Submitted by Debu tanah on

Sebab dari terbitnya sampai kepada terbenamnya matahari nama-Ku besar di antara bangsa-bangsa, dan di setiap tempat dibakar dan dipersembahkan korban bagi nama-Ku dan juga korban sajian yang tahir; sebab nama-Ku besar di antara bangsa-bangsa, firman TUHAN semesta alam. Tetapi kamu ini menajiskannya, karena kamu menyangka: "Meja Tuhan memang cemar dan makanan yang ada di situ boleh dihinakan!" (Maleakhi 1:11-12).

Apakah maksud dari Maleakhi 1:11-12 ? Apakah ayat di atas berlaku bagi Perjanjian Lama saja atau Perjanjian Baru juga?

Maleakhi jelas sedang menyampaikan TEGURAN Allah kepada bangsa Israel lahiriah yang telah beribadah kepada Allah dengan cara yang pura-pura dan tidak menghormati Tuhan!

Teguran-teguran itu antara lain:
1.    Bangsa Israel melakukan ibadah dengan mempersembahkan korban binatang yang buta, timpang dan sakit (Maleakhi 1:8)
2.    Orang Israel yang tidak setia kepada isterinya. (Maleakhi 2:15)
3.    Orang Israel tidak membayar persembahan persepuluhan dan persembahan khusus (Maleakhi 3:8).
4.    Orang Israel berkata adalah sia-sia beribadah kepada Tuhan (Maleakhi 3:14-15)

Apa maksud bahwa nama Tuhan besar di antara bangsa-bangsa dan bahwa mereka mempersembahkan korban yang tahir?

Maleakhi jelas sedang MENYINDIR bahwa Israel yang adalah umat pilihan tetapi tidak memelihara Taurat / janji Allah, tetapi bangsa lain yang tidak diberikan Taurat / janji Allah secara khusus malah MENGHORMATI Tuhan !


MENAFSIRKAN Maleakhi 1:11-12 bahwa seperti yang dilakukan oleh beberapa Teolog di SINI mungkin adalah TOLOL, tetapi “MEMAHAMI” ayat tersebut seperti di SINI, bahwa ada bangsa lain yang diberi JANJI KESELAMATAN selain janji Allah kepada bangsa Israel adalah LEBAY, kalau tidak bisa disebut SUPER TOLOL !! Karena akan lebih banyak ayat-ayat lain dalam Alkitab yang secara eksplisit menentang “PEMAHAMAN” super tolol tersebut!

Orang Israel sebagai bangsa belum mengenal Yesus Kristus sebagai mesias (tidak mengakui Perjanjian Baru). Jadi Maleakhi 1:11-12 berbicara kepada bangsa Israel selama matahari masih terbit dan terbenam di bumi (selama belum kiamat)! Allah tidak pernah menolak bangsa Israel lahiriah, jadi Maleakhi 1:11-12 tetap akan berbicara kepada bangsa Israel sejak kitab ini ditulis sampai hari kiamat, hingga akhirnya mereka bertobat menerima mesias yaitu Yesus Kristus.


Maleakhi 3:6 Bahwasanya Aku, TUHAN, tidak berubah, dan kamu, bani Yakub, tidak akan lenyap.
 

Submitted by hai hai on Mon, 2009-07-27 11:26
Permalink

Debu tanah, blog yang Ruuuuaaarrrr Biasa!!

Maleakhi jelas sedang MENYINDIR bahwa Israel yang adalah umat pilihan tetapi tidak memelihara Taurat / janji Allah, tetapi bangsa lain yang tidak diberikan Taurat / janji Allah secara khusus malah MENGHORMATI Tuhan!

wow nampaknya anda benar-benar memahami Maleakhi dengan baik.

