Siapakah manusia yang terbesar dalam Perjanjian Lama? Banyak yang sepakat bahwa Musa adalah nabi terbesar dalam Perjanjian Lama. Tentang Musa, TUHAN sendiri mengakui dia sebagai manusia yang paling lembut hatinya di seluruh muka bumi dan sebagai manusia yang berbicara secara langsung dengan Dia.
Bilangan
12:7 Bukan demikian hamba-Ku Musa, seorang yang setia dalam segenap rumah-Ku.
12:8 Berhadap-hadapan Aku berbicara dengan dia, terus terang, bukan dengan teka-teki, dan ia memandang rupa TUHAN. Mengapakah kamu tidak takut mengatai hamba-Ku Musa?"
12:9 Sebab itu bangkitlah murka TUHAN terhadap mereka, lalu pergilah Ia.
Benarkah Musa melihat rupa TUHAN? Rupa TUHAN yang mana yang dilihat oleh Musa? Allah Bapa atau Anak Allah (Yesus Kristus) ?
Banyak penafsir yang sepakat bahwa “Malaikat TUHAN” (dengan huruf “M” kapital) yang menampakkan dirinya kepada orang-orang dalam Perjanjian Lama adalah Yesus Kristus. Tetapi Alkitab mengajarkan bahwa manusia tidak mampu MELIHAT Allah, tidak mampu melihat kemuliaan Allah.
Ketika TUHAN menampakkan diri-Nya dan “berhadapan muka” dengan Musa, pastilah TUHAN tidak sedang dalam rupa “Malaikat TUHAN”, karena bila demikian, tidak perlu Allah mengatakan "Engkau tidak tahan memandang wajah-Ku, sebab tidak ada orang yang memandang Aku dapat hidup." Pertama kali Allah = TUHAN menampakkan diri-Nya kepada Musa dalam bentuk api yang menyala-nyala di semak duri.
KELUARAN
3:1. Adapun Musa, ia biasa menggembalakan kambing domba Yitro, mertuanya, imam di Midian. Sekali, ketika ia menggiring kambing domba itu ke seberang padang gurun, sampailah ia ke gunung Allah, yakni gunung Horeb.
3:2 Lalu Malaikat TUHAN menampakkan diri kepadanya di dalam nyala api yang keluar dari semak duri. Lalu ia melihat, dan tampaklah: semak duri itu menyala, tetapi tidak dimakan api.
3:3 Musa berkata: "Baiklah aku menyimpang ke sana untuk memeriksa penglihatan yang hebat itu. Mengapakah tidak terbakar semak duri itu?"
3:4 Ketika dilihat TUHAN, bahwa Musa menyimpang untuk memeriksanya, berserulah Allah dari tengah-tengah semak duri itu kepadanya: "Musa, Musa!" dan ia menjawab: "Ya, Allah."
3:5 Lalu Ia berfirman: "Janganlah datang dekat-dekat: tanggalkanlah kasutmu dari kakimu, sebab tempat, di mana engkau berdiri itu, adalah tanah yang kudus."
3:6 Lagi Ia berfirman: "Akulah Allah ayahmu, Allah Abraham, Allah Ishak dan Allah Yakub." Lalu Musa menutupi mukanya, sebab ia takut memandang Allah.
Tetapi kemudian Musa ingin melihat wajah TUHAN = Kemuliaan TUHAN:
Keluaran
33:18 Tetapi jawabnya: "Perlihatkanlah kiranya kemuliaan-Mu kepadaku."
33:19 Tetapi firman-Nya: "Aku akan melewatkan segenap kegemilangan-Ku dari depanmu dan menyerukan nama TUHAN di depanmu: Aku akan memberi kasih karunia kepada siapa yang Kuberi kasih karunia dan mengasihani siapa yang Kukasihani."
33:20 Lagi firman-Nya: "Engkau tidak tahan memandang wajah-Ku, sebab tidak ada orang yang memandang Aku dapat hidup."
33:21 Berfirmanlah TUHAN: "Ada suatu tempat dekat-Ku, di mana engkau dapat berdiri di atas gunung batu;
33:22 apabila kemuliaan-Ku lewat, maka Aku akan menempatkan engkau dalam lekuk gunung itu dan Aku akan menudungi engkau dengan tangan-Ku, sampai Aku berjalan lewat.
33:23 Kemudian Aku akan menarik tangan-Ku dan engkau akan melihat belakang-Ku, tetapi wajah-Ku tidak akan kelihatan."
Waktu melihat TUHAN, supaya tidak mati Musa harus “ditudungi" oleh tangan TUHAN. Tetapi Musa sama sekali tidak melihat wajah TUHAN, Alkitab jelas berkata Musa HANYA melihat bagian belakang Nya. Dalam perjanjian baru, manusia harus ditutupi dan dibasuh oleh darah Kristus supaya mampu datang ke hadapan Bapa. Inilah bukti pertama bahwa YHWH = TUHAN yang “menampakkan” diri kepada Musa adalah Allah Bapa.
Bukti ke dua adalah bahwa Allah Anak belum pernah menyatakan dirinya kepada manusia selain dalam rupa Yesus Kristus:
IBRANI
9:24 Sebab Kristus bukan masuk ke dalam tempat kudus buatan tangan manusia yang hanya merupakan gambaran saja dari yang sebenarnya, tetapi ke dalam sorga sendiri untuk menghadap hadirat Allah guna kepentingan kita.
