Submitted by anya4everlove on

Berawal dari membaca tulisahan hai hai's blog tentang ular yang ternyata adalah Adam bisa dilihat di sini.

Ulasannya memang panjang dan terperinci dan salah satu dari argumenya adalah dengan menggunakan ayat ini yang kemudian saya copas dari tulisan hai hai's dibawah ini :

belum ada semak apapun di bumi, belum timbul tumbuh-tumbuhan apapun di padang, sebab TUHAN Allah belum menurunkan hujan ke bumi, dan belum ada orang untuk mengusahakan tanah itu; Kejadian 2:5

tetapi ada kabut naik ke atas dari bumi dan membasahi seluruh permukaan bumi itu— Kejadian 2:6

ketika itulah TUHAN Allah membentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup.  Kejadian 2:7

Apabila kita memperhatikan kisah penciptaan dunia dan sorga maka nampak bahwa ketika TUHAN Allah membentuk Adam, saat itu Dia belum menurunkan hujan ke bumi tetapi ada kabut naik ke atas dari bumi dan membasahi seluruh permukaan bumi itu. Itu berarti saat itu belum ada air, daratan belum nampak begitupun lautan, gunung dan bukit-bukit. Apabila kita mengaitkan kisah penciptaan tersebut dengan Amsal 8:30-31 serta Ayub 38:7 maka dapat disimpulkan bahwa Adam ikut melihat proses terbentuknya daratan dan gunung-gunung serta lautan

Karena Adam ikut menyaksikan proses penciptaan dan ikut bersorak-sorak dengan gembira karena melihat Tuhan sedang menciptakan daratan, gunung-gunung serta lautan maka akhirnya Adam mempunyai keinginan dalam hatinya agar bisa menjadi seperti Allah / Tuhan. Ini menurut hai hai's. berikur saya copas tulisannya dibawah ini :

Adam ingin menjadi seperti Allah. Dia menyangka Allah melarangnya makan buah pengetahuan karena tidak mau disaingi. Mati atau seperti Allah. Dia takut mati namun ingin seperti Allah. Bila buah pengetahuan memang membawa kematian, maka yang mati adalah Hawa. Bila buah pengetahuan tidak mematikan namun memberi pengetahuan maka yang disalahkan adalah Hawa karena dialah yang memetik dan memakannya lalu memberikannya kepada Adam. Itu sebabnya Adam menipu Hawa untuk makan buah pengetahuan. Ketika Hawa tidak mati setelah makan buah itu, Adam pun memakannya. Itu sebabnya Alkitab mencatat bahwa Hawalah yang tergoda, bukan Adam sebab Adamlah yang menggodanya. Itu pula sebabnya ada tertulis, bahwa dosa telah masuk ke dalam dunia oleh satu orang, dan oleh dosa itu juga maut. Orang itu adalah Adam.

Dengan begitu pelajaran yang diajarkan oeh Alkitab bahwa Tuhan / Allah menciptakan manusia Laki-laki dan perempuan pada hari ke - 6 menjadi salah dong ya? 

Bukankah manusia diciptakan paling terakhir ? Maksudnya adalah manusia diciptakan setelah langit dan bumi , daratan dan lautan, gunung-gunung , binatang air dan di udara serta binatang didarat sudah ada kemudian baru Manusia?

Bagaimana bisa manusia turut menyaksikan proses penciptaan bila manusia diciptakan paling belakangan?

Bukankah Kej 2:5 - 7 adalah rangkuman keseluruhan dari proses penciptaan ? 

Bisa tolong bantu memberi saya pengertian untuk ini?