Kok bangsa-bangsa lain bisa membesarkan nama Allah dengan memberi korban bakaran yang tahir ya? Siapa yang ngajarin mereka untuk membesarkan nama Allah, bukan berhala alias ilah lain? Siapa yang ngajarin mereka tentang korban yang tahir? Siapa yang ngajarin mereka cara mempersembahkan korban yang benar ya? Untuk apa mereka mempersembahkan korban yang tahir ya? Kenapa mereka TAAT memberi korban yang tahir kepada Allah ya? Oh ya, bangsa-bangsa itu cuman ada di sekitar Israel atau ada juga yang nun jauh dari Israel? Apakah bangsa-bangsa itu boleh disebut bangsa-bangsa yang TAKUT akan Allah?

MENAFSIRKAN Maleakhi 1:11-12 bahwa seperti yang dilakukan oleh beberapa Teolog di SINI mungkin adalah TOLOL, tetapi “MEMAHAMI” ayat tersebut seperti di SINI, bahwa ada bangsa lain yang diberi JANJI KESELAMATAN selain janji Allah kepada bangsa Israel adalah LEBAY, kalau tidak bisa disebut SUPER TOLOL !! Karena akan lebih banyak ayat-ayat lain dalam Alkitab yang secara eksplisit menentang “PEMAHAMAN” super tolol tersebut!

Debu tanah yang GENIUS (dibaca genius, bukan jenius). Boleh tolong jelaskan, super tololnya kenapa? Tolong dong tunjukkan ayat-ayat yang secara eksplisit menentang pemahaman super tolol tersebut.

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

Submitted by Debu tanah on Mon, 2009-07-27 12:43

In reply to by hai hai

Permalink

Halo Om, selamat siang? Udah gak capek kan? Hehehe… bagus lah..

Terima kasih atas pujian anda. Saya sampai terharu bok! Hahaha…

Wah, pertanyaan anda banyak banget sih? Katanya saya genius, bukannya sudah jelas dalam blog saya di atas?

HAI:
Kok bangsa-bangsa lain bisa membesarkan nama Allah dengan memberi korban bakaran yang tahir ya? Siapa yang ngajarin mereka untuk membesarkan nama Allah, bukan berhala alias ilah lain? Siapa yang ngajarin mereka tentang korban yang tahir? Siapa yang ngajarin mereka cara mempersembahkan korban yang benar ya? Untuk apa mereka mempersembahkan korban yang tahir ya? Kenapa mereka TAAT memberi korban yang tahir kepada Allah ya? Oh ya, bangsa-bangsa itu cuman ada di sekitar Israel atau ada juga yang nun jauh dari Israel? Apakah bangsa-bangsa itu boleh disebut bangsa-bangsa yang TAKUT akan Allah?

DETA:

Kl maksud anda benar-benar membesarkan nama Allah, ya tidak ada satu bangsa pun yang bisa melakukkannya. Allah itu BESAR karena Dia itu memang BESAR. CIPTAAN tidak bisa MEMBESARKAN nama pencipta-Nya ! Hehehe..

Siapa yang ngajarin? Ya Allah dong! Kan Allah SUMBER segala sesuatu!
Bangsa-bangsa itu yang tercatat dalam Alkitab, antara lain Niniwe, Mesir, kerajaan Nebukadnezar, dll.

Mungkin maksud anda yang NUN JAUH itu TIONGKOK ya? Kok gak tutup botol saja Om? Hehe.. Menurut anda? Bukankah anda yang MEMPELAJARI KITAB TIONGKOK kuno? Silakan di bagikan di Sabda ini! Perjanjian Keselamatan seperti apa PERSIS nya yang anda maksudkan Allah berikan kepada bangsa lain (Tiongkok) itu ? Bagaimana POSISI-nya terhadap perjanjian dengan Israel?

(Saya memberi kesempatan pada anda memberikan referensi dari kitab mana saja, karena anda tidak MAMPU memberikan referensi dari Alkitab! Hehehe...)

Tentang ayat yang eksplisit menentang AJARAN SUPER TOLOL itu? Silakan baca blog saya yang satu, baca SINI dan penjelasan Pniel pada blog anda ! Bagi saya yang GENIUS ini (baca genius) ya cukup jelas, gak tahu bagi anda yang SUPER Txxxx ! Hehehe…

Atau kalo anda memang anda tidak sudi baca blog saya, ya silakan baca seluruh ALKITAB tanpa prasangka dan tidak sepotong-sepotong, eh jangan lupa MOHON BIMBINGAN ROH KUDUS !! Hahahaha... Maaf ya saya pakai kamus anda !

