Kepada orang-orang Yahudi Kristus berkata, "Iblislah yang menjadi bapamu dan kamu ingin melakukan keinginan-keinginan bapamu. Ia adalah pembunuh manusia sejak semula dan tidak hidup dalam kebenaran, sebab di dalam dia tidak ada kebenaran. Apabila ia berkata dusta, ia berkata atas kehendaknya sendiri, sebab ia adalah pendusta dan bapa segala dusta." Benarkah bangsa Yahudi adalah keturunan Iblis? Yesus Kristus adalah Allah. Tiada dusta di dalam diri-Nya. Apabila Dia menyatakan bangsa Yahudi keturunan Iblis, maka itu berarti bangsa Yahudi adalah keturunan Iblis.
Heylel ben Shachar
Wah, engkau sudah jatuh dari langit, hai Bintang Timur, putera Fajar, engkau sudah dipecahkan dan jatuh ke bumi, hai yang mengalahkan bangsa-bangsa! Yesaya 14:12
Engkau yang tadinya berkata dalam hatimu: Aku hendak naik ke langit, aku hendak mendirikan takhtaku mengatasi bintang-bintang Allah, dan aku hendak duduk di atas bukit pertemuan, jauh di sebelah utara. Yesaya 14:13
Aku hendak naik mengatasi ketinggian awan-awan, hendak menyamai Yang Mahatinggi! Yesaya 14:14
Sebaliknya, ke dalam dunia orang mati engkau diturunkan, ke tempat yang paling dalam di liang kubur. Yesaya 14:15
Orang-orang yang melihat engkau akan memperhatikan dan mengamat-amati engkau, katanya: Inikah dia yang telah membuat bumi gemetar, dan yang telah membuat kerajaan-kerajaan bergoncang, Yesaya 14:16
yang telah membuat dunia seperti padang gurun, dan menghancurkan kota-kotanya, yang tidak melepaskan orang-orangnya yang terkurung pulang ke rumah? Yesaya 14:17
Heylel ben Shachar (dilafakan: hay-lale bane shakh'-ar) artinya bintang timur putera fajar. Planet Venus hanya kalah terang dari matahari dan bulan. Dari bulan Februari sampai awal Oktober planet Venus nampak pada senja hari di langit barat, itu sebabnya dinamakan bintang senja. Mulai bulan November hingga Januari, planet Venus terbit di langit timur sebelum fajar menyingsing dan hilang bersama dengan datangnya pagi. Itu sebabnya Venus disebut bintang timur atau bintang fajar atau bintang kejora. Heylel diterjemahkan sebagai Lucifer dalam bahasa Latin. Dari generasi ke generasi umat Kristen percaya bahwa bintang timur putera fajar Dalam Yesaya 14:12 adalah Iblis dan dia adalah malaikat.
Di manakah engkau, ketika Aku meletakkan dasar bumi? Ceritakanlah, kalau engkau mempunyai pengertian! Ayub 38:4
Siapakah yang telah menetapkan ukurannya? Bukankah engkau mengetahuinya? --Atau siapakah yang telah merentangkan tali pengukur padanya? Ayub 38:5
Atas apakah sendi-sendinya dilantak, dan siapakah yang memasang batu penjurunya Ayub 38:6
pada waktu bintang-bintang fajar bersorak-sorak bersama-sama, dan semua anak Allah bersorak-sorai? Ayub 38:7
Kata Yesus kepada mereka: "Jikalau Allah adalah Bapamu, kamu akan mengasihi Aku, sebab Aku keluar dan datang dari Allah. Dan Aku datang bukan atas kehendak-Ku sendiri, melainkan Dialah yang mengutus Aku. Yohanes 8:42
aku ada serta-Nya sebagai anak kesayangan, setiap hari aku menjadi kesenangan-Nya, dan senantiasa bermain-main di hadapan-Nya; Amsal 8:30
aku bermain-main di atas muka bumi-Nya dan anak-anak manusia menjadi kesenanganku. Amsal 8:31
Oleh sebab itu, hai anak-anak, dengarkanlah aku, karena berbahagialah mereka yang memelihara jalan-jalanku. Amsal 8:32
Sebagian teolog mengajarkan bahwa bintang-bintang fajar dan anak-anak Allah di dalam Ayub 38:7 adalah malaikat karena pada waktu itu manusia belum diciptakan. Berdasarkan pemahaman demikianlah mereka mendukung ajaran bintang timur putera fajar di dalam Yesaya 14:12 adalah malaikat. Mari kita menguji pemahaman demikian.
