Submitted by Kiem on

Salam Damai Sejahtera bagi kita semua yang sempat membaca blog ini,

Selamat Hari Natal 25 Desember 2009 dan menyongsong Tahun Baru 2010 yang penuh harapan.

Blog ini merupakan komentar pada blognya Sdr. Iik J DISINI, sengaja diangkat menjadi blog tersendiri, agar lebih banyak menjangkau pembaca SS.

Komentarnya Iik yang cukup tanggap pada situasi  :

Padahal menurutku, Alkitabnya, tulisannya sama, trus 'katanya' Tuhan Yesus Kristusnya sama, harusnya kalau 'patokannya' sama, dan semua orang nurut pada 'patokan' itu, berarti nggak usah berantem dan terbagi-bagi kayak gini to ya? Ha ha ha...

Komentarnya Kiem :

Hal ini juga yang saya kritisi dalam tulisan saya KLIK DISINI bahwa tubuh Kristus terpecah-pecah.

Yesus sebagai kepala Gereja sudah ingin sekali segera datang untuk menjemput Tubuhnya (UmatNya).

Sayang sekali tubuh itu masih tercerai berai, sehingga tidak ada tempat bagi Yesus untuk masuk sebagai kepala. Seandainya TubuhNya sudah menyatu, maka Yesus sebagai kepala akan segera datang.

Matius  8 :20 Yesus berkata kepadanya: "Serigala mempunyai liang dan burung mempunyai sarang, tetapi Anak Manusia tidak mempunyai tempat untuk meletakkan kepala-Nya."

Adapun sumber perpecahan itu, antara lain :

1. Tidak patuh pada Tuntunan Roh Kudus (berpedoman pada pengertiannya sendiri)

Dalam hal memahami serta mengartikan Alkitab, beberapa hamba Tuhan tidak patuh pada tuntunan Roh Kudus, yang merupakan satu-satunya sumber Wahyu dalam penulisan Alkitab.

Seharusnya, jika pengertian mengenai Ayat Alkitab benar-benar diilhamkan oleh Roh Kudus, atau dengan kata lain, jika benar-benar hasil doa (bukan hasil analisa pikiran sendiri), maka dapat dipastikan aliran-aliran yang munculnya dari perbedaah pengertian tidak akan muncul lagi.

Kalau kita percaya bahwa Alkitab itu merupakan wahyu dari Roh Kudus kepada penulisnya, dan pengkotbah percaya bahwa pengertian yang sama dengan penulis Alkitab akan diberikan kepadanya oleh Roh Kudus, dan pada saat menyampaikan (mengkotbahkannya) terlebih dahulu berdoa juga agar Roh yang satu (Roh Kudus) dapat memberi pengertian yang sama kepada sidang Jemaat, maka pengertian akan Firman Tuhan akan sama dengan PENGERTIAN TUHAN.

Orang yang terkena point satu ini akan membuka organisasi gereja yang baru/ memisah, agar bisa lebih leluasa mengajarkan ajarannya yang dianggapnya lebih benar.

2. Merasa hanya dirinya yang dipakai oleh Tuhan, orang lain Tidak

Beberapa hamba Tuhan yang dipakai oleh Tuhan pada Jabatan tertentu, misalnya penginjil (yang ditandai dengan karunia mujizat dan Karunia kesembuhan ataupun Karunia Iman), menganggap bahwa hanya seperti dialah yang benar-benar dipakai oleh Tuhan, sehingga jabatan yang lain, misalnya gembala, nabi, dan lain-lain (yang notabene, memiliki karunia yang berbeda, semuanya dianggap bukan yang dipakai oleh Tuhan.

Ini, Ibarat tangan yang berkata kepada kaki : "Engkau tidak berguna..... tidak penting".

I Korintus  12 :15 Andaikata kaki berkata: "Karena aku bukan tangan, aku tidak termasuk tubuh", jadi benarkah ia tidak termasuk tubuh?
 

Maka orang yang berpendapat seperti ini biasanya membuka aliran baru atau organisasi gereja yang baru.