Submitted by hai hai on Mon, 2009-07-27 16:18

In reply to by hai hai

Permalink

Wow ... Debu Tanah, terima kasih untuk jawabannya. Izinkah saya bertanya lagi berdasarkan jawaban anda.

Siapa yang ngajarin? Ya Allah dong! Kan Allah SUMBER segala sesuatu!
Bangsa-bangsa itu yang tercatat dalam Alkitab, antara lain Niniwe, Mesir, kerajaan Nebukadnezar, dll.

Maksud anda Allah secara pribadi mengajari bangsa-bangsa tersebut? Atau Dia mengajari lewat orang Israel?

Apakah bangsa Mesir memberikan korban bakaran yang tahir?

Apakah Nebukadnezar memberikan korban bakaran yang tahir?

Apakah Niniwe memberi korban bakaran yang tahir?

Maukah anda menyebutkan beberapa contoh lagi agar saya dapat memahaminya lebih jelas?

Tentang bangsa Tiongkok atau bangsa yang lebih jauh lagi kita tunda dulu ya, karena anda menganggapnya super tolol, untuk apa kita membahasnya bukan? Kita bahas dulu yang anda ajarkan.

Tentang ayat-ayat yang ekspisit juga kita tunda dulu.Kita bahas dulu ajarananda yang GENIUS di blog ini.

Oh, ya ada beberapa pertanyaan saya pada komentar sebelumnya yang belum anda jawab, izinkan saya menanyakannya kembali.

Untuk apa mereka mempersembahkan korban yang tahir ya?

Kenapa mereka TAAT memberi korban yang tahir kepada Allah ya?

Apakah bangsa-bangsa itu boleh disebut bangsa-bangsa yang TAKUT akan Allah?

NB:
Yang dimaksudkan dengan "mereka" dalam pertanyaan saya adalah bangsa-bangsa lain itu.

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

Submitted by Debu tanah on Mon, 2009-07-27 18:35

In reply to by hai hai

Permalink

Hahaha.. lucu juga Om kita ini, udah ketahuan trik anda itu sebenarnya. Tp gpp lah saya bermurah hati, tapi sedikit aza ya Om? Saya tidak suka debat kusir soalnya.

HAI:
Maksud anda Allah secara pribadi mengajari bangsa-bangsa tersebut? Atau Dia mengajari lewat orang Israel?

DETA:
Allah pribadi juga bisa dan lewat malaikat juga bisa, kenapa ndak? Allah berbicara dengan bermacam-macam cara kan? Salah satunya lewat bangsa Israel juga bisa. Tentu sebelum Israel ada, Allah tidak mungkin berbicara lewat bangsa Israel kan?

Dalam Alkitab aza ada kisah Allah berbicara kepada manusia melalui seekor KELEDAI ! Jadi jangan menutup kemungkinan cara Allah berbicara dong.

HAI:
Apakah bangsa Mesir memberikan korban bakaran yang tahir?
Apakah Nebukadnezar memberikan korban bakaran yang tahir?
Apakah Niniwe memberi korban bakaran yang tahir?
Maukah anda menyebutkan beberapa contoh lagi agar saya dapat memahaminya lebih jelas?

DETA:
Oh, anda mempermasalah tata ibadah: harus ada korban bakaran toh? Bukan imannya?

Saya tidak tahu, karena tidak tertulis dalam Alkitab. Contoh dalam Alkitab secara eksplisit yang bukan Israel mempersembahkan korban bakaran adalah Ayub dan Naaman.

Karena disembuhkan Naaman bermaksud beribadah kepada Allah Israel dengan mempersembahkan korban bakaran kepada TUHAN. Dari perkataan Elisa kita tahu bahwa TUHAN berkenan kepada perbuatan Naaman walau masih sujud menyembah dalam kuil Rimon karena mendampingi rajanya.

