Submitted by hiskia22 on

Saya ingin menyanyikan lagu ucapan syukur .

Kunaikkan syukur pada-Mu Yesus

kusembah sujud dihadapan-Mu Tuhan

Kemuliaan hanya bagi-Mu

Kutinggikan, kuagungkan selamanya

Reff :

Segala puji syukur bagi-Mu

Kutinggikan nama-Mu selalu

Kemuliaan hanya bagi-Mu

Terpujilah nama-Mu

Bersyukurlah...

Pemazmur mengungkapkan hal ini di dalam Mazmur 138

138:1 Dari Daud. Aku hendak bersyukur kepada-Mu dengan segenap hatiku, di hadapan para allah aku akan bermazmur bagi-Mu.


138:2 Aku hendak sujud ke arah bait-Mu yang kudus dan memuji nama-Mu, oleh karena kasih-Mu dan oleh karena setia-Mu; sebab Kaubuat nama-Mu dan janji-Mu melebihi segala sesuatu.


138:3 Pada hari aku berseru, Engkaupun menjawab aku, Engkau menambahkan kekuatan dalam jiwaku.


138:4 Semua raja di bumi akan bersyukur kepada-Mu, ya TUHAN,
sebab mereka mendengar janji dari mulut-Mu;


138:5 mereka akan menyanyi tentang jalan-jalan TUHAN, sebab besar kemuliaan TUHAN.

 

138:6 TUHAN itu tinggi, namun Ia melihat orang yang hina, dan mengenal orang yang sombong dari jauh.


138:7 Jika aku berada dalam kesesakan, Engkau mempertahankan hidupku; terhadap amarah musuhku Engkau mengulurkan tangan-Mu, dan tangan kanan-Mu menyelamatkan aku.


138:8 TUHAN akan menyelesaikannya bagiku! Ya TUHAN, kasih setia-Mu untuk selama-lamanya; janganlah Kautinggalkan perbuatan tangan-Mu!

Ayat 3 mengajarkan bahwa raja Daud memiliki suatu beban ( masalah ).  Apakah beban ( masalah ) yang dihadapi oleh raja Daud ?

Tidak tahu . Tetapi satu hal yang pasti, Mazmur 138 : 3 mengajarkan bahwa raja Daud memiliki suatu beban ( masalah ).

 Mazmur 138 : 3

138:3 Pada hari aku berseru, Engkaupun menjawab aku, Engkau menambahkan kekuatan dalam jiwaku.

Apakah ketika raja Daud mengucapkan syukur di atas dikarenakan TUHAN telah membantu menyelesaikan beban ( Masalah )-nya ?

" Tidak "

Syukur di atas diucapkan bukan karena TUHAN telah membantu menyelesaikan masalahnya. Tetapi ucapan syukur di atas justru diucapkan ketika raja Daud berada di tengah - tengah beban ( masah ) kehidupan. Hal ini dapat kita lihat di dalam Mazmur 138:8

138:8 TUHAN akan menyelesaikannya bagiku! Ya TUHAN, kasih setia-Mu untuk selama-lamanya; janganlah Kautinggalkan perbuatan tangan-Mu!

Perhatikan kata - kata TUHAN akan menyelesaikannya bagiku. Kata akan di dalam Mazmur 138 mengajarkan bahwa Tuhan belum menyelesaikan beban ( masalah ) raja Daud.

Dan perhatikan juga ayat 1

138:1 Dari Daud. Aku hendak bersyukur kepada-Mu dengan segenap hatiku, di hadapan para allah aku akan bermazmur bagi-Mu.

Diawali dengan kehendak untuk bersyukur. 

Satu pelajaran hidup yang dapat kita ambil dari kisah hidup raja Daud.

" Dia mampu mengucapkan syukur ketika beban ( masalah ) berada di dalam hidupnya. "

Seberapa banyak dari kita yang sanggup melakukan hal ini ?

Kebanyakan dari kita hanya bisa mengeluh ketika mendapatkan suatu beban ( masalah ) di dalam hidup.

Kebanyakan kita akan berkeluh kesah ketika mendapatkan suatu beban ( masalah ) di dalam hidup.

Kebanyakan kita akan bersungut - sungut ketika mendapatkan suatu beban ( masalah ) di dalam hidup.

Dan kebanyakan dari kita mampu mengucapkan syukur ketika TUHAN telah menyelesaikan beban ( masalah ) di dalam hidup kita.

Banyak orang yang mampu bersaksi dengan diawali kata syukur ketika TUHAN telah menyelesaikan beban ( masalah ) di dalam hidupnya. Sembuh dari sakit penyakit, mendapatkan pasangan hidup, mendapatkan pekerjaan, telah bebas dari lilitan hutang, de-el-el. Namun hampir tidak pernah ada orang yang bersaksi dengan diawali ucapan syukur ketika sedang berada di tengah - tengah beban ( masalah ) hidup.

Kebanyakan orang yang ketika mengalami beban ( masalah ) hidup, ketika bersaksi selalu ( tidak semua orang ) diawali dengan kata " Saya mohon dukungan doanya ", dikarenakan saya....bla....bla.....bla

Jangankan bersaksi. Hidup dengan beban ( masalah ) hidup saja, sudah kehilangan sukacita. Sehingga yang ada hanya keluh kesah, sungut - sungut, kesedihan, ratapan.

Tetapi marilah kita belajar dari kisah hidup raja Daud. Yang ketika mengalami suatu beban ( masalah ) di dalam hidupnya, ucapan syukur senantiasa keluar / terucap dari mulutnya.

Sungguh suatu teladan yang luar biasa.

Mampukah anda tetap bersyukur ketika berada di tengah beban ( masalah ) hidup ?

Belajarlah untuk mampu

GBU