Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs SABDASpace

Loading

Curcumin

victorc's picture
Shalom, selamat pagi saudaraku. Banyak orang yang beresiko kanker dewasa ini, dan resiko tersebut tampaknya menjadi lebih tinggi akhir-akhir ini, bahkan ada yang menyebut sekitar 1:4. Artinya jika Anda mengenal 8 orang, maka kemungkinan 2 orang di antaranya sudah atau akan terkena kanker. Dan meskipun telah tersedia berbagai terapi kanker konvensional, namun tingkat keberhasilannya agaknya tidak terlalu baik. Misalnya saja kemoterapi, menurut penelitian tingkat keberhasilannya tidak sampai 25%. 
Karena itu banyak orang melirik kembali ke metode alternatif, sepanjang sudah dilakukan uji klinis. Kali ini saya akan bercerita tentang beberapa obat alternatif untuk terapi kanker. Dua di antara obat alternatif tersebut adalah curcumin dan cannabinoids.

Curcumin
Curcumin yang merupakan unsur saripati dari temulawak kabarnya cukup diminati, dan berbagai penelitian telah dilakukan untuk menguji manfaatnya untuk terapi kanker (3)(4). Saya mendengar tentang curcumin ini dari seorang profesor emiritus yang istrinya mengalami kanker payudara. Selain dokter menganjurkan kemoterapi, juga direkomendasikan untuk mengkonsumsi curcumin. 
Salah satu studi dilakukan terhadap manfaat curcumin untuk kanker payudara triple negatif, yang dianggap paling bandel dan resisten terhadap berbagai metode terapi yang ada (5). TNBC (triple negative breast cancer) diduga terjadi sampai 10-17% dari semua penderita kanker payudara.
Curcumin, yang diperoleh dari akar atau rhizome dari tumbuhan Curcuma longa, bersifat cytotoxic terhadap kanker jenis ER+ dan TNBC.(5) 
Meski curcumin diakui khasiatnya untuk berbagai atau hampir semua jenis kanker, namun salah satu kendala adalah zat tersebut sulit dicerna oleh lambung. Karena itu saat ini mulai diteliti penggunaan nanopartikel untuk membungkus zat tersebut. (5)

Cannabinoids

 1 Peter 2:2 >>
"Dan jadilah sama seperti bayi yang baru lahir, yang selalu ingin akan air susu yang murni dan yang rohani, supaya olehnya kamu bertumbuh dan beroleh keselamatan,"

Pada tahun 2004, The European Journal of Pharmacology melaporkan tentang pembawa pesan RNA dari CB1 (1). Hal ini tampaknya menunjukkan bahwa cannabinoids banyak terdapat dalam ASI (air susu ibu), meskipun zat tersebut tidak akan dijumpai pada susu kemasan.
Beberapa studi menunjukkan bahwa cannabinoids merupakan salah satu zat yang berguna untuk mengendalikan pertumbuhan sel kanker. Meskipun demikian ada juga laporan yang meragukan khasiatnya. Namun demikian, tampaknya studi-studi yang lebih mendalam akan menunjukkan bahwa cannabinoids, dengan dosis yang tepat, merupakan salah satu terapi alamiah yang cukup ampuh bagi para penderita kanker.

Penutup
Tentu masih banyak jenis terapi alternatif yang dapat dipertimbangkan. Ada beberapa panduan singkat untuk mempertimbangkan terapi kanker alternatif, antara lain:
a. Pelajari lebih dulu apakah terapi tersebut komplementer atau alternatif. Komplementer artinya bisa digunakan bersamaan dengan metode konvensional seperti kemo. Sedangkan alternatif berarti tidak boleh digunakan bersamaan dengan pengobatan medis konvensional.
b. pastikan apakah obat alternatif tersebut sudah dilakukan uji klinis.
c. Diskusikan terlebih dahulu dengan dokter Anda, khususnya dengan spesialis onkologi.

Versi 1.0: 6 juli 2016 pk. 16:03
VC

Referensi:
(1) http://growcompare.eu/cannabinoids-found-naturally-in-human-breast-milk/
(2) Sami Sarfaraz. Cannabinoids for cancer treatment: progress and prospect. Cancer research. Url: http://cancerres.aacrjournals.org/content/68/2/339.full
(3) http://www.curcumin.co.nz/pdf/Role_of_Curcumin_in_Cancer_Therapy.pdf
(4) http://www.curcumin.co.nz/pdf/CURCUMIN-CHEMOPREVENTION-COLON-CANCER.pdf
(5) Belinda Cridge, Lesley Larsen. Curcumin and its derivatives for breast cancer. Oncology discovery. Url: http://www.hoajonline.com/journals/pdf/2052-6199-1-6.pdf
__________________

Publikasi:
1. Sangkakala Sudah Ditiup (sept. 2016). Dapat dipesan melalui: http://nulisbuku.com/books/view_book/9035/sangkakala-sudah-ditiup
2. Menggugat Eisenman (Nov. 2016). Dapat dipesan melalui email: admin@nulisbuku.com