2 RAJA-RAJA
5:17 Akhirnya berkatalah Naaman: "Jikalau demikian, biarlah diberikan kepada hambamu ini tanah sebanyak muatan sepasang bagal, sebab hambamu ini tidak lagi akan mempersembahkan korban bakaran atau korban sembelihan kepada allah lain kecuali kepada TUHAN.
5:18 Dan kiranya TUHAN mengampuni hambamu ini dalam perkara yang berikut: Apabila tuanku masuk ke kuil Rimon untuk sujud menyembah di sana, dan aku menjadi pengapitnya, sehingga aku harus ikut sujud menyembah dalam kuil Rimon itu, kiranya TUHAN mengampuni hambamu ini dalam hal itu."
5:19 Maka berkatalah Elisa kepadanya: "Pergilah dengan selamat!"

Kita dapat menyimpulkan bahwa Yusuf dan orang Israel di Mesir sebelum ditindas juga mungkin tidak mempersembahkan korban bakaran kepada Tuhan! Itu pula sebabnya waktu Musa akan membawa Israel, Musa berkata kepada Firaun:

KELUARAN
5:3. Lalu kata mereka: "Allah orang Ibrani telah menemui kami; izinkanlah kiranya kami pergi ke padang gurun tiga hari perjalanan jauhnya, untuk mempersembahkan korban kepada TUHAN, Allah kami, supaya jangan nanti mendatangkan kepada kami penyakit sampar atau pedang."

Demikian juga dengan orang Israel di pembuangan di kerajaan Nebukadnezar juga mungkin tidak bisa mempersembahkan korban bakaran kepada Allah, saya tidak tahu dengan cara apa ibadah pengganti ini dilaksanakan.

HAI HAI:
Tentang bangsa Tiongkok atau bangsa yang lebih jauh lagi kita tunda dulu ya, karena anda menganggapnya super tolol, untuk apa kita membahasnya bukan? Kita bahas dulu yang anda ajarkan.
Tentang ayat-ayat yang ekspisit juga kita tunda dulu.Kita bahas dulu ajarananda yang GENIUS di blog ini.
Oh, ya ada beberapa pertanyaan saya pada komentar sebelumnya yang belum anda jawab, izinkan saya menanyakannya kembali.
Untuk apa mereka mempersembahkan korban yang tahir ya?
Kenapa mereka TAAT memberi korban yang tahir kepada Allah ya?

Apakah bangsa-bangsa itu boleh disebut bangsa-bangsa yang TAKUT akan Allah?
NB:
Yang dimaksudkan dengan "mereka" dalam pertanyaan saya adalah bangsa-bangsa lain itu.

DETA:
Segitu dulu ya, sekarang giliran anda. Saya tahu tidak akan memuaskan anda, karena tujuan anda adalah MEMBELA teori anda gimana pun caranya. Tapi itukan tugas anda membuktian teori anda, kenapa harus saya yang pusing, iya gak? Hahaha…

Oh ya Om, jangan ditunda lagi menjawab pertanyaan saya tentang dari mana referensi anda bahwa Allah memberi janji keselamatan kepada bangsa Tiongkok! Bukankah anda yang datang dengan konsep anda itu. Kenapa tidak dipertanggung jawabkan? Nanti terlanjur banyak yang sesat gimana om?

Hayo gimana ?

Submitted by hai hai on Mon, 2009-07-27 21:21

In reply to by hai hai

Permalink

HAI:
Apakah bangsa Mesir memberikan korban bakaran yang tahir?
Apakah Nebukadnezar memberikan korban bakaran yang tahir?
Apakah Niniwe memberi korban bakaran yang tahir?
Maukah anda menyebutkan beberapa contoh lagi agar saya dapat memahaminya lebih jelas?

DETA:
Oh, anda mempermasalah tata ibadah: harus ada korban bakaran toh? Bukan imannya?

Debu tanah yang mulia, bukankah blog anda membahas Maleakhi 1:11-12? Bukankah ini tulisan anda?

