Submitted by
Vantillian
on
Sebab tidak ada perbedaan antara orang Yahudi dan orang Yunani. Karena, Allah yang satu itu adalah Tuhan dari semua orang, kaya bagi semua orang yang berseru kepada-Nya.
Sebab, barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan, akan diselamatkan. ( Roma 10:12-13 )
Dan dengan berani Yesaya mengatakan: "Aku telah berkenan ditemukan mereka yang tidak mencari Aku, Aku telah menampakkan diri kepada mereka yang tidak menanyakan Aku." Tetapi tentang Israel ia berkata: "Sepanjang hari Aku telah mengulurkan tangan-Ku kepada bangsa yang tidak taat dan yang membantah." ( Roma 10:20-21)
Jika demikian, apakah yang hendak kita katakan? Ini: bahwa bangsa-bangsa lain yang tidak mengejar kebenaran, telah beroleh kebenaran, yaitu kebenaran karena iman. Tetapi: bahwa Israel, sungguhpun mengejar hukum yang akan mendatangkan kebenaran, tidaklah sampai kepada hukum itu. ( Roma 9: 31-32)
Ketidaksinambungan antara konsep keselamatan dalam PL dan PB yang dianut oleh ahli teologi telah menimbulkan sejumlah salah paham bahwa Allah telah mewahyukan diriNya dan mengerjakan keselamatan di antara orang percaya dengan cara yang TIDAK SAMA di setiap zaman. AKhirnya muncul kontroversi apakah hukum Taurat masih berlaku atau apakah keselamatan juga diperoleh oleh bangsa lain.
Hal demikian juga berlaku dalam konsep WAHYU UMUM dan WAHYU KHUSUS khususnya dalam teologi reformed. Allah tetap konsisten dalam karya penciptaan, penyelamatan, penebusan, pengudusan sampai pemuliaan orang yang telah dipilihNya. Beberapa yang lain terlalu menekankan bahwa Allah sangat konsisten memilih bangsa Israel sehingga PADA MULANYA keselamatan hanya diperoleh oleh bangsa Israel, tetapi ketika bangsa Israel menjadi tegar tengkuk, PADA AKHIRNYA keselamatan diberikan oleh Allah kepada bangsa lain. Benarkah Allah HANYA bermaksud menyatakan diri sebagai Allah Penyelamat hanya bagi bangsa Israel? Sedangkan bangsa lain sedang menuju kebinasaan?
Keselamatan dalam PL dan PB : Teologi Perjanjian
Jelas, dalam PL, Yesus belum menjadi manusia. Jadi, bagaimana orang zaman PL diselamatkan? Apakah melalui perbuatan baik? Atau Hukum Taurat? Alkitab mengajarkan bahwa TANPA iman, orang tidak mungkin diperkenan oleh Allah. Dan Alkitab juga mengajarkan bahwa kepercayaan Abraham kepada janji Allah adalah satu-satunya jalan keselamatan bagi benih Abraham dan "Israel rohani".
Secara itu jugalah Abraham percaya kepada Allah, maka Allah memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran. ( Galatia 3:6)
Dengan demikian bangsa Israel, termasuk bangsa lain memperoleh keselamatan melalui iman kepada PERJANJIAN ALLAH. Bahkan sebelum Allah memanggil Abraham, Habel, Henokh, semuanya diterima oleh Allah berdasarkan iman ( Ibrani 11). Demikian juga Nuh, orang yang beriman kepada perjanjian Allah, menerima kebenaran, sesuai dengan imannya ( ayat 7). Disini kita dapat melihat bahwa dari sejak PL sampai PB, Allah telah menetapkan kepada siapa Dia akan berkenan, dan kepada siapa Allah tidak berkenan. Allahlah yang menetapkan Perjanjian keselamatan kepada manusia. Manusia beriman dan diselamatkan. Tetapi Allah yang memilih manusia untuk beriman kepada perjanjianNya.
