Suara dobarakan pintu itu membuyarkan lamunanku. Kontan saja aku berlari dan dengan sesegera membukakannya (takut dimarahi ibu kost kalo' sampai pintu itu rusak). Dan dengan sangat terheran-heran, aku lihat seorang cewek yang bermata sembab dan sayu, wajah pucat pasi, rambut tidak beraturan sedang berdiri di depanku. Perlu waktu beberapa menit untuk aku mengenali cewek itu. Dan ternyata... dia teman sekamarku (dulu).
Tanpa menunggu aba-aba dariku, dia langsung mendekapku dan menangis sekeras-kerasnya... kemudian badannya lemas, dan dia pingsan dalam pelukanku. Itu bener-bener malam yang mencekam buatku. Aku tidak tahu menahu apa yang sedang terjadi, tiba-tiba seorang sahabatku terkulai lemah tak berdaya di ranjangku. Sembari menunggu dia sadar, aku bertanya-tanya dalam hatiku: Tuhan, apa yang sebenarnya terjadi?
Ketika aku sudah mulai loyo juga, dan sesaat aku sempet tertidur juga di kursi samping ranjang, tiba-tiba dia sadar. Saat sadar pun, dia langsung menangis kembali. Tapi sebelum tetangga satu erte datang semua, aku mengultimatum dia: Kamu boleh nangis... tapi jangan kenceng-kenceng, ini sudah malam. Dan entah apa yang terjadi, dia diam dan mulai bercerita denganku.
Dia punya temen sekolah (satu kelas) yang menurutnya sangat ganteng dan baik kepadanya (cowok). Cowok itu sering mengajaknya bercanda dan menjadi pendengar yang setia untuk setiap masalah dan keluhannya. Tapi entah mengapa, setiap kali ada orang yang tahu ketika mereka sedang berbicara, tiba-tiba saja cowok itu pergi. Dan di depan semua orang, seakan-akan cowok itu tidak pernah kenal "dekat" dengannya.
Hal itu berlangsung terus selama setahun. Dan memasuki hubungan "rahasia" mereka di tahun yang kedua, tidak ada perubahan dari hubungan mereka. Malahan si cewek semakin merasa "nyaman" untuk bersama dengannya. Beberapa kali mereka pernah jalan bareng (istilah kerennya ngedate), tetapi tentunya tanpa sepengetahuan orang lain. Di kelas, sebagai imbal baliknya... si cewex selalu memberikan contekan gratis untuk setiap tugas-tugas dan test-test yang diberikan oleh para pengajar. Bahkan, tidak jarang si cewek harus membuat dua tugas atau menulis dua kertas ulangan sebagai bukti pengorbanannya.
Sampai suatu malam.... si cewek sedang menghadapi dilema besar di keluarganya... papanya akan kawin lagi. Dan si cowok pun juga sedang menghadapi masalah yang tak kalah rumit.... dia diputus oleh pacarnya. Mereka berdua bertemu... jalan-jalan keliling kota... dan akhirnya berhenti di suatu tempat. Kemudian......
Sampai disini temanku itu tadi langsung menjerit histeris. Uh... aku hanya bisa mengambil handuk untuk mengelap keringatnya yang bercucuran sedari tadi. Setelah menyalakan fan di kamarku, aku bertanya: Kemudian apa??
Dia tidak menjawab. Setelah histeris... dia diam... tertunduk lesu....
Aku tidak mengerti apa maksudnya. Aku tidak berani mereka-reka sesuatu yang terlalu jauh. Tapi aku juga penasaran dengan apa yang sebenarnya terjadi.
Dia hanya bilang: Aku takut... aku malu.... aku bingung.... aku.... aku... aku...
(sambil terisak-isak... semua air mata tumpah... dan so sad lagh....)
Sempat aku malah terbawa emosi dan membentaknya. Hey...!!!Kamu kenapa?!?! Apa yang terjadi?!?!?! Kemudian apa?!?!?!
