Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs SABDASpace

Misi

victorc's picture

Shalom, saudaraku. Pagi ini izinkan saya menulis tentang misi holistik.
Ada dua pendapat umum tentang tugas gereja, yang satu menekankan tugas memenangkan jiwa bagi Kristus, sedangkan yang lain menekankan tindakan untuk menolong yang miskin dan menderita (Mat. 25:31-46). Keduanya tidak lengkap jika tidak dikerjakan sekaligus. Pendekatan misi holistik berupaya melaksanakan kedua tugas tersebut dalam kata dan tindakan.  Hal ini diringkaskan dengan baik oleh koordinator penginjilan dan penjangkauan dari Gereja Germantown sbb: "Kasih adalah kata kerja. Orang-orang menginginkan tindakan nyata, bukan banyak kata-kata..."
Mengapa misi holistik?
Salah satu sumber inspirasi untuk melakukan misi holistik adalah model dan pelayanan Yesus. Hampir setiap bagian dari kebenaran alkitab mengajarkan pentingnya menghubungkan antara kata dan perbuatan dalam mendemonstrasikan kabar baik dari Tuhan Yesus.

a. Contoh Yesus
Yesus menyadari bahwa setiap orang sangat memerlukan keselamatan jiwa. Namun kita membaca dalam seluruh Injil bahwa Yesus menghabiskan banyak jam yang semestinya Ia dapat gunakan untuk berkotbah, tetapi Ia menggunakannya untuk menyembuhkan orang-orang.  Contoh Yesus mengundang gereja untuk mengikuti teladanNya dalam merumuskan ulang visi tentang keadilan, perdamaian dan kesetaraan dalam masyarakat. Contoh Yesus juga mengajarkan bahwa pelayanan holistik bersifat inkarnasional. Yesus tinggal bersama orang-orang yang Ia ajar dan sembuhkan. Setelah kabangkitan, Yesus mengutus Roh KudusNya agar Ia dapat tetap tinggal di dunia melalui setiap pengikut-Nya.

b. Perintah-perintah Yesus
Saat Yesus mengutus keduabelas murid dalam misi pertama, Ia menyuruh mereka untuk memberitakan kerajaan Allah dan menyembuhkan yang sakit. Pola ini diulangi dalam pengutusan ketujuhpuluh murid. Luk. 10:9, 9:2. Intinya Yesus menegaskan untuk memberitakan kabar baik disertai dengan tindakan penyembuhan. Demikian juga dengan Amanat Agung, Yesus memerintahkan untuk membaptis dan melakukan apa yang telah Dia perintahkan, yaitu memberitakan Injil dan menyembuhkan. Mat. 28:20.

c. Injil Yesus
Jika Yesus mendefinisikan Injil hanya berkaitan dengan pengampunan dosa, maka gereja dapat memfokuskan energi hanya pada menyelamatkan jiwa-jiwa, lalu terserah apa yang mereka lakukan kemudian dalam penantian menuju surga. Namun, tidak demikian, Yesus memenuhi nubuat para nabi dengan memulihkan hubungan antara manusia dengan Tuhan (vertikal) dan dengan sesamanya (horisontal).
Fakta bahwa Yesus mengubah kehidupan yang rusak karena penyakit dan kemiskinan merupakan bukti bahwa Ia adalah Mesias, dan itulah jawaban yang diberikan Yesus kepada murid-murid Yohanes Pembaptis (Mat. 11:4-5).
Perumpamaan Yesus dalam Lukas 14 mengatakan bahwa kita seharusnya mengundang mereka yang termarginalkan ke dalam kerajaan: "bawalah yang miskin, yang buta dan yang lumpuh" (ayat 21).  Orang-orang Kristen biblikal akan mendemonstrasikan kabar baik kerajaan secara inkarnasional khususnya kepada mereka yang miskin dan termarginalkan, seperti yang Yesus lakukan.

Penutup
Demikianlah beberapa landasan pemikiran dari misi holistik. Kiranya dapat memotivasi kita semua untuk merenung dan bertindak lebih baik.

Bagaimana pendapat anda?

versi 1.0: 19 februari, pk. 9:37
VC

Sumber: disarikan dari "Churches that make a difference," oleh Ronald Sider, Philip Olson, Heidi Rolland Unruh. Baker books (thanks buat Dewi)

__________________

Dari hamba yang tidak berguna (Lih. Lukas 17:10)

Prepare for the Second Coming of Jesus Christ.