3. Merasa bisa hidup melayani Tuhan walaupun dengan cara terpisah dari yang lain

Banyak penginjil beraktivitas sendiri tanpa tergembala dengan baik (Tidak membutuhkan GEMBALA), bahkan berusaha menggembalakan domba-domba hasil penginjilannya sendiri, bahkan DENGAN CARANYA SENDIRI. Padahal cara yang diterima dari Tuhan (Keahlian yang diterimanya dari Tuhan) adalah untuk memenangkan jiwa, sedangkan cara untuk menggembalakan (memelihara domba), dia tidak memeliliki, sebab hal itu diberikan kepada yang lain (GEMBALA).

I Korintus  12 :21 Jadi mata tidak dapat berkata kepada tangan: "Aku tidak membutuhkan engkau." Dan kepala tidak dapat berkata kepada kaki: "Aku tidak membutuhkan engkau."

4. Memiliki Visi sendiri dalam pelayanan /Tidak mematuhi Visi Tuhan

Visi sendiri, misalnya ingin jadi Pimpinan Puncak, ingin terkenal, ingin kaya (dari perpuluhan), ingin ini dan itu.....

Visi Tuhan yang seharusnya DIPATUHI OLEH SETIAP PELAYAN TUHAN adalah Pembentukan Tubuh Kristus yang sempurna, menjadi tempat meletakkan Yesus menjadi kepala (dalam Perkawinan Anak Domba).....

Apa itu?

yaitu Gereja yang Kudus dan Am, Persekutuan Orang-Orang Kudus. (sebagaimana dalam Penggala ketiga dalam Pengakuan Iman Rasuli).

Seharusnya :

Kita harus rela melepaskan Visi dan Misi Pribadi dalam pelayanan kita, dan harus : MEMATUHI TUNTUNAN ROH KUDUS, MENGHARGAI JABATAN LAIN DARI TUHAN, TETAP MEMBUTUHKAN JABATAN YANG LAIN DALAM TUBUH KRISTUS DAN MEMATUHI VISI TUHAN.

Efesus 4 : 11 - 16

4:11 Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar,

4:12 untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus,

4:13 sampai kita semua telah mencapai kesatuan iman dan pengetahuan yang benar tentang Anak Allah, kedewasaan penuh, dan tingkat pertumbuhan yang sesuai dengan kepenuhan Kristus,

4:14 sehingga kita bukan lagi anak-anak, yang diombang-ambingkan oleh rupa-rupa angin pengajaran, oleh permainan palsu manusia dalam kelicikan mereka yang menyesatkan,

4:15 tetapi dengan teguh berpegang kepada kebenaran di dalam kasih kita bertumbuh di dalam segala hal ke arah Dia, Kristus, yang adalah Kepala.

4:16 Dari pada-Nyalah seluruh tubuh, -- yang rapi tersusun dan diikat menjadi satu oleh pelayanan semua bagiannya, sesuai dengan kadar pekerjaan tiap-tiap anggota -- menerima pertumbuhannya dan membangun dirinya dalam kasih.

Kitalah yang seharusnya berusaha mempercepat kedatangan Tuhan

II Petrus  3 : 9 - 15

3:9 Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat.

3:10 Tetapi hari Tuhan akan tiba seperti pencuri. Pada hari itu langit akan lenyap dengan gemuruh yang dahsyat dan unsur-unsur dunia akan hangus dalam nyala api, dan bumi dan segala yang ada di atasnya akan hilang lenyap.

3:11 Jadi, jika segala sesuatu ini akan hancur secara demikian, betapa suci dan salehnya kamu harus hidup

3:12 yaitu kamu yang menantikan dan mempercepat kedatangan hari Allah. Pada hari itu langit akan binasa dalam api dan unsur-unsur dunia akan hancur karena nyalanya.

3:13 Tetapi sesuai dengan janji-Nya, kita menantikan langit yang baru dan bumi yang baru, di mana terdapat kebenaran.

3:14 Sebab itu, saudara-saudaraku yang kekasih, sambil menantikan semuanya ini, kamu harus berusaha, supaya kamu kedapatan tak bercacat dan tak bernoda di hadapan-Nya, dalam perdamaian dengan Dia.