Allah juga telah memilih bangsa Israel, sebagai sarana bagiNya untuk menyatakan karya keselamatanNya. Hukum Taurat yang diberikan kepada bangsa Israel menjadi STANDAR hakim tertinggi yang mencerminkan kekudusan Allah. Standar itulah yang dipakai untuk menunjukkan kepada bangsa Israel bahwa AKULAH TUHAN. Standar penghakiman. Standar penuntun kepada keselamatan oleh iman. Apakah dengan demikian bangsa Israel boleh menyatakan bahwa mereka adalah satu-satunya bangsa yang memperoleh keselamatan? TIDAK BOLEH. Mengapa? Karena bangsa lain juga mempunyai hukum taurat yang tertulis di dalam hati mereka. Hukum Taurat itulah yang akan menuntun mereka kepada iman. Bangsa Israel dipilih, bukan untuk meniadakan bangsa lain, tetapi untuk menjadi saluran anugerah Allah bagi bangsa lain. Keselamatan bangsa Israel akan terjadi jika Allah telah menyunat hati mereka dan memberikan hati yang baru.
Ibrani 10:16-17 sebab setelah Ia berfirman: "Inilah perjanjian yang akan Kuadakan dengan mereka sesudah waktu itu," Ia berfirman pula: "Aku akan menaruh hukum-Ku di dalam hati mereka dan menuliskannya dalam akal budi mereka, dan Aku tidak lagi mengingat dosa-dosa dan kesalahan mereka."
bnd dengan
Yeremia 31:33 Tetapi beginilah perjanjian yang Kuadakan dengan kaum Israel sesudah waktu itu, demikianlah firman TUHAN: Aku akan menaruh Taurat-Ku dalam batin mereka dan menuliskannya dalam hati mereka; maka Aku akan menjadi Allah mereka dan mereka akan menjadi umat-Ku.
Sebab itu sunatlah hatimu dan janganlah lagi kamu tegar tengkuk. ( Ulangan 10:16
Dan itu berlaku bagi keselamatan bagi bangsa lain. Bagi setiap orang yang percaya. Orang kristen sejati bukan orang yang menyunatkan hatinya, tetapi yang telah disunatkan hatinya oleh Roh Kudus.
Sebab yang disebut Yahudi bukanlah orang yang lahiriah Yahudi, dan yang disebut sunat, bukanlah sunat yang dilangsungkan secara lahiriah.
Tetapi orang Yahudi sejati ialah dia yang tidak nampak keyahudiannya dan sunat ialah sunat di dalam hati, secara rohani, bukan secara hurufiah. Maka pujian baginya datang bukan dari manusia, melainkan dari Allah. ( Roma 2:28-29)
Keselamatan datang dari bangsa Yahudi, itu berarti Allah telah memilih mewahyukan diriNya lewat sejarah bangsa Israel. Itu bukan berarti bahwa keselamatan adalah MILIK eksklusif bangsa Israel. Finalitas wahyu Allah berada di dalam diri Kristus yang lahir dan mati sebagai bangsa Yahudi, tidak menunjukkan bahwa penggenapan keselamatan hanya ada dalam bangsa Yahudi, tetapi menunjukkan bahwa Yesus telah menggenapi hukum Taurat yang telah diberikan Allah kepada bangsa Israel.
Sebab Kristus adalah kegenapan hukum Taurat, sehingga kebenaran diperoleh tiap-tiap orang yang percaya. ( Roma 10:4 )
Dengan demikian, maka Kristus juga adalah kegenapan bagi SEGALA hukum taurat baik yang tertulis maupun yang tidak tertulis. Allah telah memilih menyatakan diriNya melalui bangsa Israel, karena itu Allah menyatakan diriNya sebagai Juruselamat yang berada di bawah hukum Taurat Israel. Supaya menjadi nyata, bahwa keselamatan hanya diperoleh melalui iman kepada perjanjian Allah, bukan melalui perbuatan. Itulah anugerah keselamatan yang berlaku bagi seluruh bangsa, BUKAN bagi bangsa Israel saja.
