Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs SABDASpace

Loading

Kuda-Lumping

victorc's picture

Shalom, selamat pagi saudaraku yang terkasih. Pagi ini Tuhan menempatkan saya dalam suatu dialog dengan seorang ibu anggota jemaat kami.
Ibu tersebut menceritakan tentang anaknya yang masih SD, terpaksa mesti putus sekolah dan tidak ikut ujian akhir kelas 6, karena sering ikut teman-temannya main jaran kepang (kuda lumping). Ibu itu mengakui bahwa ia dan suaminya sering bekerja sampai malam, sehingga anaknya yang masih kecil ini merasa kesepian di rumah, lalu akhirnya terbawa pergaulan yang tidak baik. Awalnya ia menyangka bahwa anaknya hanya main-main biasa, tapi ternyata makin lama sering keluar ikut aksi jaran kepang sampai kesurupan.
Syukurlah, anaknya ini masih mau pulang ke rumah, jadi tiap malam ibu ini mengusap kepala anaknya sambil mendoakan dalam nama Yesus.
Puji Tuhan, kini anaknya sudah mulai insyaf dan mau ikut paket kejar untuk mempersiapkan diri ikut ujian kelulusan SD.
Tentu saya berharap bahwa anaknya tersebut dapat segera pulih dari pengaruh-pengaruh spiritisme dan kembali ke sekolah minggu seperti sebelumnya.

Pelajaran yang bisa dipetik
Kepada para ortu khususnya yang memiliki anak kecil atau remaja, hendaklah lebih memperhatikan pergaulan anak-anak Anda. Meski Anda sudah membekali anakmu ponsel tercanggih dan uang saku, namun tanpa kasih sayang dan waktu serta perhatian yang cukup, besar kemungkinan meraka akan tersesat dan salah arah. Ini juga berlaku untuk orang tua kristen.

Versi 1.0: 11 agustus 2017, pk. 10:46
VC

Referensi:
(1) http://repository.usu.ac.id/bitstream/handle/123456789/18730/his-jan2007-23%20(14).pdf;sequence=1

__________________

"If You Want to Walk on Water, You've Got to Get Out of the Boat‎." - John Ortberg

The Second Coming Institute