Di tengah maraknya masalah homoseksual yang begitu menyeruak belakangan ini, termasuk di komunitas ini, ada artikel menarik di Reformata edisi 88. Di edisi ini dibahas lumayan panjang mengenai homoseksual dan tak lupa komentar beberapa hamba Tuhan.
Ada yang menggelitik dan saya pikir perlu di sharekan di sini yaitu ketika homoseksual di kaitkan dengan Firman Tuhan kepada dr Mamoto Gultom salah seorang pentolan komunitas homoseksual dan ketua Yayasan Pelangi Kasih Nusantara; yang seorang Kristen dan pasangannya Zhendy Sahertian. Adapun hasil wawancaranya saya cuplikan beberapa yang berhubungan dengan topik ini :
Bagaimana hubungan kalian dengan gereja ?
Pendeta dan jemaat, saat ini welcome dengan kehadiran kami di kala beribadah. Artinya di lingkungan mana pun kehadiran kami telah diterima ( Sahertian menimpali dengan kata kata : Artinya ketika di gereja kami juga pintar pintar menempatkan dirilah. Jangan pula kita ke gereja berpakaian ala gay, dengan pakaian berbulu bulu misalnya....)
Anda pernah mengatakan bahwa gay adalah anugerah dari Allah ?
Ya, terlalu radikal mungkin bila pernyataan saya seperti itu. Tetapi saya menyadari bahwa Firman Tuhan yang tersurat di Alkitab tidak bisa diubah. Misalnya peristiwa Sodom dan Gomora dan kisah Jonathan yang ditulis begitu indah. Sodom dan Gomora, jika ditafsirkan adalah perang dalam rangka mengurangi atau mengontrol jumlah penduduk. Artinya TUhan menciptakan manusia dengan beragam warna. Di situ saya katakan bahwa kita ( homoseksual-Red ) tercipta oleh anugerah Tuhan. Jadi ketika kita menafsirkan Alkitab. mesti diterjaemahkan dengan konteks kekinian
Anda katakan kehadiran kamum homoseksual dalam rangka mengontrol jumlah penduduk. Lalu bagaimana dengan firman Tuhan yang mengatakan, "Beranaka cuculah dan penuhilah bumi".
Beranak cuculah, memang Tuhan mengatakan seperti itu. Tapi kan Dia sudah menciptakan homoseks untuk mengontrol jumlah penduduk
Bisa dikatakan gay itu adalah pilihan?
Tidak. Jika pilihan, maka boleh dong memilih mayoritas. Gay itu kan ada karena ciptaan
Dewasa ini ada kebangkitan agama agama. Anda mempunyai natur homoseksual, bisa jadi gereja menolak secara frontal. bagaimana anda menyikapinya?
Saya hanya serahkan kepada Tuhan. Alangkah bahayanya apabila pola pikir gereja seperti itu. Lalu, bagaimana dengan fungsi gereja sebagai cerminan sosial.
Nah begitulah kesimpulan seorang homoseksual "Kristen" tentang Kekristenan, bagaimana tanggapan anda?
NB : Ko Hai hai saya pinjam judul blog anda kemudian saya ubah jadi judul blog ini, Thanks
GBU
@King Heart: mereka tersesat
Saya sedang membaca tulisan mengenai kaum gay...nanti akan saya tulis di bagian komentar.Buat sementara ini,saya hanya akan menuliskan opini pribadi saya sementara ini.
Saya berkeyakinan bahwa homoseksualitas adalah sesat dan menyalahi ajaran Kristen ,full stop.
Kalau ada seorang gay yang kebetulan juga adalah seorang Kristen dan masih mempunyai pandangan seperti tulisan anda di atas, saya tidak akan menyetujuinya.
Saya tidak mau pikiran-pikiran seperti itu meracuni dan mempengaruhi orang-orang Kristen lainnya.Saya juga berharap supaya para penghuni klewer dapat menuliskan sanggahan untuk pendapat-pendapat mereka.
Terima kasih.
From OZ....far...far...away..
Seperti "menyalahkan" Tuhan
Klo dibaca baik2, kok sepertinya mereka "menyalahkan" Tuhan, sehingga mrk jd Gay? aneh!!
GBU ALL
Jesus Love Me and You
In reply to Seperti "menyalahkan" Tuhan by Aries Yunarta
PermalinkSekedar usul
Sekedar usul nih King Heart,
Kalimat anda terakhir sudah betul homoseksual "kristen". Jadi Judulnya dikoreksi juga: "Kristen" - pake tanda kutip, bisa diartikan homoseksual yang mengaku kristen.
Dengan judul Kekristenan dimata Homoseksual Kristen (tanpa tanda kutip pada kata kristen), seolah-olah tulisan anda ini mengakui bahwa ada homoseksual yang Kristen.
Saya tidak mengakui!
Majalah GOBLOK
gw gak tahu, apakah majalah itu menampilkan apa adanya wawancara tersebut. tanpa membuat kesimpulan sebagai sikap dari majalah tersebut.
kalau memang majalah itu tidak mengambil sikap. MAJALAH GOBLOK.
gw pernah ikut KKR benny hinn, kayaknya majalah itu dibagi bagi waktu itu.
tolong kalau ada yang kenal redaksinya, mohon klarifikasi PRASANGKA BURUK SAYA TERSEBUT.
Jesus Freaks,
"Live X4J, die as a martyr"
In reply to Majalah GOBLOK by jesusfreaks
PermalinkIni artikel tak laik cetak lolos dari redaksi kah?
Untuk penulisan artikel ini, gw menilai rendah pertanyaan-pertanyaan reporter dari tabloid Reformata. Ini penilaian gw tentang pertanyaan-2 yg dia ajukan. Dan kelengahan redaktur tidak melihat jeli arah jawaban dari pertanyaan salah yang di berikan reporter.
1. Bagaimana hubungan kalian dengan gereja ?
a. Kata gereja mengandung artian fisik atau nonfisik?
b. kata gereja disini diartikan penjawab sebagai Gereja tempat dimana mereka beribadah.
c. Jawaban dari gereja yang dimaksud oleh nara sumber kemudian begitu terbit dalam sebuah media massa cetak, terbaca oleh khalayak umum sebagai gereja yang berlaku umum.
d. Kata hubungan dari pertanyaan juga ga jelas. Hubungan sebagai anggota gerejakah?, atau hubungan pengemballannyakah? Atau hubungan antar sesama anggota gereja?
Pertanyaan ini secara redaksional sebenarnya gugur, karena pertanyaan tersebut ngambang dan meluas dalam kata tanyaannya. Bagaimana Hubungan (hubungan apa) kalian dengan gereja (fisik atau non fisik)
2. Bisa dikatakan gay itu adalah pilihan?
A Pertanyaan ini misleading. Jika ingin mengambil sebuah kesimpulan deduktif, maka premis mayor yang akan mengawalinya adalah: Semua yang telah dicipta Tuhan (Dia) untuk mengontrol jumlah penduduk adalah pilihan. Kemudian premis minornya menjadi: Dia sudah menciptakan homoseks untuk mengontrol jumlah penduduk. Dari situ kemudian ditarik kesimpulan: Gay (homoseks) adalah pilihan.
Jika redaksi tabloid Reformata tidak lengah, secara redaksional, tulisan ini sudah gugur. Tapi tulisan ini bisa lulus redaksi dan telah terbit.
Redaktur bertanggung jawab atas artikel yang dikirimkan penulis. Sedangkan penulis hanya bertugas menuliskan hasil wawancara yang ia lakukan.
In reply to Ini artikel tak laik cetak lolos dari redaksi kah? by erick
Permalinktidak setuju
Anda mengatakan : "Semua yang telah dicipta Tuhan (Dia) untuk mengontrol jumlah penduduk adalah pilihan."
Lalu bagaimana dengan orang yang mandul dari lahir?? Bagaimana dengan orang yang tidak memiliki organ reproduksi sejak lahir?? Apa itu masih merupakan pilihan?? ^_^
LEBIH BAIK MENJADI ORANG YANG TERSESAT
ORANG YANG TERSESAT ADALAH ORANG YANG MENYIMPANG DARI JALAN SEBENARNYA DAN BIASANYA MENGINGINKAN MENEMUKAN JALAN TUJUAN SEMULA.
ORANG YANG MENYESATKAN DIRI ADALAH ORANG YANG TAHU JALAN MANA SEBENARNYA HARUS DIPILIH, NAMUN SENGAJA TINGGAL DI JALAN YANG BUNTU TANPA ARAH PASTI TANPA HARAPAN.
KALAU MANUSIA MENGAKU MEMILIKI AKAL DAN NURANI TENTU DAPAT MEMILIH JALAN YANG AKAN DITUJU.MESKI TERSESAT TENTU INGIN KEMBALI KE TUJUAN.
MENURUT SAYA:
HOMOSEKSUAL ADALAH PEMUJAAN EGOSENTRIS
HOMOSEKSUAL ADALAH KENIKMATAN SEMENTARA
HOMOSEKSUAL BERAWAL DARI MENGASIHANI DIRI SENDIRI ATAU ORANG LAIN SEBAGAI ALASAN.
HOMOSEKSUAL ADALAH SENSASI TREND MODE
KALAU KAUM HOMO SEBAGAI ORANG-ORANG YANG SENGAJA /NIAT MENYESATKAN DIRI.....JANGAN MENCARI JALAN PEMBENARAN DI GEREJA KARENA SUBSTANSINYA JELAS BERTOLAK BELAKANG.
TENANG - TENANG - TENANG OBAT HOMO UDAH ADA
MENYANGKAL DIRI.
Homoseksual Kristen Koq kesannya dihakimi
Menarik sekali melihat brand name dari blog ini dengan nama SABDA Space, di benak saya sebelum membaca komentar-komentar saya kira members nya termasuk orang yang telah memahami ke-kristenan dengan benar dan mengerti apa arti agama itu sebenarnya. Perkenalkan saya nara sumber dari topik ini yang diwawancarai Reformata, dan saya katakan semua percakapan saya diatas adalah benar apa adanya jadi jangan ad diantara kita yang berpikiran sempit dan seolah kurang educated sehingga keluar kata -kata "majalah goblok". Kemudian ada yang mengatakan lebuh baik orang sesat... memang ada apa dengan orang yang homoseks seperti saya.. apakah Tuhan Jesus hanya milik orang heteroseks ? Tuhan Jesus juga milik orang biseks, lesbian, waria, kalau kalian mengklaim seolah-olah diluar heteroseks adalah bukan pengikut Kristus .... wah kasihan sekali cara berpikir kalian seperti itu... Kalian yang seolah-olah menyalahkan Tuhan, mengapa saya katakan demikian... karena Jesus datang untuk menyelamatkan seluruh ummat manusia , bukan hanya menyelamatkan yang heteroseks saja kawaaaan. Jadi saran saya begini tenman-teman.... kalau wawasan kalian belum memahami apa yang dimaksud dengan seksualitas dengan benar mendingan kalian berembug bersama lalu kalian atur waktu kapan ... dimana... lalu kita diskusi bersama ... dan saya akan berbagi ilmu dengan kalian mengenai seksualitas karena mungkin aja anda seorang biseks atau homoseks yang homofobia, atau memang heteroseks. Kalau menurut saya penyajian reformata sudah bagus sesuai dengan apa adanya, dan mereka mencoba membuka cakrawala : Bagaimana sikap gereja supaya jemaatnya tidak lari dari gereja hanya karena perbedaan orientasi seks yang dimiliki. Nah... kalau kalian ada niat yang baik silahkan hubungi saya dan saya dengan sukarela akan memberikan sessi What is sexuality in medical, social , culture and religion perspective. Terima kasih salam dalam Kristus. Dr.Mamoto Gultom MPH ( Activist HAM)
In reply to Homoseksual Kristen Koq kesannya dihakimi by Cimot
PermalinkHomoseksual NAJIS di Mata Allah
JF, Reformata adalah tabloid Kristen, untuk mengetahui siapakah mereka menrut mereka anda dapat klik di sini.
Tanpa mengurangi rasa hormat, JF, menurut saya, kita tidak boleh menghakimi orang berdasarkan asumsi. Ada baiknya kita membaca artikelnya secara lengkap dahulu baru memberikan penilaian. Menurut saya, tulisan Kingheart hanya memberi informasi yang cukup untuk menilai Dr. Mamoto Gultom namun tidak cukup untuk menilai tabloid Reformata. Walaupun yang anda katakan berdasarkan asumsi anda benar, apabila Tabloid Reformata tidak MENGAMBIL sikap, maka itu berarti mereka adalah MAJALAH GOBLOK, namun nampaknya kita belum bisa menarik kesimpulan demikian sejauh ini.
Freya, apa yang anda katakan benar. Saya suka dengan kalimat-kalimat yang anda gunakan untuk mendefinisikan orang TERSESAT dan orang YANG MENYESATKAN. Dr. Mamoto Gultom dengan pernyataan-pernyataannya tersebut di atas MEMANG bukan orang yang TERSESAT namun dia adalah orang YANG MENYESATKAN.
Dr. Mamoto Gultom, anda mengaku sebagai orang yang diwawancarai oleh Tabloid Raformata dan anda juga menjamin bahwa apa yang dikutip oleh Kingheart itu benar adanya. Anda menulis:
Perkenalkan saya nara sumber dari topik ini yang diwawancarai Reformata, dan saya katakan semua percakapan saya diatas adalah benar apa adanya jadi jangan ad diantara kita yang berpikiran sempit dan seolah kurang educated sehingga keluar kata -kata "majalah goblok". Kemudian ada yang mengatakan lebuh baik orang sesat... memang ada apa dengan orang yang homoseks seperti saya..
