Hari ini saya membaca sebuah artikel yang mengatakan bahwa anak-anak sekarang (khususnya yang perempuan) tumbuh jauh lebih cepat dibandingkan anak-anak zaman dulu. Kalau anak dulu umur 12 tahun mulai kelihatan seperti gadis remaja, maka sekarang umur 8 tahun. Sulit untuk menerka umur sesungguhnya karena tingkah laku, pakaian, asessoris dan lagu-lagu yang dinyanyikan mereka tak ubahnya seperti anak-anak masa puber.
Ini tentu berbahaya, karena walaupun dari luar kelihatannya udah gede, tapi dalamnya sebenarnya masih kanak-kanak. Terlalu cepat mengenal dunia orang dewasa akan cepat pula menjerat mereka ke dalam dosa-dosa yang dilakukan oleh orang dewasa. Orang tua sekarang harus cepat tanggap melihat tingkah polah anak-anaknya, orang bilang "sesal kemudian tak ada gunanya". Terus bimana cara mengatasinya? Menurut ahli pendidik itu, orang tua (khususnya ibu) sering-seringlah bercengrama dan bermain dengan anak-anak gadisnya sesuai dengan perkembangan umur, emosi, mental dan sosial mereka. Karena itu jangan segan-segan bertindak kekanak-kanakan (just for fun) demi kesehatan emosi anak-anak Anda. Saya ada setujunya dengan saran itu, makanya jangan heran kalau melihat saya masih sering main telephon-telephonan dengan Jesica, anak saya yang berumur 7 tahun:
"Hallo... siapa di sana?"
"Di sini Jesica, di situ siapa?"
"Di sini mommy."
Hi Jesica, kamu lagi apa?"
"Lagi main telephon-telephonan ama mommy."
"Lho ... nggak ngerjain PR."
"Lho, khan udah mom.
Mom, main Donald Bebek, yuk."
"Oke."
+ Do-nald Be-bek, mau ke-ma-na.
- Mau ke pa-sar.
+ Membe-li apa?
- Membe-li bu-nga.
+ Un-tuk sia-pa?
- Untuk.... (pause)
"Untuk siapa, mom?"
"Up to you.... untuk si Desy?"
"Oke, oke...."
- Un-tuk si De-sy.
+ War-na-nya a-pa?
- War-na-nya me-rah.
+ Me-rah-nya a-pa?
"Lho mom, kok merahnya apa?"
"Uh.. Jesica, mommy capek."
"Yah mommy, ... gitu aja capek."
"Jes, kapan kamu masuk universitas?"
"Apa maksud mommy?"
"Iya nih Jes, mommy udah nggak sabar."
"Uh...mommy itu ngomong apa, sih?
Aku nggak ngerti."
"Main yang lain yuk mom, ........"
Nah lu.... mommynya teler deh ...
Tut Wuri Handayani