Apabila membandingkan Ayub 38:4-11 dengan Amsal 8:22-31 maka dapat disimpulkan bahwa keduanya mengisahkan hal yang sama yaitu penciptaan dunia pada hari kedua dan ketiga. Di dalam Amsal 8:30 Hikmat mengaku diri-Nya adalah Anak Kesayangan Allah di dalam Amsal 8:12 Dia menyatakan diri-Nya tinggal bersama Kecerdasan. Hikmat adalah TUHAN Allah alias Yesus Kristus sementara Kecerdasan adalah Roh Allah alias Roh Kudus.
Di dalam Yohanes 8:42, Yesus Kristus menyebut diri-Nya Anak Allah karena Dia keluar dan datang dari Allah. Manusia-manusia yang disebut anak Allah memiliki Nafas Hidup alias Roh Kudus yang keluar dan datang dari TUHAN Allah di dalam dirinya. Alkitab sama sekali tidak mengajarkan bahwa malaikat adalah anak Allah. Alkitab juga tidak mengajarkan bahwa malaikat keluar dan datang dari Allah. Alkitab juga tidak mengajarkan bahwa Nafas Hidup alias Roh Kudus tinggal di dalam malaikat. Atas dasar kenyataan demikianlah disimpulkan bahwa malaikat tidak berhak mendapat gelar atau status anak Allah. Allah yang bersorak-sorai di dalam Ayub 38:7 bukan malaikat karena yang berhak atas gelar dan status anak Allah hanya TUHAN Allah, Roh Allah dan manusia.
Frasa "bintang-bintang fajar" di dalam Ayub 38:7 diterjemahkan dari kata KOWKAB yang berarti bintang dan kata BOQER yang berarti fajar. Bintang fajar adalah bintang yang terbit ketika fajar menyingsing kemudian menghilang seiring datangnya pagi. Disebut bintang timur karena terbit di langit sebelah timur. Bintang timur adalah planet Venus. Bintang timur hanya ada satu. Di dalam kebudayaan manusia, hanya ada satu bintang yang dinamakan bintang timur atau bintang fajar yaitu planet Venus. Memang benar, kata KOWKAB juga berarti bintang-bintang, namun bintang timur hanya ada satu.
Kenapa para penerjemah Alkitab menerjemahkan frasa KOWKAB BOQER sebagai bintang-bintang fajar. Mungkinkah itu karena mereka tidak memahami bahwa dalam kebudayaan manusia hanya ada satu bintang yang dinamai bintang fajar atau bintang timur, atau mereka memiliki alasan lain?
bersorak-sorak bersama-sama = ruwa yachad
semua anak Allah bersorak-sorai = kol ben elohiym ranan
Bersorak bersama-sama tidak dilakukan sendirian. Semua anak Allah bersorak-sorai tidak dilakukan sendirian. Itu sebabnya KOWKAB BOQER diterjemahkan sebagai bintang-bintang fajar. di Dalam Alkitab Ada lebih dari satu pribadi yang digelari bintang fajar. Di dunia ini memang ada lebih dari satu pribadi yang mendapat gelar bintang fajar. Tepatnya, ada tiga pribadi yang digelari bintang fajar atau bintang timur.
