JEFFRY S TJANDRA
Sore ini memang hujan lebat. Rencana berangkat ke KKR pukul 5pun mulai tertunda. Bingung antara berangkat atau tidak berangkat. Tiba-tiba ada sms masuk dari temanku. Dia menawari akan menjemputku menggunakan mobil. Wah cocok nich, aku pun menyetujuinya. Kami tiba pukul 17.30. Terlambat memang, namun Gedung A. Yani belum penuh sesak. Masih terlihat banyak kursi kosong. Kami bergegas masuk mencari posisi yang nyaman. Acara ini diisi oleh seorang penyanyi lagu rohani terkenal. Jeffry S Tjandra. Pada selebaran dan brosus yang disebarkan ke banyak gereja tertulis besar "OIKUMENE",. Sungguh lucu memang kalau dibandingkan dengan keadaan sesungguhnya. Promosi gereja. MENURUTKU. Tapi gak apa lah, toch juga gratisan.
Ada bebarapa hal yang aku dapatkan dari acara KKR / Konser / Ibadah ini.
PANTOMIM
Untung saja kami tidak terlambat terlalu lama. Setelah kami mendapat posisi yang nyaman, kami disuguhi drama pantomim ( diiringi musik - maaf yach, ndak tahu istilahnya. Drama Pantomim Musikal ?). Pantomim ini menceritakan tentang penciptaan manusia, sampai ia jatuh dalam dosa dan dibebaskan dari belenggu dosa. Aku pribadi sangat terkesan dan sungguh-sungguh menikmatinya. Ada satu bagian yang sangat membekas dihati dan pikiranku. Waktu iblis dan manusia jatuh dalam dosa, ALLAH BAPA melakukan "penghakiman" yang berbeda. DIA begitu MARAH dan MUAK dengan setan / iblis. DIA lemparkan setan ke bumi dengan AMAT SANGAT MARAH, bahkan 'mungkin" dapat diandaikan "TIADA AMPUN BAGI mu". Tapi berbeda halnya dengan manusia. BAPA MARAH, tapi entah kenapa "ADA SESUATU" yang membuat DIA memutuskan hukuman yang berbeda kepada MANUSIA ( ADAM ). DIA menghela nafas. DIA BERUBAH RENCANA (?). DIA kerjakan karya pengampunannya untuk manusia. Tapi tidak untuk setan. HANYA UNTUK MANUSIA.
Kesan yang aku dapat ini bukanlah sebuah pengajaran, tapi sebuah perenungan pribadi yang sangat memberkati hidupku. Aku semakin mengerti mengapa kita SUNGGUH berharga dimataNYA. DIA BAPA yang LUAR BIASA. Bagiku itulah ANUGRAH. DIA yang MEMULAI atas hidup kita.
AGAMA KRISTEN TIDAK MENJAMIN HIDUP KITA
Ketika itu, Jeffry menceritakan beberapa kejadian yang sungguh ironis. Dan dengan berani dia mengatakan bahwa agama kristen tidak pernah menjamin kehidupan kita. HANYA YESUS, JAMINAN ATAS HIDUP KITA.
Anda masih ingat dengan kasus seorang ibu yang meracuni anak-anaknya, dan iapun juga akhirnya bunuh diri. Bukankah ibu tersebut orang Kristen ? Kasus yang belum lama terjadi, seorang Bapak tega menggorok leher anaknya, bukankah dia juga orang Kristen ? Ironis. Tapi memang harus diakui. AGAMA KRISTEN TIDAK PERNAH MEMBERIKAN JAMINAN ATAS HIDUP KITA. Tapi diatas semuanya YESUS lah yang MAMPU dan SANGGUP MENJAMIN HIDUP KITA. Bukan AGAMA. TAPI YESUS. DAN HANYA YESUS.
BENARKAH BERKAT ADALAH STANDARD HIDUP KITA ?
BIASANYA, aku berpikir bahwa artis rohani pasti hidupnya diberkati, berkelimpahan, sehat walafiat. Tapi sungguh berbeda saat Jeffry menceritakan tentang seorang sahabatnya. Jacqline Celosse. Tidak asing bukan? Ya dia juga salah satu penyanyi lagu rohani yang terkenal. Saat ini Jaqline sedang terkena penyakit yang belum ada penyebabnya. Memang Tuhan tidak kerjakan perkara yang "ajaib" menurut "pengajaran" para pendeta 'blessing". Sampai hari ini dia masih sakit, dan bahkan kondisi tubuhnya semakin merosot.
Entah angin apa yang membawa Jeffry tergerak untuk membantu biaya pengobatan Jaqline. Mereka bukanlah sahabat atau teman dekat. Tapi Jefry sadar bahwa kita harus saling peduli terhadap sesama kita. Saat berangkat berobat ke luar negeri, Jaqline sempat berkata kepada Jefry, bahwa APAPUN DIAGNOSA atau HASIL pemeriksaan dokter, dia TETAP PERCAYA BAHWA TUHAN MENGASIHI dia. IMANNYA TIDAK AKAN PERNAH dia LEPASKAN. LUAR BIASA!!!
