istri: cerai!
suami: tidak, sy minta maaf (tidak dapat mamasuki tahap level ekonomi menengah keatas) , kita perbaiki dan kita cari sama2 jalan keluarnya
istri: cerai! apa yang selama ini gua dapetin ha, lu urus surat cerainya, atau gua yang urus
suami: saya tidak mau
cerita singkat : istri sudah ada cemceman
konseling ke gereja
suami :saya tidak mau cerai, saya minta maaf (walau tidak melakukan hal2 yg bertentangan dg firman Tuhan)
istri : saya sudah tetapkan , cerai
pendeta : perceraian itu dosa, (kutip dari alkitab) bla bala bla
cerita singkat : istri memperkenalkan pada dunia persilatan bakal calon suami yang baru.
suami akhirnya pergi meninggalkan rumah (istri dan anak2nya)
istri tetap bersama dengan calonnya tanpa ada penyelesaian dalam legalitas surat perceraian
kondisi pemain:
suami : marah, stress,frustasi,sedih, berdoa, karyawan, ex pengerja di suatu gereja
istri : marah, stress, berdoa, usaha sekolah PG & TK sekaligus guru, ex pengerja dan pendoa di gereja yg sama
pendeta : ya pendeta lah
pertanyaannya:
suami tersebut sudah diceraikan berarti berdosa?,untuk menyalurkan hasratnya dengan masturbasi berdosa? apalagi dengan wanita lain berzinah! berdosa?, jika dia kawin lagi berdosa?, kalau tidak kawin berarti harus pindah komunitas dengan para pastor!!!
komentar billyjoe :
"biar rasa" kalo lu nga ngerasain lu nga bisa ngomong sama orang lain, sekarang lu cari penyelesaiannya nanti lo bisa kasi nasihat,, kalo nga ketemu ya udah "biar mampus" ha ha ha ngik
komentar blogger:
?????????????
cerita diatas adalah kisah nyata, entah kisah nyata billyjoe atau temannya, tapi topiknya adalah soal "perceraian"
kalau dilihat dari tulisan brother blogger mengenai perceraian di sabdaspace kalau boleh dikatakan banyak yang mengalami dari akibat perceraian orang tua nya,sekarang ini ada kisah yang terjadi seperti cerita diatas, para brother bolehlah menerapkan ilmu sharingnya, apa yang harus diperbuat oleh sang suami?