Saya ingin menyanyikan lagu ucapan syukur .
Kunaikkan syukur pada-Mu Yesus
kusembah sujud dihadapan-Mu Tuhan
Kemuliaan hanya bagi-Mu
Kutinggikan, kuagungkan selamanya
Reff :
Segala puji syukur bagi-Mu
Kutinggikan nama-Mu selalu
Kemuliaan hanya bagi-Mu
Terpujilah nama-Mu
Bersyukurlah...
Pemazmur mengungkapkan hal ini di dalam Mazmur 138
138:1 Dari Daud. Aku hendak bersyukur kepada-Mu dengan segenap hatiku, di hadapan para allah aku akan bermazmur bagi-Mu.
138:2 Aku hendak sujud ke arah bait-Mu yang kudus dan memuji nama-Mu, oleh karena kasih-Mu dan oleh karena setia-Mu; sebab Kaubuat nama-Mu dan janji-Mu melebihi segala sesuatu.
138:3 Pada hari aku berseru, Engkaupun menjawab aku, Engkau menambahkan kekuatan dalam jiwaku.
138:4 Semua raja di bumi akan bersyukur kepada-Mu, ya TUHAN, sebab mereka mendengar janji dari mulut-Mu;
138:5 mereka akan menyanyi tentang jalan-jalan TUHAN, sebab besar kemuliaan TUHAN.
138:6 TUHAN itu tinggi, namun Ia melihat orang yang hina, dan mengenal orang yang sombong dari jauh.
138:7 Jika aku berada dalam kesesakan, Engkau mempertahankan hidupku; terhadap amarah musuhku Engkau mengulurkan tangan-Mu, dan tangan kanan-Mu menyelamatkan aku.
138:8 TUHAN akan menyelesaikannya bagiku! Ya TUHAN, kasih setia-Mu untuk selama-lamanya; janganlah Kautinggalkan perbuatan tangan-Mu!
Ayat 3 mengajarkan bahwa raja Daud memiliki suatu beban ( masalah ). Apakah beban ( masalah ) yang dihadapi oleh raja Daud ?
Tidak tahu . Tetapi satu hal yang pasti, Mazmur 138 : 3 mengajarkan bahwa raja Daud memiliki suatu beban ( masalah ).
Mazmur 138 : 3
138:3 Pada hari aku berseru, Engkaupun menjawab aku, Engkau menambahkan kekuatan dalam jiwaku.
Apakah ketika raja Daud mengucapkan syukur di atas dikarenakan TUHAN telah membantu menyelesaikan beban ( Masalah )-nya ?
" Tidak "
Syukur di atas diucapkan bukan karena TUHAN telah membantu menyelesaikan masalahnya. Tetapi ucapan syukur di atas justru diucapkan ketika raja Daud berada di tengah - tengah beban ( masah ) kehidupan. Hal ini dapat kita lihat di dalam Mazmur 138:8
138:8 TUHAN akan menyelesaikannya bagiku! Ya TUHAN, kasih setia-Mu untuk selama-lamanya; janganlah Kautinggalkan perbuatan tangan-Mu!
Perhatikan kata - kata TUHAN akan menyelesaikannya bagiku. Kata akan di dalam Mazmur 138 mengajarkan bahwa Tuhan belum menyelesaikan beban ( masalah ) raja Daud.
Dan perhatikan juga ayat 1
138:1 Dari Daud. Aku hendak bersyukur kepada-Mu dengan segenap hatiku, di hadapan para allah aku akan bermazmur bagi-Mu.
Diawali dengan kehendak untuk bersyukur.
Satu pelajaran hidup yang dapat kita ambil dari kisah hidup raja Daud.
" Dia mampu mengucapkan syukur ketika beban ( masalah ) berada di dalam hidupnya. "
Seberapa banyak dari kita yang sanggup melakukan hal ini ?
Kebanyakan dari kita hanya bisa mengeluh ketika mendapatkan suatu beban ( masalah ) di dalam hidup.
Kebanyakan kita akan berkeluh kesah ketika mendapatkan suatu beban ( masalah ) di dalam hidup.
Kebanyakan kita akan bersungut - sungut ketika mendapatkan suatu beban ( masalah ) di dalam hidup.
Dan kebanyakan dari kita mampu mengucapkan syukur ketika TUHAN telah menyelesaikan beban ( masalah ) di dalam hidup kita.
Banyak orang yang mampu bersaksi dengan diawali kata syukur ketika TUHAN telah menyelesaikan beban ( masalah ) di dalam hidupnya. Sembuh dari sakit penyakit, mendapatkan pasangan hidup, mendapatkan pekerjaan, telah bebas dari lilitan hutang, de-el-el. Namun hampir tidak pernah ada orang yang bersaksi dengan diawali ucapan syukur ketika sedang berada di tengah - tengah beban ( masalah ) hidup.
Kebanyakan orang yang ketika mengalami beban ( masalah ) hidup, ketika bersaksi selalu ( tidak semua orang ) diawali dengan kata " Saya mohon dukungan doanya ", dikarenakan saya....bla....bla.....bla
Jangankan bersaksi. Hidup dengan beban ( masalah ) hidup saja, sudah kehilangan sukacita. Sehingga yang ada hanya keluh kesah, sungut - sungut, kesedihan, ratapan.
Tetapi marilah kita belajar dari kisah hidup raja Daud. Yang ketika mengalami suatu beban ( masalah ) di dalam hidupnya, ucapan syukur senantiasa keluar / terucap dari mulutnya.
Sungguh suatu teladan yang luar biasa.
Mampukah anda tetap bersyukur ketika berada di tengah beban ( masalah ) hidup ?
Belajarlah untuk mampu
GBU