Apakah Allah hanya menyatakan diriNya kepada bangsa Israel, tidak kepada bangsa lain? Umumnya kita mengenal ada dua macam wahyu Allah yaitu wahyu umum dan wahyu khusus. Wahyu umum adalah wahyu Allah yang bisa diketahui secara nyata bagi semua bangsa, termasuk karya ciptaan Allah. Wahyu khusus adalah penyataan Allah melalui sejarah bangsa Israel, Alkitab dan puncaknya adalah Yesus Kristus. Kebanyakan kita menganggap bahwa wahyu umum mempunyai DERAJAT yang lebih umum sehingga terkesan lebih RENDAH dari wahyu khusus. Pendapat demikian salah. Wahyu umum dan khusus HANYA perbedaan yang dilakukan oleh teolog reformed untuk membedakan secara teologis karya Allah, khususnya dalam karya keselamatan. Allah telah mewahyukan diriNya dengan JELAS dan NYATA kepada setiap manusia sehingga tertanam di dalam hati setiap manusia.
Karena apa yang dapat mereka ketahui tentang Allah nyata bagi mereka, sebab Allah telah menyatakannya kepada mereka.
Sebab apa yang tidak nampak dari pada-Nya, yaitu kekuatan-Nya yang kekal dan keilahian-Nya, dapat nampak kepada pikiran dari karya-Nya sejak dunia diciptakan, sehingga mereka tidak dapat berdalih. ( Roma 1:19-20)
Manusia berespon terhadap wahyu Allah, karena itu manusia tidak bisa lepas dari murka Allah. Manusia mempunyai semacam ketakutan kepada yang HOLY. Hati manusia selalu menuduh jika ada yang salah. Karena itu, setiap manusia menghadapi standar penghakiman yang sama AKIBAT dari Wahyu Allah. Sebab Allah tidak memandang bulu ( Roma 2:11). Dan Setiap bangsa di luar bangsa Israel JELAS dapat merespon wahyu umum Allah sehingga mereka akan dituntun ke dalam pemahaman wahyu khusus. Karena itulah, Paulus MEMBANDINGKAN dan MENYAMAKAN hukum Taurat Israel dengan hukum Taurat bangsa lain. Semuanya adalah wahyu Allah. Dan hukum Taurat Israel ataupun bangsa lain adalah penuntun supaya mereka dapat diselamatkan.
Apabila bangsa-bangsa lain yang tidak memiliki hukum Taurat oleh dorongan diri sendiri melakukan apa yang dituntut hukum Taurat, maka, walaupun mereka tidak memiliki hukum Taurat, mereka menjadi hukum Taurat bagi diri mereka sendiri. ( Roma 2:14)
Lalu, apakah kelebihan bangsa Israel dengan bangsa lain? Bukankah Alkitab jelas menuliskan bahwa semua manusia tidak ada yang mencari Allah?
Jadi bagaimana? Adakah kita mempunyai kelebihan dari pada orang lain? Sama sekali tidak. Sebab di atas telah kita tuduh baik orang Yahudi, maupun orang Yunani, bahwa mereka semua ada di bawah kuasa dosa,
seperti ada tertulis: "Tidak ada yang benar, seorang pun tidak.
Tidak ada seorang pun yang berakal budi, tidak ada seorang pun yang mencari Allah. ( Roma 3: 9-11)
Doktrin Total Depravity jelas menekankan bahwa SEMUA bangsa adalah sama bejatnya dan sama berdosanya di hadapan Tuhan. Bangsa Israel sama seperti bangsa lain. Mereka harus bertobat. Mereka harus masuk melalui iman ke dalam ANUGERAH PERJANJIAN Allah. Dan itu berlaku untuk semua bangsa. Doktrin ini jelas membantah bahwa HANYA Israel yang tidak dihukum karena mereka lebih spesial dengan memiliki hukum Taurat. Kalau melalui hukum Taurat, bangsa Israel dituntun kepada iman dan diterima oleh Allah, bukankah itu juga BERLAKU bagi bangsa lain?
Atau adakah Allah hanya Allah orang Yahudi saja? Bukankah Ia juga adalah Allah bangsa-bangsa lain? Ya, benar. Ia juga adalah Allah bangsa-bangsa lain!
