Submitted by sarah on

Malam ini saya mengikuti kelas PA dan inilah yang saya dapatkan dari cerminan diri saya selama ini.....sementara melayani Tuhan, sementara saya mendidik anak-anak saya, dan walau ada hari-hari dimana saya merasa kuat, rupanya saya punya iman selama ini kembang kempis.....kadang kembang kadang kempis.....

Seperti bangsa Israel setelah lepas dari perbudakan di tanah mesir, mereka bersorak, bernyanyi memuji Tuhan, menari dengan gambus dan kecapi, dengan rebana....., baru saja mereka melintasi laut merah yang terbelah......(menyaksikan sea world saja sudah terkagum-kagum, apalagi melintasi laut merah pada waktu itu; suatu kejadian yang tidak akan terulang kedua kali di dunia ini).....................mereka menyanyi-nyanyi bahkan saking panjangnya nyanyian itu (Kel. 15) ga kebayang bagaimana mereka menyanyikannya.....pasti gemuruh luar biasa, dinyanyikan oleh ribuan orang.

Tetapi baru saja mereka menyaksikan kedahsyatan Tuhan, merasakan campur tangan Tuhan, mereka sudah kembali bersungut-sungut (ay.24 dan ps. 16 : 7) itu sangat biasa dilakukan manusia ini, termasuk saya.

Itulah iman orang2 yang tidak konsisten. Tuhan mau supaya kerohanian kita konsisten, dalam hal senang atau susah, seperti Paulus ketika ia dipenjara tetap berdoa memuji Tuhan, hingga terjadi mujizat.

Rasanya saya banyak mengeluh, protes atau apalah.........dan mengasihani diri. Saya tidak mau seperti itu, yang tidak berkemenangan, padahal seringkali saya merasakan kemenangan oleh karena Tuhan. Amin.