Submitted by handy28wijaya on

Mengenai gempa

Dunia diingati Tuhan untuk bertobat,saya pernah melihat cuplikan seorang bapak main seks disaksikan oleh anaknya yang berusia kurang lebih4tahun.Orang bermain seks sekaligus3-20 pasang.Saya berpikir kacau dunia ini sudah seperti Sodom dan Gomorah.Nah oleh karena itu tobat jangan buat maksiat lagi.

Submitted by y-control on Fri, 2009-10-02 20:35
Permalink

apa dosa itu cuma seks?

 

Don't Swallow the Press

Submitted by Purnawan Kristanto on Fri, 2009-10-02 21:28
Permalink

 "saya pernah melihat cuplikan seorang bapak main seks"

 Apakah yang hanya melihat lebih suci dari pada yang melakukannya? 

Jangan-jangan masih berparadigma "blaming on the victim"


 www.purnawan.web.id

Submitted by Ari_Thok on Fri, 2009-10-02 21:57
Permalink

Terkadang bencana selalu dihubung-hubungkan dengan penghukuman dari Tuhan atau ini akibat perbuatan dosa, apakah gempa bumi yang terjadi belakangan ini termasuk juga? Bukankah itu karena alam yang memang sedang bergejolak karena lempeng bumi yang patah atau bertabrakan? 

*yuk comment jangan hanya ngeblog*


*yuk ngeblog jangan hanya comment*

Submitted by kardi on Fri, 2009-10-02 23:52
Permalink

@handy28wijaya, kenapa gempa dihubungkan dengan nge-sex? mungkin karena gempa bumi itu terasa sampai jauh dari lokasi gempa, sedangkan nge-sex cuma gempa lokal saja. Seperti pendapat ari_thok karena umur bumi yang sudah tua, dengan adanya lempengan/patahan yang bergeser. Semuanya sudah tertulis di alkitab, yang menunjukkan bahwa akhir zaman semakin dekat, jadi gempa bisa menjadi teguran bagi kita manusia, untuk sadar akan dosa-dosanya seperti nyanyian Ebit.G.Ade, dan kembali kepada jalanNya. Juga menunjukkan bahwa Allah Pencipta langit dan bumi begitu berkuasa, semua berjalan menurut kehendakNya. Suka-sukanya TUHAN, begitu lagu sekolah Minggu yang dulu suka saya nyanyikan dengan sangat suka, karena kesukaan TUHAN itu kekuatanku. [Mulutku dipenuhi dengan tertawa ha...ha..., Kesukaan TUHAN kekuatanku (Mari ,nyanyikan bareng dengan bersuka cita)] GBU