Submitted by
Puput Manis
on
Siang itu aku duduk termangu di dekat pintu
Di kampusku yang biru,
Hatiku gundah tak menentu
Memikirkan rancangan skripsiku,
Tiba-tiba mataku terpaku
Pada tulisan apik di dinding dekatku,
Dengan membaca,
Kegagalan kita tinggalkan di belakang,
Berlari kita ke segala arah,
Menerobos ke segala celah,
Dan berpacu ke segala jarak.
Sejak saat itu,
Bila aku lagi terbenam membaca buku,
Dan kekasih bertanya :”Sedang apa kau, sayangku?”
Maka jawabku:
"Aku sedang meninggalkan kegagalan di belakangku,
Berlari ke segala arah,
Menerobos ke segala celah,
Dan berpacu ke segala jarak."
Kampus Biru, Pebruari 2008.