3:15 Anggaplah kesabaran Tuhan kita sebagai kesempatan bagimu untuk beroleh selamat, seperti juga Paulus, saudara kita yang kekasih, telah menulis kepadamu menurut hikmat yang dikaruniakan kepadanya.

Jika Tuhan belum juga datang karena TubuhNya belum siap, anggaplah sebagai mkesempatan bagi kita untuk selamat, untuk masuk dalam kesatuan Tubuh Kristus (sebagaimana ayat 15 diatas).

Tuhan Yesus memberkati

Submitted by Adrina on Wed, 2009-12-23 15:34
Permalink

Jika Tuhan belum juga datang karena TubuhNya belum siap, anggaplah sebagai mkesempatan bagi kita untuk selamat, untuk masuk dalam kesatuan Tubuh Kristus (sebagaimana ayat 15 diatas).

"Kesiapan" dari jemaat, bukan syarat dari kedatangan Tuhan.

Tuhan bisa datang kapan saja sesuai dengan rencananya, tak perduli manusia itu sudah siap atau belum.

Yang terpenting bagi kita adalah PERCAYA pada Tuhan Yesus Kristus, kalau kita mau selamat dari murka-Nya.

Submitted by Kiem on Wed, 2009-12-23 16:15
Permalink

Salam Sdr. Adriana

Selamat Natal dan Selamat menyongsong Tahun Baru

Adriana menulis :

Tuhan bisa datang kapan saja sesuai dengan rencananya, tak perduli manusia itu sudah siap atau belum.

Kiem menjawab :

Tuhan itu datang kembali untuk menjemput umatNya.

Umatnya dijemput, bukanlah asal masuk sorga saja, tetapi di sorga nanti akan menikah dengan Yesus (Perkawinan Anaka Domba), dimana Yesus sebagai mempelai Laki-laki, dan Gereja yang Kudus dan Am sebagai mempelai perempuan (atau dengan istilah PENYATUAN ANTARA TUBUH DENGAN KEPALA, dimana Suami sebagai kepala dan istri sebagai tubuh).

Namanya saja gereja yang Kudus dan Am, maka jemaat yang tidak kudus tidak ikut masuk didalamnya.

Kekudusan inilah menjadi salah satu faktor KESIAPAN, dimana jika sudah kudus, maka batas/jarak  antara sesama angota tubuh tidak ada lagi, dengan kata lain, sudah menyatu. Kalau tidak menyatu, berarti tubuh belum terbentuk.

Sebenarnya, dalam 2 Petrus 3 : 9 - 15 itu sudah jelas dikatakan, bahwa yang menunda kedatangan Tuhan adalah kesatuan TubuhNya

II Petrus  3 : 9

3:9 Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat.

Persyaratan orang-orang kudus yang yang melayani UNTUK KESATUAN TUBUH KRISTUS, sudah jelas dalam Efesus 4 : 11 - 16 tadi.

Efesus 4 : 11 - 13

4:11 Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar,

4:12 untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus,

4:13 sampai kita semua telah mencapai kesatuan iman dan pengetahuan yang benar tentang Anak Allah, kedewasaan penuh, dan tingkat pertumbuhan yang sesuai dengan kepenuhan Kristus,

Pada ayat 15, jelas bahwa tujuan pelayanan itu adalah untuk pembentukan Tubuh Kristus, bukan mencari Popolaritas, bukan mencari nama atau Uang.

Semoga jawaban saya bisa memuaskan.

Tuhan Yesus memberkati.

Submitted by alvarez on Tue, 2010-02-16 00:42

In reply to by Kiem

Permalink

Kiem bernubuat :

2. Merasa hanya dirinya yang dipakai oleh Tuhan, orang lain Tidak

Beberapa hamba Tuhan yang dipakai oleh Tuhan pada Jabatan tertentu, misalnya penginjil (yang ditandai dengan karunia mujizat dan Karunia kesembuhan ataupun Karunia Iman), menganggap bahwa hanya seperti dialah yang benar-benar dipakai oleh Tuhan, sehingga jabatan yang lain, misalnya gembala, nabi, dan lain-lain (yang notabene, memiliki karunia yang berbeda, semuanya dianggap bukan yang dipakai oleh Tuhan.

