Submitted by minmerry on

nah, ...writting in the middle of the midnight..beautiful moment to write...

 

this happened, bener bener true story. kejadiannya terjadi paaaas... di pagi yang cerah. minggu. pagi dimana g dan my sis in law (SIL) siap siap mo pg ke gereja.

introduce u, my nephew. constantine aka bandit or boy boy. very adorable, full of question, smart, very naughty. haha.

sejak kecil, hampir setaon gittu, dia uda menunjukan ketertarikan yang besar pada otomotif. especially cars. dia uda 5 taon, namun, cerita ini scenenya pas dia setaon kurang lebih.

ritual pagi g adalah, bangun, panasin mobil, keluarkan mobil dari garasi, sarapan, lalu mandi. nah, saat itu, papa sudah terkena stroke tahun pertama. biasanya, papa pagi pagi akan duduk di pekarangan rumah, berjemur, ditemani perawat dan membaca koran. 

my SIL (Sister in Law) entah mood apa yang dia miliki saat itu, mengambil kunci, dan, membawa bandit ke dalam mobil. bener deh, entah mood apa. g mau cegah, tar dia tersinggung kirain ga bole pake mobil.

saat itu, alert di kepala g uda berbunyi, mengingatkan. but i dunt listen. i pick my things, dll. then g mendengar mereka bercanda dengan bandit di luar.

for your information, biasanya, if g pulang kerja, g akan menggendongnya dan menaruh dia di pangkuan g didalam mobil, sambil bercerita ama dia, menggumamkan lagu lagu untuknya. karena dia suka sekali berada dalam mobil. inilah yang memicu mamanya pagi itu membawanya ke dalam mobil untuk menghiburnya, i think, why? karena dia ga diajak ke gereja minggu itu, papanya sedang ke luar kota. dan mamanya, mungkin ada pelayanan, sehingga ga mungkin membawa constantine bersama dia.

so, semua berlangsung baik.

alert dikepala g masi ngiung ngiung ngiung mode on.

so, g uda mo pigi. berjalan ke depan, mulai mo marah, karena yang g lihat, kog si bandit duduk di kursi pengemudi, tanpa ada org lain didalam. tapi, g berhenti dan meilhat semua jendela terbuka. aman.

mobil dalam kondisi menyala.


so, mumnya bilang ke g "mer, aku mo siap siap dl, tolong titip constantine."

i said "oke"

dengan sangat keberatan.

why?

i dun like ga berangakat dengan waktu yang udah g plan. g sangat terobsesi ama ketepatan waktu. g ga suka rencana g tertunda karena hal lain. g ingin sekali menolak permintaannya. tapi, kondisi dia harus ke gereja, dan ga ada yang jagain, g oke kan. SIL balik ke dalam rumah.

itulah kebodohanku.

mobil g, jika di starter, autolock akan berfungsi.

g tahu, pintu mobil dari tadi tertutup. tapi lupa bila pintu tutup, mobil distart, maka autolock. karena jendela semua kebuka, g ga merasa akan jadi masalah.

saat memasukan tas ke dalam mobil, g yakin semua jendela terbuka. selesai memasukan barang, g juga kembali menutup pintu. saat itu lah.

3 detik. constantly,

i told myself,  i'll being vonis as victim for murdering 1 year old boy.

constantine, menutup jendela pintu kanan.. dan saat itu g langsung ke pintu kiri, dan telat. dia sambil tersenyum, juga menutup kaca pintu kiri.

yak.

skakmat.

kapan dia belajar tutup jendela? terlambat u bertanya.

the situation is like i'm murdering a kid. one year old kid.

panik.

my SIL berlari keluar, look at me like g ga sadar betapa bahayanya anaknya ada di dalam, kog g ga mencegah. dan dia memang kurang memperhatikan kalimatnya yang kadang menyakitkan hati, kadang.

g berlari mencari kunci mobil cadangan. menelepon mechanic, memohon dia datang segera.