"Aku, Yesus, telah mengutus malaikat-Ku untuk memberi kesaksian tentang semuanya ini kepadamu bagi jemaat-jemaat. Aku adalah tunas, yaitu keturunan Daud, bintang timur yang gilang-gemilang." Wahyu 22:16
dan kepadanya akan Kukaruniakan bintang timur. Wahyu 2:28
Dengan demikian kami makin diteguhkan oleh firman yang telah disampaikan oleh para nabi. Alangkah baiknya kalau kamu memperhatikannya sama seperti memperhatikan pelita yang bercahaya di tempat yang gelap sampai fajar menyingsing dan bintang timur terbit bersinar di dalam hatimu. 2 Petrus 1:19
Bintang Timur di dalam ketiga ayat tersebut di atas bukan planet Venus atau bintang kejora yang nampak di langit timur saat menyingsing fajar. Di dalam Wahyu 22:16 Yesus menyatakan dengan gamblang bahwa diri-Nya adalah Aster Proinos alias Bintang Fajar alias Bintang Timur. Siapakah Bintang Timur (Aster Proinos) dalam Wahyu 2:28 yang dikaruniakan oleh Yesus Kristus kepada jemaat di Tiatira? Dialah Roh Kudus. Apakah Bintang Timur (phosphoros) yang bersinar di dalam hati manusia menurut Petrus? Dialah Roh Kudus.
Yesus Kristus adalah Tunas segala ciptaan dan sulung dari semua manusia yang diselamatkan. Tunas adalah Bintang Timur. Roh Kudus yang diutus ke dunia adalah Tunas jiwa-jiwa (nephes) hidup, Dia adalah sulung dari semua jiwa-jiwa hidup. Tunas adalah Bintang Timur. Adam adalah tunas umat manusia, dia adalah sulung dari seluruh manusia. Tunas adalah bintang timur putera Fajar. Heylel ben Shachar di dalam Yesaya 14:12 adalah Adam, dia adalah tunas manusia. Gelar BINTANG TIMUR hanya diberikan kepada para sulung yang mengemban mandat Allah. Yesus, Roh Kudus dan Adam adalah Bintang Timur. Tidak ada malaikat yang mendapat gelar bintang Timur.
belum ada semak apapun di bumi, belum timbul tumbuh-tumbuhan apapun di padang, sebab TUHAN Allah belum menurunkan hujan ke bumi, dan belum ada orang untuk mengusahakan tanah itu; Kejadian 2:5
tetapi ada kabut naik ke atas dari bumi dan membasahi seluruh permukaan bumi itu— Kejadian 2:6
ketika itulah TUHAN Allah membentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup. Kejadian 2:7
Apabila kita memperhatikan kisah penciptaan dunia dan sorga maka nampak bahwa ketika TUHAN Allah membentuk Adam, saat itu Dia belum menurunkan hujan ke bumi tetapi ada kabut naik ke atas dari bumi dan membasahi seluruh permukaan bumi itu. Itu berarti saat itu belum ada air, daratan belum nampak begitupun lautan, gunung dan bukit-bukit. Apabila kita mengaitkan kisah penciptaan tersebut dengan Amsal 8:30-31 serta Ayub 38:7 maka dapat disimpulkan bahwa Adam ikut melihat proses terbentuknya daratan dan gunung-gunung serta lautan.
Kita sudah tahu keberadaan tiga bintang fajar di dalam Alkitab yaitu Yesus Kristus, Roh Kudus dan Adam, itu sebabnya mustahil memahami bintang-bintang fajar di dalam Ayub 38:7 adalah para malaikat. Bintang-bintang fajar yang bersorak-sorak bersama-sama adalah Adam, TUHAN Allah dan Nafas Hidup. Semua anak Allah yang bersorak-sorai adalah Adam, TUHAN Allah dan Nafas Hidup. Mungkin Adam tidak ikut bersorak-sorak akan tetapi mustahil menyangkal bahwa bintang-bintang timur yang bersorak-sorak di dalam Ayub 38:7 bukan malaikat.
Para teolog menafsirkan Bintang Timur putera Fajar sebagai malaikat karena mereka YAKIN bahwa Iblis adalah malaikat bukan karena Alkitab mengajarkannya.
