Submitted by agape on
Sangat disayangkan jika adik-adik protestant masih tidak mengerti mengenai masalah ke-pengantara-an Yesus Kristus . 
Protestant  menganggap kepengantaraan Yesus Kristus sama seperti perantara yang biasa dikenal. Maksud saya:
1. misalkan saya suka sama seseorang  namun saya malu mengatakannya, untuk itu saya meminta teman saya sebagai pengantara untuk menyampaikan cintaku kepadanya. Atau kasus lain,
2. misalnya saya bersalah kepada ayah saya, kemudian saya takut minta maaf, maka saya minta kepada ibu saya untuk memohon kepada ayah saya untuk mau memaafkan saya.
 
Itulah konsep perantaraan menurut adik2 protestant, jadi Tuhan Yesus dipandang sbg perantara antara  pihak manusia dengan Allah. Maka sebenarnya dalam pandangan  seperti itu adalah pengertian yang kurang memahami arti dari KETUNGGALAN PERANTARA antara manusia dan Allah yaitu Yesus Kristus.

Apa artinya teks KS yang berkata : "..... hanya satu pengantara antara Allah dan manusia, dialah Tuhan kita Yesus Kristus....".
Yesus Kristus sebagai satu-satunya perantara, apakah anda tahu apa artinya perantara yang dimaksud ?

Kita tahu bahwa semua manusia bisa saling mendoakan, hal ini berarti bahwa semua manusia bisa menjadi perantara seperti konsep ke-pengantara-an yang telah ditulis di atas (lihat kedua contoh diatas).
Saya katakan bahwa KITA SEMUA adalah PERANTARA. Sebab kita semua seperti terungkap dalam Alkitab (surat Paulus, dll.), bahwa kita hendaknya saling mendoakan satu sama lain.
Dengan ini
kita semua menjadi perantara kepada Bapa dan Yesus.

Maka dengan demikian kalau semua manusia bisa menjadi perantara, maka
dimanakah letak ketunggalan kepengantaraan Yesus Kristus ??
Lalu apa artinya pengantara yang tunggal Yesus Kristus jika ternyata ada banyak perantara ??

Yesus Kristus menjadi perantara tunggal dalam arti Ia dari pihak Allah mendekati manusia dan merangkulnya ("untuk berdamai dengan Allah"), serta Ia sebagai manusia sejati, dari pihak manusia dengan patuh dan taat kepada Bapa menanggapi kasih Allah untuk berdamai.
Yesus Kristus sebagai perantara yang tunggal antara manusia dengan Allah Bapa, karena
Yesus Kristus sebagai Allah yang tunggal menyapa manusia yang berdosa, dan Ia sebagai manusia yang utuh, mewakili dari pihak manusia menerima segala kehendak Bapa yang esa.
Jadi Yesus mempertemukan keduanya (dari pihak Allah dan pihak manusia) dan mempersatukannya dalam diri-Nya
, sehingga dengan demikian Ia mendamaikan hubungan manusia dengan Allah yang telah terputus karena dosa manusia.
Jadi kepengantaraan Yesus Kristus berjalan dari dua arah, yaitu dari pihak Allah dan dari pihak manusia. Ia mempertemukan dan mempersatukannya dalam dirinya sendiri. Inilah ketunggalan perantaraan Yesus Kristus yang tidak dimiliki oleh orang beriman.

Jika kita mendoakan orang lain, maka kita hanya memohon dari pihak manusia (satu arah) begitu juga dengan kepengantaraan Bunda Maria dan para Kudus lainnya;  mereka bertindak hanya dalam satu arah saja. Namun Yesus Kristus, Tuhan dan Allah kita, bertindak dari dua arah. Ia telah mewakili dan menggantikan kita di atas salib itu. Inilah kepengantaraan yang sejati yang tidak dimiliki oleh siapa pun dia.
INILAH PERANTARAAN TUNGGAL YESUS KRISTUS !!
Sebab tidak ada seorang manusia lain pun yang bisa seperti itu.

