Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs SABDASpace

Jepang (7) --- Edisi: Shinkansen dan Tokyo Tower

KEN's picture
Shinkansen
 
Shinkansen (baca: Shinkangsen) artinya jalur kereta listrik cepat. Shinkansen juga disebut kereta peluru. Sebenarnya, Shinkansen lebih merujuk kepada kereta listriknya, namun dalam bahasa Jepang, lebih merujuk pada jalurnya, karna dinamakan demikian demi tujuan pelayanan transportasi umum.
 
Shinkansen, waktu demi waktu, selalu mengalami evolusi, baik dalam hal modifikasi maupun kecepatannya. Shinkansen yang pertama kali dibuat disebut mini Shinkansen, dengan kecepatan rata-rata 300 km/jam. Namun, pada tahun 2002 yang lalu, Jepang telah merilis kereta peluru terbaru dengan kecepatan rata-rata 581 km/jam. Jarak tempuhnya hanya memakan waktu empat jam saja, berangkat dari Osaka menuju Tokyo atau sebaliknya.
 
Shinkansen, pada setiap dekadenya sudah dirancang khusus dengan dilengkapi pendeteksi gempa bumi. Karna di Jepang, rentan dengan gempa bumi. Oleh sebab itu, pendeteksi gempa bumi ini sangat penting.
 
Roda-roda pada Shinkansen dan rel kereta dirancang khusus dengan logam atau besi tolak. Roda-roda pada Shinkansen tidak sepenuhnya lengket atau menempel pada rel kereta. Sehingga ketika kita menaikinya, kereta serasa bergoyang bagai menaiki kapal fery. Hal ini juga khusus untuk mengantisipasi adanya gempa bumi pada saat melaju. Ketika Shinkansen melaju, apabila gempa bumi terjadi atau kejadian-kejadian yang lain terjadi, otomatis, rem pada roda-rodanya akan mencengkram rel kereta dengan sangat kuat namun halus untuk menghentikan kereta supaya tidak kasar dan dadakan.
 
Pada saat melaju juga, Shinkansen bagai mengambang atau terbang seperti tak memijak bumi. Jepang juga sedang akan merilis Shinkansen terbaru yang dirancang memiliki sayap untuk menyeimbangkan antara kecepatan dan tekanan udara, karna kemungkinannya adalah akan dirancang dengan kecepatan di atas 581 km/jam. Tujuan utama dibuatnya Shinkansen adalah untuk pelayanan umum kelas eksekutif atau kelas pebisnis.
 
Pesaing terketat Shinkansen adalah kereta listrik asal Perancis yang dinamakan TGV yang mampu mencapai kecepatan rata-rata 574 km/jam.
 
 
 
 
Tokyo Tower
 
Tokyo Tower adalah sebuah menara kebanggaan bangsa Jepang yang terletak tepatnya di taman Shiba, Tokyo. Tokyo Tower memiliki ketinggian 332, 6 meter. Mengalahkan menara Eiffel Perancis yang hanya memiliki ketinggian 325 meter.
 
Tokyo Tower dalam bahasa Jepang resminya adalah Nippon Denpato. Tokyo Tower ini dapat dilihat dari berbagai arah di kota Tokyo karna ketinggiannya melebihi ketinggian-ketinggian gedung-gedung pencakar langit yang ada di seluruh kota Tokyo.
 
Tokyo Tower difungsikan oleh berbagai perusahaan swasta maupun negri, dan mampu digunakan dengan menampung berbagai sinyal-sinyal untuk mendukung penyiaran televisi, radio, operator handphone, bahkan untuk memberi tanda pada aktivitas perkeretaapian di Jepang yang terkenal padat, untuk mengantisipasi apabila adanya kejadian seperti kecelakaan, dsb.
bringme's picture

Hebat. negara Jepang begitu

Hebat. negara Jepang begitu majunya, karena mereka 'menjauhkan' pikiran-pikiran diskriminasi dalam membangun wilayah-wilayah mereka.
__________________

Aku percaya kepada Yesus Kristus yang di kandung daripada Roh Kudus lahir dari anak dara Maria...

KEN's picture

bringme: Betul

Orang Jepang sama sekali tak ada waktu untuk membuang waktu, tarik ulur waktu, atau menyempatkan diri untuk berpikir dan berprasangka yang tidak ada untungnya.
 
Orang Jepang, berpikir lurus saja. Menurut pengalaman saya, orang Jepang saya ibaratkan dengan kata-kata, punya satu pikiran lurus, yaitu: "Lu ke sini mau kerja bukan? Jadi, semangatlah! Buktiin! Gue kaga ada waktu buat ngurusi diri lu yang banyak ngomong dan bawa banyak masalah ke country gue dari country lu!"
 
Karna menurut mereka dan saya juga, perkara-perkara semacam itulah yang membuat suatu bangsa tidak pernah maju-maju.