Ketika pada zaman PL, tidak sedikit nabi - nabi Allah yang bernubuat tentang masa depan. Mereka menyampaikan sesuatu hal dari Allah dan akan digenapi pada masa yang akan datang.
Dengan membaca sekilas nubuatan yang disampaikan oleh nabi - nabi Allah pada PL, maka alam pemikiran sebagian besar orang Kristen terfokus bahwa nubuatan hanya menyampaikan hal - hal yang akan terjadi di masa yang akan datang.
Karena itu banyak orang Kristen yang menganggap bahwa orang yang dapat bernubuat hanyalah nabi atau orang yang memiliki karunia nabi.
Praktek ini banyak kita lihat di gereja - gereja yang mengaku beraliran Roh Kudus. Sudah banyak prakteknya. Nubuatan tentang calon Presiden dan Wakil Presiden pada Pemilu yang lalu, Nubuatan tentang bencana alam di sana - sini, nubuatan tentang kekayaan, nubuatan tentang hidup seseorang....dsb....dsb....
Hal ini terjadi karena mereka yang melakukannya hanya berfikir bahwa bernubuat hanyalah menyampaikan sesuatu hal di masa depan.
Marilah kita menyelidiki lebih dalam lagi apa yang dimaksud dengan nubuat, dan ada apa di dalam nubuat ?
Ketika nabi Yoel menyampaikan Firman Tuhan di dalam Yoel 2 : 28 - 29 kita dapat melihat bahwa semua orang yang telah mendapatkan Roh Kudus ( Penuh Roh Kudus ), maka mereka akan bernubuat.
2:28. "Kemudian dari pada itu akan terjadi, bahwa Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas semua manusia, maka anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan bernubuat; orang-orangmu yang tua akan mendapat mimpi, teruna-terunamu akan mendapat penglihatan-penglihatan.
2:29 Juga ke atas hamba-hambamu laki-laki dan perempuan akan Kucurahkan Roh-Ku pada hari-hari itu
Dalam blog ini hiskia22 hanya mengupas masalah nubuat. Untuk masalah mimpi dan penglihatan - penglihatan saat ini hiskia22 masih mempelajarinya.
Ketika sebuah ajaran bahwa tanda kepenuhan Roh Kudus adalah berbahasa roh.....saat ini hiskia22 mengajarkan bahwa tanda kepenuhan Roh Kudus adalah bernubuat.
Alkitab selalu konsisten dengan hal itu.
1 Sam 10:10 Ketika mereka sampai di Gibea dari sana, maka bertemulah ia dengan serombongan nabi; Roh Allah berkuasa atasnya dan Saul turut kepenuhan seperti nabi di tengah-tengah mereka.
1 Sam 10:11 Dan semua orang yang mengenalnya dari dahulu melihat dengan heran, bahwa ia bernubuat bersama-sama dengan nabi-nabi itu; lalu berkatalah orang banyak yang satu kepada yang lain: "Apakah gerangan yang terjadi dengan anak Kish itu? Apa Saul juga termasuk golongan nabi?"
Luk. 1:67 Dan Zakharia, ayahnya, penuh dengan Roh Kudus, lalu bernubuat, katanya:
Kis. 19:6 Dan ketika Paulus menumpangkan tangan di atas mereka, turunlah Roh Kudus ke atas mereka, dan mulailah mereka berkata-kata dalam bahasa roh dan bernubuat.
Yang menjadi penghalang akan pengajaran bahwa ketika seseorang dipenuhi Roh Kudus dan ditandai dengan bernubuat adalah alam pemikiran yang ada di otak kita bahwa bernubuat hanyalah menyampaikan hal - hal di masa depan. Selain itu tidak dapat dikatakan sebagai bernubuat.
mari kita lihat apa yang Alkitab ajarkan :
Lukas 1 : 67 - 80
67 <Nyanyian pujian Zakharia 1:67-80> Zakharia, ayahnya, penuh dengan Roh Kudus, lalu bernubuat,
Di dalam Alkitab terjemahan baru di beri judul dengan nyanyian pujian Zakharia. Tetapi dijelaskan lagi bahwa Zakharia bernubuat.