Maleakhi jelas sedang MENYINDIR bahwa Israel yang adalah umat pilihan tetapi tidak memelihara Taurat/janji Allah, tetapi bangsa lain yang tidak diberikan Taurat/janji Allah secara khusus malah MENGHORMATI Tuhan!

Debu Tanah yang GENIUS, izinkanlah hai hai yang menurut anda super tolol ini bertanya.

Anda NGELES atau sudah PIKUN? Jangan-jangan ini yang anda sebut DEBAT KUSIR?

DETA:

Saya tidak tahu, karena tidak tertulis dalam Alkitab. Contoh dalam Alkitab secara eksplisit yang bukan Israel mempersembahkan korban bakaran adalah Ayub dan Naaman.

Debu Tanah yang mulia, benarkah yagn saya kutip ini tulisan anda?

Siapa yang ngajarin? Ya Allah dong! Kan Allah SUMBER segala sesuatu!
Bangsa-bangsa itu yang tercatat dalam Alkitab, antara lain Niniwe, Mesir, kerajaan Nebukadnezar, dll.

Debu tanah, ini bukan ngeles apalagi debat kusir namun siapa tahu kalimat ini berguna bagi anda.

Bila tahu katakan tahu, bila tidak tahu katakan tidak tahu, itulah yang disebut tahu.

Apabila anda tidak tahu bangsa-bangsa lain yang mempersembahkan korban bakaran yang tahir kepada Allah karena  tidak tertulis dalam Alkitab,  kenapa MENGAJARKAN bahwa bangsa-bangsa yang dimaksudkan Maleakhi 1:11 adalah Niniwe, Mesir, kerajaan Nebukadnezar, dll? Bukankah anda bilang hal itu tercatat di dalam Alkitab?

Debu Tanah, tolong, izinkan hai hai yang menurut anda super tolol ini mengajukan pertanyaan.

Apakah anda dalam kondisi sehat jasmani dan rohani ketika menulis blog anda dan ketika menjawab pertanyaan-pertanyaan saya? Apabila anda memang dalam kondisi sehat jasmani dan rohani, bolehkah saya memberitahu anda bahwa menyangkal ajaran sendiri itu perbuatan tidak terpuji yang bisa membuat anda disebut TOLOL dan menjilat MUNTAH sendiri?  Bolahkah saya menasehati anda bahwa kita tidak bisa menegakkan kebenaran dengan mengajarkan ajaran yang bertentangan dengan ajaran Alkitab karena bisa diebut TOLOL? Bolehkah saya menasehati anda sekali lagi, Ketika merasa diri kurang pinter, sebaiknya jangan menganggap orang lain SUPER TOLOL kerena itu namanya mempermalukan diri sendiri?  

HAI:
Maksud anda Allah secara pribadi mengajari bangsa-bangsa tersebut? Atau Dia mengajari lewat orang Israel?

DETA:
Allah pribadi juga bisa dan lewat malaikat juga bisa, kenapa ndak? Allah berbicara dengan bermacam-macam cara kan? Salah satunya lewat bangsa Israel juga bisa. Tentu sebelum Israel ada, Allah tidak mungkin berbicara lewat bangsa Israel kan?

Dalam Alkitab aza ada kisah Allah berbicara kepada manusia melalui seekor KELEDAI ! Jadi jangan menutup kemungkinan cara Allah berbicara dong.

Debu tanah, semoga anda yakin dengan apa yang anda tulis di atas. Israel HANYA salah satu CARA Allah berbicara dengan bangsa Lain.  Alkitab sama sekali tidak mengajarkan bahwa Allah hanya berbicara dengan bangsa Israel karena Allah juga berbicara dengan bangsa lain.

Bila anda tertarik untuk mempelajari cara memahami Maleakhi 1:1-14 dengan baik, silahkan klik di sini. Perlu saya ingatkan bahwa itu adalah tulisan hai hai yang menurut anda SUPER TOLOL. 
 

