Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs SABDASpace

Ini Jawaban terakhir yang aku mau lunaskan, Hai hai

Raissa Eka Fedora's picture

Hai, apa kabar semuanya? Aku nggak bisa lagi ketemu tiap hari di blog ini, mungkin cuma seminggu sekali. Karena jadwal padet banget, jadi aku nggak bisa deh ngeliat artikel-artikel terlalu banyak, maklum orang sibuk...

Aku masih punya utang ya sama hai hai, karena aku masih mempercayai bahwa aku berharga dimata Tuhan, karena beginilah Firman Tuhan, "Oleh karena engkau berharga dimata-Ku, dan mulia, dan Aku ini mengasihi engkau,..." Yesaya 43:4a.

Dah jelas khan hai hai? Bukannya aku menentang kamu, kita kan masih sama-sama berjuang dan belajar (nggak cuma aku doank yang belajar mengikuti pikirannya Tuhan. )

Jadi mungkin yang aku percayai itu beralasan. Ada yang punya ayat lain?

Dan kalau menurut logika? Kalau Tuhan nggak sayang, maukah Tuhan menjelma menjadi Yesus Kristus untuk MATI untuk MANUSIA yang cuma debu ini? Maukah Tuhan meninggalkan kediaman-Nya yang megah dan berkilauan, dan tiada taranya di dunia kalau Tuhan nggak sayang?

Sebegitu berharganyakah kita yang debu tiupan ini di mata Tuhan, sehingga Ia mau mati cuma untuk menebus manusia dari dosa?

Debu jelek ini, masih kecil, berani menjadi guru???? Maafkanlah aku.

Kamu masih tigabelas tahun didunia, mau mengabarkan kebenaran dan berani berdebat dengan yang sudah puluhan tahun didunia ini????? Maafkanlah aku.

Kamu mau menjadi pembenar??????? Tidak, bila tidak benar-benar ada kesalahan apapun.

Tapi, Tuhan aja berdebat dengan 'pendeta' masa lalu, dan aku cuma mau mengeluarkan pendapat saja, Jadi, maafkanlah aku.Sealed

__________________

Satu lagi pendapat seorang anak kecil yang tersasar ke dunia orang dewasa dan memberanikan pendapat.
-anak kecil berpendapat, didengarkah?-

Bin Nun's picture

tidak apa-apa...

YESUS sendiri sudah berdebat sejak umur 12 tahun... kamu setahun lebih "tua"... :) BIG GBU! *JM