Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs SABDASpace

Loading

Menyesalkah bila ternyata Tuhan tidak ada dan Surga Tidak pernah ada?!

afandi yosep's picture

Menyesalkah bila ternyata Tuhan tidak ada dan Surga Tidak pernah ada?!

Mengikuti Tuhan bukanlah suatu paksaan atau keharusan melainkan suatu "Pilihan" dan pilihan untuk mengikuti Tuhan bukanlah sesuatu yang mudah... terdapat konsekuensi dari hal tersebut...

Apa konsekuensinya?! kita harus bersedia hidup dengan baik walau orang lain terus berbuat jahat pada kita... kita tetap harus membagi kasih walau orang lain terus menghancurkan kita...

Pada dasarnya bencana alam, kebencian, kejahatan dan hal-hal yang tidak baik akan terus ada dan tidak akan pernah berakhir... Dengan memilih jalan untuk mengikuti Yesus berarti kita harus mengatasi hal itu semua dan hidup dalam jalan Tuhan..

Tapi akan menjadi suatu perntanyaan, apabila ternyata Tuhan tidak pernah ada!!! apakah kita akan menyesal karena telah mengikutinya???

guestx's picture

kayaknya gw gak akan menyesal, mungkin krn gw ndablek :)

 

tulisan yg menarik dan merangsang pemikiran. sayangnya afandi sendiri kurang mau menjawab pertanyaannya dgn tuntas. gw share cara pandang gw ya...

Menyesalkah bila ternyata Tuhan tidak ada ?

kalau gw tdk dapat merasakan keberadaan Tuhan saat ini, maka peduli amat dgn ada tidaknya Tuhan di suatu masa nanti (setelah gw mati? pada hari penghakiman [kalau itu pun ada] ). keberadaan Tuhan hanya punya makna kalo gw bisa mengindraNya ketika gw hidup dan sadar. gw melihatNya dalam keberadaan alam semesta, gw mendengarNya dalam desah lembut nafas anak gw yg tertidur lelap, gw menemukan jejakNya dalam sejarah Yesus Kristus, gw mengamati sifat-sifatNya dalam perilaku kasih dan cemburu manusia yang tak bisa gw mengerti asal muasalnya.

karena Tuhan memanglah tidak ada bg yg menganggapNya (atau membuktikan dgn logikanya) tidak ada. sebutan Tuhan (atau Tuan) adalah pengakuan pada Dia sebagai tuan dari segala tuan. kalo gw mampu menalar bhw alam semesta terjadi begitu saja dari suatu ketiadaan jutaan tahun yang lalu, kalo desah lembut nafas anak gw dengar gw tidak beda dengan dengus anak anjing liar di pinggir jalan, kalo Yesus Kristus cuma seorang lunatik dan kisahNya adalah skandal rekaan petinggi gereja, kalo robot dan android tanpa diprogram bisa punya rasa kasih dan cemburu, barangkali gw jg harus mempertanyakan kewarasan gw yg meyakini Tuhan ada SAAT INI.

bila ternyata Tuhan Yesus (Anak Domba Allah) dan Yang Maha Kudus tidak muncul seperti apa yang ditulis dalam kitab Wahyu, akankah gw menyesal? gw tdk tahu jawabnya. ini yg gw tahu : keseluruhan hidup gw hanya bisa gw pahami dan maknai apabila gw melihat ada Oknum yg disebut Tuhan di balik segala sesuatu yang terjadi.

Menyesalkah bila ternyata sorga tidak pernah ada?

terus terang, gw gak paham ttg sorga yg "ada". rumah Bapakah? apakah dia berupa suatu lokasi tertentu di alam semesta ini ? Firdauskah ? apakah dia berupa suatu taman (mirip Disneyland atau Dufan?) yg dikembalikan ke bumi (yg baru) agar org yg lolos seleksi masuk surga bisa bersenang-senang di sana ever after? 

saat ini gw lebih tertarik dengan "Kerajaan Allah", yaitu suatu komunitas/negeri dimana Tuhan memerintah. beda dgn sorga dimana "manusia pengen pergi ke sorga", maka "kerajaan Allah", itu datang kepada manusia seperti dalam Doa Bapa Kami "datanglah kerajaanMu" atau dalam teriakan Johannes di padang belantara "kerajaan Allah sudah dekat." gw akan menyesal jika di bumi ini gw tidak bisa menikmati hidup di dalam Kerajaan Allah.

Menyesalkah bila ternyata Tuhan tidak ada dan sorga tidak pernah ada? 

gw percaya Tuhan itu ada saat ini dan Kerajaan Surga itu ada di sekitar gw saat ini, karena itu adalah cara pandang terbaik bg gw dalam menjalani hidup. kalo ada yg merasa fine-fine aja menjalani hidup dgn cara yg lain, hei...ini bumi milik bersama, silakan melintasinya tanpa harus mengganggu yg lain. kalo sesudah kita mati, TERNYATA tidak ada kehidupan lain dan hidup yang kekal, TERNYATA tidak ada alam lain dimana secara gamblang Tuhan menampakkan Diri seperti apa yg kita harapkan, TERNYATA tidak ada surga seperti yang kita impikan,... kok gw susah membayangkannya ya. tapi seandainya (1000 x seandainya) gw hrs coba bayangkan itu akan terjadi, gw tdk akan menyesal. gw tdk tahu bgmn menjalani hidup dgn lebih baik tanpa mempercayai adanya Tuhan dan adanya suatu masa manusia kembali bersatu dengan Tuhan setelah selesai kembara di dunia yg fana ini. entahlah, kalau ada yg bisa menyadarkan gw akan kebodohan gw.

peace...

 

__________________

------- XXX -------

billg07329's picture

Reply to comment | SABDA Space - Komunitas Blogger Kristen

It's amazing to paay a quick visit this site and reading tthe views of all mates about this article, while I am also keen of getting knowledge. my site Actros Pld Repair
__________________

My page; Actros Pld Repair

X-1's picture

KAYAK LAGU...

kayak lagu nih blognya....

andai surga dan neraka tak pernah ada...

masihkah kau sujud kepadanya...

terinspirasi dari situ ya mas..?

__________________

mari gila bersama-sama dengan warna merah, kuning, hijau, dan biru..