Submitted by n4th4n_andy on
 


Kej 1:1. "Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi. "

BAPA.

Terimalah ayat ini sebagai statement/pernyataan Allah, seperti sebuah pernyataan dari seorang yang hendak menulis sebuah buku. Pernyataan ini DIA sampaikan kepada seorang hamba bernama Musa. Seperti kita ketahui dari buku tebal itu, Musa adalah hamba-Nya yang setia dan taat, hampir dalam segala perintah-Nya. Sang penulis ( Musa ) hendak menyampaikan kepada pembaca, bahwa sesungguhnya Allah yang menciptakan langit dan bumi ( tempat tinggal banyak manusia ).


Kej 1:2 "Bumi belum berbentuk dan kosong; gelap gulita menutupi samudera raya, dan Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air. "

ROH

Tanyalah pada diri anda, siapakah yang berkehendak menyatakan demikian : penuliskah ( Musa ) atau PENGILHAM ? Jikalau dari penulis(Musa) tentulah, Musa sedang mendapat penglihatan yang luar biasa, dan tentu PENGILHAM itu sedang berkata-kata kepada Musa. Dan jika Musa hanya menerima dari PENGILHAM, tentulah IA hendak menyatakan kepada penulis bahwa "saat itu bumi belum berbentuk dan kosong, gelap gulita dan dipenuhi dengan air, dan Roh-Ku melayang-layang"


Kej 1:3. Berfirmanlah Allah: "Jadilah terang." Lalu terang itu jadi.

FIRMAN

Berfirmanlah / berkatalah Allah ; apakah yang keluar pada saat IA berfirman/berkata ?  tentu yang terdengar adalah SUARA. Dan SUARA itu berbunyi "Jadilah terang"



    Demikianlah yang di maksud oleh Rasul Yohanes dalam Injil Yohanes pasal 1:1 "Pada mulanya adalah Firman;Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah".
 
Jikalau ALLAH pada Kej 1:3 tidak berfirman, apakah / akankah  terang itu jadi ?
Jikalau Allah tidak membuka mulut-Nya dan berfirman / bersuara, akan jadikah terang itu ?
Siapakah diantara kita yang dapat mengerjakan sesuatu dalam gelap / tanpa cahaya ?



SUARA yang keluar dari ALLAH telah menjadikan segala sesuatu, bahkan kekal hingga saat ini.



Alkitab = Firman Tuhan = Kebenaran Tuhan = Jalan Tuhan = Hidup Tuhan = Pengakuan Tuhan ;  tetapi hanya bagi mereka yang beriman / percaya kepada-Nya.