Gambar Kesempurnaan
Lalu datanglah firman TUHAN kepadaku: Yehezkiel 28:11
Hai anak manusia, ucapkanlah suatu ratapan mengenai raja Tirus dan katakanlah kepadanya: Beginilah firman Tuhan ALLAH: Gambar dari kesempurnaan engkau, penuh hikmat dan maha indah. Yehezkiel 28:12
Engkau di taman Eden, yaitu taman Allah penuh segala batu permata yang berharga: yaspis merah, krisolit dan yaspis hijau, permata pirus, krisopras dan nefrit, lazurit, batu darah dan malakit. Tempat tatahannya diperbuat dari emas dan disediakan pada hari penciptaanmu. Yehezkiel 28:13
Kuberikan tempatmu dekat kerub yang berjaga, di gunung kudus Allah engkau berada dan berjalan-jalan di tengah batu-batu yang bercahaya-cahaya. Yehezkiel 28:14
Engkau tak bercela di dalam tingkah lakumu sejak hari penciptaanmu sampai terdapat kecurangan padamu. Yehezkiel 28:15
Dengan dagangmu yang besar engkau penuh dengan kekerasan dan engkau berbuat dosa. Maka Kubuangkan engkau dari gunung Allah dan kerub yang berjaga membinasakan engkau dari tengah batu-batu yang bercahaya. Yehezkiel 28:16
Engkau sombong karena kecantikanmu, hikmatmu kaumusnahkan demi semarakmu. Ke bumi kau Kulempar, kepada raja-raja engkau Kuserahkan menjadi tontonan bagi matanya. Yehezkiel 28:17
Dengan banyaknya kesalahanmu dan kecurangan dalam dagangmu engkau melanggar kekudusan tempat kudusmu. Maka Aku menyalakan api dari tengahmu yang akan memakan habis engkau. Dan Kubiarkan engkau menjadi abu di atas bumi di hadapan semua yang melihatmu. Yehezkiel 28:18
Semua di antara bangsa-bangsa yang mengenal engkau kaget melihat keadaanmu. Akhir hidupmu mendahsyatkan dan lenyap selamanya engkau." Yehezkiel 28:19
Jawab malaikat itu kepadanya: "Akulah Gabriel yang melayani Allah dan aku telah diutus untuk berbicara dengan engkau dan untuk menyampaikan kabar baik ini kepadamu. Lukas 1:19
Bukankah mereka semua adalah roh-roh yang melayani, yang diutus untuk melayani mereka yang harus memperoleh keselamatan? Ibrani 1:14
Taman Eden dibuat khusus untuk manusia, semua yang ada di taman Eden disediakan untuk manusia. Frasa "gambar kesempurnaan" di dalam Yehezkiel 28:12 diterjemahkan dari kata tokniyth (dilafalkan: tok-neeth') yang di dalam beberapa versi Alkitab bahasa Inggris diterjemahkan sebagai the seal of perfection, meterai kesempurnaan. Mustahil ada ciptaan yang lebih sempurna dari peta teladan Allah. Mustahil malaikat adalah gambar kesempurnaan karena tidak ada satu ayat pun di dalam Alkitab yang mengajarkan bahwa malaikat adalah peta teladan Allah. Karena tidak ada ciptaan yang lebih sempurna dari peta teladan Allah, maka gambar kesempurnaan adalah Adam.
Sebagian teolog menggunakan kalimat, "Kuberikan tempatmu dekat kerub yang berjaga" dalam Yehezkiel 28:14 untuk mendukung ajaran Iblis adalah malaikat. Kerub adalah malaikat bahkan Kerub adalah malaikat yang paling dekat dengan TUHAN Allah, itu sebabnya mereka mengajarkan bahwa Iblis adalah malaikat yang disebut Kerub. Apabila gambar kesempurnaan adalah kerub, bukankah seharusnya dia bersama-sama kerub, bukannya ditempatkan di dekat kerub yang berjaga? Apabila Yehezkiel 28:1-19 memang berbicara tentang Kerub yang memberontak, bukankah itu berarti kerub adalah peta teladan Allah karena kerub adalah gambar kesempurnaan? Alkitab mengajarkan dengan gamblang dan tegas bahwa peta teladan Allah adalah manusia, bukan malaikat. Untuk apa Allah menempatkan Kerub di taman Eden? Untuk menjaga, merawat da