Akhirnya terjawab sudah mengapa banyak orang gagal menjalani proses kehidupan dan tidak berhasil menyelesaikan masalah-masalah sepele yang datang menghampiri mereka setiap hari. Jawabannya sederhana, mereka tidak memiliki visi yang jelas mengenai apa yang sedang mereka alami dan lakukan. Ketika seseorang tidak mampu mengidentifikasi tujuan akhir dari apa yang sedang dia lakukan sekarang, pada suatu titik dia akan mereka frustasi dan gagal.
Sederhananya begini, berapa banyak diantara kita yang merasa sangat bosan dengan semua yang kita hadapi setiap hari. Entah itu masalah pribadi, keluarga, pekerjaan, dsb. Atau bahkan yang lebih abu-abu adalah mereka yang terjebak dalam rutinitas tanpa tujuan tapi tetap menikmatinya seolah-olah masalah seperti ini bukanlah masalah yang perlu dipersoalkan. Begini, bukankah ada lebih banyak orang di era ini yang bekerja untuk bertahan hidup tapi menjalaninya bagaikan hidup segan mati tak mau. Kelompok ini bukanlah orang-orang yang frustasi berat namun pada dasarnya mereka menjalani hidup penuh dengan ketidakpastian.
Kini saatnya bagi kita untuk menentukan tujuan akhir dan utama dari segala yang kita kerjakan sekarang. Ketika kita menemukan apa yang menjadi tujuan akhir dan utama dari semua yang kita kerjakan, saya berani pastikan kita adalah orang yang akan menikmati proses lebih maksimal dari pada hasil akhir itu sendiri. Kenapa, karena tujuan akhir kini bukanlah akhir dari segala-galanya. Proses yang kita hadapi menuju hasil akhir, apapun bentuknya, baik menggembirakan maupun tidak menggembirakan tetaplah sebuah pengalaman yang kita tidak ingin lewatkan.
Proses, dalam segala formasinya pada akhirnya menjadi sebuah kesenangan yang akan kita nikmati setiap hari. Seorang teman saya bercita-cita ingin memiliki sebuah perusahaan sendiri. Meskipun sekarang ini dia masih bekerja sebagai karyawan di perusahaan orang lain, namun karena keinginannya yang kuat untuk suatu hari nanti memiliki perusahaan sendiri, pada akhirnya memicu dia untuk melakukan berbagai hal menuju cita-cita itu. Dia bahkan menyebutnya, persiapan demi persiapan.
Inilah yang saya sebut menikmati proses. Dia kini menjalani kehidupan dan pekerjaannya dengan senang hati. Dia tidak lagi mempedulikan betapa membosankannya pekerjaan dia yang sekarang. Dia tetap menjalaninya dengan tekun sembari melakukan hal lain yang mendukung dia untuk meraih cita-cita itu.
Jadi, hasil akhir bukanlah hal yang lebih penting daripada proses. Proses bagaimanapun juga adalah mata rantai penting untuk mencapai tujuan dan hasil akhir itu. Ketika kita sudah mencapai hasil akhir dari sebuah proses, bukan berarti segalanya kini selesai. Pada dasarnya ini adalah awal dari sebuah proses yang baru. Anggap saja seperti kita berada di sekolah formal. Lulus Sekolah Dasar (SD) tidak berarti akhir dari tugas belajar kita. Ini justru awal dari sekolah yang lebih tinggi lagi. Bahkan kadang-kadang kita bahkan harus mengikuti ujian terlebih dahulu sebelum masuk SMP.
Proses bagaimanapun caranya harus kita jalani dan nikmati. Itu sebabnya jangan lupa untuk menentukan tujuan akhir dari apa yang sedang anda geluti saat-saat ini. Dan untuk mereka yang terlanjur frustasi, kini saatnya anda untuk merobah cara pandang anda terhadap apa yang sedang anda hadapi. Anda harus menganggap semua masalah yang serba berat saat-saat ini pasti akan mendatangkan kebaikan buat mereka sendiri. Ambillah keputusan dan jangan ragu. Dengan pertolongan Tuhan, anda pasti bisa menyelesaikan semua proses ini.
Yes. Inilah hidup. Selamat berjuang dan selamat menikmatinya.
Submitted by
peterkambey
on