Wah... dia malah semakin diam. Dan aku jadi ketakutan... takut kalau-kalau dia pingsan lagi... (duh, gimana ni?? AKu di kost sendirian). Kemudian aku mulai lembut dan meminta maaf kepadanya. Sesudah itu, kami berdua sama-sama terdiam. Hanya suara fan di kamarku yang lumayan berisik dan beberapa suara jangkrik yang terdengar.
Dan tiba-tiba dia memecah keheningan malam dengan berkata: Aku sudah tidak perawan lagi...
Mendengar itu, aku tidak bisa berkata apa-apa lagi. Kemudian dia diam... dan kami saling berpelukan.... Dan aku tidak punya kosakata yang cukup untuk berbicara kepadanya. Hingga akhirnya aku hanya memeluknya dan membiarkannya tidur untuk sejenak melupakan kepenatan hidupnya......

>
>
>
>
>
>
>
sabdaspace.org |
Keywords
Priska,tulisan kamu bagus. Menurutku tulisan ini akan menjadi salah satu tulisan yang paling laris manis sepanjang masa di pasar Klewer. Sayang kamu tidak mengosongkan "KEYWORDS" nya. Mungkin kamu bisa coba isi tuh non. contoh: perawan, keperawanan, virginity, malam pertama. Kalau kamu masukan semua kata kata tersebut, maka ketika orang mencari dengan pencari google dengan kata-kata itu, tulisan kamu akan muncul secara otomatis.
Karena
Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak
Terima kasih Ko hai hai
Thanks ko, buat sarannya. Aku udah edit tuh. Tapi sory... aku mengeditnya tanpa permisi terlebih dahulu.
Itu memang tulisanku yang terinspirasi dari kisah hidup seseorang yang (dulu) sangat dekat denganku. :)
Kreatif
Cerita yang bagus dan inspiratif. Tapi apa yang terjadi sesudah itu Pris?
ga sendiri
Pris, satu kalimat buat temanmu, "Dia ga sendiri".
Kenapa Menangis ...?
Lha iya lah pyokona teman si priska nggak sendiri, makanya dia nggak perawan lagi. Kalau sendiri sich dia bakal aman aman aja tuch!
Priska, pertanyaan ini kasar, tapi daripada ditanya orang lain, lebih baik aku yang nanya aja dech.
Teman kamu itu menangis kenapa? Karena tidak tidak perawan lagi atau karena nggak dari dulu-dulu?
Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak
dia bersamaku...
dia memang ndak sendiri, karena saat itu dia ada bersamaku. dan... walau hanya sebagai "tong sampah", aku berusaha untuk tetap ada bersamanya. Tapi lebih dari semuanya, peristiwa itu yang membuat dia kenal dengan Yesus. nanti aku ceritain kelanjutannya.
Aku tak tahu...
Aku ndak tau pasti kenapa dia menangis. Karena kejadian itu sudah terjadi sekitar 6 tahun yang lalu, dan di saat itu kami (aku & dia) masih anak belasan tahun (kelas 2 SMA). Sebenarnya, cerita itu tidak hanya berhenti disitu. Ada rentetan peristiwa sesudahnya yang membuat kami bener-bener mengharapkan mukjizat Tuhan. Nanti aku tulis kelanjutannya. :)
Ditunggu Priska
Ditunggu priska, judulnya tetap pake yang sama, tulisna ini laris manis lho.
Maksudku gak sendiri itu waktu dia kehilangan keperawanannya nona. Wow, istilah kehilangan gak tepat ya? karena klo hilang kan bisa dicari sampe ketemu?
Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak
Pasti lah...
ha ha ha... iya lah ko... masa kalo' dia sendiri, tiba-tiba aja dia bisa kehilangan keperawanannya??
Kalo gitu siapa yang salah/?//?//
priska, keren loh, kisah teman kamu asyik juga.. dan aku pikir ini akan jadi cerita yang menarik!!!! banyak laki-laki yang mencari cewek yang perawan tapi hampir tidak pernah seorang cewek menuntut keperjakaan seorang laki-laki!!! Pris, aku pikir tidak teman cewek kamu tidak perlu berlarut-larut menyesali apa yang telah terjadi.... satu hal yang perlu ia tahu.... Tuhan tidak pernah melihat masa lalu kita tetapi Ia akan membawa kita meraih suatu masa depan yang sungguh indah...
