Loas au asa lao tu Jesusku tu na dao
Ai malungun do rohangku mandapothon Debataku
Asa di lambung Na au, asa di lambung Na au
(Buku Ende No. 335) *)
*) terjemahan bebas :
Ijinkanlah aku pergi kepada Yesusku jauh di sana
Karena hatiku teramat rindu bertemu dengan Tuhanku
Aku mau tinggal di sisiNya, aku mau tinggal di sisiNya
tak ada yang bisa menahanmu untuk tinggal lebih lama di sini
tidak obat-obatan herbal tradisional pusaka nenek moyang kita
tidak juga metoda pengobatan modern radikal terbaik di negeri tetangga
tak ada yang bisa menahanmu untuk tidak meninggalkan kami
tidak bulanan doa berurai air mata dari ratusan sahabat dan kerabat
tidak juga dekapan erat bunda dan istri terkasih yang tak sudi melepasmu
kau akhirnya berangkat di kisaran masa menurut prognosis para dokter
seperti hanya menambahkan satu data statistik mortalitas pasien hepatoma
kau tak sempat melihat fajar terakhir di tahun dua ribu dua belas
kami terhenyak, bertanya-tanya :
apakah Tuhan tidak bertindak ?
apakah Tuhan tidak mendengar ?
lalu kami ingat pesan-pesanmu di hari-hari terakhir bersama kami :
"kesembuhan adalah kedaulatan Tuhan, keselamatan adalah anugerahNya"
dan kau berbahagia telah mendapat bagian dalam keselamatan itu
maka kau pergi jauh dari kami
bagai pengantin yang dijemput mempelainya
dibawaNya kau ke Rumah yang selalu kau impikan
di sana kau abadi bersama Kekasih jiwamu
--------------
by : guestx
(terinspirasi oleh kotbah Pdt Hh)
07.01.13
untuk DH yang berangkat pada 31.12.12 :
sampai bertemu di kekekalan