Banyak orang mungkin merasa risih dengan pernyatan Paulus di Roma 13 tentang "jangan berhutang". Muji sendiri pernah terbentur-bentur untuk soal ini. Seseorang datang kepada Muji untuk pinjem uang dengan banyak alasan, dan akhirnya Muji pinjamkan 1 Juta rupiah. Katanya, "bulan depan" akan dikembalikan.
Satu bulan berlalu, dia tidak ngomong soal hutangnya. Lupakah? Lalu Muji tanya soal itu, dan dapet jawaban: "Wah, maaf, belum ada. Besok kalau ada saya kabari." Sampai setahun , eh kaga ngabarin juga, terpaksa Muji nagih lagi, dia jawab belum punya, malahan nawarin tanahnya di puncak bukit nan terjal,..
Tahun ke lima Muji datang lagi, eh waktu ke rumah dia ternyata lagi banyak orang. Secara sangat kebetulan, ada anggota keluarganya yang meninggal. Tentu saja Muji ngak etis bicara soal utang.
Sebenarnya bukan itu saja. Beberapa orang petani dateng ke rumah Muji, mereka mau "nggaduh" kambing. Maksudnya begini: Muji beli bebetrapa ekor kambing, dan mereka yang akan piara. Nanti kalau beranak, anaknya dibagi dua. Kalau anaknya empat, buat mereka dua dan yang dua lagi untuk Muji. Kira-kira ada 5 orang petani Kristen , masing-masing Muji kasih : ada yang tiga ekor, ada yang lebih, Muji sudah lupa, malah catatannya sudah hilang.
Setahun telah berlalu, Muji mendatangi mereka. Ternyata, ho hoooo,... Puuujiii Tuhan.
Ada yang katanya kambingnya mati (koq ngak lapor yah?) dan banyak alasan lainnya. Singkat ceritera nih, kambing-kambing Muji juga banyak yang dikemplang. Puujii Tuhaan. Diberkatilah mereka.
Dilematis sih,...
Kaga ngutangin, kasihan,...
Ngutangin, hilang.
Muji baru berfikir untuk menggunakan tahun Yobel. Ha ha haa,...
Tapi sebenarnya tujuan pembuatan artikel ini bukan soal hutang piutang yang kalau orang mau hutang sikapnya manis-manis dan memelas tetapi kalau udah ditagih sulitnya setengah mati. Muji lebih tertarik memahami tulisan Paulus sebagai: Jangan berhutang dosa.
Artinya, kalau kita melakukan suatu perbuatan dosa, secepat-cepatnya kita berbuat sesuatu sampai dosa kita benar-benar sudah diampuni Tuhan, sebab kita tidak tahu kapan kita mati.
Bagaimanapun, mati dalam keadaan "BEBAS HUTANG" dosa, akan memastikan kita luput dari hukuman. Alkitab sudah banyak memberi petunjuk bagaimana manusia memperoleh pengampunan dosa.
Salam,