mum baru pulang dari pasar, liat the situation, langsung ambil martil besi (yang kalo hantam kepala orang, epideral hematoma --pasti) mo pecahkan jendela depan.

g cegah mum. g takut jika dia hantam kaca mobil dengan martil, kacanya memang pecah, selesai. tapi constantine sangat trauma dengan suara besar saat itu, belum lagi pecahan kaca yang beresiko kena ke const. dia akan sangat terkejut. g rasa, pasti ada penyelesaiannya. dia didalam kurang dari 3 menit. sempat untuk menunda sedikit lebih lama.

papa saat itu sudah kurang mantep ingatannya, parah malah, karena stroke, remember? so, dia ga tau kunci cadangannya dimana.

semua doa udah dipanjatkan dalam hati.

mechanic ga datang.

kunci ga ada.

mum mulai stress, semua panik. semua meneriakan nama Constantine u membujuknya membuka pintu. actually, its quite easy, tinggal tarik tombol lock. thats all. tapi dia asyik dengan mobilnya.

jika dia bisa memasukan gigi, mobil akan melaju, terhentak dan mati. lock akan terbuka. dia belum bisa meraih persneling gigi mobil.

so, i said to mum.

mum, biasanya mum yang ngajarin constantine, dia akan mendengar mum. skrg,coba mum liat, itu ada tombol. suruh dia tarik. itu caranya. 5 menit. belum terlalu lama.

dalam hati, jika ini ga berhasil. g ga akan tunda. dia masi 1 tahun. g ga yakin batas berapa lama seorang bayi bisa bertahan dalam mobil terkunci. g yang akan pecahkan kaca itu. kalo mechanicnya datang pun, dia akan menggunakan semacam plat untuk membuka, itu juga lama. g ga tahu apakah mama cons membuka air Con or not. jika tidak, dia akan kepanasan dan ga ada oksigen. jika ada, juga sama berbahayanya.

mum mulai memanggil namanya. dia, constantine tidak peduli.

semakin orang memanggil namanya, memeragakan suatu gerakan menarik tombol. semua menunjuk. bagi bayi, dia mungkin melihat itu seperti adegan slowmotion, film bisu.

tapi toh dia memalingkan wajah, tertawa. apakah dia menertawakan orang dewasa yang bodoh, membahayakan dirinya? auntienya yang uda dikasi alert, tapi ga peduli? dia tersenyum.

dan dia memalingkan wajah lagi pada tombol itu. tombol yang mum, neneknya tunjuk. dengan bersemangat, dia tarik tombol itu. just once.

pintu terbuka.

mum langsung memeluknya dan melarikan dia kedalam rumah. takut dia didalam mobil sempat kenapa napa.

sebelum g berkata kata, SIL sudah lebih dulu bertanya. menyudutkan, memvonis, mungkin menuduh.

saat g sangat kuatir mum akan berpikir g yang mengeluarkan ide u menaruh const dalam mobil, maka g langsung menjelaskan, ternyata juga another vonis...

dan g ga usa bertanya tanya lagi apa yang akan dipikir ama my bro, papa const khan?

i'm a victim of kid murder.

haha.

dun wori, i'm telling u an experience. danger. u read, u got the point.

u know, i'm ready to apologize, but kalimat kalimat itu membuat g terdiam. biarlah, biarlah. its gonna be ok now..

i'll apologize to God.



act 1

constantine

  

for end this blog, tell u one more thing.

g masukan kembali dia ke mobil. (haha) kali ini, dengan g bersama dia. g pangku dia. g kunci mobilnya. g suruh dia buka. then g suruh dia tarik tombolnya.

guys, ternyata, dia tahu cara buka nya. but, "seharusnya", kedua tangannya ga cukup kuat untuk narik tombolnya, dia sungguh sungguh berusaha. trust me. entah kenapa, but he is saved now.


dont u think, actually, we hav not enough strength also? we passed, we saved. we just dun realized.

min