Pdt. Gilbert Lumoindong, STh adalah seorang pengkotbah besar, Betlehem Publisher bahkan menobatkannya sebagai nabi Indonesia yang terbesar. Namun, apakah reputasinya yang luar biasa itu menjamin bahwa semua yang diajarkannya adalah kebenaran sejati Alkitab? Dalam Yohanes 7:24 Allah mengingatkan, “Janganlah menghakimi menurut apa yang nampak, tetapi hakimilah dengan adil." Di dalam buku Mematahkan Kutuk Dari Garis Keturunan, dia mengajarkan bahwa Mefiboset cucu Saul adalah contoh orang yang terikat oleh kutuk garis keturunan. Kita sudah pernah menguji ajarannya dalam tulisan saya yang berjudul: “Kutuk Perempuan Pemanggil Arwah,” kali ini kita akan menguji apa yang diajarkannya tentang Mefiboset di bawah terang ajaran sejati Alkitab.
Memberanikan diri bertanya; Dalam bukunya yang berjudul Mematahkan Kutuk Dari Garis Keturunan, Pdt. Gilbert Lumoindong, STh menulis:
Dan bukan itu saja akibat kutuk, Saul dan Yonatan mati, serta seluruh keluarganya musnah di ujung pedang musuh. Dari sekian banyak keturunan mereka, hanya tersisa seorang anak saja yang bernama Mefiboset. Dia berada dalam keadaan sedemikian cacat dan tidak bergunanya sehingga mungkin tersembunyikan dari pandangan musuh dan bahkan tidak diperhitungkan di dalam sejarah silsilah keluarga Saul (I Tawarikh 8:33-34, 9:39-40). Mematahkan Kutuk Dari Garis Keturunan hal 4 alinea 3
Siapakah Mefiboset, cucu yang terhilang ini sebenarnya? Anda pasti setuju dengan saya: bahwa sebenarnya ia adalah keturunan raja yang sah. Pewaris tahta dan tongkat kerajaan Israel yang sejati! Mematahkan Kutuk Dari Garis Keturunan hal 4 alinea 4