Dr. Mamoto Gultom yang terhormat, tanpa mengurangi rasa hormat, anda mengajak para blogger di komuntias ini untuk tidak berpikiran sempit dan berprilaku seolah kurang educated. Himbauan yang manis, namun sayangnya prilaku anda sama sekali tidak mencerminkan bahwa anda adalah orang yang berpikiran luas dan educated. Silahkan baca tulisan saya di atas sehingga anda dapat mengerti, kenapa saya menilai anda demikian.
Anda bertanya, memang ada apa dengan orang yang homoseks seperti anda? Anda BERZINAH! Anda mau tahu alasan saya menilai anda demikian? Silahkan klik di sini. Sebagai lelaki yang berhubungan SEX dengan lelaki, anda NAJIS di hadapan Allah. Anda mau saya menunjukkan ayat-ayat Alkitabnya? Ah, nampaknya anda sudah tahu semua ayat-ayat itu, namun tentu saja anda sudah MENERJEMAHKANNYA dengan KONTEKS kekinian. Ha ha ha ha ha … Ngawur … Ngawur … Ngawur…. Tuhan ampunilah dia karena dia tahu apa yang dilakukannya.
Pendeta dan jemaat, saat ini welcome dengan kehadiran kami di kala beribadah. Artinya di lingkungan mana pun kehadiran kami telah diterima (Sahertian menimpali dengan kata kata: Artinya ketika di gereja kami juga pintar pintar menempatkan dirilah. Jangan pula kita ke gereja berpakaian ala gay, dengan pakaian berbulu bulu misalnya....)
Bila anda membaca kalimat-kalimat tersebut di atas dengan telita, nampak jelas bahwa pernyataan pasangan homoseks anda mengkhianati penyataan anda bukan?
Ya, terlalu radikal mungkin bila pernyataan saya seperti itu. Tetapi saya menyadari bahwa Firman Tuhan yang tersurat di Alkitab tidak bisa diubah. Misalnya peristiwa Sodom dan Gomora dan kisah Jonathan yang ditulis begitu indah. Sodom dan Gomora, jika ditafsirkan adalah perang dalam rangka mengurangi atau mengontrol jumlah penduduk. Artinya Tuhan menciptakan manusia dengan beragam warna. Di situ saya katakan bahwa kita (homoseksual-Red) tercipta oleh anugerah Tuhan. Jadi ketika kita menafsirkan Alkitab. mesti diterjemahkan dengan konteks kekinian.
Dr. Mamoto Gultom yang terhormat, tanpa mengurangi rasa hormat, saya sudah banyak bertemu dengan orang-orang yang salah dalam memahami kisah persahabatan Daud dan Jonathan serta Sodom Gomorah. Namun harus saya akui CARA anda menerjemahkannya dengan konteks kekinian adalah yang paling NGAWUR dan SESAT. Manafsirkan kisa persahabatan Daud dan Jonathan sebagai hubungan HOMOSEKS dan kisah pemusnahan Sodom gomorah sebagai program Keluarga Berencana? Ha ha ha ha ha …. Harus diakui, pikiran anda memang LUAS namun nampaknya anda sama sekali tidak educated. Ha ha ha ha ….
Beranak cuculah, memang Tuhan mengatakan seperti itu. Tapi kan Dia sudah menciptakan homoseks untuk mengontrol jumlah penduduk.
Tidak. Jika pilihan, maka boleh dong memilih mayoritas. Gay itu kan ada karena ciptaan.
Ha ha ha ha ha ha … Dr. Mamoto Gultom yang berpikiran LUAS dan EDUCATED, apabila anda mengucapkan kalimat-kalimat tersebut ketika diwawancarai tabloid HUMOR, maka saya tidak akan ngakak, namun anda mengucapkannya ketika diwawancarai oleh Tabloid, Reformata, tabloid Kristen. Ha ha ha ha ha … Sejak kapan anda mengangkat diri jadi NABI sehingga merasa BERHAK menyampaikan wahyu baru? Ha ha ha ha ha …
Dewasa ini ada kebangkitan agama agama. Anda mempunyai natur homoseksual, bisa jadi gereja menolak secara frontal. bagaimana anda menyikapinya?
Saya hanya serahkan kepada Tuhan. Alangkah bahayanya apabila pola pikir gereja seperti itu. Lalu, bagaimana dengan fungsi gereja sebagai cerminan sosial.
Anda menyerahkan kepada Tuhan? Apabila anda menyerahkan kepada Tuhan MUSTAHIL anda menafsirkan kisah Sodom dan Gomorah sebagai programkeluarga berencana dan MENGANGKAT diri menjadi NABI lalu menyampaikan wahyu baru bahwa homoseksual adalah program keluarga berencana versi Allah. Gereja Kristen menjadikan Alkitab sebagai STANDARD kebenaran Allah. Apa yang SESAT menurut Alkitab HARUS dinyatakan SESAT oleh GEREJA. Itulah FUNGSI sosial GEREJA Kristen! Anda mau mengubahnya? Selain harus berhadapan dengan orang Kristen anda juga harus berhadapan dengan Allah.
Apakah Tuhan Jesus hanya milik orang heteroseks ? Tuhan Jesus juga milik orang biseks, lesbian, waria, kalau kalian mengklaim seolah-olah diluar heteroseks adalah bukan pengikut Kristus .... wah kasihan sekali cara berpikir kalian seperti itu... Kalian yang seolah-olah menyalahkan Tuhan, mengapa saya katakan demikian... karena Jesus datang untuk menyelamatkan seluruh ummat manusia , bukan hanya menyelamatkan yang heteroseks saja kawaaaan.
Dr. Mamoto Gultom yang terhormat, Tuhan Yesus adalah TUHAN. Dia bukan milik siapapun, Dialah yang memiliki alam semesta dan dia menyatakan dengan JELAS dan TEGAS bahwa kaum homoseksual NAJIS di hadapanNya. Anda benar, Yesus Kristus datang untuk menyelamatkan manusia, karena itu, BERTOBATLAH!
Jadi saran saya begini tenman-teman.... kalau wawasan kalian belum memahami apa yang dimaksud dengan seksualitas dengan benar mendingan kalian berembug bersama lalu kalian atur waktu kapan ... dimana... lalu kita diskusi bersama ... dan saya akan berbagi ilmu dengan kalian mengenai seksualitas karena mungkin aja anda seorang biseks atau homoseks yang homofobia, atau memang heteroseks.
Anda sungguh baik, namun kenapa anda sendiri tidak berpikir bahwa wawasan anda yang belum memahami ajaran Alkitab? Kenapa anda tidak berembuk bersama kawan-kawan yang lain lalu membaca tulisan-tulisan di pasar Klewer ini sehingga dapat memahami ajaran Alkitab yang BENAR? Anda jangan khawatir, ketika saya menulis ini, di sini ada 2.587 tulisan original yang membahas apa saja dengan menjadikan Alkitab sebagai STANDARD kebenaran. Di samping itu, saya juga akan dengan senang hati membagi pengetahuan saya tentang ajaran Alkitab sehubungan dengan seksualitas, karena mungkin saja anda dan teman-teman anda yang biseks atau homoseks atau lesbian BELUM paham tentang ajaran Alkitab sejati.
Kalau menurut saya penyajian reformata sudah bagus sesuai dengan apa adanya, dan mereka mencoba membuka cakrawala: Bagaimana sikap gereja supaya jemaatnya tidak lari dari gereja hanya karena perbedaan orientasi seks yang dimiliki.
Dr. Mamoto Gultom yang berpikiran luas, nampaknya anda sama sekali tidak paham apa yang disebut gereja. Gereja tidak akan PEDULI bila jemaatnya yang najis lari dari gereja. Bahkan gereja yang benar akan mengucilkan jemaatnya yang berlaku najis. Gereja yang tidak berani MENYATAKAN bahwa homoseksual adalah NAJIS di mata Allah, bukan gereja Kristen sejati.
Nah... kalau kalian ada niat yang baik silahkan hubungi saya dan saya dengan sukarela akan memberikan sessi What is sexuality in medical, social , culture and religion perspective. Terima kasih salam dalam Kristus. Dr.Mamoto Gultom MPH ( Activist HAM)
Dr.Mamoto Gultom MPH (Activist HAM) bila anda ingin mengunggah tulisan di Komunitas ini, silahkan. Namun satu hal yang perlu anda ketahui, di sini Alkitab menjadi STANDARD kebenaran. Saya tidak membenci homoseksual, saya bergaul dengan kaum homoseksual, saya memiliki beberapa sahabat homoseksual, namun mengenai ajaran Alkitab tentang homoseksual, saya tidak pernah KOMPROMI. Apa yang tertulis di Alkitab, itulah yang saya yakini sebagai standard kebenaran.
Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak
In reply to Homoseksual Kristen Koq kesannya dihakimi by Cimot
PermalinkKesan pertama begitu tidak mengenakkan
Bapak Cimot, perkenalkan saya erick, bloger yang selalu bermasalah dengan subjek ini. Tangannya guatel bukan main, emosinya meluap-luap cuma gara-gara pernah bermasalah dengan kehidupan yang bapak jalani sekarang ini.
Erick Cuma nick name. Tapi ada cerita kenapa pake nama itu. (basa basi ini saya maksudkan agar bapak tau saya apresiasi cara bapak memperkenalkan diri, dan cara bapak mengaku bahwa percakapan anda yang direkam majalah reformata benar adanya)
Saran bapak: “Jadi saran saya begini tenman-teman.... kalau wawasan kalian belum memahami apa yang dimaksud dengan seksualitas dengan benar”
Saya membuka wawasan saya untuk hal ini dengan cara yang benar, karena saya harus mencinta kebenaran dan hanya satu lain dari itu, yaitu menghormati Tuhan.
Bagaimana sikap gereja supaya jemaatnya tidak lari dari gereja hanya karena perbedaan orientasi seks yang dimiliki. Mari kita berbicara apa yang benar. Bapak mengasolutkan sesuatu yang tidak absolut itu salah pak.
Adakah kerugian gereja ketika jemaatnya lari?Siapakah jemaat itu? Siapakah jemaat yang bapak maksud?
Apakah gereja itu? Tidak baik meeliminir arti kata gereja, kemudian menggunakan kata Gereja untuk dipakai pada kalimat ..... Bagaimana sikap gereja supaya jemaatnya tidak lari dari gereja hanya karena perbedaan orientasi seks yang dimiliki.
In reply to Homoseksual Kristen Koq kesannya dihakimi by Cimot
Permalinknice
Saya setuju dengan anda Dr. Mamota Gultom.
Saya juga merupakan seorang homokseksual. Dulunya saat saya masih mengira bahwa Tuhan hanya mengasihi orang heteroseksual, saya sangat membenci diri saya sendiri. Namun pada suatu ketika, saat saya disadarkan bahwa :
" Keselamatan merupakan anugerah oleh Tuhan saja. Apabila engkau mendaparkannya, itu bukanlah karena kelebihanmu, kehebatanmu, ataupun hasil usahamu. Itu semua merupakan anugerah semata dari Tuhan. Jadi jangan ada yang memegahkan diri oleh anugerah yang didapatnya"
Itulah hal yang membukakan pikiran dan hati saya. Sejak saat itu, saya mulai menerima diri saya apa adanya dan PERCAYA ATAU TIDAK, hubungan saya dengan Yesus, JAUH lebih baik dari sebelumnya. Karena saya tahu, walaupun seluruh dunia menolak saya atau membenci saya karena orientasi seksualitas saya, Tuhan tetap mengasihi saya apa adanya. Hanya DIA satu-satunya yang dapat menjadi penopang hidup saya. Oleh karena itu, saat ini saya memiliki kehidupan yang SANGAT JAUH lebih baik dari sebelumnya.
Bagi teman-teman yang juga merasa bergumul dalam masalah homoseksualitas dan kekristenan, dapat menghubungi saya untuk berbincan-bincang dan bertukar pikiran. Silahkan kontak saya melalui pm di forum ini atau dengan email : c0n_rad@hotmail.com. Semoga kita dapat saling menguatkan satu sama lain. Terima Kasih. GBU ALL..
@CIMOT
SAYA SETUJU DGN ANDA.
YESUS DATANG UNTUK SEMUA ORANG BAIK ITU HETERO, HOMO ATAUPUN YG LAINNYA. TAPI BUKAN BERARTI DIA SETUJU DGN PERBUATAN HOMO ITU.
DIA DATANG UNTUK KITA SUPAYA KITA YG BERDOSA MENGAKUI DOSA KITA DENGAN MULUT KITA DAN PERCAYA DGN HATI KITA.
DAN DIA MENAWARKAN KPD KITA UNTUK YG NAMANYA KESELAMATAN.
KALAU ANDA MAU ITU TENTU ADA CARANYA YAITU :
SANGKAL DIRI
PIKUL SALIB
IKUTI YESUS.
GBU
OH YA SAYA MINTA MAAF UNTUK SAUDARA KEMBAR SAYA YG KOMENTNYA MAJALAH GOBLOK ITU.
@cimot: bagaimana kalau berbagi di SabdaSpace?
Salam Dr Mamoto Yth,
Sungguh senang anda bisa menuliskan komentar anda di SabdaSpace alias Pasar Klewer ini.
