Aku punya pengakuan: aku bukan psikolog atau psikiater, bukan mahasiswa psikologi. Dan aku tidak GILA! [Lagian, mana ada orang gila ngaku orang gila
].
Hanya saja, makna sudah banyak berubah.
Kata "gila" tidak semata-mata mengandung arti sakit ingatan (kurang beres ingatannya); sakit jiwa (sarafnya terganggu atau pikirannya tidak normal); tidak masuk akal. Aku hanya terinspirasi oleh ungkapan "Bola Gila" atau "Nelpon Gila" yang marak muncul di TV. Ungkapan "gila" ini mengalami pergeseran makna yang menandakan kesukaan, kegemaran, kekaguman. Aku hanyalah orang awam yang menatap kagum segala sesuatu yang berbau psikologi, dan berbagai hal yang mengitarinya seperti filsafat, sastra dan bahasa. Tentu saja aku juga sangat menikmati obrolan-obrolan ringan lainnya.
Ada pepatah mengatakan, "The only thing that doesn't change is the change itself". Satu-satunya hal yang tidak berubah adalah perubahan itu sendiri. Aku telah merasakan banyak perubahan dalam perjalanan hidupku. Nah, seperti halnya fotografer yang rindu mengabadikan tetesan embun pagi dalam kameranya sebelum berubah menyatu dengan tanah tanah, demikian juga aku ingin menangkap peristiwa kehidupanku dalam kata-kata sebelum mereka lenyap terbawa udara.
Demikian sedikit pengakuanku, salam kenal, dunia!