9:25 Dan Ia bukan masuk untuk berulang-ulang mempersembahkan diri-Nya sendiri, sebagaimana Imam Besar setiap tahun masuk ke dalam tempat kudus dengan darah yang bukan darahnya sendiri.
9:26 Sebab jika demikian Ia harus berulang-ulang menderita sejak dunia ini dijadikan. Tetapi sekarang Ia hanya satu kali saja menyatakan diri-Nya, pada zaman akhir untuk menghapuskan dosa oleh korban-Nya.
9:27 Dan sama seperti manusia ditetapkan untuk mati hanya satu kali saja, dan sesudah itu dihakimi,
9:28 demikian pula Kristus hanya satu kali saja mengorbankan diri-Nya untuk menanggung dosa banyak orang. Sesudah itu Ia akan menyatakan diri-Nya sekali lagi tanpa menanggung dosa untuk menganugerahkan keselamatan kepada mereka, yang menantikan Dia.
Ibrani 9:26 dengan eksplisit berkata bahwa Anak Allah HANYA satu kali menyatakan diri-Nya di dunia yaitu pada saat menjelma dalam diri Yesus Kristus. Jadi Yesus BELUM PERNAH menyatakan diri-Nya dalam Perjanjian Lama, karena Allah Bapa belum mengutus Anak Allah ke dunia.
Bukti ke tiga: Musa adalah Tipologi Kristus dalam perjanjian lama. Allah menyelamatkan manusia dengan mengutus Anak Allah menjadi manusia dalam diri Yesus Kristus. Sama seperti Allah Bapa mengutus Musa menyelamatkan bangsa Israel. Bahkan dengan eksplisit disebutkan bahwa TUHAN mengangkat Musa sebagai Allah !
Tentang Musa:
Keluaran
3:6 Lagi Ia berfirman: "Akulah Allah ayahmu, Allah Abraham, Allah Ishak dan Allah Yakub." Lalu Musa menutupi mukanya, sebab ia takut memandang Allah.
3:7. Dan TUHAN berfirman: "Aku telah memperhatikan dengan sungguh kesengsaraan umat-Ku di tanah Mesir, dan Aku telah mendengar seruan mereka yang disebabkan oleh pengerah-pengerah mereka, ya, Aku mengetahui penderitaan mereka.
3:8 Sebab itu Aku telah turun untuk melepaskan mereka dari tangan orang Mesir dan menuntun mereka keluar dari negeri itu ke suatu negeri yang baik dan luas, suatu negeri yang berlimpah-limpah susu dan madunya, ke tempat orang Kanaan, orang Het, orang Amori, orang Feris, orang Hewi dan orang Yebus.
3:9 Sekarang seruan orang Israel telah sampai kepada-Ku; juga telah Kulihat, betapa kerasnya orang Mesir menindas mereka.
3:10 Jadi sekarang, pergilah, Aku mengutus engkau kepada Firaun untuk membawa umat-Ku, orang Israel, keluar dari Mesir."
Keluaran 7:1. Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Lihat, Aku mengangkat engkau sebagai Allah bagi Firaun, dan Harun, abangmu, akan menjadi nabimu.
Tentang Yesus:
Matius 10:40 Barangsiapa menyambut kamu, ia menyambut Aku, dan barangsiapa menyambut Aku, ia menyambut Dia yang mengutus Aku.
Yohanes
5:20 Sebab Bapa mengasihi Anak dan Ia menunjukkan kepada-Nya segala sesuatu yang dikerjakan-Nya sendiri, bahkan Ia akan menunjukkan kepada-Nya pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar lagi dari pada pekerjaan-pekerjaan itu, sehingga kamu menjadi heran.
5:21 Sebab sama seperti Bapa membangkitkan orang-orang mati dan menghidupkannya, demikian juga Anak menghidupkan barangsiapa yang dikehendaki-Nya.
5:22 Bapa tidak menghakimi siapapun, melainkan telah menyerahkan penghakiman itu seluruhnya kepada Anak,
5:23 supaya semua orang menghormati Anak sama seperti mereka menghormati Bapa. Barangsiapa tidak menghormati Anak, ia juga tidak menghormati Bapa, yang mengutus Dia.
Bahkan Perjanjian Baru dengan jelas memperbandingkan jalan keselamatan oleh hukum Musa dengan jalan keselamatan oleh Anak Allah.
Ibrani
10:28 Jika ada orang yang menolak hukum Musa, ia dihukum mati tanpa belas kasihan atas keterangan dua atau tiga orang saksi.
10:29 Betapa lebih beratnya hukuman yang harus dijatuhkan atas dia, yang menginjak-injak Anak Allah, yang menganggap najis darah perjanjian yang menguduskannya, dan yang menghina Roh kasih karunia?
KESIMPULAN
1. Allah Bapa lah yang mengutus Anak Allah ke dunia untuk menyelamatkan manusia dan Allah Bapa juga yang telah mengutus Musa untuk menyelamatkan bangsa Israel dalam Perjanjian Lama.
2. YHWH adalah Allah Bapa yang menyatakan diri kepada manusia dalam perjanjian lama.
Note:
Blog ini ditulis untuk menyanggah blog sesat yang INI.