Matius 5:6 Berbahagialah orang yang lapar dan
haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan
Saudara-saudara jika saudara ingin
mengetahui kebenaran yang sejati maka syarat yang utama adalah
saudara harus sungguh-sungguh menginginkannya. Hal ini disebabkan
kebenaran yang sejati itu seringkali seperti pisau bedah : benda yang
membawa kesakitan luar biasa dan juga kesembuhan yang penuh. Tuhan
Yesus menyatakannya dengan sangat jelas dalam ayat di atas :
kebenaran hanya diberikan kepada mereka yang lapar dan haus akan hal
itu. Tentu kita semua pernah mengalami rasa lapar dan haus. Jika kita
mengalami rasa lapar satu-satunya jalan untuk menghilangkan rasa
lapar itu adalah makanan. Begitu juga jika hati kita lapar akan
kebenaran maka satu-satunya yang bisa memuaskan hati kita adalah
kebenaran itu sendiri. Jika hati kita belum merasa puas maka dengan
sendirinya kita belum menemukan kebenaran itu.
Banyak orang menyalahartikan kebenaran
sebagai ketaatan seseorang kepada hukum. Jika seseorang bertindak
sesuai dengan hukum maka dia adalah orang benar. Ini adalah asumsi
yang salah yang dianut hampir seluruh umat manusia. Jika anda berkata
apa yang saya katakan adalah salah mari kita telaah masalah ini lebih
dalam lagi. Di dunia ini umumnya terdapat dua macam hukum : hukum
yang berlaku pada suatu negara dan hukum yang berlaku bagi seluruh
umat manusia. Tentu saja hukum yang berlaku bagi seluruh umat manusia
jauh lebih tinggi dari hukum yang berlaku pada suatu negara. Yesus
dengan jelas menyatakan hukum ini dalam kitab Injil Matius:
“Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu,
perbuatlah juga demikian kepada mereka. Itulah isi seluruh hukum
Taurat dan kitab para nabi.” Matius 7:12. Dengan satu
pernyataan singkat Yesus merangkum ajaran seluruh nabi yang pernah
hidup. Jika kita dengan jujur memeriksa diri kita nyatalah bahwa kita
bukanlah orang benar. Sesuai dengan sifat alamiah dari hukum maka
jika suatu hukum dilanggar dengan sendirinya ada hukuman bagi
pelanggaran itu. Apakah hukumannya ? Lagi-lagi Yesus menyatakannya
dengan jelas dalam kitab Injil Matius : “Dan mereka ini akan
masuk ke tempat siksaan yang kekal,
tetapi orang benar ke dalam hidup yang kekal.” Matius
25:46. Hanya ada satu tempat bagi orang yang tidak benar yaitu tempat
siksaan yang kekal yang disebut banyak orang sebagai
neraka. Jangan ada diantara saudara yang tertipu
oleh ajaran-ajaran yang menyatakan bahwa saudara akan masuk ke dalam
neraka hanya dalam jangka waktu tertentu untuk menebus dosa-dosa
saudara. Jika saudara meninggal dunia maka saudara meninggalkan alam
fana dan masuk ke alam kekekalan. Kekekalan bukan suatu jangka waktu
yang panjangnya tidak terhingga. Pada hakikatnya waktu tidak ada
dalam alam kekekalan, waktu hanya ada dalam alam fana ini. Karena itu
tidak ada lagi tahun, bulan, dan hari dalam kekekalan.
Saudara barangkali berkata,”Jika
anda berkata begitu maka seluruh umat manusia masuk ke dalam neraka
dan tidak ada yang dapat masuk ke surga!” Anda benar pada
hakikatnya kita ini harus masuk ke dalam neraka sebagai hukuman atas
ketidak-benaran kita. Satu-satunya jalan bagi kita untuk lolos dari
hukuman ini adalah jika ada orang lain yang menanggungnya bagi kita.