Ini, Ibarat tangan yang berkata kepada kaki : "Engkau tidak berguna..... tidak penting".


Kiem MENENTANG NUBUATANNYA SENDIRI :

http://www.sabdaspace.org/doa_pagi_yang_nikmat#comment-52390

Pendapat ini keluar dari pikiran saya sampai saya berumur 35 tahun, karena sampai umur 35 tahun, saya adalah aktivis gereja protestan (yang menurut orang paling suci, tetapi menurut saya paling munafik), karena "melayani" tanpa kekuatan/kemampuan dari Roh Kudus, dalam hall ini, saya melayani, semata-mata dengan "kepintaran" saya yang "BODOH" dan "TOLOL", karena saya lahir dengan IQ yang diatas rata-rata.
Kalau saya baca tulisan Mujijat ini, lebih lama lagi, sampai umur 40 tahun.

 

Submitted by Kiem on Tue, 2010-02-16 09:53

In reply to by alvarez

Permalink

Salam Damai Sejahtera Sdr. Alvarez.

Alvarez mengomentari :

Kiem bernubuat :

2. Merasa hanya dirinya yang dipakai oleh Tuhan, orang lain Tidak

Beberapa hamba Tuhan yang dipakai oleh Tuhan pada Jabatan tertentu, misalnya penginjil (yang ditandai dengan karunia mujizat dan Karunia kesembuhan ataupun Karunia Iman), menganggap bahwa hanya seperti dialah yang benar-benar dipakai oleh Tuhan, sehingga jabatan yang lain, misalnya gembala, nabi, dan lain-lain (yang notabene, memiliki karunia yang berbeda, semuanya dianggap bukan yang dipakai oleh Tuhan.

Ini, Ibarat tangan yang berkata kepada kaki : "Engkau tidak berguna..... tidak penting".


Kiem MENENTANG NUBUATANNYA SENDIRI :

http://www.sabdaspace.org/doa_pagi_yang_nikmat#comment-52390

Pendapat ini keluar dari pikiran saya sampai saya berumur 35 tahun, karena sampai umur 35 tahun, saya adalah aktivis gereja protestan (yang menurut orang paling suci, tetapi menurut saya paling munafik), karena "melayani" tanpa kekuatan/kemampuan dari Roh Kudus, dalam hall ini, saya melayani, semata-mata dengan "kepintaran" saya yang "BODOH" dan "TOLOL", karena saya lahir dengan IQ yang diatas rata-rata.
Kalau saya baca tulisan Mujijat ini, lebih lama lagi, sampai umur 40 tahun.

 

Kiem menjawab :

Saya tidak mengerti komentar anda ini, mohon dijelaskan.

Kemudian terhadap kutipan anda diatas, kenapa anda tidak mengutip komentar saya yang sudah diedit?

Mohon penjelasan anda

Terimakasih untuk itikad baik anda.

Tuhan Yesus mengampuni dan memberkati anda

Submitted by Adrina on Tue, 2010-02-16 13:41

In reply to by Kiem

Permalink

Kiem menjawab :

Saya tidak mengerti komentar anda ini, mohon dijelaskan.

Kemudian terhadap kutipan anda diatas, kenapa anda tidak mengutip komentar saya yang sudah diedit?

Mohon penjelasan anda

Terimakasih untuk itikad baik anda.

Tuhan Yesus mengampuni dan memberkati anda

 

Pak Kiem, si tukang NGIGAU yang selalu NGILER yang bernama Alvarez, tak usah diladeni. Dibiarin aja. Dia tak bermaksud diskusi dengan baik dan jujur, tapi hanya ingin menyerang aliran anda. Dia pikir alirannya sudah benar 100% dan tak perlu lagi di EDIT, makanya dia selalu menyerang anda.

Pak Kiem, tak usah diladeni, kalau anda terus melayaninya, dia akan semakin besar kepala alias SOMBONG. Sadarlah, anda sedang meladeni tukang NGIGAU yang blo'on.