Lalu mengenai kita, Bunda Maria dan para kudus bagaimana sifat ke-pengantaraan-nya ?? Kita ataupun Bunda Maria tidak bisa berada dalam kondisi atau situasi seperti Yesus Kristus, yaitu Allah dan manusia. Maka title perantara yang disandang para kudus dan Bunda Maria tentu lain artinya dengan title perantara yang disandang Tuhan Yesus.

Umat beriman sebagai perantara dengan saling mendoakan, demikian pun dengan Bunda Maria, dengan habisnya karya hidupnya di dunia, ia tidak berhenti melainkan meneruskan karyanya bersama anaknya di surga, yaitu dengan para kudus lainnya turut mendoakan kita yang masih berziarah di dunia (Ingat Persekutuan Para Kudus, saya rasa dalam syahadat protestan pun disebutkan).
Ini semacam ada kesatuan dan kesetiakawanan antara Gereja. Jadi dengan demikian perantaraan Bunda Maria dan para kudus sama sekali TIDAK mengganggu kepengantaraan Yesus Kristus. Saya kira jika mau bersikap jujur adik2 protestant pasti bisa mengerti, dan saya mendoakan supaya bisa mengerti iman yang pokok ini.

Orang protestant juga mengatakan orang Katolik menyembah Bunda Maria, dengan doa-doa kepadanya, serta hymn-hymn dan nyanyian-nyanyian yang ditujukan kepada Bunda Maria. Ini pun adalah tuduhan yang sangat salah jika orang protestant telah mengerti point di atas. Orang Katolik menghormati dan berdevosi kepada Bunda Maria (saya tidak tahu apakah di protestant dikenal istilah devosi).
Bahkan liturgi (ibadat) kepada Bunda Maria sebenarnya masih dilakukan umat reformasi pada awalnya. Hanya saja karena begitu sengitnya pertentangan antara Katolik dan Protestan mengakibatkan umat protestan membuang segala seuatu yang berbau Katolik dan menganggapnya salah. Hal ini sekali lagi dilakukan hanya karena perasaan anti Katolik yang tidak berdasar. Bahkan Luther dan Calvin pun mengakui Bunda Maria tetap perawan dan Maria adalah Bunda Allah, dan masih mengakui dogma2 tentang Bunda Maria yang lain.
 
Asal anda tahu, bahwa Santa Perawan Maria, Bunda Allah, sejak zaman dahulu, selalu menjadi tujuan serangan iblis, karena iblis sangat membencinya. Mengapa ?? Karena Bunda Maria dengan kuasa doa2nya, telah dan selalu menyelamatkan orang yang meminta bantuannya, lebih dari yang diduga oleh orang tersebut, bahkan oleh iblis itu sendiri. IBunda Maria banyak mendoakan orang2 berdosa, sehingga iblis sangat membencinya. Ingat KS juga mengajarkan "Doa orang benar sangat besar kuasanya", apakah ada orang yang lebih benar daripada Bunda Maria?
Dan sudah sejak dahulu doa Rosario suci selalu diserang oleh iblis. Contohnya, pada waktu St. Dominikus mewartakan devosi kepada Rosari Suci, ia beberapa kali diserang oleh iblis yang ingin menghancurkan karyanya, namun berkat perlindungan Bunda Maria yang suci, ia dilindungi dari kuasa iblis tersebut.