Pertama-tama ijinkanlah saya mengucapkan selamat bergabung dengan Pasar Klewer, Blog komunitas Kristen, dimana anda bisa berbagi dan belajar baik santai maupun serius.Silahkan menuliskan komentar-komentar anda,ataupun mungkin menuliskan blog anda sendiri.Saya yakin bahwa Pasar Klewer akan mampu memberikan anda pengalaman yang berbeda daripada blog-blog Kristen lainnya.
Saya menyarankan anda untuk juga melihat blog FAQ yang akan menjelaskan mengenai peraturan pasar klewer kepada anda.Setelah itu,silahkan kiranya jika anda mau sekedar melihat-lihat ataupun juga menuliskan komentar anda.Pasar Klewer, saya yakin akan menerima anda dengan senang hati.
Hal lain yang akan saya sampaikan adalah mengenai para pedagang di pasar klewer ini, yang mempunyai berbagai macam tingkatan dan juga kharakter yang berbeda-beda.Ada yang merupakan siswa sekolah menengah,atau anda juga bisa menemukan tulisan-tulisan profesional muda, atau mungkin juga tulisan-tulisan dari pakar-pakar yang ahli dalam bidangnya.Silahkan menuliskan apa yang anda anggap benar dan anda mewakili opini pribadi anda, silahkan juga membuat sanggahan jika anda tidak setuju dengan salah satu tulisan yang anda baca.Selama anda mematuhi segala peraturan dan tata cara Klewer,saya yakin anda akan menemukan hal-hal yang menarik di pasar Klewer ini.
Sekali lagi, silahkan berkeliling,dan semoga anda menemukan dagangan yang anda suka.Anda juga dipersilahkan untuk menjual dagangan anda,jika anda mempunyai "sesuatu" yang anda rasa bisa dibagikan kepada warga Klewer.Kita selalu saling berbagi di komunitas ini, "anda belajar dari kami,dan kami belajar dari anda".Hindari kepura-puraan dan hormati kejujuran serta keterbukaan, itulah yang kami jalankan di pasar Klewer.
Semoga Tuhan memberikan kesempatan dan waktu yang cukup kepada anda,untuk berkenalan dengan para pedagang lainnya di pasar Klewer ini.
Selamat datang bung Cimot.
From OZ....far...far...away..
Terima Kasih Penontooooooon
Salam untuk OZ.....
Terima kasih atas infonya ... sebenarnya tujuan dari komentar saya di atas bukan bermaksud jelek, akan tetapi bagaimana supaya forum ini menghasilkan suatu pemikiran yang sifatnya membangun, memang sulit kita hindari akan terjadi benturan yang disebabkan perbedaan pola berfikir atau wawasan yang masih harus ditingkatkan dari para peserta yang gabung , tapi itu bukan menjadi hambatan justru itulah tantangan yang harus kita hadapi.
Oleh karena itulah maka saya coba buka front di atas bukan bermasksud marah, akan tetapi itulah cara batak , bagaimana mendidik pada murid supaya pintar-pintar dan bisa memahami segala persoalah dengan jernih dan bijaksana sebagaimana yang Tuhan inginkan " Takut akan Tuhan adalah permulaan segala ilmu pengetahuan dan pengetahuan orang kudus adalah kebijaksanaan Ams:9;10."
Saya akan berkeliling sesuai dengan ajakan anda dan sekali lagi thanks buaaaaanget buat kalian semua.
In Jesus Love
Mamoto Gultom
@Dr Mamoto : We Please You...well came to klewer.
Kepada Yth Dr Mamoto,
Terima kasih atas respon positif yang anda berikan.
Selamat menimati kunjungan anda bung Cimot.
From OZ....far...far...away..
@ Cimot
Sdr Mamoto yang berpandangan luas,
Saya memang bukan orang yang suci dalam arti tidak pernah melakukan kesalahan. Saya ingin berpendapat kalau saya tidak setuju homoseks yang sdr setujui, salah satu dasarnya adalah Roma 1 : 26
TB : Demikian juga suami-suami meninggalkan persetubuhan yang wajar dengan isteri mereka dan menyala-nyala dalam berahi mereka seorang terhadap yang lain, sehingga mereka melakukan kemesuman, laki-laki dengan laki-laki, dan karena itu mereka menerima dalam diri mereka balasan yang setimpal untuk kesesatan mereka.
Sodom dan Gomora tidak bisa ditafsirkan sebagai alat pengontrol jumlah penduduk, itu pengertian ngawur karena memang tidak benar seperti itu.
Kota Sodom dan Gomora dimusnahkan Tuhan karena di sana banyak penduduknya dan hampir semuanya mempraktekan perilaku seks yang tidak wajar, termasuk homoseks, lesbian dan lain-lain. Yang wajar adalah seks antara pria dan wanita yang bukan kerabatnya.
Apakah anda homoseks, kalau benar demikian janganlah jadi homoseks.
Bacalah tulisan hai hai tentang homoseks di sini
erick
Kali ini erick mau jadi pembaca aja ah......,
Tahan emosi, jaga emosi,..... tapi tetep jualan
..... :)
Nimbrung
Jijik...
bukan karena apa-apa.
Hanya jijik ...
karena ada yang suka...
sesuatu yang mirip ...
punya dia sendiri.
Ha .. ha.. ha...
Mohon maaf jika ada kata-kata yang salah...
atau tidak pantas..
Tapi....
Peduli amat!
Jawaban untuk saudara Leisiana
Saudara Leisiana:
Kalau berdiskusi saya sarankan jangan ke-kanak-kanakan yaaa dengan mengatakan saya yang berpikiran luas, kita harus dewasa dan harus bisa mendengarkan pendapat orang lain he..he...
Saya katakan berpikiran sempit, karena dalam forum singkat ini kesan saya , kalian memakai ruang lingkup agama tapi kalian tidak tau apa esensi agama itu sebenarnya, kenapa demikian karena kalian mencoba menghakimi orang dengan mengambil sepotong ayat tanpa kalian sadari bahwa setiap kalimat yang tertulis dalam Alkitab tidak bisa dipisah-pisahkan mulai dari Perjanjian Lama hingga Perjanjian Baru.
Yach saya tidak bisa salahkan karena umumnya pendeta sering bertindak demikian, makanya diikuti oleh jemaatnya. Nah untuk itu coba anda merenung dan anda baca Alkitab mulai Kejadian sampai Wahyu ( dengan catatan jangan hanya baca tapi anda harus mengerti apa yang anda baca), maka anda akan sadar ... dan ini tidak perlu saya utarakan apa yang saya dapatkan waktu melakukan hal yang demikian... harus anda alami sendiri.. dan oleh karena pengalaman itulah saya tetap percaya pada Tuhan Yesus tidak meninggalkanNya menjadi atheis.
Saya adalah homoseks , adalah hak anda untuk menyarankan agar saya tidak homoseks , namun saya adalah saya dan saya berhak untuk tetap homoseks sebagaimana saya tercipta, dan anda adalah heteroseks sebagaimana anda tercipta , dan itu adalah hak anda.
Kalau anda sadari dengan membaca ayat yang sepenggal di atas apa artinya? Artinya keberadaan homoseks ada dari dulu , kini , dan yang akan datang , ditulisnya kisah antara percintaan homoseks di PL dan PB adalah menunjukkan eksistensi dari homoseks , jadi kehadiran homoseks adalah penggenapan firman Tuhan, kalau sekarang tidak ada homoseks berarti firman Tuhan tidak genap , bukankah Alkitab itu berlaku selamanya?
Buat yang nimbrung dan merasa jijik, hah..ha..ha..walaupun saya homoseks , tapi saya tidak pernah merasa jijik melihat vagina, karena semua jenis kelamin adalah ciptaan Tuhan. Sebagai homoseks saya sangat menghormati perempuan sepanjang perempuan itu sadar bahwa dia di-empu-kan.
Salam
Mamoto Gultom
In reply to Jawaban untuk saudara Leisiana by Cimot
PermalinkJawaban Untuk Dr. M Gultom
Dr. Mamoto Gultom, sebelum anda menyarankannya kepada orang lain, sebaiknya anda introspeksi dulu. Mustahil menyarankannya kepada orang lain sementara anda tidak mampu melakukannya.
Saya katakan berpikiran sempit, karena dalam forum singkat ini kesan saya , kalian memakai ruang lingkup agama tapi kalian tidak tau apa esensi agama itu sebenarnya, kenapa demikian karena kalian mencoba menghakimi orang dengan mengambil sepotong ayat tanpa kalian sadari bahwa setiap kalimat yang tertulis dalam Alkitab tidak bisa dipisah-pisahkan mulai dari Perjanjian Lama hingga Perjanjian Baru.
Dr. Gultom, apabila anda MENILAI kami berpikiran sempit dan tidak mengerti apa esensi agama dan sembarangan menghakimi dengan ayat sepotong-sepotong, seharusnya anda SADAR bahwa tanpa menunjukkan KESALAHAN pemahaman kami dan memberikan PEMAHAMAN yang benar, maka kami akan selalu jatuh pada kesalahan yang sama. Karena kami tidak tahu secara persis KESALAHAN kami dan tidak tahu HAL yang BENAR.
Yach saya tidak bisa salahkan karena umumnya pendeta sering bertindak demikian, makanya diikuti oleh jemaatnya.
Dr. Gultom, ketika anda menilai kami berpikiran sempit, maka pada saat yang sama anda sedang membanggakan diri tidak berpikiran sempit. Nah, izinkan saya bertanya, Saya tidak tahu berapa jumlah pendeta di Indonesia dan berapa di antaranya yang bertindak demikian. Anda yang tidak berpikiran sempit pasti tidak asal tuduh bukan? Apakah anda tahu jumlah pendeta di Indonesia dan anda punya data tentang pendeta-pendeta yang bertindak demikian sehingga menarik KESIMPULAN demikian? Bila anda tidak punya DATANYA, bukankah pikiran anda sama bahkan lebih sempit dibandingkan kami? Apabila demikian, dengan apa kami menggelari anda? Berpikiran luas atau berpikiran sempit? Anda berdiskusi secara DEWASA atau Kekanak-kanakan? Ho ho ho ho ho …
Nah untuk itu coba anda merenung dan anda baca Alkitab mulai Kejadian sampai Wahyu (dengan catatan jangan hanya baca tapi anda harus mengerti apa yang anda baca), maka anda akan sadar ... dan ini tidak perlu saya utarakan apa yang saya dapatkan waktu melakukan hal yang demikian... harus anda alami sendiri.. dan oleh karena pengalaman itulah saya tetap percaya pada Tuhan Yesus tidak meninggalkanNya menjadi atheis.
Dr. Gultom, apabila anda sudah membaca Alkitab seperti yang anda anjurkan, kenapa tidak menuliskan apa yang anda pahami sehingga kami dapat memahaminya juga? Anda percaya pada Tuhan Yesus, itu bagus, namun apa HEBATNYA? Iblis dan roh-roh jahatnya juga percaya pada Tuhan Yesus. Anda tidak atheis, apa hebatnya? Iblis dan roh-roh jahatnya juga tidak Atheis!
Saya adalah homoseks, adalah hak anda untuk menyarankan agar saya tidak homoseks, namun saya adalah saya dan saya berhak untuk tetap homoseks sebagaimana saya tercipta, dan anda adalah heteroseks sebagaimana anda tercipta, dan itu adalah hak anda.
Dr. Gultom, tolong jangan menambah apa yang tidak ada. Adakah blogger di sini yang menyarankan agar anda tidak homoseks? Tolong anda ceck lagi. Anda mau menjadi homoseks itu hak anda, itu sebabnya tidak ada blogger yang menyarankan agar anda tidak homoseks. Anda yakin diciptakan sebagai homoseks, itu hak anda. Tidak ada yang peduli dengan keyakinan anda itu, juga tidak ada yang menyatakan bahwa itu bukan hak anda. Namun masalahnya menjadi lain ketika anda menyatakan KEYAKINAN anda itu sebagai ajaran Alkitab.
Kalau anda sadari dengan membaca ayat yang sepenggal di atas apa artinya? Artinya keberadaan homoseks ada dari dulu, kini, dan yang akan datang, ditulisnya kisah antara percintaan homoseks di PL dan PB adalah menunjukkan eksistensi dari homoseks, jadi kehadiran homoseks adalah penggenapan firman Tuhan, kalau sekarang tidak ada homoseks berarti firman Tuhan tidak genap, bukankah Alkitab itu berlaku selamanya?
Anda benar, Alkitab banyak mencatat kisah tentang homosek dan lesbian dan anda juga benar, homoseksual sudah ada sejak purbakala. Namun, tolong jangan lupa, Alkitab juga mencatat bahwa Allah MENILAI homoseksual itu NAJIS. Itu sebabnya Allah mengutuknya dan menghukum para homoseksual yang tidak mau BERTOBAT. Anda menganjurkan agar kami tidak memahami Alkitab sepotong-sepotong, namun kenapa anda memotong-motongnya?
Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak
In reply to Jawaban Untuk Dr. M Gultom by hai hai
PermalinkPERSONEL HOMO TIDAK MEMILIKI HAK
Dear bung hai,
Cimot tidak memiliki hak untuk menjadi homoseks kecuali pilihan yang diberi kepadanya. Dia memiliki pilihan itu. Pilihan yang deta selalu sebut sebagai freewill.
