Submitted by Kiem on

Dalam hidup sehari-hari keKristenan kita, sering terbentur pada masalah mempertimbangkan apakah yang kita lakukan sehari-hari sudah sesuai dengan alkitab atau malah melanggar Firman.

Dalam injil, Tuhan Yesus sudah banyak memberi contoh, bahwa kita CUKUP mempertimbangkan dengan HATI NURANI, misalnya :

Imam-iman sebenarnya sudah melanggar hukum Sabat karena mereka melakukan aktvitas di bait Allah pada hari Sabat.

Yesus menyembuhkan pada hari Sabat, sebenarnya adalah pelanggaran hukum Taurat.,

Banyak lagi contoh-contohnya dalam kitab INJIL (Matius, Markus, Lukas dan Yohanes)

Bukan saja dalam hal kita menerapkan Firman, tetapi dalam hal memvonis, juga, Yesus banyak menggunakan kriteria HATI NURANI, contohnya : membenci saudara sama dengan membunuh, melihat perempuan dan menginginkannya, sama dengan berjinah. Kedua contoh ini lebih mudah dapat disebut dengan kata lain Membunuh dalam Hati dan Berzinah dalam hati.

Bagi orang Kristen yang sudah menjadi Kristen secara Pribadi dengan cara yang benar (bukan sekedar Kristen karena keturunan seperti dikatakan Akhung DISINI,) HATI NURANI YANG MURNI "SEHARUSNYA" SUDAH DIPEROLEH PADA SAAT BAPTISAN

 

I Petrus 3:21 :

Juga kamu sekarang diselamatkan oleh kiasannya, yaitu baptisan -- maksudnya bukan untuk membersihkan kenajisan jasmani, melainkan untuk memohonkan hati nurani yang baik kepada Allah -- oleh kebangkitan Yesus Kristus,

Uraian mengenai baptisan ini sudah saya tuliskan di KLIK DISINI

 

Setelah baptisan yang benar, selanjutnya, dalam perjalanan hidup orang Kristen ini, banyak permasalahan dalam sendi-sendi kehidupan kita yang sulit untuk kita pecahkan. Hal ini disebabkan seringnya terjadi SERBA SALAH, sebab untuk mendapatkan jalan keluar, sering juga harus melanggar Firman, Misalnya seorang tentara atau eksekutor pidana mati, HARUS MEMBUNUH, padahal itu tugas. Apakah pembunuh seperti itu berdosa?, tidak, karena harus tunduk kepada pemerintah, sebab tugas seperti contoh diatas adalah tugas dari Pemerintah.

Rasul Paulus sudah membuat suatu PEDOMAN UMUM yang mudah untuk kita gunakan, yaitu :

1 Korintus 6:12 Segala sesuatu halal bagiku, tetapi bukan semuanya berguna. Segala sesuatu halal bagiku, tetapi aku tidak membiarkan diriku diperhamba oleh suatu apa pun.

Dengan pertimbangan ayat ini, kita tidak boleh lagi merokok, sebab sudah pasti tidak berguna, sudah tertulis di bungkusnya.

Kita sudah boleh minum anggur, dengan syarat, jujur dengan hati nurani bahwa itu untuk obat sesuai petunjuk dokter atau orang tua (Misalnya).

YANG PENTING DISINI, BAPTISAN HARUS BENAR DULU, supaya HATI NURANI KITA HIDUP.

ENAK TOH, ASYIK TOH JADI KRISTEN, GAMPANG TOH.

Tuhan Yesus memberkati

Makimpos Gaol