Submitted by coldwind on

Waktu sudah bergeser meninggalkan tengah malam. Aku berdiri dalam sepi, melihat laju kendaraan bermotor yang sesekali berlalu dibawah sana. Hanya angin malam yang dingin menjadi sahabat yang selalu setia menemani. Setiap kali berhembus seolah berkata, "Aku masih menemanimu disini...".





 

Sesekali pandanganku menerawang, mengingatmu yang ada dinegeri seberang. Berfikir dan mengira-ira. Apa yang sedang kau kerjakan disana. Saat ini pasti barulah beranjak senja, adakah seseorang yang menemanimu disana? Seseorang yang beruntung untuk dapat memandangmu dan bersamamu saat mentari mulai menarik diri.



Adakah saat ini kau mengingatku? Adakah kau lihat wajahku disaat kau tutup kedua matamu? Adakah kau tau, jauh daripadamu seseorang sedang merindukanmu. Menanti dan berharap untuk bertemu.



Ku akui aku lelah aku menunggu tanpa harapan. Letih menanti asa yang hilang. Cukup katakan kalau engkau mau kembali, aku selalu menanti sampai akhir nanti. Tetapi aku tau, duniaku tidak cukup menahanmu. Tanganku tidak akan menjadi sangkar yang mengurungmu, tetapi akan senantiasa terbuka untukmu dapat singgah melepas lelah.



Waktu boleh berlalu, tetapi biarlah hatiku tetap untukmu.