Memang harus ditemukan kontradiksi seperti ini pada seorang cimot. Ia sebagai aktivis HAM, mengusung homo sebagai hak. Karena ia pandai dalam hal ini, ia memahami benar hak asasi manusia, Ia paham benar apa itu homo dan ingin mendapatkan hak asasi itu.
Homo bukan hak. Sekali-kali bukan hak. Apa yang mendasari homo dipatenkan menjadi hak. Hak paten apa yang diandung dari homo itu sendiri. Apa hak sebagai homo?
Pak cimot, saya mau belajar apa yang bapak tau tentang hak menjadi homo. Jangan buat saya menjadi lebih bodoh, karena ketika menulis saya mau belajar, saya sungguh-sunguh melepaskan preasumsi, dan pengetahuan lain yang saya tahu bahwa tidak ada yang disebut dengan hak menjadi homo.
Ini tuntutan saya kepada anda di situs ini, bapak cimot yang terhormat, yang pada awal memberikan komentar disitus ini dengan menawarkan:
“kalau kalian ada niat yang baik silahkan hubungi saya dan saya dengan sukarela akan memberikan sessi What is sexuality in medical, social , culture and religion perspective”.
In reply to Jawaban untuk saudara Leisiana by Cimot
PermalinkKetika saya mengatakan anda
Ketika saya mengatakan anda berpandangan luas, hal ini memang pendapat saya. Apa alasannya, karena saya melihat anda bergelar Dr, suatu gelar yang tinggi dalam akademik yang saya sendiri belum mencapainya. Saya mengagumi dosen-dosen saya yang rata-rata bergelar Dr. Mereka pandai, berpandangan luas dan tidak picik. Kalau saya memuji mereka dengan mengatakan berpandangan luas, mereka dengan rendah hati mengatakan bahwa mereka tidak merasa pandai, saya hargai jawaban mereka. Berarti mereka tidak sombong walaupun saya mengatakan pendapat saya yang sebenarnya dengan tulus.
Saya memuji orang sesuai pendapat saya, mengapa saya dikatakan tidak bersikap dewasa dan kekanak-kanakan.
Banyak teman saya pria atau wanita, saya puji sesuai kelebihan yang mereka punyai, banyak juga yang saya katakan mempunyai pandangan luas dan pandai, mereka mengucapkan terimakasihnya pada saya. Sebagau guru sma saya seringkali dengan tulus memuji murid-murid saya atas hal positif yang sudah mereka lakukan, mereka senang dan termotivasi.
Ok anda punya freewill, anda sebaiknya mengarahkan kehendak anda sesuai kehendak Allah yang bisa kita baca di Alkitab.
Teman-teman di SS ini menerima anda sebagai saudara. Kita semua saling menasehati kalau tahu temannya melakukan kesalahan dan dosa. Tahukah anda, saya juga sering dinasehati oleh teman-teman di sini. Saya belajar untuk menerima dan memikirkan teguran itu. Rata-rata kalau kupikir, teguran itu benar adanya, saya memutuskan untuk mengikuti saran teman-teman di sini setelah saya pikir dan saya renungkan berkali-kali.
Sdrku, saya menyampaikan apa yang saya baca sebagai kebenaran di Alkitab. Anda berhak untuk tetap pada sikap anda dengan segala konsekwensinya, apakah anda siap. Tentang pendapat anda, dasar Alkitabnya di kitab apa, supaya saya bisa membacanya dan kalau anda bersedia kita mendiskusikannya. Kalau anda sudah login ke SS tentu anda mau kalau kita berdiskusi.
Dari Alkitab saya menyimpulkan kalau Allah tidak merestui Homoseks, perselingkuhan heteroseks dan lainnya. Bukan cuma anda, untuk saya yang heterosekspun berselingkuh juga berdosa di hadapan Allah. Marilah kita melakukan yang dikehendaki dan diperbolehkan Tuhan kita. Setuju sdr Mamoto?
In reply to Jawaban untuk saudara Leisiana by Cimot
Permalinkpelecehan seksual
Bapak Mamoto Gultom yang terhormat,
Mohon disampaikan kepada rekan Bapak sebagai sesama Ketua Organisasi Homo yakni ke Bapak Dede Oetomo bahwa anak buahnya yang bernama Ko Budiyanto diberi peringatan keras agar tidak menyalahgunakan kekuasaan dan jabatannya untuk melecehkan orang-orang gay yang melakukan konseling/curhat ke LSM gaya nusantara dan juga mengirimkan sms-sms mengajak phone sex
Sudah banyak kejadian yang menimpa mereka yang datang kesana dan mendapatkan perlakuan tidak sebagaimana mestinya. Seandainya hubungan tersebut dilakukan atas dasar 'suka sama suka' tentu tak akan menjadi masalah, tetapi bila ada pemaksaan, bukankah itu termasuk pemerkosaan? bagaimana mungkin organisasi yang kabarnya menjunjung tinggi Hak Asasi Manusia melakukan pelanggaran ? protes keras telah dilakukan melalui e-mail tetapi tidak mendapatkan tanggapan sebagaimana mestinya
Terima kasih atas bantuan Bapak
GBU
Lucius
Shalom Cimot, Ternyata Kita Satu Pandangan Ya..
Sebenarny ak sudah ingin berhenti membicarakan isu homoseksual.. bukannya apa2.. bosan aj.. lagian perbedaan memang anugerah.., dalam hal ini yang ak mksudkan adlh perbedaan pendapat.. tp ketika ak menggunakan analogi yang sama untuk perbedaan orientasi seksual, mayoritas blogger nampaknya dengan satu suara menyanggahnya.. sayang sekali..
seandainya mrk mengerti, mungkin ad banyak orang homoseksual diluar sana yg bisa berbalik dan percaya kepada Yesus.. Ak yakin itu..
Ak juga ad memberikan sedikit komentar dan gagasan mengenai isu homoseksual di blog yang berbeda.. jika Anda tertarik mempelajari gagasan dan ide ku, Anda bisa membaca di blog yang berjudul Apa Salah Aku Menjadi Lesbi, bacalah komentar ku dan Anda akan menemukan gagasan2 yang sama yang juga ak pahami mengenai isu homoseksual ini..
Mudah2han diskusi kita bisa menjadi diskusi yang membangun..
God Bless U
Bern Anthony
"You can do everything because you're The Hero"
In reply to Shalom Cimot, Ternyata Kita Satu Pandangan Ya.. by bernAnthony
Permalink@bernAnthony mari kita berperkara
Hi bernAnthony,
Kalo ga malu adu jotos sama cewe, mari kita berperkara.
“seandainya mrk mengerti, mungkin ad banyak orang homoseksual diluar sana yg bisa berbalik dan percaya kepada Yesus.. Ak yakin itu..”
Pengandaian yang tak akan pernah terealisasi. Apa lu pikir homoseksual di luarsana berbalik dan percaya kepada Yesus jika blogger kristen disini mengerti. Terus elu yakin kalo pengandaian ini berhasil. Begitu ya.
Ini gue tulis baik-baik untuk lu baca lagi. Ga akan ada yang mengerti jawaban dari pertanyaan 5W 1H mengenai homoseksual. Bahkan jawaban dari 12 kata tanya sekalipun!
Sekali gw tulis ngomentarin komentar elu yang nulis bahwa elu ngerti perasaan A-The pada saat A-The ga ngerti perasaannya. Elu ngerti apa yang A-The sendiri ga ngerti.
Homoseks itu salah bernAnthony. Itu harus elu ketahui.
In reply to Shalom Cimot, Ternyata Kita Satu Pandangan Ya.. by bernAnthony
Permalink@Bern Anthony
Dear bern,
ketemu lagi nih...
Sebenarny ak sudah ingin berhenti membicarakan isu homoseksual.. bukannya apa2.. bosan aj.. lagian perbedaan memang anugerah.., dalam hal ini yang ak mksudkan adlh perbedaan pendapat.. tp ketika ak menggunakan analogi yang sama untuk perbedaan orientasi seksual, mayoritas blogger nampaknya dengan satu suara menyanggahnya.. sayang sekali..
Mendapatkan diri memiliki perbedaan pendapat dengan orang lain bukan suatu masalah, karena masing2 manusia memiliki pendapatnya masing2, dan itu tentunya berdasarkan pada pengalaman, pengetahuan dan pemahamannya mengenai pendapat itu sendiri,
seandainya mrk mengerti, mungkin ad banyak orang homoseksual diluar sana yg bisa berbalik dan percaya kepada Yesus.. Ak yakin itu..
Kalau hanya sekedar percaya mungkin semua orang juga bisa melakukannya, tapi untuk bisa berbalik 1800 tidak semua orang bisa melakukannya...
Ak juga ad memberikan sedikit komentar dan gagasan mengenai isu homoseksual di blog yang berbeda.. jika Anda tertarik mempelajari gagasan dan ide ku, Anda bisa membaca di blog yang berjudul Apa Salah Aku Menjadi Lesbi, bacalah komentar ku dan Anda akan menemukan gagasan2 yang sama yang juga ak pahami mengenai isu homoseksual ini..
Yupz...
kemungkinan seperti inilah kesimpulan yang aku tangkap...
Homo, Lesbi atau orientasi sex sesama jenis adalah pemberian dari Tuhan...
Tidak sedikit orang berfikir seperti ini...
Fikiran ini tidak salah apabila didasarkan dengan keyakinan dan penerimaan diri bahwa hal itu bukan suatu pelanggaran, kesalahan, pelampiasan, dosa....
Tapi apa pernah ada orang (homo n lesbi) yang bisa menerima kenyataan bahwa tidak ada pertentangan dalam dirinya mengenai orientasi sex yg dia jalani...
Mudah2han diskusi kita bisa menjadi diskusi yang membangun..
Ya kita saling membangun dan berbagi...
GBU too
@BA
@BA comment:
seandainya mrk mengerti, mungkin ad banyak orang homoseksual diluar sana yg bisa berbalik dan percaya kepada Yesus.. Ak yakin itu..
KEN comment:
Justru karena mereka tidak mengerti makanya mereka tidak mau berbalik dan percaya Yesus, bagaimana Anda bisa mengatakan kalimat ini yang sunguh2 menentang firman Tuhan, apakah Anda juga berfirman seperti Tuhan?
>>>=GOD=LOVE=YOU=>>
Boleh - boleh aja
Mau orang Homo jadi Kristen kek, mau orang Kristen jadi Homo kek. Terserah mereka dan keyakinan mereka. Tetapi gw sih yakin ama Firman Tuhan dan dalam 1 Korintus 6 : 9-10 berkata begini :
9 Atau tidak tahukah kamu, bahwa orang-orang yang tidak adil tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah? Janganlah sesat! Orang cabul, penyembah berhala, orang berzinah, banci, orang pemburit,
10 pencuri, orang kikir, pemabuk, pemfitnah dan penipu tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah.
Jadi walau mati - matian ngaku orang Kristen dan jd pengikut Kristus (bahakan ud di akui "gereja"), klo masih suka sesama jenis, tetep aja ngak akan masuk ke Kerajaan Allah.
GBU ALL
Jesus Love Me and You
In reply to Boleh - boleh aja by Aries Yunarta
Permalinkbagaimana dengan penipu??
terus bagaimana dong dengan penipu heteroseksual???
saya rasa apabila anda berbohong, walaupun dalam hal yang kecil/sepele, anda juga dapat dikategorikan sebagai penipu dong??
Apa anda bisa menghabiskan sisa hidup anda tanpa berbohong satu kalipun?? Kalau tidak bisa, berarti anda juga ga dapat bagian dong di Kerajaan Allah?? hahaha.. iya dong, logikanya kan gitu...
Kenapa HOMOSEKSUAL dibesar2kan?? tapi PENIPU (alias berbohong) disepelekan?? padahal kan Kerajaan Allah itu Suci, ga bisa menerima satu dose pun, termasuk penipu dong, walaupun dia heteroseksual.. ya dong?? hehe.. hayo loh..
JAWABANNYA :
Karena Keselamatan ini anugerah TUhan semata. Kita mendapatkan Keselamatan itu karena pemberian cuma-cuma Tuhan, bukan karena kebaikan kita, kelebihan kita, atau bahkan usaha kita untuk menyenangkan Tuhan. Karena percayalah, apapun yang kita lakukan itu tidak bisa membeli keselamatan, kalau tidak Tuhan memberikannya secara cuma-cuma.. Jadi jangan ada seseorang memegahkan diri karena keselamatan yang didapatnya karena itu bukanlah hasil usaha manusia. OK!!
Deta, anda benar saya kurang
Deta, anda benar saya kurang memberi tanda "" pada judul karena kurang teliti, thanks untuk masukannya
Buat JF, benar seperti kata hai tulisan saya tidaklah cukup untuk menerangkan mengenai tabloid Reformata, adapun seperti saya telah tulis, isi blog saya hanyalah cuplikan dari wawancara kepada dr Mamomoto, dan bukankah telah saya tulis sebelumnya bahwa Reformata pada edisi itu telah membahas cukup panjang mengenai homoseksual. Kalau mau lebih lengkapnya mesti anda beli tuh tabloid, cukup bagus dan berimbang kok isi artikel artikelnya.
Kepada mr Cimot, tulisan saya hanyalah untuk share kepada saudara saudara di sini yang sangat care kepada para homoseks yang tentunya ditinjau dari kaca mata keKristenan , dan kebetulan topik ini sedang menjadi topik hangat para blogger di sini. Jika anda tidak berkenan dengan ulasan dan pernyataan di sini itu hak anda, tapi perlu digaris bawahi bahwa tulisan yang ada bagaimanapun keras tulisan itu, motivasinya jelas agar semua kembali kepada kebenaran Alkitab. Saya yakin Tuhan mengasihi orang homoseks namun membenci perbuatannya ( homoseks ).