Apakah kasus yang dialami Jacqline tersebut adalah santet, kutuk, kebanyakan dosa, atau gara-gara melupakan Tuhan? Sekali-kali tidak. Melalui kisah ini aku makin tahu bahwa banyak hal yang menurut "pendeta" adalah kutuk, aib, dosa tapi bagi YESUS itulah jalan untuk membawa ANAK-ANAKNYA makin dimurnikan seperti emas.
SIAPAKAH YANG SEHARUSNYA TUNDUK ?
Dulu aku sempat mengikuti beberapa pelajaran di gereja ini ( yang mengadakan acaara ). Karena dari dahulu impartasi roh kudusnya selalu 1...2...3....wuzzz..terima...terima.... aku jadi berpikir mungkin aja ini memang doktrin / pengajaran yang dihidupi oleh pak pdt B. Memang aku adalah penganut aliran karismatik abiz. Tapi aku paling gak sreg sama pdt yang ngawur. Dengan doktrin 1...2...3...wuzzz, bukankah Roh Kudus tunduk kepada kita. Benarkah waktu 1..2...3...wuzzz, Roh Kudus SELALU menurut kepada perintah kita? Bukankah kita yang seharusnya tunduk kepada Roh Kudus?
Aku tidak antipati dengan pdt ngeroh. Ada beberapa pdt ngeroh yang aku salut dan kagumi pengajarannya. Bukan karena mereka terkenal atau ngeroh abizz, tapi dalam pengajarannya, mereka TUNDUK kepada Roh Kudus. Roh Kudus lah yang mempunyai otoritas dalam setiap pelayanan ngeroh mereka.
HUTANG
Sebelum acara diakhiri, Bpk pendeta B menaikan pujian penyembahan dan doa. Seperti biasa, ada acara 1...2...3......buzzzzz. terima...terima... Ya gitu dech. Ada satu kalimat doa yang menurutku agak aneh sich. Gini nich : "percaya hutang-hutang kita Lunas. pecaya..percaya..." (ini sungguh-sungguh aku denger lho). Wah aku hampir tertawa. Jadi ingat obrolan dengan temanku sebelum memarkir mobil waktu berangkat tadi. Temanku ini adalah mantan debt collector kreditan motor. Kami sempat ngobrol sedikit tentang pekerjaannya dahulu. Temenku cerita bahwa ada bapak-bapak yang seharusnya membayar hutang tapi gara-gara belum punya uang dia "ngeles". Mas kita kan sama-sama orang kristen, "mbok ya" dikasi kesempatan. Hua.hua temenku dengan santainya menjawab, "Pak justru karena kita sama-sama orang kristen, seharusnya bapak malu. Mbayar hutang koq terlambat". Kan memalukan.....
MUJIZAT
Lagu terakhirnya mantab. .....ada mujizat setiap hari. ( jgn dipukulin om hai..takut ). Dan sungguh2 mujizat. Hari ini dompetku cuma berisi Rp.2.400 "tok". Memang sich ada uang di rumah, tapi khusus buat persiapan kelahiran bayi. he.he.he. Tapi gak berani makai, takut kalau ada apa-apa. Nah ni mujizatnya, waktu pulang aku ketemu nenekku yang sakti. Kenapa sakti, karena semenjak dari kecil, setiap berjabat tangan selalu keluar uang dari tangannya. He.he.he. hebat bukan. Tangan kosong, jabat tangan sebentar, keluar uang. Mantab.
Memang mungkin memalukan. Sudah nikah masih dikasih uang sama nenek. Maklum lah aku kan cucu kesayangan. He.he.he. Aku pernah berbicara sama nenekku, mak "mbok" ndak usah ngasih uang lagi. e.e.e. nenekku malah marah. Dihadapan dia, aku tetaplah cucu. Mau sudah nikah atau belum gak ada bedanya. Jadi selama nenekku masih sanggup dia kan memberiku uang, KALAU KETEMU. he.he.he. Soalnya dia tinggal di SALAMAN. Sedangkan aku di MAGELANG.
NB : Buat temen-temen ada yang bisa kasih masukan atau pandangan tentang "SESUATU" yang membuat BAPA memberikan hukuman yang berbeda kepada manusia?
Jika om ebed dan sembilan juga berangkat ke acara bisa koq memberikan masukan n koreksi. Siapa tau aja ternyata aku berbohong. wk.w.w.kw.kw.k...
Maaf mungkin aku bisa cek blog ini 2 hari sekali. Maklum harus ke warnet. Kasian kalau tiap hari ninggal istri malam-malam. Kan harus jadi suami SIAGA. SIAP ANTAR JAGA. Doain ya...
Setiap manusia dihakimi oleh perkataannya sendiri