Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs SABDASpace

Pointlessness?

victorc's picture

Shalom para sahabat dalam Kristus, selamat pagi.
Dengan kian berkembangnya trio cabang ilmu fisika modern: astronomi, astrofisika dan kosmologi, secara lambat dan bertahap ada lebih banyak aspek di jagad raya ini yang kian dapat dipahami.
Namun bersamaan itu pula, kita kian menyadari bahwa bumi yang kita tinggali ini hanya sebuah noktah kecil di jagad raya yang teramat sangat luas (superlative), bahkan para astronomi telah menemukan struktur bersifat hierarkis, dari tata surya, galaksi, kluster bahkan superkluster dan entah apalagi nanti.
Begitu besarnya jagad raya ini, sehingga mudah sekali terkesan bahwa hidup seorang anak manusia yang hanya 70-80 tahun itu begitu singkat dan bahkan para ahli ilmu alam cenderung memberikan kesan bahwa keberadaan kita sebagai mahluk hidup ini muncul sekadar secara kebetulan, dari proses kimiawi acak pada sekumpulan sup primordial.
Bahkan fisikawan terkemuka, Steven Weinberg, pernah menyatakan :

"The effort to understand the universe is one of the very few things that lifts human life a little above the level of farce and gives it some of the grace of tragedy. The more the universe seems comprehensible, the more it also seems pointless.--Steven Weinberg

Namun, sekalipun benar bahwa kita ini hanyalah noktah kecil di jagad raya, ternyata berharga dalam pandangan Tuhan.

Kutipan Alkitab berikut kiranya menyapa semua kita yang merasakan ketidakberdayaan dan kehampaan di tengah luasnya jagad ini:

Yesaya 43:4
Oleh karena engkau berharga di mata-Ku dan mulia, dan Aku ini mengasihi engkau, maka Aku memberikan manusia sebagai gantimu, dan bangsa-bangsa sebagai ganti nyawamu.

Sungguh melegakan, bukan?
Ternyata kita semua berharga di mata Tuhan. Bahkan Yesus mengatakan bahwa semua rambut di kepala Anda terhitung semuanya.

Lukas 12:7
bahkan rambut kepalamupun terhitung semuanya. Karena itu jangan takut, karena kamu lebih berharga dari pada banyak burung pipit.

Jadi, jangan khawatir akan apapun juga. Sebab Bapa di surga sungguh mengashi Anda semua.

Tuhan memberkati kita sekalian.

Versi 1.0: 4 juni 2019, pk. 17:19
VC

Bacaan:
(1) Steven Weinberg. Understanding a pointless Universe. Url: mobile/view/10.1093/acprof:oso/9780195310726.001.0001/acprof-9780195310726-chapter-5

__________________

Dari hamba yang tidak berguna (Lih. Lukas 17:10)

Prepare for the Second Coming of Jesus Christ.