GBU
Alkitab itu Netral koq..
Alkitab, setahu ak tidak pernah secara tegas melarang keberadaan org2 homoseksual kecuali beberapa tanggapan dan kisah mengenai perbuatan homoseksual yg negatif.
Dan kisah2 demikianpun harus dipahami dalam konteks historis-nya maupun pesan moral yg ingin disampaikan oleh penulis kitab tersebut..
Demikian pula beberapa ajaran Alkitab yang menyinggung isu mengenai homoseksual, semua ajaran tersebut harus dipahami dalam konteks historisnya..
Dan bukanlah maksud Alkitab untuk berkesimpulan bahwa orientasi seksual sesama jenis adalah Najis.. walaupun ad 1 ayat di buku Imamat yang menyinggung tentang hubungan homoseksual yang Keji di mata Tuhan.
Dalam hal ini, lebih baik kita berhati2 memercayai keyakinan kita akan maksud Alkitab agar keyakinan kita tidak dibiaskan oleh anggapan dan asumsi yang juga bias..
Alkitab itu sendiri netral. Ia bisa digunakan untuk maksud yg merusak dan untuk maksud yang baik.. Belajarlah dengan baik dari pengalaman era Abad Pertengahan ketika gereja berkuasa di Eropa.. Apa hasilnya?
Berterima kasihlah karena kita tidak hidup di era dan kawasan tersebut.
Bersembunyi di balik ayat2 Kitab Suci bukanlah sikap yang baik. Karena disatu sisi, Kitab Suci itu juga hasil karya manusia. Berarti kita juga berdiri pada hasil pemikiran manusia yang notabene juga memiliki keterbatasan.
keterbatasan itu salah satunya, mereka (penulis dan redaktur) Alkitab tidak pernah hidup di zaman kita. Shg mrk kurang memahami apa yang kita alami dalam konteks masa kini.
Kalau begitu, ini masalah besar... tidak juga, karena Yesus berjanji akan menemani kita melalui Roh Kudus yang akan memimpin kita kedalam seluruh Kebenaran.
Jadi ingat, Roh Kudus adalah Roh Kebenaran. Dia yang empunya Kebenaran Mutlak. Argumen, Pendapat, Gagasan kita manusia bukanlah Kebenaran Mutlak sekalipun itu tampaknya didukung oleh Alkitab.
Jika hasil pemikiran kita bukanlah Kebenaran Mutlak apa yang harus kita lakukan sekarang?
Yang dapat kita lakukan salah satunya adalah menghasilkan pemikiran yang bermanfaat bagi kemanusiaan..
Catatan: Ini bukan paham humanisme sekuler...
Thanks..
"You can do everything because you're The Hero"
In reply to Alkitab itu Netral koq.. by bernAnthony
Permalinkkomen saya untuk komen anda
Alkitab, setahu ak tidak pernah secara tegas melarang keberadaan org2
homoseksual kecuali beberapa tanggapan dan kisah mengenai perbuatan
homoseksual yg negatif.
Ada kok walau tak tersurat (1 kor 6 :9-10)
Dan kisah2 demikianpun harus dipahami dalam konteks historis-nya maupun
pesan moral yg ingin disampaikan oleh penulis kitab tersebut..
Demikian pula beberapa ajaran Alkitab yang menyinggung isu mengenai
homoseksual, semua ajaran tersebut harus dipahami dalam konteks
historisnya..
Kontex histori yg gimana ??
Dan bukanlah maksud Alkitab untuk berkesimpulan bahwa orientasi seksual
sesama jenis adalah Najis.. walaupun ad 1 ayat di buku Imamat yang
menyinggung tentang hubungan homoseksual yang Keji di mata Tuhan.
Jelas2 anda bilang sendiri ada ayatnya, kok masih ngak di bilang najis. Anda tipe orang yg mengambil ayat Alkitab hanya bagian yg di sukai aja ya?
Dalam hal ini, lebih baik kita berhati2 memercayai keyakinan kita akan
maksud Alkitab agar keyakinan kita tidak dibiaskan oleh anggapan dan
asumsi yang juga bias..
Sepertinya anda sendiri yg sedang mencoba membiaskan ajaran Tuhan
Alkitab itu sendiri netral. Ia bisa digunakan untuk maksud yg merusak
dan untuk maksud yang baik.. Belajarlah dengan baik dari pengalaman era
Abad Pertengahan ketika gereja berkuasa di Eropa.. Apa hasilnya?
Berterima kasihlah karena kita tidak hidup di era dan kawasan tersebut.
Emang bener, makanya Alkitab jg mencatat tidak semua orang yg berseru Tuhan2 yang masuk Kerajaan Sorga.
Bersembunyi di balik ayat2 Kitab Suci bukanlah sikap yang baik.
Karena disatu sisi, Kitab Suci itu juga hasil karya manusia. Berarti
kita juga berdiri pada hasil pemikiran manusia yang notabene juga
memiliki keterbatasan.
keterbatasan itu salah satunya, mereka (penulis dan redaktur)
Alkitab tidak pernah hidup di zaman kita. Shg mrk kurang memahami apa
yang kita alami dalam konteks masa kini.
Kalau anda mengatakan Alkitab adalah hanya hasil pemikiran manusia, maka saya jamin bahwa anda bukanlah Pengikut Kristus Yesus. Karena walaupun ditulis manusia dan diterjemahkan oleh manusia, tetapi yang menjadi nara sumbernya adalah Allah (2 Timotius 3 : 15-16)
Kalau begitu, ini masalah besar... tidak juga, karena Yesus berjanji
akan menemani kita melalui Roh Kudus yang akan memimpin kita kedalam
seluruh Kebenaran.
Itu benar, semoga anda jg menulis dengan pimpinan Roh Kudus.
Jadi ingat, Roh Kudus adalah Roh Kebenaran. Dia yang empunya Kebenaran
Mutlak. Argumen, Pendapat, Gagasan kita manusia bukanlah Kebenaran
Mutlak sekalipun itu tampaknya didukung oleh Alkitab.
Benar argumen anda manusia itu terbatas, tapi ingat jg bahwa Alkitab ditulis dengan pimpinan Roh Kudus.
Jika hasil pemikiran kita bukanlah Kebenaran Mutlak apa yang harus kita lakukan sekarang?
Yang dapat kita lakukan salah satunya adalah menghasilkan pemikiran yang bermanfaat bagi kemanusiaan..
maksud anda dengan yg bermanfaat adalah perkataan yg enak didengar dan bisa menarik simpati orang, dan kata2 yang membuat anda menjadi pahlawan orang yg tertindas, tanpa perduli dengan perkataan Allah sendiri, betul begitu??
Catatan: Ini bukan paham humanisme sekuler...
Klo bukan, kok agak mirip ya, hehehehe.......
Thanks..
"You can do everything because you're The Hero"
"You can do everything because God makes you a Hero"
GBU ALL
Jesus Love Me and You
In reply to Alkitab itu Netral koq.. by bernAnthony
Permalink@BA: Jangan sok yakin!!!
bernanthony menulis :
Keterbatasan itu salah satunya,mereka (penulis dan redaktur) Alkitab tidak pernah hidup di zaman kita.Sehingga mereka kurang memahami apa yang kita alami dalam konteks masa kini.
Komentar penonton:
Sungguh sedih melihat seorang anak muda yang kering akan pengalaman, tapi mempunyai nyali dan percaya diri yang berlebihan sehingga berani untuk mencoba-coba berpidato di depan panggung masyarakat.
Beliau ini tidak menyadari bahwa memberikan pernyataan secara serampangan dan sembrono hanyalah akan mempermalukan dirinya sendiri.Biasanya menonton seseorang yang tidak menyadari dirinya sedang berbuat kesalahan (karena meyakini apa yang dilakukannya adalah benar) adalah tontonan yang menarik.
Eh, anak muda,sombong sekali kau,berani mengatakan bahwa para penulis naskah Alkitab tidak bisa memahami masalah homoseksualitas, hanya oleh karena kau anggap mereka hidup di jaman batu.
Yang namanya homoseksualitas dari jaman dulu sampai sekarang gak ada yang berubah.Mereka masih sama dengan apa yang dicatat oleh Alkitab.Mereka masih mencintai sesama jenis,mereka masih dibenci oleh masyarakat,mereka masih tidak mendapat pengakuan, dan mereka masih saja berusaha membela diri di hadapan Tuhan dengan alasan-alasan yang basi!!!
From OZ....far...far...away..
In reply to Alkitab itu Netral koq.. by bernAnthony
PermalinkNature Act
Belajar dari alam, alam mengajari kita begitu banyak hal. Perihal mengenai sexualitas. Berkacalah dari alam. Jika diamati dari makhluk-makhluk alam yang ada secara klasifikasi khusus, adakah penyimpangan-penyimpangan sexual ? TIDAK saya yakin TIDAK. Apa ada kucing homosex, anjing homosex ? saya yakin TIDAK. Belajarlah dari alam, dalam hal ini saya kira daya alamiah alam mengajar dan menjelaskan peran yang hakiki dengan baik secara KODRATI.
*Shallom4Ever@all
In reply to Alkitab itu Netral koq.. by bernAnthony
PermalinkSEPERTI JAMUR YANG MEMBUAT GATAL
Guatel juga cuma baca, sabar liat tulisan ngawur.
bernAnthony lu bener-bener bermasalah.
Satu hal ini gw ambil dari penilaian akurat gw, dan dari beberapa bloger sabdaspace. Bahkan elu sendiri memperlihatkannya. Amit-amit cabang bayi!
Gw ga mau merendahkan elu lebih dalam lagi. Elu beri judul komentar dengan “Alkitab itu netral koq...” Ketika elo menulis ini, elo tidak menempatkan Alkitab sebagai sumber kebenaran.
Mati kekeristenan lu!
“Alkitab itu sendiri netral. Ia bisa digunakan untuk maksud yg merusak dan untuk maksud yang baik.. Belajarlah dengan baik dari pengalaman era Abad Pertengahan ketika gereja berkuasa di Eropa.. Apa hasilnya?Berterima kasihlah karena kita tidak hidup di era dan kawasan tersebut.”
Kalo elu tau pilosopi babi, inilah yang elo lakukan. "Beterimakasihlah karena tidak hidup di era kawasan tersebut."
Gw kasih tahu elo, era sekarang lebih dan melebihi era abad pertengahan. Gw ga lari dari Alkitab, dan ga bersembunyi dari Alkitab. Ada ditulis di Roma 3 :10
Mau kamu hasil pemikiran manusia dimutlakkan yah. Engga setuju begitu aja tuh. Ada standarisasi untuk itu. Standarnya ga pernah berubah, yaitu tak lekang oleh ruang dan waktu. Silahkan cari pengetahuan tentang ini. Ini PR yang gw kasih ke elu.
“Bersembunyi di balik ayat2 Kitab Suci bukanlah sikap yang baik. Karena disatu sisi, Kitab Suci itu juga hasil karya manusia. Berarti kita juga berdiri pada hasil pemikiran manusia yang notabene juga memiliki keterbatasan.keterbatasan itu salah satunya, mereka (penulis dan redaktur) Alkitab tidak pernah hidup di zaman kita. Shg mrk kurang memahami apa yang kita alami dalam konteks masa kini.”
Silahkan cari 1 buku -yang ditulis oleh banyak penulis beda era, dgn range 15 abat, menulis satu hal yang sama- yang boleh diuji melewati ruang dan waktu. Gw yakin ga ada kecuali Alkitab orang kristen. Yang diawali oleh Kejadian di perjanjian lama, dan diakhiri Wahyu pada perjanjian baru. Disusun sedemikian rupa menjadi sebuah buku yang dengannya nama Allah dipermuliakan. Hingga kini.
Akui deh kesalahan komen elu itu. cepat-cepat bernAnthony!
Itu paham humanis materialistis.
@Aderini, sekarang elo harus lebih berhati-hati atas pengajar-pengajar palsu!
@BA : Gak kapok ya...
Entah lo goblok atau tolol ya.
Dari kemarin bilangnya kita tidak menerima kaum homo.
SIAPA BILANG ?
Gay n homo, silahkan join, mari sama2 memperbaiki diri.
Mereka dg kehomoan mereka, gw dg masturbasi gw.
Enak gak masturbasi, ENAK TAPI MEMUAKKAN.
Lo kok gak paham2, bilang lihat konteks lah.
Kalau memang gak ngerti bahasa indonesia, ya ngomong dong. DASAR GOBLOK.
Jesus Freaks,
"Live X4J, die as a martyr"
@mamoto : BATAK MEMUAKKAN
Dear lae mamoto,
Mau diskusi, silahkan join.
Mau sembuh, silahkan join.
Merasa sehat, mau didiagnosa silahkan join.
Lo mau ngomong dari sisi medis, budaya, sosial tentang homoseks, silahkan join disini.
TAPI PAKAI STANDART KEBENARAN TUHAN. Salah satunya ialah ALKITAB.
Dimulai dari penciptaan, mengapa Adam tidak bersetubuh dg binatang.
Makanya diciptakan Hawa.
Itu dulu... Silahkan direnungkan.
Jesus Freaks,
"Live X4J, die as a martyr"
@aries : si BA tuh HOMO
Dear aries,
Si BA tuh HOMO. Tapi gak mau ngaku, jelas dia MUNAFIK.
