MATIUS 25: 31 - 33 :
25:31. "Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua malaikat bersama-sama dengan Dia, maka Ia akan bersemayam di atas takhta kemuliaan-Nya.
25:32 Lalu semua bangsa akan dikumpulkan di hadapan-Nya dan Ia akan memisahkan mereka seorang dari pada seorang, sama seperti gembala memisahkan domba dari kambing,
25:33 dan Ia akan menempatkan domba-domba di sebelah kanan-Nya dan kambing-kambing di sebelah kiri-Nya.
Di dalam artikel ini saya tidak akan membahas masalah akhir zaman. Tetapi yang saya bahas yaitu di dalam kehidupan sehari - hari.
Di dalam kehidupan masyarakat Indonesia, kita sangat familiar dengan hewan yang bernama kambing. Tidak jarang hewan yang bernama kambing ini dijadikan lauk - pauk untuk makan sehari - hari. Contohnya:
1. Sate kambing.
2. Gulai kambing.
3. Kambing guling.
4. Kambing bakar.
5. Tongseng kambing, silahkan klik di sini
6. Dll...
Tetapi kita tidak pernah dan hampir tidak tahu bagaimana rasanya daging domba. Tetapi kalau di lihat dari sejarah Yahudi ( Israel ), domba lebih disukai dibandingkan kambing. Salah satu pengajaran yang saya terima, yaitu katanya domba itu lebih penurut dengan tuannya dibandingkan kambing.
Kalau di lihat dari sisi rasanya, saya yakin daging domba jauh lebih nikmat dibandingkan daging kambing. Walaupun saya tidak pernah memakannya.Contohnya :
1. Markus 14 : 12 Pada hari pertama dari hari raya Roti Tidak Beragi, pada waktu orang menyembelih domba Paskah, murid-murid Yesus berkata kepada-Nya: "Ke tempat mana Engkau kehendaki kami pergi untuk mempersiapkan perjamuan Paskah bagi-Mu?"
2. Lukas 15 : 4 - 6
15:4 "Siapakah di antara kamu yang mempunyai seratus ekor domba, dan jikalau ia kehilangan seekor di antaranya, tidak meninggalkan yang sembilan puluh sembilan ekor di padang gurun dan pergi mencari yang sesat itu sampai ia menemukannya?
15:5 Dan kalau ia telah menemukannya, ia meletakkannya di atas bahunya dengan gembira,
15:6 dan setibanya di rumah ia memanggil sahabat-sahabat dan tetangga-tetanggan serta berkata kepada mereka: Bersukacitalah bersama-sama dengan aku, sebab dombaku yang hilang itu telah kutemukan.
Memang domba tidak ada di Indonesia. Kalaupun ada, pasti hanya sedikit. Jadinya hanya bisa berandai-andai.
Artikel ini saya tulis ketika melihat resep - resep masakan di negara kita Indonesia. Yang rata - rata bikin perut lapar. Apalagi siang-siang seperti ini. He...he...he...
GBU