Hal ini menjelaskan bahwa di dalam nubuatan itu tidak hanya menyampaikan hal - hal yang akan terjadi di masa depan. Tetapi di dalam nubuatan itu ada nyanyian pujian.
1:68 "Terpujilah Tuhan, Allah Israel, sebab Ia melawat umat-Nya dan membawa kelepasan baginya,
1:69 Ia menumbuhkan sebuah tanduk keselamatan bagi kita di dalam keturunan Daud, hamba-Nya itu,
1:70 --seperti yang telah difirmankan-Nya sejak purbakala oleh mulut nabi-nabi-Nya yang kudus--
1:71 untuk melepaskan kita dari musuh-musuh kita dan dari tangan semua orang yang membenci kita,
1:72 untuk menunjukkan rahmat-Nya kepada nenek moyang kita dan mengingat akan perjanjian-Nya yang kudus,
1:73 yaitu sumpah yang diucapkan-Nya kepada Abraham, bapa leluhur kita, bahwa Ia mengaruniai kita,
1:74 supaya kita, terlepas dari tangan musuh, dapat beribadah kepada-Nya tanpa takut,
1:75 dalam kekudusan dan kebenaran di hadapan-Nya seumur hidup kita.
Ayat 68 s/d ayat 75 adalah nyanyian pujian di dalam nubuatan Zakharia.
1:76 Dan engkau, hai anakku, akan disebut nabi Allah Yang Mahatinggi; karena engkau akan berjalan mendahului Tuhan untuk mempersiapkan jalan bagi-Nya,
1:77 untuk memberikan kepada umat-Nya pengertian akan keselamatan yang berdasarkan pengampunan dosa-dosa mereka,
1:78 oleh rahmat dan belas kasihan dari Allah kita, dengan mana Ia akan melawat kita, Surya pagi dari tempat yang tinggi,
1:79 untuk menyinari mereka yang diam dalam kegelapan dan dalam naungan maut untuk mengarahkan kaki kita kepada jalan damai sejahtera."
Ayat 76 s/d ayat 79 adalah penyampaian hal yang akan terjadi di masa yang akan datang.
Mari kita lihat kisah Daud
1 Samuel 16:13 Samuel mengambil tabung tanduk yang berisi minyak itu dan mengurapi Daud di tengah-tengah saudara-saudaranya. Sejak hari itu dan seterusnya berkuasalah Roh TUHAN atas Daud. Lalu berangkatlah Samuel menuju Rama.
Ketika Roh Tuhan berkuasa atas Daud apa yang Daud lakukan di hari - hari depannya ?
Daud bermazmur. Banyak sekali nubuatan yang ada di dalam Mazmur Daud. Dan Mazmur yang ditulis oleh Daud banyak diawali dengan nyanyian syukur Daud.
dengan begitu, kita dapat mengambil kesimpulan bahwa di dalam nubuatan selalu ada nyanyian syukur.Nyanyian syukur yang memuliakan Allah.
Mari kita lihat peristiwa Pentakosta.
Inti dari peristiwa Pentakosta adalah nubuatan yang disampaikan oleh orang - orang yang telah dipenuhi oleh Roh Kudus dengan menceritakan kebesaran Allah
Kis 2:11 baik orang Yahudi maupun penganut agama Yahudi, orang Kreta dan orang Arab, kita mendengar mereka berkata-kata dalam bahasa kita sendiri tentang perbuatan-perbuatan besar yang dilakukan Allah."
Karena itu apabila ada dorongan yang kuat di dalam hati kita untuk memuliakan Tuhan, dengan bermazmur, dengan nyanyian syukur, ketahuilah bahwa pada saat itu kita sedang bernubuat.
Karena bernubuat bukan hanya menyampaikan hal - hal yang akan terjadi di masa depan.
2 Ptr. 1:21 sebab tidak pernah nubuat dihasilkan oleh kehendak manusia, tetapi oleh dorongan Roh Kudus orang-orang berbicara atas nama Allah.
GBU