Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs SABDASpace

Karya Roh Kudus bagi dunia

victorc's picture
Dpo: pdt. Agustina Manik
Tgl: 24 mei 2015
Nats: Yohanes 16:4b-15

Pendahuluan
Pada hari Pentakosta ini, saya mengikuti ibadah di kota asal saya, dan yang melayani adalah Pdt. Agustina Manik. Tema kotbah adalah karya Roh Kudus bagi dunia. Berikut ini adalah ringkasan kotbah.

Apakah mungkin mendengar suara Allah? Bisa tapi perlu dicross-check apakah sesuai dengan ajaran Alkitab.

Roh Kudus memimpin dalam berbagai hal:
- apakah menetap di suatu kota atau pindah?
- apakah terus bekerja atau membuka usaha baru?
Roh Kudus berperan beriringan dengan ketekunan kita merenungkan Firman Tuhan.

Juga tentang memilih pekerjaan, kita perlu bimbingan Roh Kudus:
- apakah boleh gesek tunai?
- apakah boleh main saham?
- apakah boleh membungakan uang? (Rentenir)
- apakah kita harus melakukan sesuatu yang bermanfaat bagi sesama, atau boleh sekadar memperoleh laba?

Kalau kita ke gereja-gereja karismatik, tanda bahwa seseorang lahir baru adalah berbahasa lidah. Tapi di gereja-gereja non karismatik, tanda bahasa lidah itu tidak ditekankan, sehingga tanda lahir baru awalnya tidak begitu jelas. Tapi itu merupakan proses, setelah waktu tertentu maka akan tampak perubahan hidup, seperti lebih sabar, tidak mudah tersinggung, dll. Kehidupan akan mengalami perubahan ke arah lebih baik, termasuk tutur kata. Salah satu tanda lain adalah rajin baca Firman dan doa syafaat.

Roh Kudus menguatkan kesaksian umat Kristen di dunia. Roh Kudus juga menerjemahkan dan mempersatukan umat manusia untuk dapat memahami pesan Firman Tuhan. Sehingga tidak perlu membatasi jemaat gereja misalnya harus lulusan strata satu, karena Roh Kudus sendiri yang akan berkarya untuk menerjemahkan.

Roh Kudus akan menolong kita untuk mempersatukan jemaat yang dipisahkan oleh  berbagai perbedaan, misalnya jemaat yang 90% satu suku dan sisanya suku lain. Ada juga gereja yang terbagi menjadi 2-3 kelompok, yang satu pro-pendeta ini dan satu lagi pro-pendeta itu. (Mirip dengan jemaat Korintus ya?)

Dalam terang Roh Kudus, kita belajar untuk menghargai semua orang dengan semua talenta yang dimulai. Jika ada orang yang merasa tidak mampu berbuat apa-apa, Tuhan bisa menolong dia menemukan talenta khusus yang diberikan Tuhan.

Kalau bukan karya Roh Kudus, ada kecenderungan jemaat akan bertengkar terus. Misalnya gereja yang punya dua pendeta, bisa muncul perselisihan hanya karena masalah sepele. Bisa saja seorang jemaat berkata: kata pendeta itu boleh kok? Kalau diikuti maka bisa jadi masalah yang panjang.

Dalam Kompas 21 mei, disebutkan banyak sekali orang stress. Dugaan kita kan banyak orang stress di kota besar. Ternyata menurut survei, yang paling banyak stress itu di Jember, Sulawesi Selatan, Wonogiri, Bangli. Di Jember banyak orang gila dan gelandangan. Roh Kudus menolong kita dalam situasi stress.

Jika Roh Kudus menyertai kita, maka kita tidak akan menyukai dosa. Jika kita masih menyukai dosa, itu artinya kita menyepelekan kehadiran Roh Kudus.

Begitulah kira-kira rangkuman kotbah beliau.

Note: diposting atas seijin bu Pdt. Agustina Manik

24 mei 2015, pk. 10:53
VC
__________________

Dari hamba yang tidak berguna (Lih. Lukas 17:10)

Prepare for the Second Coming of Jesus Christ.