Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs SABDASpace

Pengajaran di tepi danau

N.Brady's picture

Matius 13 : 44

“Hal Kerajaan Sorga itu seumpama harta yang terpendam di ladang ditemukan orang, lalu dipendamkannya lagi. Oleh sebab suka citanya pergilah ia menjual seluruh miliknya lalu membeli ladang itu."

Begitu indah dan menakjubkan pelajaran yang Yesus ajarkan pada banyak orang yang mengikutinya di tepi danau. Dia berbicara dengan kuasa, otoritas dan kasih. Segala perhatian mereka terpusat padaNya yang mengajar dengan bahasa yang dapat mereka mengerti dan contoh yang dapat mereka pahami.


Dalam perumpamaan ayat diatas yang sangat jelas sekali bahwa seseorang yang telah menemukan ladang yang penuh dengan harta benda, telah menjual apa yang dia miliki untuk membeli ladang tersebut.Dia menyadari bahwa dia telah menemukan harta benda yang tak ternilai. Suka cita yang dia miliki tidak dapat digantikan dengan apapun. Dia tahu bahwa segala kebutuhan hidupnya akan terpenuhi di masa hidupnya bahkan di masa hidup keturunannya. Dia telah mendapatkan apa yang selalu dicari oleh setiap orang.

Pada saat seorang berdosa mengenal kasih Allah, Sorga bersuka cita dan malaikat-malaikat Allah merayakan saat indah tersebut.

Rasa berdosa terhadap Tuhan bernaung dalam pikiran dan hati karena sinar terang Allah menyentuh hatinya. Dia dapat melihat kemuliaan Allah, keindahaan akan kesucianNya dan pengampunanNya yang tak terbatas yang telah menunjukan padanya segala dosa dan noda yang telah dia perbuat. Segala hal yang tidak baik tersembunyi dan  tersimpan di hati akan terlihat secara nyata. Dia menyadari bahwa tak ada sesuatupun yang dapat menyelamatkan dirinya dari kehancuran, penghakiman dan hukuman Allah kecuali oleh kasih Allah yang diberikan melalui kematian anakNya yang tunggal Yesus Kristus di kayu salib. Hati yang telah berserah dan merindukan untuk menerima kemurnian Ilahi akan dipenuhi oleh kasih Kristus yang begitu sempurna. Roh Kudus menampilkan secara nyata kasih dan pengampunanNya bekerja di dalam hati orang dan membimbingnya kepada pertobatan. Keinginan untuk benar-benar mencari kebenaran dan kesucian Kristus adalah bukti bahwa Roh Allah bertahta di lubuk hatinya.

 

Melalui Kristus kita menerima keselamatan Allah dan kita dimuliakan di hadapan tahtaNya yang adil dengan kebangkitan dari kematian di kayu salib. Hanya darah Kristus yang dapat membersihkan kita dari segala noda dosa-dosa dan memperbaharui hati dan hidup kita seperti hidupNya.

Dialah yang telah ditinggikan oleh Allah sendiri dengan tangan kanan-Nya menjadi Pemimpin dan Jurusselamat, supaya Israel dapat bertobat dan menerima pengampunan dosa ( Kisah Para Rasul 5 : 31). Allah Bapa telah berbicara akan Anak TunggalNya yang begitu Dia kasihi.

 Pengajaran yang dilakukan Yesus di tepi danau telah memberikan pengertian kepada sebagian pendengar-pendegarNya bahwa ada harta yang tak ternilai dalam Kerajaan Sorga yaitu berita keselamatan Allah dalam Kristus untuk umat manusia. Dia adalah jalan kebenaran dan kehidupan. Mereka yang bertemu Kristus telah menemukan sumber dari harta yang tak ternilai yaitu Anak Domba yang disembelih layak untuk menerima kuasa, kekayaan,hikmat,kekuatan,hormat,kemulian dan segala puji-pujian.......

Tuhan Berkati

 

 

 

__________________

Semua orang, yang dipimpin Roh Allah, adalah anak Allah ( Roma 8:14)