Mengenai ayat yang megatakan, bahwa Yesus menolak ibu dan saudara-saudaraNya, itu tidak membuktikan bahwa ia menolak atau membenci ibu-Nya. Justru Ia sangat mencintai ibu-Nya. Ayat itu berbicara pada konteks yang lain. Ayat itu menerangkan mengenai konsep kemuridan dan kerasulan dalam karya Yesus Kristus. Dia sebagai Allah, tidak tergantung pada ibu-Nya, pada saudara-saudara-Nya. Ia memiliki kedaulatan sendiri. Di hadapan-Nya, semua manusia bisa menjadi murid-Nya, saudara-Nya, bahkan ibu-Nya, asalkan orang tersebut melaksanakan seluruh kehendak-Nya. Dalam ayat ini, Yesus sama sekali tidak bermaksud untuk menyingkirkan atau apa lagi tidak menghormati ibu-Nya. Orang yang gegabah saja yang  berpikiran ayat tsb demikian. Dan kalau Tuhan Yesus dikatakan menolak dan tidak menghormati ibuNya, berarti Yesus sudah melanggar 10 perintah Allah yang ke 4 (saya tidak tahu di protestant perintah  ''hormatilah ayah dan ibumu'', ada di nomor berapa?). Yesus sebagai anak hormat pada ibu-Nya, tapi Dia sebagai Allah, berkuasa atas ibu-Nya. Apa yang menjadi keistimewaan Bunda Maria, adalah karena Kristus sendiri, sebaliknya apa yang menjadi keistimewaan Kristus adalah karena diri-Nya sendiri. Bunda Maria pantas berbahagia sebagai Bunda Allah, tapi Yesus adalah Allah yang memberikan semuanya itu kepada ibu-Nya.

"Apakah Bunda Maria tidak melaksanakan kehendak Allah ??" Tentu jawabannya : Bunda Maria melaksanakan kehendak Allah. Jadi sebenarnya maksud ayat pada Mat 12 : 48 - 50 juga Luk 11 : 27 - 28 : "KALIAN BISA MENJADI SAUDARAKU, BISA MENJADI IBUKU, JIKA KALIAN BISA PATUH DAN TAAT KEPADA KEHENDAK ALLAH SEPERTI  IBUKU MARIA YANG TELAH PATUH DAN TAAT KEPADA KEHENDAK BAPA". Bunda Maria dalam Kabar Gembira yang disampaikan malaikat Gabriel telah dengan sepenuh hati menyerahkan seluruh dirinya kepada kehendak Allah, dengan berkata : "Terjadilah padaku menurut perkataanmu". Hal ini membuktikan bahwa Bunda Maria telah taat pada kehendak Bapa. Jadi bagaimana mungkin Ia  tidak menghormatinya ??

Dan akhirnya saudara-saudara saya hanya ingin mengingatkan : "Janganlah kalian menyerang Ibu Tuhan Yesus dengan segala tuduhan yang hanya diakibatkan oleh sentimentil agama semata-mata, karena asal kalian tahu bahwa Yesus Kristus PASTI akan membela IBUNYA dari pada anda !!"
Dan satu hal lagi : "AGAR KALIAN SEMUA INGAT BAHWA TIDAK ADA SATU IBU PUN YANG BEGITU MENCINTAI ANAKNYA SEPERTI MARIA MENCINTAI YESUS, DAN BEGITU PUN BAHWA TIDAK ADA SATU ANAK PUN YANG MENCINTAI IBUNYA SEPERTI YESUS MENCINTAI MARIA."
Jika anda mengerti hal di atas, maka anda akan mengerti betapai kuatnya permohonan-permohonan yang diminta melalui perantaraan Bunda Maria kepada Yesus, Anaknya, sehingga Maria disebut sebagai "PEMOHON YANG ADIKUASA".
Saya doakan semoga adik2 protestant  semua mengerti akan tempat dan kedudukan Maria dalam tata penyelamatan Allah.
Salam dalam Yesus dan Bunda Maria

Semoga doamu ya Bunda, Perawan yang terberkati, Perawan yang murah hati, Bunda penolong abadi, selalu menyertai kami, dan diwaktu ajal kami tiba, tolonglah kami, supaya kami bisa melihat Kristus, Tuhan dan Pengantara kami kini dan sepanjang segala masa. Amin.