Artinya, kalau ada satu Allah, yang akan membenarkan baik orang-orang bersunat karena iman, maupun orang-orang tak bersunat juga karena iman
( Roma 3:29-30)
Hanya ada satu jalan keselamatan, yaitu iman kepada perjanjian Allah. Bukankah perjanjian Allah BUKAN hanya berlaku bagi bangsa Israel, melainkan juga bangsa lain? Menyatakan Kongzi akan masuk neraka karena bukan termasuk bangsa Israel, jelas adalah suatu pemahaman yang keliru dan konyol. Memahami keselamatan HANYA milik bangsa Israel jelas tidak mengerti konsep keselamatan di dalam Alkitab. Apakah Kongzi pernah mengenal Kristus? Bagaimana dengan Henokh? Habel? Nuh? Adalah suatu kenaifan teologis kalau menyatakan bahwa bangsa lain sebelum Kristus datang, PASTI masuk neraka. Siapakah kita yang berani mengganggap bahwa perjanjian Allah HANYA berlaku untuk bangsa Israel? Bukankah Allah JUGA akan membenarkan bangsa lain melalui iman mereka?
Lalu apakah dengan demikian maka sejarah bangsa Israel tidak memiliki makna khusus dalam pewahyuan Allah? Sejarah bangsa Israel yang tercatat dalam Alkitab adalah penyataan Allah yang bersifat progresif dan menyatakan maksud kehendak Allah lebih rinci. TIDAK ADA pemahaman keselamatan yang FINAL dalam kitab suci lain seperti dalam ALKITAB. Karena itu, Alkitab adalah standar otoritas tertinggi jika kita ingin mengerti pewahyuan karya keselamatan Allah. Firman Allah telah CUKUP, JELAS, dan FINAL bagi pemahaman yang BENAR dari keseluruhan wahyu Allah.
Jika demikian, apakah kelebihan orang Yahudi dan apakah gunanya sunat?
Banyak sekali, dan di dalam segala hal. Pertama-tama: sebab kepada merekalah dipercayakan firman Allah. ( Roma 3:1-2)
Puncak penyataan Allah adalah pada PRIBADI Kristus.
Setelah pada zaman dahulu Allah berulang kali dan dalam pelbagai cara berbicara kepada nenek moyang kita dengan perantaraan nabi-nabi,
maka pada zaman akhir ini Ia telah berbicara kepada kita dengan perantaraan Anak-Nya, yang telah Ia tetapkan sebagai yang berhak menerima segala yang ada. Oleh Dia Allah telah menjadikan alam semesta.( Ibrani 1:1-2)
Semua pewahyuan ini mempunyai maksud bahwa karya keselamatan Allah DINYATAKAN dengan FINAL di dalam Kristus. Kristus adalah korban yang sempurna dan tidak akan tergantikan lagi. Di dalam Kristus tidak ada orang Yunani, Yahudi, Tiongkok, Indonesia karena telah dipersatukan di dalam anugerah keselamatan. Inilah benang merah konsep SATU keselamatan berdasarkan anugerah perjanjian Allah. Kristus adalah SATU-SATUNYA jalan keselamatan karena IA adalah SATU-SATUNYA puncak penyataan keselamatan dari Allah SEGALA BANGSA. Keselamatan bukan didasarkan atas kebenaran manusia, juga bukan kebenaran suatu bangsa, tetapi berdasarkan kebenaran perjanjian Allah. Keselamatan karena dipilih oleh Allah, bukan karena memilih.
@vantilian : Pniel hanya Penjaga Garis Perbatasan
vantilian berkata :
Hanya ada satu jalan keselamatan, yaitu iman kepada perjanjian Allah. Bukankah perjanjian Allah BUKAN hanya berlaku bagi bangsa Israel, melainkan juga bangsa lain? Menyatakan Kongzi akan masuk neraka karena bukan termasuk bangsa Israel, jelas adalah suatu pemahaman yang keliru dan konyol. Memahami keselamatan HANYA milik bangsa Israel jelas tidak mengerti konsep keselamatan di dalam Alkitab. Apakah Kongzi pernah mengenal Kristus? Bagaimana dengan Henokh? Habel? Nuh? Adalah suatu kenaifan teologis kalau menyatakan bahwa bangsa lain sebelum Kristus datang, PASTI masuk neraka. Siapakah kita yang berani mengganggap bahwa perjanjian Allah HANYA berlaku untuk bangsa Israel? Bukankah Allah JUGA akan membenarkan bangsa lain melalui iman mereka?
