Sabtu sore. Aku jalan dengan seorang teman ke suatu mall dengan maksud nyamperin ‘teman-teman’ yang baru kami kenal beberapa waktu ini.
***
Teman kedua yang kami temui seorang operator pijat refleksi. Cengengesan dan terlihat hepi saja. Namun dia janji akan bertemu lagi dengan kita esok hari. Saat ketemu hari Minggu, akhirnya terbongkarlah kalau dia ternyata penipu. He he he.. sayang dia belum mengambil keputusan untuk ikut Tuhan dengan sungguh-sungguh.. yaaaah mungkin besok atau lusa...(beriman neh...)
***
Teman ketiga kami adalah seorang mahasiswa yang sedang stress dengan kehidupannya. Kami berbicara tentang buku-buku fiksi yang dulu dia sukai tapi sekarang tidak lagi.
“Kenapa tidak lagi suka fiksi?” tanyaku
“Habis ceritanya begitu-begitu aja, happy ending... pacaran, perselingkuhan, dll.. Nggak nyata! Kalau kamu, suka baca apa?” jawabnya
“True Story, motivasi, pengembangan diri, leadership, menggambar, dan politik. Nggak nyambung ya? Ha ha ha... masalah politiknya tuntutan pekerjaan sih!” jawabku
Kami berbicara banyak hal lagi bahkan akhirnya menyerempet tentang “jawaban hidup”. Tetapi sayang pembicaraan kami berakhir karena dia harus pergi.
***
“Kira-kira bagaimana cara Injil bisa masuk kepada tiga orang tersebut?” tanya temanku setelah semua pertemuan itu
“Kamu mau tahu jawabannya? Beneran?” tanyaku
“Iya dong..! Gimana?”
“Aku tak tahu!! 100% aku tak tahu bagaimana bisa memasukkan Injil kepada mereka semua. Dimana celahnya, dimana kelemahannya, ... Kita tidak bisa berpijak pada pengetahuan, pengalaman, pikiran, atau apapun yang berasal dari diri kita sendiri. Bukannya ‘sok nge-roh’ tapi kita benar-benar hanya bisa bergantung kepada Tuhan untuk semua jawaban itu. Setiap orang unik di mataNya! Dia yang menciptakan mereka semua, Dia yang tahu kebutuhan, celah dan senjata apa yang tepat bagi mereka semua. Yang kita harus lakukan sekarang hanya terus berdoa dan meminta Dia membukakannya bagi kita, dan terus melangkah. Itu saja!! Besok atau kapan, kalau kita terus setia, pasti DIA kasih jawabannya. Yuk jalan lagi! Aku percaya Tuhan akan memberikan kepada kita orang yang sungguh-sungguh haus dan lapar akan Dia, radikal bagi Yesus dan setia sampai mati, bukan orang Kristen biasa biasa dan inginkan hidup aman!!!” jawabku sambil menggandeng tangannya dan melangkah pergi
***

>
>
>
>
>
>
>
sabdaspace.org |
@iik: semangatmu
Semangat penginjilanmu luar biasa, mbakyu!
Keep working! Tetapi memang Tuhan-lah yang berkarya, kita hanya menabur.
@Rya: Keep Working too.
Dear Rya,
Yes! Amen! Semua kita lho harusnya , nggak cuma beberapa orang.
Rise Up n Shine...
To Love God Is To Obey God