Menara Babel merupakan salah satu pemberontakan manusia kepada Allah. Bangsa pilihan-Nya Israel pun memberontak kepada Allah. Dan pemberontakan manusia kepada Allah akan terus berlanjut hingga kedatangan Yesus yang ke dua kali!
Kejadian 11:4-7 Juga kata mereka: "Marilah kita dirikan bagi kita sebuah kota dengan sebuah menara yang puncaknya sampai ke langit, dan marilah kita cari nama, supaya kita jangan terserak ke seluruh bumi." Lalu turunlah TUHAN untuk melihat kota dan menara yang didirikan oleh anak-anak manusia itu, dan Ia berfirman: "Mereka ini satu bangsa dengan satu bahasa untuk semuanya. Ini barulah permulaan usaha mereka; mulai dari sekarang apa pun juga yang mereka rencanakan, tidak ada yang tidak akan dapat terlaksana. Baiklah Kita turun dan mengacaubalaukan di sana bahasa mereka, sehingga mereka tidak mengerti lagi bahasa masing-masing."
Manusia telah melawan perintah Allah dengan membangun menara Babel yaitu supaya manusia tidak terserak ke seluruh bumi. Dan karena manusia kuatir Allah akan mendatangkan banjir besar seperti banjir Nuh lagi. Itulah sebab nya Allah bertindak dengan mengacaukan bahasa manusia. Supaya rencana manusia untuk membuat menara Babel gagal dan supaya manusia terserak ke seluruh bumi.
Namun apa yang dilakukan Allah tersebut tampaknya hanya akan memperlambat apa yang dinubuatkan Allah pada Kejadian 11:6, perlahan-lahan tapi pasti dari jaman ke jaman nubuat ini tampaknya mulai terlaksana.
Kejatuhan manusia ke dalam dosa telah membuat pikiran manusia menjadi gelap. Manusia tidak mampu lagi merasakan kehadiran Allah. Hal ini tampaknya semakin diperparah oleh semakin bertambahnya pegetahuan & teknologi manusia, sekalipun Yesus Kristus telah datang ke dunia ini menjadi TERANG. Karena pengetahuan manusia membuat manusia sepertinya tidak membutuhkan Allah lagi!
Pengetahuan manusia bersifat akumulatif dari generasi ke generasi. Apa yang jaman dahulu tidak mungkin dilakukan manusia, dengan pengetahuan manusia yang makin bertambah dapat dilaksanakan. Dulu manusia tidak pernah terpikir dapat pergi ke bulan, tapi sekarang dengan pengetahuan-nya, manusia dapat pergi ke bulan. Pengetahuan manusia berkembang pesat dengan adanya teknologi internet, sehingga pengetahuan dapat diakses oleh siapapun. Kita tidak tahu di masa yang akan datang apa yang dapat dilakukan manusia. Allah pun mengakui bahwa APAPUN yang direncanakan manusia dapat terlaksana! (Kejadian 11:6).
Dengan teknologi manusia di bidang genetika, telah membuat manusia bertindak seperti Allah, karena manusia telah mampu mengkloning binatang. Secara teori ini pun inipun dapat dilaksanakan pada manusia. Kita tidak tahu apa yang dapat dilakukan manusia di masa yang akan datang yang dapat membuat manusia meninggikan diri dan berlaku sebagai Allah!
Tulisan Debu tanah yang lain:
- Adilkah Allah? baca
- Mengapa Allah Menciptakan Manusia baca
- Mengapa Manusia Selalu Memberontak kepada Allah? baca
- Bagaimana Menulis dengan Baik (Sekedar Saran) baca
- SORGA dan NERAKA - Tempat Perhentian Manusia baca
- Apa Arti Sebuah Nama baca
- Kenapa ya Dosa kepada Roh Kudus tidak Diampuni baca