Sebenarnya memahami Posisi Yesus, simple banget kok.
Dia datang untuk Bangsa Israel, untuk ke 12 suku.
Dia datang untuk yang HILANG.
yang hilang darimana ??? tentu saja yang hilang dari 12 suku israel ini.
supaya bilangannya jadi penuh.
Masalah pniel melakukan justifikasi berdasarkan alkitab, sah sah saja, fair fair saja.
kenapa kita musti kebakaran jenggottt.
gw rasa simple, pniel hanya menjaga garis perbatasan, hai hai juga hanya LEBAY aza...
Jesus Freaks,
"Live X4J, Die As A Martyr"
-SEMBAHLAH BAPA DALAM ROH KUDUS & DALAM YESUS KRISTUS-
In reply to @vantilian : Pniel hanya Penjaga Garis Perbatasan by jesusfreaks
PermalinkJF, Pniel adalah sentinel, tp dari Hongkong...
JF, saya setuju bahwa Pniel adalah sentinel, penjaga perbatasan. JF, Yesus datang untuk bangsa Yahudi dalam rangka pemenuhan janji keselamatan dari Allah. Apakah dengan demikian Yesus adalah Juruselamat orang Yahudi SAJA? Sebenarnya pembahasan ini tidak simple. Kalau kita mengakui bahwa Yesus datang untuk orang yahudi, KAPAN Yesus menjadi Juruselamat dunia seperti pernyataan Yohanes Pembaptis? Apakah ketika bangsa Israel GAGAL, BARU Allah menetapkan Yesus menjadi Juruselamat manusia? Hoho...Disinilah letak ketidak-konsistenan dari pemahaman Pniel. Pemahamannya kelihatan luar biasa tapi sedang MENYANGKAL semua sendi reformed yang dengan bangga dipegangnya. Nah, karena anda suka berlogika, pertanyaan saya sederhana : Apakah Yesus Juruselamat dunia atau Juruselamat Yahudi? Kalau Juruselamat dunia, apakah itu terjadi setelah bangsa Israel yang dipilih gagal, atau sebelum dunia diciptakan? Kalau sebelum dunia diciptakan, apakah Tuhan HANYA bermaksud menyelamatkan bangsa Yahudi dengan memilihnya di antara bangsa? Setelah Tuhan TAHU bangsa Israel gagal, Tuhan lalu menetapkan bangsa lain untuk menerima anugerahNya? Lalu apakah janji Tuhan kepada Abraham tentang banyaknya keturunannya adalah keturunan jasmani atau rohani?
Kalau Pniel menyatakan keselamatan manusia bergantung kepada anugerah Allah, maka tidak ada bantahan dari saya. Tapi kalau menyatakan keselamatan hanya ada dalam bangsa Yahudi dalam PL, maka itu pemahaman yang keliru terhadap maksud Tuhan MENGAPA memilih bangsa Israel. Pniel memang sentinel, tp sentinel dari Hongkong..
In reply to JF, Pniel adalah sentinel, tp dari Hongkong... by Vantillian
Permalink@Vant, anda memlintir kata.
Hi Vant,
Vant menulis : JF, Yesus datang untuk bangsa Yahudi dalam rangka pemenuhan janji keselamatan dari Allah. Apakah dengan demikian Yesus adalah Juruselamat orang Yahudi SAJA? Sebenarnya pembahasan ini tidak simple. Kalau kita mengakui bahwa Yesus datang untuk orang yahudi, KAPAN Yesus menjadi Juruselamat dunia seperti pernyataan Yohanes Pembaptis? Apakah ketika bangsa Israel GAGAL, BARU Allah menetapkan Yesus menjadi Juruselamat manusia? Hoho...Disinilah letak ketidak-konsistenan dari pemahaman Pniel. Pemahamannya kelihatan luar biasa tapi sedang MENYANGKAL semua sendi reformed yang dengan bangga dipegangnya. Nah, karena anda suka berlogika, pertanyaan saya sederhana : Apakah Yesus Juruselamat dunia atau Juruselamat Yahudi? Kalau Juruselamat dunia, apakah itu terjadi setelah bangsa Israel yang dipilih gagal, atau sebelum dunia diciptakan? Kalau sebelum dunia diciptakan, apakah Tuhan HANYA bermaksud menyelamatkan bangsa Yahudi dengan memilihnya di antara bangsa? Setelah Tuhan TAHU bangsa Israel gagal, Tuhan lalu menetapkan bangsa lain untuk menerima anugerahNya? Lalu apakah janji Tuhan kepada Abraham tentang banyaknya keturunannya adalah keturunan jasmani atau rohani?
Ketidakkonsistenan saya? anda tidak menyebutkan mana statement saya yang tidak konsisten tetapi berani klaim kosong. Saya tidak sedang membantah bhw Kristus adalah Juruselamat dunia. Saya juga menyanggah bhw Yesus adalah Juruselamat Yahudi. Saya tidak pernah mengatakan bhw Allah BARU MENETAPKAN Yesus menjadi Juruselamat setelah Yahudi gagal. Anda memlintir banyak sekali statement dan dikenakan ke saya tanpa dasar. Terima kasih Vant. Setidaknya statement anda ini menolong saya untuk menunjukkan kepada SSer bhw inilah salah satu ciri debat yang sering dimainkan orang untuk membuat keok lawannya tanpa menggunakan kebenaran.Kita tidak sedang membicarakan masalah KETETAPAN KEKAL Allah, TETAPI aplikasi keselamatan.
Yesus adalah Juruselamat dunia, dari dulu sekarang dan selamanya. Saya mengamini ini. Permasalahannya BUKAN ini. Anda sedang membelokkan arah diskusi kita. PERMASALAHANNYA adalah bagaimanakah pola keselamatan zaman PL? melalui siapakah keselamatan itu datang pada zaman PL? Apakah Kongzi diselamatkan? Tuhan tidak menyelamatkan seadanya orang. Kalau anda berpendapat spt itu maka anda adalah seorang universalist.
Kalau anda tidak setuju bhw keselamatan pada zaman PL datang dari Yahudi, kenapa tidak membahas Roma pasal 9 dan 10? Anda takut teori anda dibantah oleh Alkitab?
Kalau memang pemahaman saya keliru kenapa tidak membetulkannya dengan kita bersama-sama mengeksposisi FT? Saya dengan senang hati menerima koreksi dari anda kalau kita sama-sama taat pada FT.
Thanks&GBU.
In reply to @Vant, anda memlintir kata. by Pniel
PermalinkHaha, Pniel...anda mau diskusi reformed kan?
Haha, Pniel, mengapa menuduh saya plintir kata? Bukankah saya sedang menunjukkan ketidakkonsistenan reformed anda? Anda kan mau diskusi lewat kaca mata teologi reformed kan? Mengapa tidak menjawab pertanyaan yang saya ajukan kepada JF menurut pemahaman anda? Jangan menggunakan trik Budi Asali yang selalu menyatakan tidak ada hubungan dnegan topik yang dibahas. Gak ada hubungan ATAU anda tidak bisa melihat hubungannya? Kalau mau diskusi lewat kaca mata Fundamentalis, barulah lain cerita. Mengapa takut akan ketidak-konsistenan anda? Apakah ketika saya menyatakan Allah memilih menyelamatkan Kongzi, saya bisa disebut universalist? Haha.....Emangnya universalist reformed?
Mengenai Roma pasal 9-10, saya akan mengulasnya dan kita bisa pelajari bersama-sama...
In reply to Haha, Pniel...anda mau diskusi reformed kan? by Vantillian
Permalink@Vant, silahkan dibuktikan !
Vant menulis : Haha, Pniel, mengapa menuduh saya plintir kata? Bukankah saya sedang menunjukkan ketidakkonsistenan reformed anda? Anda kan mau diskusi lewat kaca mata teologi reformed kan? Mengapa tidak menjawab pertanyaan yang saya ajukan kepada JF menurut pemahaman anda? Jangan menggunakan trik Budi Asali yang selalu menyatakan tidak ada hubungan dnegan topik yang dibahas. Gak ada hubungan ATAU anda tidak bisa melihat hubungannya? Kalau mau diskusi lewat kaca mata Fundamentalis, barulah lain cerita. Mengapa takut akan ketidak-konsistenan anda? Apakah ketika saya menyatakan Allah memilih menyelamatkan Kongzi, saya bisa disebut universalist? Haha.....Emangnya universalist reformed?
Vant, Kenapa menuduh saya tidak konsisten tanpa menunjukkan buktinya? Bukankah ini namanya pemlintiran kata demi pembenaran ajaran sendiri tanpa mau diajak berdiskusi dewasa dengan memakai FT?
SILAHKAN DIDEBAT BHW ANDA TIDAK SEDANG MEMLINTIR DENGAN MENUNJUKKAN HAL YANG ANDA TUDUHKAN :
Vant wrote : JF, Yesus datang untuk bangsa Yahudi dalam rangka pemenuhan janji keselamatan dari Allah. Apakah dengan demikian Yesus adalah Juruselamat orang Yahudi SAJA? Sebenarnya pembahasan ini tidak simple. Kalau kita mengakui bahwa Yesus datang untuk orang yahudi, KAPAN Yesus menjadi Juruselamat dunia seperti pernyataan Yohanes Pembaptis? Apakah ketika bangsa Israel GAGAL, BARU Allah menetapkan Yesus menjadi Juruselamat manusia? Hoho...Disinilah letak ketidak-konsistenan dari pemahaman Pniel. Pemahamannya kelihatan luar biasa tapi sedang MENYANGKAL semua sendi reformed yang dengan bangga dipegangnya. Nah, karena anda suka berlogika, pertanyaan saya sederhana : Apakah Yesus Juruselamat dunia atau Juruselamat Yahudi? Kalau Juruselamat dunia, apakah itu terjadi setelah bangsa Israel yang dipilih gagal, atau sebelum dunia diciptakan? Kalau sebelum dunia diciptakan, apakah Tuhan HANYA bermaksud menyelamatkan bangsa Yahudi dengan memilihnya di antara bangsa? Setelah Tuhan TAHU bangsa Israel gagal, Tuhan lalu menetapkan bangsa lain untuk menerima anugerahNya? Lalu apakah janji Tuhan kepada Abraham tentang banyaknya keturunannya adalah keturunan jasmani atau rohani?
Pniel wrote : anda tidak menyebutkan mana statement saya yang tidak konsisten tetapi berani klaim kosong. Saya tidak sedang membantah bhw Kristus adalah Juruselamat dunia. Saya juga menyanggah bhw Yesus adalah Juruselamat Yahudi. Saya tidak pernah mengatakan bhw Allah BARU MENETAPKAN Yesus menjadi Juruselamat setelah Yahudi gagal. Anda memlintir banyak sekali statement dan dikenakan ke saya tanpa dasar. Terima kasih Vant. Setidaknya statement anda ini menolong saya untuk menunjukkan kepada SSer bhw inilah salah satu ciri debat yang sering dimainkan orang untuk membuat keok lawannya tanpa menggunakan kebenaran.Kita tidak sedang membicarakan masalah KETETAPAN KEKAL Allah, TETAPI aplikasi keselamatan.
Yesus adalah Juruselamat dunia, dari dulu sekarang dan selamanya. Saya mengamini ini. Permasalahannya BUKAN ini. Anda sedang membelokkan arah diskusi kita. PERMASALAHANNYA adalah bagaimanakah pola keselamatan zaman PL? melalui siapakah keselamatan itu datang pada zaman PL? Apakah Kongzi diselamatkan? Tuhan tidak menyelamatkan seadanya orang. Kalau anda berpendapat spt itu maka anda adalah seorang universalist.