Jesus Freaks,
"Live X4J, die as a martyr"
@BernAnthony: Saya akan menjadi lawanmu....
You dare to said something like that!!!!
BernAnthony saya tidak akan membiarkan anda mempengaruhi orang banyak dengan opini-opini anda.Sungguh sayang anda bertemu dengan saya di Klewer ini, anda sungguh tidak beruntung,karena saya akan menghentikan anda.
Saya melihat bahwa anda masih berkeras dengan apa yang anda percayai, dan mencoba meyakinkan orang lain untuk mengikuti apa yang anda percayai.
Saya merasa bahwa pandangan anda akan Alkitab sangat jauh menyimpang daripada ajaran-ajaran yang diajarkan oleh kebanyakan gereja.Apakah anda mendapat pengajaran tersebut dari gereja tempat anda beribadah?Apakah ada yang menjadi pembimbing anda,sehingga anda memperoleh pengajaran yang demikian?
Hal tersebut tidak akan saya biarkan berkelanjutan,dan saya akan menjadi lawan anda dalam perdebatan ini.
Saya tidak akan membiarkan gereja dikuasai oleh orang-orang yang berpikiran seperti bernanthony......tidak akan pernah!!!!
Anda benar-benar telah mempunyai pikiran yang sesat, dan adalah mustahil saya menerima anda jika anda masih berpikiran seperti itu.Maaf bernanthony, anda harus menjelaskan tulisan-tulisan anda.
Saya tidak akan lagi berlembut hati kepada anda, karena apa yang anda lakukan sudah merupakan sebuah hal yang melenceng jauh dari batas-batas yang bisa saya toleransi.
Tuntaskan segalanya kali ini......janganlah melarikan diri seperti sebelumnya yang sudah-sudah.....karena saya jamin kali ini tidak akan segampang yang lalu-lalu.
Persiapkan juga tulisan-tulisan yang bermutu, jika kamu tidak mau dipermalukan di pasar klewer!
From OZ....far...far...away..
wkwkwkwkwkwkwk
Gile, nih topic, lucunya bukan main. sampe gak bisa makan, takut muncrat.
hahaha, emangnya Tuhan menciptakan Awa (campuran Adam dan Hawa)?
kalau ada kasih tahu di bagian mana, pasal berapa, ayat berapa? sampe jadi gila juga gak bakal ketemu, kalau Tuhan mengciptakan Awa (campuran Adam dan Hawa). Awa (campuran Adam dan Hawa) berasal dari mana? tulang rusuk Adam dicampur sama tulung rusuk Hawa ya? wkwkwkwk
Ada yg merasa dewasa dan merendahkan orang lain? mas kalau di puji jgn jadi jatuh.
trus ada yg tidak percaya Alkitab, tapi mengakui Kristen? anda yakin punya Roh Kudus? kalau belum ya wajarlah kalau gak percaya Alkitab 100% benar. kalau gak percaya Alkitab, lebih baik jangan Jadi Kristen.
kakak2 yg masih mau jadi homo ya sudah, tapi ingat ini
"KALAU MASUK NERAKA JANGAN SALAHKAN aku"
dan
"BERTOBATLAH" semoga masih sempat bertobat.
Tuhan Yesus bisa menyelamatkan semua orang yang mau selamat. Amin
nb: kalau ada yg sakit hati ataupun ketawa, berarti aku sukses. wkwkwkwk
Standard Kebenaran
Saya adalah anak anak umur 14 tahun yang penasaran tentang Alkitab. pak Mamoto yang terhormat, saya sangat senang kenal Anda dari sabdaspace. Bisakah kita saling bertukar pendapat tentang ini secara khusus? Saya ingin membuka kebenaran Alkitab, karena dasar pengetahuan saya tentang Homoseks selalu dari Alkitab. Pemburit dalam ayat yang dikatakan Sdr Aries adalah homoseks, lesbian, dan sejenisnya. ayat tersebut adalah landasan saya mengerti tentang homoseks. Kenapa? karena sampai saat ini tidak ada satupun yang sependapat dengan Anda menggubris semua komentar disini yang berlandaskan ayat itu. Malah membahas ayat lain. Saya ingin mengajak Anda membahas ayat tersebut yang menjadi landasan saya, saya berharap Anda menggubrisnya.
saya yakin ayat yang menjadi dasar keyakinan saya itu tidak tergoyahkan, bila Anda bisa mengoyahkan kayakinan saya tersebut, saya justru akan senang memperdalam Alkitab, dengan catatan, saya juga akan mencari data-data yang membuktikan kebenaran pendapat Anda dari buanyak sumber, agar saya tidak Tersesat.
@ Bern Anthony: terserah deh kamu mau koment apa, tanggung sendiri akibatnya jika ada pembaca yang menjadi tersesat karena opini yang tidak berlandaskan Alkitab tapi berlandaskan perasaan. tapi coba baca Alkitabmu dulu dengan landasan ketaatan dan ingin mengujinya, karena aku sudah menguji isi Alkitab dan tidak ada kesalahan sedikitpun pada Alkitab, yang bisa membuat aku MURTAD dan malah meneguhkan keyakinanku.
-anak kecil berbicara, didengarkah?-
hetero
ikut komen ah, harus ati-ati nulisnya nih..
Kalau di ajaran kristen saya kira lawan dari (praktik) homoseksualitas bukanlah (praktik) heteroseksualitas. Karena perbuatan mesum laki-laki dengan laki-laki dikatakan Paulus sebagai kesesatan, maka praktik hubungan homoseksual lawannya adalah kekudusan. Ketimbang mengotak-ngotakkan diskusi ini berdasar orientasi seksual, menurut saya (dan beberapa orang di sini saya tahu juga sudah menyadari ini) masalah sebenarnya adalah kekudusan (yg di antaranya tmsk kekudusan dalam hal seksual). Dan kalau bicara kekudusan, manusia tidak akan bisa kudus jika tanpa karunia Allah, karena menurut alkitab, manusia nalurinya adalah pada dosa. Dan menurut alkitab lagi, kita sudah ditebus dari dosa.
Jadi, semoga teman2 di sini memang tidak setuju kalau orang tetap mempraktikkan hub seks homo karena itu berarti tidak menghargai karunia untuk hidup kudus seperti dijelaskan di atas. Semoga juga, teman2 di sini juga bukan homophobic yang bahkan tidak segan melakukan kekerasan terhadap para homoseks atau menganggap homoseks sebagai sampah (saya pernah bertemu dan kagum pada pak Dede Oetomo, mengagumi apa yang dilakukan Ben Anderson, Michel Foucault, Truman Capote, Frederico Garcia Lorca, Jose Rizal, Ernest Hemingway, dll tapi bukan karena orientasi seksnya). Semoga teman2 di sini berkomentar karena mereka mengasihi homoseks seperti Tuhan mengasihi dan mau mati bagi mereka dan akan menyelamatkan yang percaya padaNya. Jika memang demikian, saya kira ini bukti kita tidak sedang menginjak-injak nilai kemanusiaan. Nilai kemanusiaan manusia bukan hanya dari orientasi seksnya. Sementara, menurut Alkitab, jika kita menyatakan percaya, berarti kita menaati perintah-Nya, tmsk untuk menjaga diri dari kesesatan (lihat yang disebut Paulus sebagai kesesatan di atas). Jadi, saya setuju pada solusi untuk selibat dan mengasihi sesama tanpa memandang apa yang bisa diberikan orang lain itu pada kita. Itu menurut pengertian yang saya belajar dari Alkitab.
In reply to hetero by y-control
PermalinkY-Control, Anda Benar-Benar Tidak Menyebelah
Y-control, terima kasih, anda membuka pikiran saya sehingga dapat memahami banyak sekali hal yang selama ini saya pertanyakan.
LAWAN praktik homoseksual adalah KEKUDUSAN, bukan praktik heteroseksual!
Pemahaman yang benar benar Zong (tepat) dan tidak menyebelah sama sekali!
Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak
Anak-anak yang dibesarkan oleh pasangan homosek...
Salam para pembaca,
Tahukah anda bahwa pasangan-pasangan homosek juga ada yang mendambakan untuk mempunyai keturunan?
Di australia hukum memperbolehkan seorang gay, untuk mengadopsi anak.Mungkin di Indonesia, belum ada yang seperti ini,oleh karena hukum masih membatasinya.Akan tetapi di berapa negara maju, hak-hak kaum gay sudah banyak memperoleh kebebasan.
Yang pertama kali diajukan adalah persamaan hak dalam perkawinan.Kaum gay, meminta agar perkawinan antar sesama jenis dapat diakui oleh hukum negara, dan juga malah ada yang minta diakui oleh badan agama.
Syarat perkawinan terasa kurang jika hanya diakui oleh sebuah hukum negara, oleh karena itu, banyak pasangan gay juga mengajukan permohonan pemberkatan perkawinan di gereja.
Hal ini sudah tentu membuat perpecahan, diantara yang pro dan kontra.Akan tetapi memang sudah terbukti bahwa, beberapa gereja telah memberikan berkat dan persetujuan untuk perkawinan sejenis.
Mungkin banyak diantara kita yang berpikir bahwa masalah itu hanya berhenti sampai disitu saja, anda sungguh salah!
Hal yang kemudian dilakukan oleh pasangan gay adalah memperjuangkan hak-hak untuk mengasuh seorang anak.Entah merupakan anak yang berasal dari rahim pasangan Lesbian, atau anak hasil adopsi yang diangkat anak oleh pasangan Homosek.
Banyak cara agar pasangan lesbian bisa hamil tampa perlu berhubungan sex dengan seorang pria, dan tentunya pasangan homosek juga tidak mau kalah dengan cara mengadopsi anak-anak yang berasal dari orang tua normal.
Masalahnya adalah di kemudian hari, apakah anak-anak yang dibesarkan oleh orang tua yang adalah pasangan sejenis, bisa tumbuh normal dan menjadi orang-orang yang normal? Saya sungguh meragukannya.
Ada seorang anak yang berumur 18 tahun, seorang remaja putri, dan dibesarkan oleh dua orang ibu (sebagai orang tua).Anak tersebut mendapat perlakuan yang buruk ,baik di sekolah, ataupun di lingkungan masyarakat, mengapa? karena anak tersebut berpikiran bahwa hubungan relasi antara manusia yang sejenis adalah hal yang normal ( sesuai contoh dari orang tua mereka ).
Anak ini merasa bingung, karena tubuh'nya memiliki dorongan seksual yang normal (bisa mencintai lelaki, dan tertarik akan lelaki) akan tetapi mempunyai pikiran yang menolak segala hubungan tersebut, dengan alasan tidak sesuai dengan ajaran dan contoh dari orangtuanya.
Saya sering bertanya dalam hati, mencoba berpikir dengan akal sehat saya mengenai anak-anak yang dibesarkan oleh orang tua yang mempunyai gaya hidup homoseksual.Apakah bisa mereka tumbuh menjadi pribadi yang normal? Sedangkan dari bayi, mereka dididik dengan tata cara pergaulan homoseksual.
Saya sendiri tidak pernah merasa jijik bergaul dengan orang-orang gay, karena saya menyadari bahwa mereka juga adalah manusia adanya.Banyak dari mereka mempunyai karir yang baik dan menonjol, jauh melebihi keberhasilan orang-orang non'gay.Di Bandung dulu, salah seorang teman baik saya adalah seorang gay (tertarik kepada lelaki) ,paman saya sendiri yang sangat-sangat saya hormati merupakan seorang gay yang aktif dalam kegiatan organisasi gay dan waria (Srikandi bandung).Mereka sungguh adalah orang-orang yang cerdas dan mengetahui banyak hal-hal yang menarik.
Satu hal yang tidak bisa saya terima adalah jika mereka mau menerima Tuhan Yesus sebagai juru selamat mereka, dan menjadi seorang Kristen (ataupun sudah menjadi Kristen), tapi enggan untuk membuang gaya hidup homoseksual mereka.Mereka malah berkeinginan agar gereja-gereja dan orang-orang Kristen mengakui mereka sebagai bagian dari komunitas Kristen dengan keadaan mereka tersebut.
Hal tersebut sungguh mustahil untuk terjadi, terutama di komunitas Kristen, oleh karena Tuhan kita membenci gaya hidup homoseksualitas.Tidak ada jalan lain bagi mereka selain harus bertobat, berubah, dan membuang gaya hidup mereka, jika mereka mau diterima dan menjadi orang Kristen.Itu adalahsebuah harga yang tidak bisa ditawar lagi.
Hal tersebut, bukan berarti bahwa kita orang-orang Kristen sama sekali tidak bisa menerima orang-orang gay, banci, dan waria di gereja.....itu adalah pikiran yang salah sama sekali.Saya yakin, gereja menerima orang-orang gay, dengan harapan bahwa dengan menerima ajaran Kristen, maka mereka bisa menjadi seorang yang "baru" , dan membuang semua ke'gay'an mereka.
Saya mengerti bahwa itu adalah hal yang tidak mudah.Banyak tantangan dan godaan, sama seperti orang lain yang juga mempunyai pergumulan yang berbeda-beda. Saya sendiri meyakini bahwa sebagian orang Kristen tidak pernah mendapatkan gambaran yang jelas mengenai kaum gay, sehingga mereka merasa takut untuk menerima kaum gay di gereja.Akan tetapi secara garis besar, gereja merupakan sebuah tempat yang selalu membuka pintu bagi setiap golongan, tidak terkecuali orang-orang gay.
