bila kutemukan jemu,
hendak kutaruh di manakah?
Bila kutemukan kesal,
hendak kutumpahkan ke manakah?
Bila kutemukan sepi,
hendak kusimpan di manakah?
Bila yang kudapat getir,
hendak kuapakankah?

Maka nuraniku menjawab:
Rasa kataku, tiada pernah berujung,
ia bagaikan hamparan samudera dan bentangan surya,
ia bagikan desau angin tanpa arah pasti,

Zao's picture

"Clinic EE"

Teman-teman pasti sudah mengenal istilah EE (Evangelism Explosion), teman sekantor saya menyebutnya dengan istilah LP (Ledakan Penginjilan). Mboten menopo, sama saja.

Saya cukup diberkati dengan metode ini, bukan karena saya ikut tim EE, tapi memang sejak pertama saya ikut clinic angkatan pertama di STT Berita Hidup, sejak saat itu saya diajak bergabung dan saya mulai melakukan penginjilan. Metode ini berusaha menyampaikan Injil secara halus melalui persahabatan.

Zao's picture

"Tak dapat kuungkap dengan kata"

Pernahkan teman-teman menginjil atau kapan terakhir kali Anda memberitakan Injil? Saya sering memberitakan Injil, terkadang kami menginjil secara bersama-sama, yaitu ketika ada clinic EE. Sekarang ini juga sedang mengadakan pelatihan di Hope of God Church Surakarta.

y-control's picture

Popnet

Ini mungkin sudah bukan topik aktual lagi, tapi saya tetap ingin menulis tentangnya. Alasannya? Ya karena belum pernah.. dan semoga saja perspektif saya beda dengan tulisan-tulisan orang lain. Topik ini adalah tentang budaya populer di internet. Memang, kalau sudah bicara tentang budaya populer, menurut saya siapa lagi yang paling paham membicarakannya selain anak muda? Atau paling tidak, semestinya begitulah..

y-control's picture

Gempa Jogja; Konsep berempati dan memberi kita sebagai manusia

Gempa bumi yang menimpa Jogja dan sekitarnya memang telah terjadi. Kitapun tak usah beralasan bahwa banyaknya korban yang jatuh di daerah-daerah seperti Bantul, Klaten, Gunungkidul dll. tersebut terjadi karena kita dipukul dari belakang ketika fokus sedang diarahkan ke Merapi. Sungguh tak berperikemanusiaan juga jika kita malah bersikap bak nabi kesiangan dengan mengkait-kaitkan musibah tersebut sebagai akibat dosa warga Jogja yang tidak mendukung kaidah (kelompok) agama tertentu.

Love's picture

Mengasihi Diri Sendiri

Sejak kecil, anak-anak perlu memiliki rasa kasih terhadap dirinya sendiri. Rasa kasih terhadap dirinya sendiri dapat menjadi "filter" terhadap hal-hal negatif yang dapat merusak diri seorang anak.

Perkembangan zaman saat ini sangat menuntut para orangtua ataupun pelayan anak untuk semakin gencar menanamkan rasa menghargai diri sendiri dalam diri seorang anak. Pergaulan bebas, obat-obatan terlarang, minuman keras, ataupun tindak kriminal lainnya merupakan hal nyata yang dapat kita lihat dalam hari-hari kita saat ini.

Eudice's picture

Belum.. Sudah...

Belum terlalu jauh
Belum kurasa berat
Selama ini kuatku tempuh
Aku mampu, aku dapat

Karena aku punya kuasa
Kekuatanku sendiri
Karena ku yakin bisa
Mampu kujalani

Detik-detik berlalu
Perjalananku semakin panjang

Eudice's picture

Bimbang

Setelah sekian lama berjalan
seseorang sampai pada persimpangan
dia berhenti, sebab tidak tahu kemana harus meniti
belok ke kanan ... ataukah ke kiri?

dia ragu ...
dia berhenti dan menunggu ...

Indonesia-saram's picture

Bagus, ..., Jelek, dan Garink?

Seiring perkembangan, berbagai istilah baru pun bermunculan. Keyboard tidak hanya dikenal sebagai alat musik, tetapi juga "papan ketika" untuk komputer. Mouse dulunya digunakan sebagai referen untuk tikus, kini sebutan itu juga ditujukan untuk mengacu pada salah satu perangkat pendukung komputer. Dalam pergaulan sehari-hari, beragam istilah baru juga bermunculan. Maraknya istilah baru ini umumnya disosialisasikan oleh generasi muda ABG.

Istilah-istilah seperti jayus, ja'im, ngeceng, dan sebagainya menjadi istilah yang muncul dari gejolak muda. Dan terus terang kalau diperhadapkan pada istilah-istilah "gaul" itu, saya cenderung agak alergi, meskipun harus saya akui bahwa fenomena ini sangat menarik untuk diamati. Terus terang pula saya akui bahwa sampai sekarang saya masih bingung dengan, katakanlah istilah jayus yang entah mengacu ke sifat yang bagaimana.