Vant, saya ingin menghindarkan anda dari perbuatan yang tidak terpuji dengan berbuat tidak fair. Silahkan dipelajari terutama yang saya garisbawahi dan berikan penjelasan kepada saya!
Saya tidak ingin ini menghindarkan dari pembahasan utama dan mengarah ke DEBAT KUSIR!
Thanks&GBU.
In reply to @Vant, silahkan dibuktikan ! by Pniel
PermalinkPniel, haha...Anda nampak bodoh dengan reformed anda...
Pniel, apakah anda tahu apa itu reformed? Artinya seluruh pemahaman kita harus diletakkan dalam kerangka uji teologi reformed..Dan itu semuanya harus diletakkan dalam kerangka uji Alkitab. Jangan gunakan trik Budi Asali, kawan. Anda akan terlihat bodoh kalau menggunakan trik itu disini bila mengaku reformed. Jadi reformed anda adalah reformed suka-suka saya? Ketika saya anggap gak ada hubungan, suka-suka saya.
Anda ingin menghindarkan saya dengan perbuatan tidak terpuji? Anda SALAH dan SOMBONG. Saya justru sedang menunjukkan pemahaman anda yang TIDAK LOLOS uji reformed. Haha....Debat kusir? Silakan pembaca SS menilai, apakah itu debat kusir? Atau anda tidak berani menguji seberapa ketatnya reformed anda, karena berasal dari hongkong?
In reply to Pniel, haha...Anda nampak bodoh dengan reformed anda... by Vantillian
Permalink@Vant, come on jgn berkelit. itu tidak baik. Kata Tukul : ...
Vant, anda tidak sedang berkelit dan mengalihkan perdebatan ke issue lain, bukan?
Disini TIDAK sedang dibahas reformed atau tidak TETAPI apakah ada keselamatan gentiles di jaman PL?
Come on man, kembali ke laptop, kata tukul.
Thanks&GBU.
In reply to @Vant, come on jgn berkelit. itu tidak baik. Kata Tukul : ... by Pniel
PermalinkPniel, apa itu keselamatan menurut Reformed?
Pniel, sampai sekarang anda belum tahu apa hubungannya? hoho...Bukankah yang kita bahas itu adalah keselamatan? Bukankah keselamatan orang percaya adalah karena dipilih Allah sehingga bisa percaya? Kapan dipilih? Apakah waktu Israel GAGAL menjadi bangsa pilihan? Haaha....Anda sudah nampak benangnya? Kalau belum, sekali lagi nampak kebodohan anda karena mengklaim diri sebagai reformed. Itulah sebabnya saya menuliskan blog dengan tema Hanya satu jalan keselamatan, yaitu melalui anugerah perjanjian. Apakah saya tidak konsisten? Atau anda yang tidak mengerti? Haha...Kalau hanya bisa mengapung di air, jangan menduga dulu kedalaman suatu kolam air. Sekali lagi, saya harus menuduh anda, reformed dari hongkong?
In reply to Pniel, apa itu keselamatan menurut Reformed? by Vantillian
PermalinkPIBU antar REFORMED ?
Kedua kubu mengaku sebagai REFORMED sejati.
Kubu PERTAMA gemar memaki kubu yang lain: BODOH, TOLOL, Reformed dari Hongkong lu !, dsb, mereka juga GEMAR MAIN KEROYOK bila temannya keteteran !!
Kubu KEDUA, agak low prifile tidak mau membalas dengan kata-kata yang sama.
Saya tidak tahu yang mana REFORMED yang sejati? Para pembaca ada yang bisa bantu saya gak?
Ciri-ciri REFORMED itu gimana sih? Dari sisi DOKTRIN & KELAKUAN juga ??
In reply to PIBU antar REFORMED ? by Debu tanah
Permalink@DETA: lagi nyindir Budi Asali yah?
DETA...nanti Budi Asali merasa tersindir lhooo.....