Submitted by henso on

Seorang pria yang mengaku sebagai pengunjil datang ke sebuah kota kecamatan. Disana dia masuk rumah rumah orang dengan keramahan yang sangat menarik minat. Dalam waktu 3 bulan, dia sudah berhasil menarik banyak pengikut. Sebagian besar tentu saja para wanita, ibu ibu rumah tangga muda.

Suatu saat dia ditanya seorang yang belum beriman :

"Om, banyak cewek yang mengelilingi, apa tidak tergiur?"

Dengan gagah dia berkata,

"Oh tidak, nafsuku sudah disalibkan bersama Kristus".

Semua orang heran dengan "pria sejati" macam ini. Dia semakin dipercaya. Bisa masuk ke rumah siapa saja dan minta dimasakin apa saja.

Namun 1 tahun kemudian, dia terbukti hampir memperkosa seorang ibu muda dengan 2 anak. Segera terjadi gonjang ganjing di kota itu.

Seorang rekan hamba Tuhan mencoba menyadarkannya dan menganjurkannya pergi untuk menghindari pertumpahan darah karena suami dari wanita tersebut sudah bersumpah untuk membunuhnya.

Tetapi dengan masih gagah dia berkata :

"Saya tidak akan mundur, Tuhan beserta saya. Daud saja berjinah dan Yesus lahir dari garis Batsyeba".

Tapi kegagahannya sirna ketika dia bertemu dengan suami murka tersebut. Hampir saja terjadi pembunuhan.

Singkat cerita, dia kabur dengan membawa semua harta benda pinjaman dalam rumah yang dipinjamankan jemaat. Kalo rumah itu bisa dibawa kabur, mungkin sudah dibawa juga.

Lalu jadilah cibiran disana sini,

"Katanya nafsunya sudah disalibkan bersama Yesus, nyatanya....?"

Karena terlalu banyak cibiran ini, aku memberanikan diri bertanya kepada salah satu mantan orang dekatnya :

"Gimana suhumu itu? Katanya nafsunya sudah disalibkan?"

Dengan entengnya dia menjawab,

"Lah kan sudah bangkit lagi juga, bahkan dengan kuasa yang lebih besar"

lalu dia ngakak gak abis abis...

Dalam hatiku,

"Oh ala.... bajul buntung toh".

Terlalu banyak serigala berbulu monyet. Lucu tapi nggigitnya kenceng banget.