Saya berharap di kemudian hari, akan banyak orang-orang gay yang bisa menerima kabar keselamatan.Bertekun dalam ajaran Tuhan, dan berusaha untuk hidup dalam kasih Tuhan, bukan sebaliknya berusaha membelokan ajaran-ajaran Kristen, agar bisa menjadi klop dan pas bagi kaum gay.
Oleh karena itu, melalui diskusi dan debat di komunitas klewer ini, kita sebagai orang Kristen akan juga tetap dan harus membela aturan-aturan yang telah ditetapkan oleh keKristenan (sesuai dengan Firman Tuhan)demi, kemuliyaan kerajaan Surga.
From OZ....far...far...away..
In reply to Anak-anak yang dibesarkan oleh pasangan homosek... by Penonton
PermalinkCara Kaum Homoseksual
Kaum homoseksual mengakui hanya ada dua jenis kelamin di dunia ini, namun mereka memperjuangkan keberadaan empat KIBLAT atau ORIENTASI sex di dunia ini .Lelaki yang suka wanita, wanita yang suka lelaki dan wanita yang suka wanita serta lelaki yang suka lelaki. Film Telletubies adalah cara paling sistematis yang digunakan untuk MERACUNI pikiran anak-anak dan orang dewasa akan keberadaan empat kiblat sexual di dunia ini. Mungkin anda bertanya, bagaimana cara bekerjanya film itu?
Pertama, anak-anak akan terbiasa dengan empat LAMBANG kiblat sex yang ada. Cepat atau lambat mereka akan bertanya kepada orang-orang dewasa atau orang-orang yang lebih tahu tentang arti keempat lambang tersebut. Karena merasa tidak TERANCAM, maka orang Kristen dewasa akan menjelaskannya tanpa menjelaskan lebih lanjut bahwa homoseksual itu NAJIZ di Mata Allah, itu sebabnya Allah mengutuknya. Akibat penjelasan itu, maka anak itu akan tumbuh dengan KEYAKINAN bahwa di dunia memang ada 4 KIBLAT sex.
Silahkan membaca tulisan-tulisan di pasar Klewer ini, lebih jelas lagi silahkan membaca komentar-komentar pada blog-blog saya. Anda akan menemukan KENYATAAN bahwa banyak sekali orang-orang Kristen yang menganggap MENGHAKIMI atau MENYATAKAN kesalahan orang lain adalah perbuatan MELANGGAR kasih. Apabila anda menemukan pengkotbah yang mengajarkan ajaran sesat, maka anda TIDAK BOLEH menegurnya, karena itu MELANGGAR kasih, hanya Tuhan yang BOLEH menyatakan seseorang salah atau benar. Dengan DOKTRIN sesat demikian, maka itu berarti anda juga TIDAK boleh menyatakan HOMOSEKSUAL sesat, sebab itu berarti anda tidak MEMILIKI kasih dan lagi, bukankah hanya Allah yang boleh mengasihi? Yang boleh anda lakukan adalah MENERIMA keberadaan mereka dan berdoa kepada Tuhan, siapa tahu akhirnya mereka berubah? Anda lihat, BernAnthony adalah contoh orang NEKAD demikian bukan?
Cara kedua orang-orang homoseksual mempengaruhi orang-orang Kristen untuk MEMBENARKAN tindakan homoseksual adalah dengan menuduh bawa orang yang tidak dapat menerima homoseksual adalah orang yang berpikiran SEMPIT dan HOMOPOBIA. Anda lihat, dengan tuduhan demikian, akhirnya banyak orang Kristen yagn membela diri dengan menyatakan bahwa mereka tidak anti orang-orang homoseksual, hanya tidak menyetujui tindakan mereka.
Saudara, saya punya teman-teman homoseksual, namun setiap kali bertemu dengan mereka saya pasti MENEGUR mereka. BERTOBATLAH, kerajaan Allah sudah dekat! Sebagian muak dengan tindakan saya tersebut lalu menghilang, sebagian minta saya menemani mereka berjuang untuk sembuh, sebagian menganggapnya angin lalu dan tetap hidup sebagai homoseksual.
Mungkin anda bertanya bagaimana tindakan saya dengan teman-teman yang melakukan dosa-dosa lainnya? Saya melakukan hal yang sama. Bertobatlah, kerajaan Allah sudah dekat. Saya punya sahabat, dia dinikahkan oleh gereja lalu bercerai dengan istrinya kemudian masing-masing menikah lagi dan hidup bahagia. Sampai hari ini dia masih sering bertanya, apakah pendapat saya sudah berubah? Tidak! Pendapat saya belum berbah. Dia berzinah! Kamu boleh menganggap bahwa perkawinan kamu yang pertama adalah perzinahan, kamu melakukannya secara resmi dengan membohongi Tuhan, Gereja dan masyarakat. Kamu menyadari dosa itu lalu bertobat. Sekarang kamu menikah dengan cara yang benar. Atau kamu menganggap perkawinan kamu yang pertama adalah perkawinan dan yang kamu jalani sekarang adalah perzinahan. Itulah pilihan terbaik yang dapat kamu jalani sampai mati dan itulah pandangan saya hinga saat ini.
Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak
In reply to Anak-anak yang dibesarkan oleh pasangan homosek... by Penonton
PermalinkJika membenarkan hal yg salah, bnyk salah lain yg mengaku benar
Efek homoseks tidak terhingga jumlahnyaDan akan masih banyak lagi efek yang akan timbul. Karena anda sedang di Oz, anda akan mengalami kejadian yang akan saya tuliskan ini.Jika seorang pendeta menolak memberkati mempelai homoseks, ia bisa diajukan kepengadilan.Jika seorang pendeta menolak menceraikan “keluarga” homoseks, ia bisa diajukan kepengadilan.Seorang dokter, bisa dituntut untuk mengeluarkan “rekam medis” dari waria ganti kelamin, karena kasus hernia. Dan ini bisa menghukumnya puluhan tahun penjara. (kalo ada yang ngerti silahkan ngakak, kalo ga ngerti secepatnya cari tahu. Karena ini mengelikan.) Sekali kamu membenarkan yang salah, banyak salah lain yang mengaku benar.
In reply to Jika membenarkan hal yg salah, bnyk salah lain yg mengaku benar by erick
Permalink@erick : Efek sudah terjadi
Di beberapa negara di Amerika maupun Eropa yang mengaku menjunjung tinggi HAM sudah terjadi efek di mana seorang pendeta dituntut karena dalam kotbahnya menyatakan bahwa homoseksual itu adalah dosa. Dan kelihatannya di beberapa negara telah disahkan hukum yang menyatakan bahwa seseorang tidak boleh menyinggung HAM sehubungan dengan pilihan / orientasi seksualnya baik di area publik maupun di dalam acara keagamaan.
Hal ini sudah demikian menakutkan, perkembangannya dari hari ke hari semakin meningkat sehingga pada akhirnya dosa pun akan dilegalkan atas nama HAM. Yang benar menjadi salah dan yang salah dijadikan kebenaran.Dengan dorongan posmodernisme maka kebenaran tidak bisa dimonopoli oleh siapapun. Tuhanpun kelihatannya akan diadili melawan HAM karena FirmanNya akan banyak bertentangan dengan HAM.
Apakah kaum gay di Indonesia menyadarinya???
Salam para pembaca,
Salam para pembaca yang budiman, dimanapun anda berada.Meneruskan komentar mengenai homoseksual yang sedang "Hot" dibicarakan dimana-mana (di Klewer maupun media masa),saya sebenarnya mempunyai sebuah pertanyaan khususnya untuk kaum gay yang berada di Indonesia.
Di Indonesia hukum yang memperbolehkan perkawinan antara pasangan sejenis tentunya belum memperoleh persetujuan (belum di buat) dari pemerintah.Sedangkan di Indonesia, segala jenis hubungan seksual, dan hubungan badan (termasuk berciuman dimuka umum) adalah hal-hal yang masih dianggap sebagai hal-hal yang "tabu" untuk dilakukan di muka umum.Kita masih belum terbiasa dengan tontonan adegan berciuman di muka umum, dan adegan-adegan lainnya yang dirasakan merupakan hasil produk import dari kebudayaan luar, yang kemudian masuk dan diadopsi oleh orang-orang di Indonesia.
Khusus untuk hal hubungan seksual / hubungan badan di luar perkawinan dapat dikatagorikan sebagai perzinahan dan juga dapat dimasukan kedalam perbuatan yang melanggar hukum di Indonesia.Cobalah jika sepasang manusia tertangkap basah sedang melakukan perbuatan "mesum" atau "Zinah" di dalam sebuah kamar hotel ,jika tertangkap maka mereka akan dibawa kepada penghulu, untuk bisa segera dinikahkan secara paksa.Kejadian ini bukanlah terjadi di jaman baheula, kebiasaan ini masih berlaku di jaman sekarang ini.
Untuk khususnya pasangan gay / homosek / lesbian seringkali mereka juga melakukan perbuatan yang dapat dikatagorikan perzinahan.Mengapa disebut berzinah?
Karena mereka melakukan hubungan seksual diluar ikatan pernikahan.Mereka oleh karena itu, selain melanggar hukum agama, juga secara jelas telah melanggar hukum yang berlaku di negara Indonesia, yang jelas-jelas tidak memperbolehkan seseorang untuk melakukan hubungan badan diluar ikatan suami istri.
Saya menyadari bahwa masyarakat Indonesia sangatlah kurang memperoleh masukan informasi, dimana bisa menerangkan akan hal-hal yang berhubungan dengan kaum homoseksual ini.Banyak mitos-mitos yang tersebar di masyarakat, tercipta oleh hanya berdasarkan "prasangka" dan sesuatu yang dikira-kira, sehingga seringkali menimbulkan "image" buruk bagi kaum homosek itu sendiri.
Bersyukur, meskipun kaum gay memperoleh tekanan dan perlakuan yang tidak semestinya, akan tetapi masih ada di antara mereka yang dengan tegar, berusaha untuk tetap kuat dan tegar, menyuarakan opini dan pendapat mereka, agar bisa menyanggah opini dan tanggapan masyarakat yang sudah terlanjur memberikan "cap" negatif kepada mereka.
Sebutlah usaha-usaha untuk meng'edukasi masyarakat akan bahaya penularan virus AIDS.Salah satu ujung tombak yang berusaha keras untuk membentengi maysrakat dari serangan penyebaran virus AIDS, berasal dari kaum gay dan waria.Organisasi seperti "Pelangi Nusantara" dan "Srikandi" menjadi alat yang didukung oleh PBB, agar dapat membantu, dan mengabdikan dedikasih mereka untuk kesehatan masyarakat luas (tidak hanya untuk kaum gay dan waria saja) .Mereka benar-benar berada di garis depan, dalam berperang memerangi penyebaran virus AIDS.
Menanggapi pro dan kontra diskusi mengenai homoseksualitas di masyarakat, saya berpendapat bahwa sudah waktunya kaum gay untuk dapat lebih membuka diri, dan keluar daripada tembok-tembok yang memisahkan mereka dari msyarakat.Indonesia masih membutuhkan waktu untuk dapat menerima keberadaan kaum gay, sebagaimana beberapa negara maju,telah membuka diri dan menerima keberadaan kaum gay,sebagai bagian dari masyarakat.
Perlu ditekankan bahwa perlu waktu dan kesadaran masing-masing pihak, agar dapat mencapai suatu keadaan dimana tercipta keharmonisan diantara kedua belah pihak.Khususnya di dalam lingkungan gereja, kaum gay diminta untuk menyadari akan supremasi dan otoritas gereja dalam menyikapi keberadaan kaum gay.Kami pada dasarnya selalu membuka diri untuk segala macam jenis manusia.Kami tidak pernah melarang kaum gay (baik yang sudah menjadi Kristen atau yang mau menjadi Kristen) untuk datang dan melangkah masuk ke gereja.Akan tetapi sebagaimana layaknya seseorang yang datang dan bertamu, kaum gay semestinya memahami dan menghormati aturan-aturan dan ajaran-ajaran yang dimiliki oleh gereja dan keKristenan.Kami tidak bisa merubah, apa yang tertulis di dalam Alkitab.Kami tidak bisa merubah kenyataan, bahwa homoseksualitas adalah sesuatu yang dibenci oleh Tuhan.
Kaum gay bebas mengartikan semua ajaran Kristen, sesuai dengan opini dan pendapat mereka, jika dirasakan ajaran Kristen bisa menjadi sesuatu hal yang berguna, dan mendorong motivasi yang positif.Akan tetapi untuk dapat, memperoleh bagian dalam kerajaan Surga, diperlukan sesuatu yang lebih, daripada sekedar "menerima" ajaran Kristen dan duduk dengan baik di bangku gereja.
Suatu harga mati yang tidak bisa ditawar lagi bagi kaum gay, jika anda semua memang berkeinginan untuk dapat diakui dan diterima oleh keKristenan, dan juga tentunya oleh Bapa di Surga sebagai pemegang otoritas tertinggi.Diterima oleh gereja, bukanlah sebuah jaminan, agar dapat diterima oleh Tuhan juru selamat kita. Tidak ada jalan lain (sama seperti orang-orang berdosa lainnya),selain daripada BERTOBAT.
Dengan melepaskan atau meninggalkan gaya hidup anda, dan berjanji untuk tidak lagi melakukan dosa-dosa homoseksual, akan membuat anda lahir baru.Lahir baru, menjadi seorang Kristen yang menjalankan aturan-aturan yang ditetapkan di dalam keKristenan.
