Submitted by Tante Paku on

http://t0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcTx-bpj4xr0dku9u7wXJrOB8wOvJ-1Gf36EYIZkh58fGiJYbIQ&t=1&usg=__VQ6yC7dPh5T8X0WDG5RS1Vui9X4=



1.  Mempersiapkan diri

2.  Menabung dulu

3.  Menunggu THR

4.  Mendata fitrah

5.  Menentukan langkah

6.  Menitipkan rumah

7.  Mudik

8.  Menetapkan kendaraan

9.  Melakukan ritual

10.Menunggu hari

11.Mulai perjalanan

12.Menunggu memang membosankan

13.Memainkan angan-angan

14.Menikmati lebaran tiba

15.Mencium sanak saudara

16.Minal Aidin Wal Faizin

17,Membicarakan masa lalu

18.Membayangkan masa depan

19.Minggu persiapan

20.Mudik telah usai

21.Mulai perjalanan kembali pulang

22.Mohon maaf lahir batin lagi

23.Masuk kerja terlambat, maklumi saja ya, kan sudah minta maaf?



JEMBAR SEGARANE, segara adalah lautan atau samudera, arti tersebut adalah ungkapan tentang orang yang mudah memberi maaf, orang yang suka mengampuni. Orang yang JEMBAR SEGARANE, kendati disakiti atau dilukai hatinya, tidak akan mendendam. Dengan rela dan besar hati dia memaafkan. Apalagi kalau orang yang menyakiti meminta maaf.



Sikap pemaaf adalah sikap yang mulia dan luhur. Orang jawa sangat meyakini hal ini. Itulah sebabnya mereka mengajarkan sikap ini kepada anak-anak sejak kecil agar suka memaafkan teman dan berjiwa besar untuk mengampuni dan MEMAAFKAN SESAMA.



Fu jing qing zui kata Lian Po kepada Lin Xiangru (475 SM-221 SM), artinya meminta maaf dengan rendah hati dan tulus.



Amsal 19:11 mengatakan : Akal budi membuat seseorang panjang sabar  dan orang itu dipuji karena memaafkan pelanggaran.



Berbahagialah orang yang diampuni pelanggaran-pelanggarannya  , dan yang ditutupi dosa-dosanya;(Roma 4:7).



Bermula dari hati semua terjadi, waspadailah sikap hati yang penuh permusuhan, karena kepribadian yang mudah memusuhi dapat membunuh kita. Kata Dr. Redford Williams dari Duke University's Behavioral Medicine Research Center, kemarahan mempercepat detak jantung, meningkatkan tekanan darah, dan mengganggu fungsi pembuluh darah arteri pada jantung.



Sikap hati yang selalu memusuhi mempunyai ciri tidak sabaran, tidak percaya terhadap rekan kerja, merasa terganggu dengan orang lain, TIDAK MAU MENGALAH DALAM PERDEBATAN, dan ingin membalas dendam bila ada yang melukai hatinya.



Perubahan sikap hati dimulai ketika kita mendengarkan FIRMAN ALLAH, merenungkannya, dan mengizinkan Dia mengubahkan sikap dan tutur kata kita. Biarkan Firman Allah memenuhi pikiran, berkuasa dalam hati dan mengendalikan lidah kita. Di hari yang fitri minggu ini, MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN untuk semua blogger dan pembaca SABDA Space dimana saja berada, baik yang pro maupun yang kontra pada suatu pemikiran di sini.



TAK ADA KATA YANG TERLALU BERLEBIHAN DALAM MEMUJI ALLAH.



http://t1.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcTtQVLTsaXm0DNEqztcxklkoEIZdGu3bf8emGDfuSGUn1Wc30M&t=1&usg=__rGdu7gqnRobnAmdg4nJWydf8hF0=



Semoga Bermanfaat Walau Tak Sependapat



Illustrasi : warungsatekamu.org, topwallpaper.info