Submitted by guestx on

Pengunjung yang hanya membaca beberapa blog di Sabda Space bisa jadi memiliki persepsi yang keliru tentang komunitas ini. "Blog Paling Ramai" dan beberapa penulis yang masuk "Daftar Blogger" top di Sabda Space mengajarkan hal-hal yang menyimpang dari ajaran Kristen tradisional. Tidak terpampangnya di halaman depan disclaimer bahwa "tulisan blogger tidak mewakili pandangan Yayasan Lembaga Sabda (YLSA) atau pengelola Sabda Space" mengesankan bahwa tulisan yang ditayangkan di Sabda Space adalah ajaran yang telah "diverifikasi" dan "sah" oleh Admin Sabda Space.

Saya juga punya persepsi yang salah seperti itu dulu.

Pertama kali mengenal dan menjenguk situs Sabda Space Komunitas Blogger Kristen ini, saya benar-benar kaget. Saya menilai isinya penuh dengan "ajaran sesat", bahkan mungkin seluruhnya "ajaran sesat" karena di dalam diskusi pada kolom komentar anggota Sabda Space (SS-er) satu sama lain saling mengatakan bahwa "ajaran kamu sesat!"


Berlatar-belakang Kristen tradisional, saya awalnya merasa aman di SS, karena ada penjaga (sentinel) bernama Hai-hai (salah satu top blogger) dan kawan-kawan yang mengawal situs ini dari penyesatan kalangan Kristen non-mainstream. Namun belakangan, Hai-hai putar haluan dan mengembangkan doktrin tentang Allah, Kristus, manusia dan iblis dari antah-berantah; dia menjadi "penyesat" baru.

Saya tak habis pikir, bagaimana bisa Sabda Space yang konon adalah komunitas Kristen membiarkan situsnya dipenuhi oleh ajaran-ajaran yang "tidak Kristen" (menurut aliran mainstream) dan membiarkan para "pembela Kristen" dibantai dan diolok-olok di sini. Namun, bersama waktu saya mulai menyadari bahwa SS bukanlah "kitab suci" yang setiap blognya harus berisi kebenaran. SS hanyalah seperti "perpustakaan" dimana kita bisa menemukan ratusan gagasan orang-orang yang mengaku atau merasa Kristen, tetapi ternyata satu sama lain memiliki pandangan yang bisa sangat berbeda bahkan sangat bertentangan. Sebagai manusia yang dianugerahi akal budi dan sebagai orang percaya yang dikarunai Roh Kudus, adalah tanggung-jawab setiap orang Kristen untuk memilah-milah BAGI DIRI MASING-MASING, manakah ajaran yang berasal dari Allah dan mana yang cuma petantang-petenteng bacot manusia.

Salah satu "ajaran sesat" yang saat ini sedang promosi di Sabda Space adalah ajaran "semua manusia akan selamat tanpa perlu percaya kepada Yesus" yang dibawa oleh Rasul Kejarlah Kasih. Sebenarnya ajaran KK ini sudah lama beredar di SS, tapi berhubung SS memang tak lagi seramai dulu, tak banyak perdebatan yang berkepanjangan yang diakibatkannya.

Beberapa hari ini Tony Paulo menyentil Admin SS untuk meninjau tulisan-tulisan Kejarlah Kasih karena dinilai sangat menyesatkan dan tidak sesuai dengan aturan forum SS yang melarang DENGAN SENGAJA penyebaran ajaran yang menyimpang dari Alkitab.

Sejak awal membaca tulisan KK di SS saya juga heran ... bagaimana bisa ada rangkaian ayat di Alkitab bisa disimpulkan menjadi "semua orang diselamatkan tanpa kecuali tanpa perlu percaya". Sempat saya berdiskusi dengan beliau, tapi tak konklusif; saya tetap tak bisa memahami lompatan logikanya.

Tapi, dengan mengaASUMSIkan KK adalah orang yang percaya pada kebenaran Alkitab dengan pemahaman yang berbeda dengan saya, maka saya tak mempersoalkan kehadiran KK di SS selama tulisan-tulisan KK terbuka untuk ditanggapi (bukan dianggap sebagai kebenaran!).  Cukup banyak SS-er yang menunjukkan 'keanehan' logika KK, tapi KK bergeming dengan 'semua selamat tanpa perlu percaya'nya. Kehadiran KK di SS membukakan mata saya bahwa di kalangan Kristen bisa saja cukup banyak yang berlogika jumpalitan seperti itu dan daripada dibiarkan meracuni orang-orang sekitarnya secara diam-diam, lebih baik cara pandang seperti itu dibuka di depan publik (seperti SS) kemudian dibahas bersama.

Nah, kalau KK tetap ngotot dan terus saja menyebarkan 'ajaran sesat'nya, apakah usulan TP agar KK 'dimoderasi' saja merupakan langkah yang baik ?

Saya berpendapat tidak perlu. Kita bisa memandang KK sebagai saudara yang sedang menderita 'sakit logika' dan 'sakit iman' (dinilai dari kacamata kita - tentu sebaliknya dinilai dari kacamata KK). Memasung KK tidak akan menyembuhkannya - bahkan bisa memperkuat keyakinannya karena ia melihat orang Kristen 'takut' dengan 'kebenaran' yang dia ungkapkan.

Saya yakin kekristenan dibangun di atas landasan kasih dan akal budi. Orang Kristen tak perlu takut dengan ajaran sesat, apalagi yang dengan mudah dipatahkan dengan logika sederhana. Penghuni dan pengunjung SS yang takut 'terpedaya' oleh ajaran KK harus dipertanyakan iman dan akal budi seperti apa yang dimilikinya.

Kekhawatiran Tony Paulo bahwa ajaran KK akan membuat orang Kristen merasa "bebas" berbuat dosa tidak cukup beralasan. Saya akan sangat heran jika ada orang (mengaku) Kristen tapi masih ingin membuat dosa dan mencari-cari celah bagaimana menjauh dari Allah dan melakukan hal-hal yang memurkakanNya. Saya juga akan heran jika ada orang begitu naifnya sehingga berpendapat bahwa cukup berdiam diri dan tak perlu mengenal Allah dan Kristus, tapi otomatis mendapat keselamatan yang diberikan oleh Kristus.

Ajaran-ajaran "sesat" akan terus bertebaran di Sabda Space dan ribuan forum di internet. Membreidel ajaran tersebut di 'permukaan' hanya akan membuat ajaran tersebut berkembang secara 'underground' dan kita tak bisa menanggapinya dengan berhikmat. Maka, biarkanlah ajaran-ajaran tersebut 'mengapung' di Sabda Space agar kita bisa mengenali dan membawanya ke 'jalan lurus' dimana perlu.

Tak perlu takut bahwa kita atau orang lain yang membaca ajaran sesat akan ikut tersesat. Kuncinya : milikilah iman yang benar dan jangan menelantarkan akal budi. Iman yang benar tak akan mudah tertipu dan ikut rupa-rupa angin pengajaran yang bukan berasal dari Allah!

# by GX 07.10.2015
direvisi 08.10.2015
__________________