Bukan hal yang gampang dan mudah memang.....
Akan tetapi, saya percaya bahwa memang itulah "harga" yang harus di bayar demi memperoleh sebuah keselamatan.
Ada dua jalan di dalam dunia, jalan yang sempit, sulit dan tidak enak, berahir di Surga.Sedangkan jalan yang lebar, mudah, gampang, dan penuh kenikmatan, tapi berahir di Neraka.
Manakah yang anda pilih?
From OZ....far...far...away..
Individu atau sosial
Wuahh... nggak nyangka topik ini jadi rame yaaa, maaf baru sekarang bisa akses lagi, baru pulang dari desa melayani orang yang kurang beruntung bisa mengetahui apa yang dibahas di sini karena tinggal di daerah boleh kita katakan uncivilized.
Kesimpulan sesaat saya setelah membaca dan memahami apa arti semua yang tertulis di atas :
- Pekerjaan kita masih sangat berat dalam memberikan edukasi seksualitas di masyarakat.
- Kita masih hidup dalam khayalan-khayalan dan kurang menyadari dengan seksama dan bijaksana kenyataan yang ada di hadapan kita.
Yaahh memang agama adalah kenyataan yang terjauh dan sekaligus merupakan khayalan/ angan-angan yang terdekat.
Secara pribadi, setelah bergelut dalam 15 tahun belakangan ini agar permasalahan seksualitas bisa dimengerti masyarakat secara proporsional sangat analog dengan kalau kita membicarakan keberadaan atau status kota tua Jerusalem hingga saat ini. Apakah Kristen atau Islam atau Jahudi yang berhak sebagai pemilik Jerusalem, atau Jerusalem kah yang berhak memiliki ke tiga kelompok yang bersengketa tersebut, ...... yang mana sebenarnya yang Tuhan kehendaki dalam hal ini.
Demikian halnya dengan hubungan orientasi seksual dengan kerajaan surga, apakah orang heteroseksual atau orang homoseksual yang berhak sebagai pemilik kerajaan surga melalui Jesus Kristus atau kerajaan surga melalui Jesus Kristus kah yang berhak memiliki orang kedua kelompok tersebut.
Secara individu saya sudah nyaman memeluk agama saya sebagai pengikut Kristus dengan nama Kristen, akan tetapi dalam kenyataannya secara sosial banyak pengikut Kristus dengan nama orang Kristen yang tidak nyaman melihat kenyamanan saya sebagai orang homoseks yang mengikuti Kristus.
Lantas apa arti agama itu sendiri.....mudah-mudahan suatu saat kelak kita tidak terjebak dalam dikotomi antara mayoritas dan minoritas, antara kami dan mereka , antara si miskin dan si kaya , antara homoseks dan heteroseks dalam memahami Jesus milik siapa, karena di mata Tuhan kita adalah sama dalam segala hal apapun, dimata Tuhan Jesus kita adalah sama nilainya termasuk dalam hal perbedaan orientasi seksual kita masing-masing.
Arogansi mayoritas yang selalu menganggap bahwa pendapat mayoritaslah yang benar adalah hal yang sangat memprihatinkan karena dalam diskusi ini keluar peerkataan bahwa orang homoseks dianggap tamu yang harus menghormati tata krama dan aturan peraturan gereja ( bisa diartikan heteroseks, biseks, homoseks tertutup ). Pandangan seperti inilah yang mestinya kita hindarkan , karena di mata Tuhan sekali lagi kita harus ingat kita adalah sama , kita semua baik yang homoseks,heteroseks,lesbian,waria, selibat adalah sama-sama tamu Tuhan Jesus.
Hingga detik ini, saya masih percaya bahwa Jesus yang dipercayai orang homoseks adalah sama dengan Jesus yang dipercayai oleh orang heteroseks dan memang demikianlah yang sebenarnya.
Selamat merenung dan mari kita perbuat sesuatu untuk orang yang kurang mampu dalam segala hal aspek kehidupan.
Jesusnya orang homoseks ( maaf bercanda ) memberkati anda semua
MERDEKA !
Cimot
In reply to Individu atau sosial by Cimot
PermalinkBertobatlah, Jangan Mengkhayal!
Kesimpulan sesaat saya setelah membaca dan memahami apa arti semua yang tertulis di atas :
- Pekerjaan kita masih sangat berat dalam memberikan edukasi seksualitas di masyarakat.
- Kita masih hidup dalam khayalan-khayalan dan kurang menyadari dengan seksama dan bijaksana kenyataan yang ada di hadapan kita.
Dr. Gultom, bila yang anda maksudkan adalah mengajari manusia untuk MENGAKUI bahwa homoseksual itu BENAR di hadapan Allah, maka percayalah, pekerjaan anda akan sia-sia. Anda adalah salah satu orang diantara jutan kaum homoseksual yang berkhayal bahwa homoseksual itu benar di hadapan Allah. Selain mengkhayal anda juga tidak menyadari dengan seksama dan bijaksana dengan kenyataan firman Allah. Saya tidak merasa heran dengan khayalan anda tersebut karena menurut anda:
Yaahh memang agama adalah kenyataan yang terjauh dan sekaligus merupakan khayalan/angan-angan yang terdekat.
Secara pribadi, setelah bergelut dalam 15 tahun belakangan ini agar permasalahan seksualitas bisa dimengerti masyarakat secara proporsional sangat analog dengan kalau kita membicarakan keberadaan atau status kota tua Jerusalem hingga saat ini. Apakah Kristen atau Islam atau Jahudi yang berhak sebagai pemilik Jerusalem, atau Jerusalem kah yang berhak memiliki ke tiga kelompok yang bersengketa tersebut, ...... yang mana sebenarnya yang Tuhan kehendaki dalam hal ini.
Dr. Gultom yang berpikiran luas, kenapa tidak berpikir bahwa memakai sepatu itu jau lebih mudah daripada mengaspal jalan, untuk menghindari rasa sakit di kaki? Mengajak kaum homoseksual untuk BERTOBAT dan hidup sesuai ajaran Alkitab itu jauh lebih mudah dari pada mempengaruhi masyarakat untuk MENGKHIANATI ajaran Alkitab. Orang Kristen yang MENGANGGAP kota Yerusalem milik agama Kristen adalah orang Kristen BODOH yang tidak mempelajari Alkitab dengan benar.
Demikian halnya dengan hubungan orientasi seksual dengan kerajaan surga, apakah orang heteroseksual atau orang homoseksual yang berhak sebagai pemilik kerajaan surga melalui Jesus Kristus atau kerajaan surga melalui Jesus Kristus kah yang berhak memiliki orang kedua kelompok tersebut.
Anda sama sekali tidak paham ajaran Alkitab. Surga adalah milik Allah, bukan milik manusia. Apabila kaum homoseksual merasa memiliki surga, ho ho ho ho … Itu hanya membuktikan bahwa mereka tidak paham ajaran Alkitab. Kepada orang bukan Kristen, Roh Kudus akan MENGINSAFKAN mereka untuk menjadi Kristen. Setelah menjadi Kristen, Roh Kudus akan mengajarkan mereka untuk hidup BENAR. Apabila ada orang yang MENGAKU kristen namun mengajarkan ajaran-ajaran yang bertentangn dengan ajaran Alkitab, maka dia adalah NABI palsu.
Secara individu saya sudah nyaman memeluk agama saya sebagai pengikut Kristus dengan nama Kristen, akan tetapi dalam kenyataannya secara sosial banyak pengikut Kristus dengan nama orang Kristen yang tidak nyaman melihat kenyamanan saya sebagai orang homoseks yang mengikuti Kristus.
Dr. Gultom, PERASAAN anda bukan STANDARD kebenaran Kristen. Itu sebabnya walaupun anda MENGAKU nyaman dengan kehidupan homoseksual anda, orang-orang Kristen tidak menjadikan KENYAMANAN anda itu sebagai standard kebenaran. Anda bukan Tuhan, dari mana anda tahu orang lain nyaman atau tidak nyaman? Dari mana anda tahu bahwa orang lain tahu anda merasa nyaman atau tidak nyaman sebagai homoseksual? Bila anda merasa NYAMAN, kenapa masih menuntut orang lain untuk nyaman? Bukankah itu berarti anda tidak merasa nyaman sama sekali? Mungkin anda tidak merasa nyaman dan menyangka bahwa anda akan merasa nyaman bila orang lain merasa nyaman. Ha ha ha ha … saya lelaki, rambut saya sepinggang panjangnya dan saya merasa nyaman dengan rambut saya itu. Banyak orang menasehati saya untuk memotongnya, sebab menurut mereka lelaki harus berambut pendek. Apakah saya pernah kampanye bahwa kerajaan surga juga milik lelaki berambut panjang dan lelaki berambut panjang juga lelaki? Tidak pernah! Kenapa? Karena saya merasa nyaman dengan rambut panjang dan peduli setan dengan mereka yang merasa tidak nyaman karena saya berambut panjang! Anda merasa nyaman sebagai homoseksual? Ha ha ha ha … kenapa anda harus bersusah payah membujuk orang lain untuk merasa nyaman bahwa anda homoseks? ANEH…!
Lantas apa arti agama itu sendiri..... mudah-mudahan suatu saat kelak kita tidak terjebak dalam dikotomi antara mayoritas dan minoritas, antara kami dan mereka, antara si miskin dan si kaya, antara homoseks dan heteroseks dalam memahami Jesus milik siapa, karena di mata Tuhan kita adalah sama dalam segala hal apapun, dimata Tuhan Jesus kita adalah sama nilainya termasuk dalam hal perbedaan orientasi seksual kita masing-masing.
Arogansi mayoritas yang selalu menganggap bahwa pendapat mayoritaslah yang benar adalah hal yang sangat memprihatinkan karena dalam diskusi ini keluar peerkataan bahwa orang homoseks dianggap tamu yang harus menghormati tata krama dan aturan peraturan gereja (bisa diartikan heteroseks, biseks, homoseks tertutup). Pandangan seperti inilah yang mestinya kita hindarkan, karena di mata Tuhan sekali lagi kita harus ingat kita adalah sama, kita semua baik yang homoseks, heteroseks, lesbian, waria, selibat adalah sama-sama tamu Tuhan Jesus.
DR.Gultom, Berpikiran luas dan terpelajarlah sesuai anjuran anda. Bukankah tulisan anda di atas sedang memutar balikkan paragraf yang ditulis penonton di bawah ini?
Perlu ditekankan bahwa perlu waktu dan kesadaran masing-masing pihak, agar dapat mencapai suatu keadaan dimana tercipta keharmonisan diantara kedua belah pihak. Khususnya di dalam lingkungan gereja, kaum gay diminta untuk menyadari akan supremasi dan otoritas gereja dalam menyikapi keberadaan kaum gay. Kami pada dasarnya selalu membuka diri untuk segala macam jenis manusia. Kami tidak pernah melarang kaum gay (baik yang sudah menjadi Kristen atau yang mau menjadi Kristen) untuk datang dan melangkah masuk ke gereja. Akan tetapi sebagaimana layaknya seseorang yang datang dan bertamu, kaum gay semestinya memahami dan menghormati aturan-aturan dan ajaran-ajaran yang dimiliki oleh gereja dan keKristenan. Kami tidak bisa merubah, apa yang tertulis di dalam Alkitab. Kami tidak bisa merubah kenyataan, bahwa homoseksualitas adalah sesuatu yang dibenci oleh Tuhan.
Yesus bukan milik siapa-siapa! Itulah yang diajarkan Alkitab. Apabila ada orang yang menganggap Yesus miliknya, itu berarti dia tidak paham ajaran Alkitab. Di mata Yesus Kristus prilaku homoseksual adalah NAJIS. Itu yang dicatat Alkitab. Jangan mengada-ada yang tidak dicatat oleh Alkitab apalagi memutarbalikannya.
Copet, maling, rampok, pembunuh, lesbian, homoseks, boleh datang ke gereja karena tidak ada hukum yang melarang mereka untuk datang. Namun bila mereka datang dan MENUNTUT jemaat untuk MENGAKUI bahwa apa yang mereka lakukan adalah BENAR di hadapan Allah apalagi MENUNTUT bahwa PENGAKUAN jemaat BAHWA mereka diciptakan oleh Allah sebagai copet, maling, rampok, pembunuh, lesbian, homoseks, ho ho ho ho … Oh Tuhan, ampunilah mereka karena mereka tahu apa yang dilakukannya!
Hingga detik ini, saya masih percaya bahwa Jesus yang dipercayai orang homoseks adalah sama dengan Jesus yang dipercayai oleh orang heteroseks dan memang demikianlah yang sebenarnya.
Kepercayaan anda bukan hal penting, bila anda tidak percaya pun Yesus Kristus tetap Yesus yang Kristus. Ada banyak orang yang bernama Yesus di dunia ini, namun Yesus yang Kristus hanya ada satu. Selain diakui oleh orang Kristen, dia juga diakui oleh Setan dan roh-roh jahatnya. Apabila anda homoseksual dan percaya bahwa Yesus adalah Kristus, maka tidak ada pilihan lain kecuali BERTOBAT. Berjuang untuk keluar dari PRILAKU homoseksual atau jangan BERZINAH! Di luar bersetubuh antara suami istri, berzinah namanya.
Hai homoseksual, BERTOBATLAH, kerajaan Allah sudah dekat! (ini bukan bercanda)
Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak