Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs SABDASpace

Belalang Penyiksa

mujizat's picture
Kitab Wahyu 9:1-10 menceriterakan akan adanya makhluk-makhluk mengerikan yang akan keluar dari lobang maut di perut bumi. Selengkapnya sebagai berikut.

Wahyu 9:1-10

“Lalu malaikat yang kelima meniup sangkakalanya, dan aku melihat sebuah bintang yang jatuh dari langit ke atas bumi, dan kepadanya diberikan anak kunci lobang jurang maut.  Maka dibukanyalah pintu lobang jurang maut itu, lalu naiklah asap dari lobang itu bagaikan asap tanur besar, dan matahari dan angkasa menjadi gelap oleh asap lobang itu.

Dan dari asap itu berkeluaranlah belalang-belalang ke atas bumi dan kepada mereka diberikan kuasa sama seperti kuasa kalajengking-kalajeng di bumi. Dan kepada mereka dipesankan, supaya mereka jangan merusakkan rumput-rumput di bumi atau tumbuh-tumbuhan ataupun pohon-pohon, melainkan hanya manusia yang tidak memakai meterai Allah di dahinya. Dan mereka diperkenankan bukan untuk membunuh manusia, melainkan hanya untuk menyiksa mereka lima bulan lamanya, dan siksaan itu seperti siksaan kalajengking, apabila ia menyengat manusia.

Dan pada masa itu orang-orang akan mencari maut, tetapi mereka tidak akan menemukannya, dan mereka akan ingin mati, tetapi maut lari dari mereka.  Dan rupa belalang-belalang itu sama seperti kuda yang disiapkan untuk peperangan, dan di atas kepala mereka ada sesuatu yang menyerupai mahkota emas, dan muka mereka sama seperti muka manusia, dan rambut mereka sama seperti rambut perempuan dan gigi mereka sama seperti gigi singa,  dan dada mereka sama seperti baju zirah, dan bunyi sayap mereka bagaikan bunyi kereta-kereta yang ditarik banyak kuda, yang sedang lari ke medan peperangan.  Dan ekor mereka sama seperti kalajengking dan ada sengatnya, dan di dalam ekor mereka itu terdapat kuasa mereka untuk menyakiti manusia, lima bulan lamanya.”

Ya, binatang aneh itu mirip belalang , artinya bisa melompat sangat jauh dan bahkan bisa terbang, tetapi mempunyai ekor seperti kalajengking yang jika menyengat menimbulkan rasa sakit yang amat sangat. Tentu berbeda dengan belalang biasa yang hanya dapat melompat dan terbang, namun tidak dapat menyakiti manusia, dan berbeda dengan kalajengking biasa yang walaupun bisa menyengat, namun manusia bisa lari lebih cepat untuk menghindarinya.

Binatang penyiksa tersebut didatangkan bukan untuk makan daun-daunan, namun khusus untuk menyiksa orang-orang fasik, yaitu mereka yang tidak mengindahkan Firman Tuhan, yang dalam hal ini disebut secara khusus sebagai: tidak memiliki meterai di dahinya. Tetapi setiap orang yang di dahinya terdapat meterai Allah, maka mereka akan terluput dari binatang-binatang penyiksa itu. Lantas siapakah orang-orang yang di dahinya terdapat meterai Allah? dan siapa jugakah orang-orang yang tidak memiliki meterai Allah di dahinya?

Wahyu 7:1-17

1 Kemudian dari pada itu aku melihat empat malaikat berdiri pada keempat penjuru bumi dan mereka menahan keempat angin bumi, supaya jangan ada angin bertiup di darat, atau di laut atau di pohon-pohon.
2 Dan aku melihat seorang malaikat lain muncul dari tempat matahari terbit. Ia membawa meterai Allah yang hidup; dan ia berseru dengan suara nyaring kepada keempat malaikat yang ditugaskan untuk merusakkan bumi dan laut,
3 katanya: “Janganlah merusakkan bumi atau laut atau pohon-pohon sebelum kami memeteraikan hamba-hamba Allah kami pada dahi mereka!”
4 Dan aku mendengar jumlah mereka yang dimeteraikan itu: seratus empat puluh empat ribu yang telah dimeteraikan dari semua suku keturunan Israel.
5 Dari suku Yehuda dua belas ribu yang dimeteraikan, dari suku Ruben dua belas ribu, dari suku Gad dua belas ribu,
6 dari suku Asyer dua belas ribu, dari suku Naftali dua belas ribu, dari suku Manasye dua belas ribu,
7 dari suku Simeon dua belas ribu, dari suku Lewi dua belas ribu, dari suku Isakhar dua belas ribu,
8 dari suku Zebulon dua belas ribu, dari suku Yusuf dua belas ribu, dari suku Benyamin dua belas ribu.
9 Kemudian dari pada itu aku melihat: sesungguhnya, suatu kumpulan besar orang banyak yang tidak dapat terhitung banyaknya, dari segala bangsa dan suku dan kaum dan bahasa, berdiri di hadapan takhta dan di hadapan Anak Domba, memakai jubah putih dan memegang daun-daun palem di tangan mereka.
10 Dan dengan suara nyaring mereka berseru: “Keselamatan bagi Allah kami yang duduk di atas takhta dan bagi Anak Domba!”
11 Dan semua malaikat berdiri mengelilingi takhta dan tua-tua dan keempat makhluk itu; mereka tersungkur di hadapan takhta itu dan menyembah Allah,
12 sambil berkata: “Amin! puji-pujian dan kemuliaan, dan hikmat dan syukur, dan hormat dan kekuasaan dan kekuatan bagi Allah kita sampai selama-lamanya! Amin!”
13 Dan seorang dari antara tua-tua itu berkata kepadaku: “Siapakah mereka yang memakai jubah putih itu dan dari manakah mereka datang?
14 Maka kataku kepadanya: “Tuanku, tuan mengetahuinya.” Lalu ia berkata kepadaku: “Mereka ini adalah orang-orang yang keluar dari kesusahan yang besar; dan mereka telah mencuci jubah mereka dan membuatnya putih di dalam darah Anak Domba.
15 Karena itu mereka berdiri di hadapan takhta Allah dan melayani Dia siang malam di Bait Suci-Nya. Dan Ia yang duduk di atas takhta itu akan membentangkan kemah-Nya di atas mereka.
16 Mereka tidak akan menderita lapar dan dahaga lagi, dan matahari atau panas terik tidak akan menimpa mereka lagi.
17 Sebab Anak Domba yang di tengah-tengah takhta itu, akan menggembalakan mereka dan akan menuntun mereka ke mata air kehidupan. Dan Allah akan menghapus segala air mata dari mata mereka.”

Ayat 4-8 menceriterakan jumlah orang dari keduabelas suku Israel yang menerima meterai Allah di dahi mereka lantaran iman mereka kepada Anak Domba Allah. Lalu ayat 9 dst menjelaskan juga berbagai manusia dari segala bangsa yang “telah mencuci jubah mereka dengan darah Anak Domba” yaitu orang-orang yang telah ditebus oleh Pengorbanan Yesus Kristus. Mereka semua itulah yang telah menerima meterai Allah di dahi mereka, yang dengan itu tidak akan dapat disentuh oleh belalang penyiksa.

Oh saudaraku terkasih, betapa berharganya menjadi pengikut Yesus Kristus yang setia.

Tuhan Yesus memberkati.

 
 
__________________

 Tani Desa

PlainBread's picture

@Mujizat Seharusnya di bold

9 Kemudian dari pada itu aku melihat: sesungguhnya, suatu kumpulan besar orang banyak yang tidak dapat terhitung banyaknya, dari segala bangsa dan suku dan kaum dan bahasa, berdiri di hadapan takhta dan di hadapan Anak Domba, memakai jubah putih dan memegang daun-daun palem di tangan mereka.
 
Sayangnya kata "... yang tidak dapat terhitung banyaknya, .." tidak anda bold. Padahal itu penting loh :)
mujizat's picture

@PB, thanks 4 correction,... done !

PB:
9 Kemudian dari pada itu aku melihat: sesungguhnya, suatu kumpulan besar orang banyak yang tidak dapat terhitung banyaknya, dari segala bangsa dan suku dan kaum dan bahasa, berdiri di hadapan takhta dan di hadapan Anak Domba, memakai jubah putih dan memegang daun-daun palem di tangan mereka.
 
Sayangnya kata "... yang tidak dapat terhitung banyaknya, .." tidak anda bold. Padahal itu penting loh :)
 
Muji:
Betul,... thanks PB, sudah Muji bold plus merah.
Tak terhitung, bisa berarti lebih dari 144.000 orang Israel. GREAT !
Thanks, JBU.
__________________

 Tani Desa

5p Arta's picture

@Mujizat

 Spesies  belalang jenis baru nih yeeeee........
 
GB
__________________

Apakah yang terpenting di dalam hidup ini ?