Biarkan saja anjing menggonggong !!!

 

Submitted by alvarez on Thu, 2010-02-18 17:17

In reply to by Adrina

Permalink

Adrina berkata-kata :

Pak Kiem, si tukang NGIGAU yang selalu NGILER yang bernama Alvarez, tak usah diladeni. Dibiarin aja. Dia tak bermaksud diskusi dengan baik dan jujur, tapi hanya ingin menyerang aliran anda. Dia pikir alirannya sudah benar 100% dan tak perlu lagi di EDIT, makanya dia selalu menyerang anda.

alvazez :

Adrina, kalau kamu tolol mbok ya jangan ditunjukkan didepan umum, kasihan ntar nenek moyang kamu yang sudah kamu tetapkan untuk MASUK NERAKA.

Kalau kamu sedikit pintar saja, saya yakin kamu bisa mengetahui bahwa aliran Kiem adalah sama dengan aliran saya, berhubung ngga bisa lebih pinter lagi jadinya ya kayak gini deh, mbok ya tolol jangan dipiara, atau mau kamu turunkan ke anak kamu yg diavatar kamu itu?

Submitted by alvarez on Wed, 2010-02-17 17:22

In reply to by Kiem

Permalink

NABI Kiem bertanya :

Saya tidak mengerti komentar anda ini, mohon dijelaskan.

alvarez menjawab :

Tentu saja saya bisa mengerti jikalau anda sedang kepenuhan roh ajaib dan supranatural, oleh karenanya membuat anda tidak mengerti akan komentar saya. Oleh karenanya saya akan sedikit memberi penjelasan walaupun anda sendiri tidak pernah beritikad baik untuk memberi penjelasan bagi orang yang bertanya kepada anda mengenai apa yang sudah anda Nubuatkan.

Nubuatan pertama Nabi KIEM :

2. Merasa hanya dirinya yang dipakai oleh Tuhan, orang lain Tidak

Beberapa hamba Tuhan yang dipakai oleh Tuhan pada Jabatan tertentu, misalnya penginjil (yang ditandai dengan karunia mujizat dan Karunia kesembuhan ataupun Karunia Iman), menganggap bahwa hanya seperti dialah yang benar-benar dipakai oleh Tuhan, sehingga jabatan yang lain, misalnya gembala, nabi, dan lain-lain (yang notabene, memiliki karunia yang berbeda, semuanya dianggap bukan yang dipakai oleh Tuhan.

Ini, Ibarat tangan yang berkata kepada kaki : "Engkau tidak berguna..... tidak penting".

Nubuatan kedua Nabi KIEM :

saya adalah aktivis gereja protestan (yang menurut orang paling suci, tetapi menurut saya paling munafik), karena "melayani" tanpa kekuatan/kemampuan dari Roh Kudus

Bukankah kedua nubuatan anda ini bertentangan?

Dalam nubuatan pertama, anda mengatakan bahwa ada hamba tuhan yang menganggap bahwa dirinya sendiri yang paling dipakai oleh Tuhan, sedangkan jabatan lain seperti gembala dan NABI (yang notabene, memiliki karunia yang berbeda, semuanya dianggap bukan yang dipakai oleh Tuhan). Ini, Ibarat tangan yang berkata kepada kaki : "Engkau tidak berguna..... tidak penting".

Dalam nubuatan kedua, anda justru mengatakan bahwa Gereja Protestan yang paling munafik melayani tanpa kekuatan/ kemampuan Roh Kudus (yang notabene, memiliki karunia yang berbeda, semuanya dianggap bukan yang dipakai oleh Tuhan.  Ini, Ibarat tangan yang berkata kepada kaki : "Engkau tidak berguna..... tidak penting".

Sudah JELAS ?

 

Submitted by Adrina on Wed, 2009-12-23 16:51
Permalink

Selamat natal juga pak Kiem,

 

Namanya saja gereja yang Kudus dan Am, maka jemaat yang tidak kudus tidak ikut masuk didalamnya.

Kekudusan inilah menjadi salah satu faktor KESIAPAN,</