Tentu saja orang yang akan menanggung hukuman ini bagi kita haruslah
orang yang tidak berada dibawah hukuman yang sama. Setelah Allah
melihat diantara manusia tidak ada yang dapat menjalankan hukum yang
diberikannya maka Dia sendiri turun ke dunia menjelma menjadi manusia
dan menanggung hukuman yang seharusnya ditanggung oleh manusia. Allah
yang menjelma jadi manusia ini tidak lain adalah Yesus Kristus. Yesus
turun ke dunia menjelma manusia, mati disalibkan bagi dosa umat
manusia lalu bangkit pada hari yang ketiga. KebangkitanNya dari
antara orang mati adalah bukti bahwa Dia bukan semata-mata seorang
nabi seperti yang sering dikatakan oleh banyak orang.
Yesus telah menanggung semua dosa
saudara supaya saudara tidak perlu menanggungnya lagi. Bukan hanya
itu Dia juga memberikan Roh Kudusnya bagi kita supaya kita dapat
menjalankan apa yang difirmankanNya. Jika saudara percaya akan hal
ini saya ajak saudara untuk memanjatkan doa berikut ini:
“Ya Allah aku mengakui Yesus sebagai
Tuhan dan Juruselamatku. Aku percaya bahwa Dia telah mati untuk
menanggung semua dosa-dosaku dan Engkau telah membangkitkan Dia dari
kematian. Terima kasih ya Allah oleh karena Yesus engkau telah
menerima aku. Dalam Nama Yesus Amin.”

>
>
>
>
>
>
>
>
sabdaspace.org |
'met dateng :-)
hai, mau nyapa aja, ini Samuel Franklyn yang jagoan dan suhu di JUG Indo bukan yah?
kalo iya, 'met dateng. gue reader tulisan2 kamu disana (dan kita pernah diskusi sedikit soal JSF, in case u remember). kalo bukan, ya udah, 'met dateng juga.
anyway, blog sabda ini punya kelainan dibanding blog2 lain. disini kita tidak boleh posting yang berupa copy-paste doang. harus ditambah2in dikit, supaya nggak dianggap plagiat :)
lagian, kalo kamu beneran orang yang di JUG Indo itu, gue percaya 200% bahwa tulisan2 original kamu jauh lebih bermutu dan enak untuk dibaca.
shallom and have a good day :)
Tulisan saya asli
Iya saya Samuel Franklyn yang nongkrong di milis JUG Indonesia. Tulisan saya ini asli tulisan saya sendiri bukan copy paste dari manapun. Cuma memang ini salah satu tulisan lama saya. Saya kadang-kadang suka menulis mengenai Firman Tuhan tapi biasanya cuma tersimpan di hard disk saya saja atau saya beritakan di kalangan terbatas.
mantap Sam!!!
mantap, rupanya emang si suhu JUGI :-)
ya udah, anggep aja comment gue diatas cuma pengingat aja. selain tulisan lo di JUGI, gue juga sering mampir baca2 jroller dan yang satu lagi (tapi ga pernah comment apapun).
cuma, input dari fans aja nih: gaya lo pas ngebahas Java jauh lebih menarik daripada pas lo ngebahas Yesus. mungkin lo perlu lebih sering nulis disini deh :-)
ps.
turut berduka soal mama lo ya.
Welcome
Welcome Samuel, nice to know that you are one of 'kaliber berat' dunia tulis menulis.
Saya tunggu tulisan lainnya...
- Be Sharp and Be Wise -
Sigit N.S
Indonesia Saram dan hai hai Pasti Senang
Samuel Franklyn nampaknya Indonesia Saram akan senang anda buka counter di sini karena gaya bahasa anda dan si kelana sinting hai hai akan senang karena sistematika penulisan anda. Sudah terbayang serunya ketika anda dan hai hai membahas suatu hal di mana anda berdua berseberangan.
lam kenal
nice to have u here samuel,
Ak lom pernah tahu tulisanmu sebelumnya, maklum "wong ndeso". Tapi dari referensi teman-teman diatas, saya jadi pengen tahu lebih banyak lagi tentang Anda, ups.. maksudnya tulisan Anda :)
ditunggu sepak terjangnya!