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

Submitted by Debu tanah on Mon, 2009-07-27 22:02

In reply to by hai hai

Permalink

Hahaha… kl soal debat kusir anda MEMANG JAGO nya! Maaf kl saya sudah mengecewakan anda! Saya gak pernah ngaku GENIUS, anda lah yang menuduh sembarangan!

Terima kasih atas PERHATIAN anda menanyakan kesehatan saya. Saya sehat jasmani dan rohani waktu menulis blog ini.

Namanya OPINI ya bebas toh. BIla tidak berkenan bagi anda ya wajar, wong berseberangan dengan blog anda toh?  Hehehehe…  Tidak terlintas dalam pikiran saya bahwa anda akan setuju. Sama sekali tidak! Saya hanya berharap para pembacalah yang menilai tulisan saya, demikian juga dengan tulisan anda. Saya hanya pedagang di sini, demikian juga anda!

Tetapi perlu saya ingatkan sekali lagi, saya yakin suatu saat anda akan berterima kasih pada saya:


Bila tulisan anda banyak HIT dan sedikit KOMENTAR itu TIDAK BERARTI bahwa tulisan anda sudah benar ya om! Itu pikiran yang KELIRU sama sekali. Sebaiknya anda bercermin dulu pada Alkitab dan kenalan anda yang NORMAL imannya ya! Hahahaha…

 

HAI:
Bila tahu katakan tahu, bila tidak tahu katakan tidak tahu, itulah yang disebut tahu.

DETA:
TEPAT kata anda itu. Kl anda tidak tahu, jangan bilang tahu, jangan sembarangan mengajarkanADA DUA JALAN KESELAMATANseperti dalam blog anda itu! Hahahaha…

Waktu ditanya janji seperti apa yang diberikan kepeda bangsa itu? Malah ngeles ke mana-mana? Mengalihkan topik pembicaraan? Weleh-weleh... anda memang GENIUS om ! Hahaha...

Sebaiknya anda ikuti saran Irael Jeha itu. Belajar Teologi pada orang yang benar. Jangan otodidak, tapi sembarangan!

 

HAI:
Bila anda tertarik untuk mempelajari cara memahami Maleakhi 1:1-14 dengan baik, silahkan klik di sini. Perlu saya ingatkan bahwa itu adalah tulisan hai hai yang menurut anda SUPER TOLOL.

DETA:
Maaf saya tidak tertarik belajar PELAJARAN SESAT lebih lanjut, saya sudah baca blog anda Jilid 1 dan 2, saya sudah menangkap maksudnya, TIDAK ada hal yang baru dibanding jilid 1 nya!

Submitted by hai hai on Tue, 2009-07-28 00:39

In reply to by hai hai

Permalink

Debu tanah, ini blog anda! Bukankah anda harus bertangung jawab atas tulisan anda? Ha ha ha ha .... Saya paham! Anda mewujudkan tanggungjawab itu dengan menuduh saya sembarangan. Karena ini blog anda, bukankah anda bertanggungjawab untuk menjawab semua pertanyaan dan celaan atas blog anda secara sistematis dan gamblang? Ha ha ha ha ... Saya paham! Anda menganggap blog ini hanya OPINI belaka. Karena opini ya suka-suka. Kalau setuju monggo, kalau nggak setuju ya minggat.

Debu tanah yang terhormat, tanpa mengurangi rasa hormat, izinkanlah saya menunjukkan bahwa walaupun anda mengaku selama ingi ngeblog mengikuti jejak saya, namun sebenarnya yang anda ikuti adalah jejak dari hongkong karena nampak gamblang sekali, blog saya mengajarkan KEBENARAN, itu sebabnya saya melayani semua komentar dengan baik sementara blog anda hanya OPINI yang kalau disetujui, monggo, kalau nggak disetujui ya emang dipikrin? Ho ho ho ho ho ... Izinkan, saya memberi nasehat, bagaimana bila disetiap blog anda ditulis: "NB: Ini hanya opini!"

Ah ... Sudahlah! Saya minta maaf karena salah sangka! Maaf debu tanah, saya menganggap OPINI anda sebagai AJARAN anda tentang kebenaran Alkitab.