Submitted by Purnawan Kristanto on
Donor DarahMendengar kata donor darah, banyak orang yang bergidik ngeri membayangkan jarum suntik ditusukkan ke kulit. Belum lagi anggapan yang mengatakan donor darah membuat darah dalam tubuh berkurang.  Ketakutan dan mitos yang salah semacam itu sering menghalangi seseorang menyumbangkan darahnya.
Tak heran jika Indonesia termasuk dalam negara yang kesadaran warganya untuk mendonorkan darah rendah. Menurut Wakil Ketua PMI, Prof Dr Sujudi, saat ini jumlah pendonor di Indonesia hanyalah 0,6 persen.
Sehingga terjadi ketimpangan antara kebutuhan dengan ketersediaan darah. Jumlah kantong darah yang berhasil dikumpulkan PMI setiap tahun sekitar 1,2 juta kantong, padahal kebutuhan darah mencapai 3 juta kantong.
Bencana yang bertubi-tubi menimpa Indonesia, wabah penyakit seperti demam berdarah, sementara jumlah pendonor sedikit membuat PMI kewalahan memenuhi permintaan darah.
Manfaat Donor Darah
Darah adalah bagian vital dari manusia yang belum bisa dibuat tiruannya. Karena itu, donor darah merupakan tindakan yang sangat mulia karena dapat menyelamatkan nyawa manusia pada saat-saat yang kritis.
Selain bersifat mulia, mendonorkan darah ternyata bermanfaat bagi kesehatan tubuh pendonor darah. Berikut manfaat mendonorkan darah:
1. Mengurangi kelebihan zat besi dalam tubuh
2. Menurunkan resiko terkena penyakit jantung
3. Membuat badan lebih sehat dan bugar. Menyumbangkan darah memungkinkan terjadinya pergantian darah baru sehingga metabolisme tubuh menjadi lancar.
Selain manfaat secara kesehatan, dengan mendonorkan darah berarti menjaga kita supaya tidak kehilangan kepedulian sosial [purnawan].
http://en.wikipedia.org; http://www.palangmerah.org ; http://www.kompas.com;