Submitted by Josua Manurung on


Ada apa dengan orangtua jaman sekarang...
pasangan-pasangan muda...
sukses dalam karir...
sukses dalam keuangan...
mempunyai dua tiga anak yang lucu-lucu...
datang ketika anaknya lulus dari tk...
datang ketika anaknya performance...
bermain bersama... tertawa bersama...
tapi ketika anaknya beranjak dewasa...
mereka seperti sudah lupa punya anak...

beberapa kali gurunya mengingatkan...
anak ini sering kali lupa...
anak ini tidak mengerjakan pr...
anak ini perilakunya sangat memprihatinkan...
anak ini kurang bertanggung jawab...
lalu orangtua menyalahkan guru dan sekolahnya...
sekolah itu tidak bagus...
kenapa anak ku tinggal kelas...
guru-gurunya terlalu galak dan disiplin...
anak-anak ku jadi stress kalau ke sekolah...
mereka maunya guru yang ramah dan manis selalu....
tidak mempermasalahkan bila anaknya salah...

lalu orangtua itu mencari sekolah internasional yang bonafide...
dimana tidak ada hukuman dan konsekuensi...
dimana anaknya akan selalu naik kelas...
bayaran berjuta-juta tidak jadi masalah....
selama anaknya senang dan happy sehabis pulang sekolah...
kalau bisa tidak usah ada pr dan tugas-tugas...
ulangan pun hanya dua bulan sekali...
jadi ketika pulang kerja tidak perlu terbebani....
tidak tahukah guru-guru itu kalau kami ini pekerja...
membanting tulang siang malam...
untuk mencari sebutir berlian bagi keluarga kami...
sudahilah laporan-laporan yang tidak perlu itu...
nanti toh anak-anak kami akan jadi bagus...
seiring dengan berjalannya waktu...
nanti lama-lama mereka juga akan mengerti sendiri...
dan menghormati orangtuanya sebagaimana mestinya...
yeah... speak to my hand...

anak-anak berpikir...
di rumah tidak ada aturan yang ketat...
guru-guruku takut dipecat jika orangtuaku komplain ke sekolah...
orangtuaku sibuk sekali...
aku hanya bertemu setiap pagi ketika mereka antar aku ke sekolah...
jadi aku puas dengan hidupku...
guru di sekolah tidak ada yang berani memarahi jika aku salah...
guru-guru sudah seperti zombie...
mengajar tapi tidak berani mendidik....
aku hanya ingin kesenanganku saja yang terpenting...
main internet berjam-jam...
facebook, twitter, ym, youtube, playstation, ds...
nonton sinetron dan disney channel...
mbak siapkan makanan...
mbak juga ambilkan air minum...
yang penting play lah...
membaca itu kegiatan yang keseribu....
kan di sekolah sudah capek seharian...
itu alasanku yang paling mantap...
jika mama menyuruhku untuk belajar....
dan mereka untungnya percaya begitu saja...
jangan paksa aku...
karena aku akan menangis dan ngambek tidak mau sekolah...

lalu guru pun bertanya kepada orangtua...
apa masalahnya...
anakku itu susah dapatnya loh mister...
10 tahun menunggu baru dapat anak...
kami berdua orangtua pekerja mister...
tolonglah untuk mengerti...
kami baru bercerai mister....
itu akan sangat berat buat dirinya...
cobalah dipahami...
kami tinggal bersama mertua mister...
jadi anak selalu berlindung kepada opa-omanya...
kami sering tidak sepaham mister...
papanya melarang tapi saya berat untuk melarangnya...
karena saya sangat sayang anak itu...
dulu dia sempat sakit parah mister dan hampir mau mati...
jadi kami sangat memanjakannya...
kami bertemu kok setiap sabtu dan minggu...
biasanya kami ke mall... belanja bersama...
yaa... good quality time lah... yang terpenting...

tunggu dulu...
saya sudah pahami semuanya...
berarti anakmu menjadi buruk seperti itu...
karena salah pola asuh...
lebih baik dari pertama...
tidak usah meminta anak kepada TUHAN...
kalau ternyata kalian tidak bisa bertanggung jawab...
kapan kalian mulai mendidiknya...
kapan kalian terakhir membawanya ke Gereja...
kapan kalian berbagi hati tentang masalah dia dan teman-temannya...
kapan terakhir kali  kalian memarahinya...
kapan kalian memujinya karena prestasinya di sekolah...
kapan terakhir kali meluangkan waktu membantunya kerjakan pr...
bukankah anak adalah harta yang paling berharga...
bukankah mereka adalah titipan dari TUHAN ALLAH...

generasi-generasi kita yang akan datang...
dibentuk dari sekarang...
salah pola asuh orangtua...  
membuat anak menjadi pemalas, seenaknya sendiri dan berkarakter buruk...
orangtua sadarkanlah dirimu...
dan mulailah membangun karakter
anakmu...
kiranya TUHAN ALLAH besertamu selalu...

Amsal  13
13:24 Siapa tidak menggunakan tongkat, benci kepada anaknya; tetapi siapa mengasihi anaknya, menghajar dia pada waktunya.

Amsal  17
17:21 Siapa mendapat anak yang bebal, mendapat duka, dan ayah orang bodoh tidak akan bersukacita.

Amsal  17
17:25 Anak yang bebal menyakiti hati ayahnya, dan memedihkan hati ibunya.

Amsal  19
19:18 Hajarlah anakmu selama ada harapan, tetapi jangan engkau menginginkan kematiannya.

Amsal  20
20:11 Anak-anak pun sudah dapat dikenal dari pada perbuatannya, apakah bersih dan jujur kelakuannya.

Amsal  29
29:15 Tongkat dan teguran mendatangkan hikmat, tetapi anak yang dibiarkan mempermalukan ibunya.

Amsal  29
29:17 Didiklah anakmu, maka ia akan memberikan ketenteraman kepadamu, dan mendatangkan sukacita kepadamu.



BIG GBU!
jm280510.1850.