Tuhan sayang sama dia, dan dia juga harus maafin teman cowoknya itu.....
MASALAH Utama Wanita Tidak Perawan
Ebdat Agung Dapti, dari mana kamu Tahu bahwa Tuhan tidak melihat masa lalu? Menurut saya karena sangat itung-itungan dengan masa lalu seseoranglah maka Allah mengorbankan Yesus Kristus di atas kayu salib.
Tidak PERAWAN lagi bukan masalah KECIL. Tentang ketidak perawanan, umumnya wanita hanya khawatir tentang PENERIMAAN kekasihnya yang akan datang. Menurut saya, PENERIMAAN lelaki hanya masalah KECIL yang akan dihadapi wanita tidak perawan, ada MASALAH lain yang lebih besar.
Wanita yang berhubungan sex sebelum menikah, umumnya akan mudah terpancing untuk berhubungan sex sebelum menikah. Wanita yang pernah berhubungan sex dengan lebih dari 1 lelaki umumnya akan mudah terpancing untuk berhubungan sex dengan lelaki lainnya. Banyak wanita yang telah berhubungan sex lalu ditinggalkan oleh kekasihnya, ketika menikah, menjalani kehidupan cinta dan rumah tangga yang tidak SEHAT. Sebagian hidup dengan rasa bersalah dan merasa diri tidak berharga, yang lainnya hidup dengan rasa takut untuk mencintai, ada juga yang hidup tanpa cinta, hanya rasa terima kasih karena dinikahi, ketiganya berakibat sama, istri-istri paling MENYEBALKAN di dunia.
Tidak perawan lagi bukan masalah KECIL, apalagi bila kekasihnya MINGGAT. Minta AMPUN pada Allah itu MUDAH, MEMAAFKAN diri sendiri itulah MASALAH utamanya.
Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak
Okey... Tidak perawan lagi
sory.... tapi bukan itu maksud saya... untuk suatu pekerjaan besar yang Allah rencanakan bagi seserong, Allah akan membentuk orang itu dari sejak kecil bahkan sejak masih dalam kandungan... tapi..... yang saya maksudkan adalah kalao Allah tidak pernah melihat seseorang dari dosa yang pernah ia buat... Allah menerima kita apa adanya terlepas dari semua dosa yang pernah kita lakukan.... ketika kita mau menerima Dia sebagai Juruslamat kita, maka Dia akan mengampuni semua kesalahan kita, tetapi kita juga harus mau mengampuni orang yang menyakiti kita.... itu maksud saya.... Gb
Mengampuni Diri Sendiri
Hallo Ebdat Agung Dapti! Selamat bergabung di pasar Klewer. Di sini kita bebas membicarakan berbagai hal dengan syarat, bila memasang tulisan harus original karya sendiri, nggak boleh copy paste karya orang lain. Syarat kedua adalah, Alkitab menjai STANDARD kebenaran.
Di sini sudah biasa, “Kamu ngomong yang kamu tahu, kamu ngomong yang kamu mau, saya ngomong yang saya mau, saya ngomong yang saya tahu, bila nggak sepakat kita akan ngomong lagi.”
Apa yang kamu tulis benar, Allah mengampuni kita, maka kita juga harus belajar mengampuni. Menurut saya, kesulitan utama manusia bukan mengampuni orang lain namun mengampuni diri sendiri. Misal, ketika ditipu oleh seorang kekasih, kita sulit mengampuni dia karena kita tidak mampu mengampuni diri sendiri. Ketika kita menyalahkan dia, pada saat itu sebenarnya kita menyalahkan diri sendiri karena membiarkan diri ditipu mentah-mentah. Untuk dapat mengampuni dia, kita harus dapat mengampuni kebodohan diri sendiri.
Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak
ck ck ck...
salam kenal to Ebdat Agung Dapti... (duh... nama kamu susah sekali sih... he he he... :P, terutama buat lidah orang2 Solo seperti aku ini)
Memang sih, pandangan umum di masyarakat tentang keperawanan itu, banyaknya dilihat dari segi cewexnya, dan untuk cowox... aku lihat sejauh ini, tidak pernah dipermasalahkan. Katanya sih, hal itu disebabkan kalo cewex itu berbekas dan bisa ketahuan (tanpa dia mengakui hal tersebut), sedangkan kalo cowox itu tidak berbekas (kalo si pelakunya tidak mengakuinya... maka... tidak akan mungkin ketahuan). Itu sih yang selama aku amati...
Masalah temenku itu... sudah ada lanjutannya di part-2 dengan judul yang sama dari cerita ini. Sekarang anak mereka sudah kelas 1 SD. Anak yang lucu sekali... hopefully... mereka bahagia selamanya lah.... Amien..
ck...ck...ck... Wah, virusnya Ko hai hai kambuh lagi ni. Ada orang baru masuk di pasar klewer, langsung aja.... dihabisi!!!
Ebdat Agung Dapti (duh... panggilanmu sapa sih.... ??? Biar ndak kesusahan nyebut nama)... jangan kaget ya sama koko yang satu ini. begitulah kalo dia sayang sama seseorang... he he he... :P
"I can do all things through Christ who strengthen me"
Bukan mengguru-i..
Masalah keperawanan tidak akan pernah habis-habisnya untuk dibahas, intinya..untuk membentuk sebuah keluarga kristen yang berkenaan dihati Tuhan haruslah didasari dengan sebuah kesucian.
Didalam sebuah prosesi pernikahan, gaun / jas pengantin dan bakan kamar pengantin-nya selalu di wujudkan dalam nuansa warna putih..warna yang suci dan tidak bernoda.
Seorang suami pasti sangat berbahagia bila menjadi laki-laki pertama yang meng-intim-i istrinya, dan begitu juga sebaliknya.
Menerima calon istri yang sudah pernah "ditiduri" laki-laki lain merupakan suatu ujian & beban yang sangat berat bagi laki-laki dan beban ini sedikit banyak pasti akan terus membebani sampai beranak cucu..
Laki-laki dihargai dari tanggungjawabnya..sedangkan wanita dihargai dari kesuciannya...the real women is virgin
memang...
memang itu tidak akan pernah ada habisnya untuk dibahas karena setiap orang punya pandangan dan cara pikir yang berbeda beda tentang apa yang dinamain keperawanan.
bener banget apa yang benny bilang soal keluarga dan pernikahan. suami pasti sangat bahagia jika dapat istri perawan, dan istri pasti bahagia kalau dapat suami bertanggung jawab.
tapi yang ada di sekitarku adalah orang2 yang telah kehilangan kesucian mereka, baik perempuan atau laki2. aku bertemu mereka sesudah mereka kehilangan hal itu. so???
tidak bisa donk, kalau aku terus2an menyalahkan mereka dan memegang prinsip "the real women is virgin"!!!
hey, memang mereka bersalah. tapi...
Tuhan aja mengampuni setiap dosa, kenapa kita tidak menerima mereka???
Itu memang kesalahan dan tetap tidak bisa dibenarkan. tapi orang2 yang sudah tidak perawan itu juga masih punya kesempatan di depan koq...
"I can do all things through Christ who strengthen me"
Bila Kekasih Lelaki tidak Perawan Lagi
Nona, tidak sulit bagi seorang lelaki untuk MENGAMPUNI kekasihnya yang tidak perawan lagi. Namun SULIT sekali bagi lelaki untuk MELUPAKAN bahwa kekasihnya diperawani orang.
Sama seperti seorang istri tidak akan mengalami kesulitan untuk mengampuni suaminya SELINGKUH namun hampir mustahil MELUPAKAN bahwa yang selingkuh adalah suaminya.
Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak