Submitted by 5p Arta on

Jaman yang baru adalah jaman Anugerah. Dan jaman itu terjadi setelah peristiwa Pentakosta sampai dengan saat ini

Iman adalah dari Allah

Roma 12 : 3  Berdasarkan kasih karunia yang dianugerahkan kepadaku, aku berkata kepada setiap orang di antara kamu: Janganlah kamu memikirkan hal-hal yang lebih tinggi dari pada yang patut kamu pikirkan, tetapi hendaklah kamu berpikir begitu rupa, sehingga kamu menguasai diri menurut ukuran iman, yang dikaruniakan Allah kepada kamu masing-masing.

Iman diibaratkan seperti benih

Matius 17 : 20  Ia berkata kepada mereka: "Karena kamu kurang percaya. Sebab Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya sekiranya kamu mempunyai iman sebesar biji sesawi saja kamu dapat berkata kepada gunung ini: Pindah dari tempat ini ke sana, --maka gunung ini akan pindah, dan takkan ada yang mustahil bagimu.

Dan benih itu dapat betumbuh

Matius 13 : 32   Memang biji itu yang paling kecil dari segala jenis benih, tetapi apabila sudah tumbuh, sesawi itu lebih besar dari pada sayuran yang lain, bahkan menjadi pohon, sehingga burung-burung di udara datang bersarang pada cabang-cabangnya."

Karena itu dikatakan iman dapat bertumbuh

Efesus 4 : 13  sampai kita semua telah mencapai kesatuan iman dan pengetahuan yang benar tentang Anak Allah, kedewasaan penuh, dan tingkat pertumbuhan yang sesuai dengan kepenuhan Kristus,

Iman = benih.

Iman = benih itu adalah kekal adanya.

1 Petrus 1 : 23  Karena kamu telah dilahirkan kembali bukan dari benih yang fana, tetapi dari benih yang tidak fana, oleh firman Allah, yang hidup dan yang kekal.

Karena kekal, maka benih itu akan tetap ada di dalam kita. Karena Allah sendiri yang memberi pertumbuhan.

1 Korintus 3 : 6   Aku menanam, Apolos menyiram, tetapi Allah yang memberi pertumbuhan.

Dan iman itulah yang menyelamatkan kita.


Melihat komentar seorang blogger di SS yaitu @kiem, Dia berkomentar bahwa keselamatan bisa hilang. Apakah itu benar ?

Tentu saja benar.  Tetapi benar dalam hal apa ?

Kalau kita berbicara konteks PL, maka keselamatan itu memang bisa hilang. Roh Kudus saja tidak permanen. Seperti kisah Saul. Ketika Saul diurapi, maka RK mulai berkuasa atas Saul. Ketika Saul berdosa, maka RK undur dari Saul.

Tetapi kalau kita berbicara konteks PB, maka akan lain cerita. Komentar @kiem yang mengatakan bahwa keselamatan bisa hilang di jaman Anugerah ini jelas - jelas salah.

PL yang dibaharui di dalam PB yaitu:

Pengurapan yang tetap. Berbeda dengan PL. Pengurapan itu tidak tetap.

1 Yohanes 2 : 27  Sebab di dalam diri kamu tetap ada pengurapan yang telah kamu terima dari pada-Nya. Karena itu tidak perlu kamu diajar oleh orang lain. Tetapi sebagaimana pengurapan-Nya mengajar kamu tentang segala sesuatu--dan pengajaran-Nya itu benar, tidak dusta--dan sebagaimana Ia dahulu telah mengajar kamu, demikianlah hendaknya kamu tetap tinggal di dalam Dia.

Jaman sekarang adalah jaman Anugerah. Tidak semua perintah dan petunjuk di dalam PL harus kita ikuti. karena sudah banyak yang dibaharui. Tetapi itu bukan berarti bahwa PL tidak perlu di baca. PL perlu dibaca karena melalui PL, kita akan mengerti PB. Begitu juga sebaliknya

Pembaharuan PL di dalam PB

1. Makanan haram

PL = Ulangan 14 : 19  Juga segala binatang mengeriap yang bersayap, itupun haram bagimu, jangan dimakan.

PB =

Kis 10 : 14  Tetapi Petrus menjawab: "Tidak, Tuhan, tidak, sebab aku belum pernah makan sesuatu yang haram dan yang tidak tahir."

Kis 10 : 15  Kedengaran pula untuk kedua kalinya suara yang berkata kepadanya: "Apa yang dinyatakan halal oleh Allah, tidak boleh engkau nyatakan haram."

1 Timotius 4 : 4  Karena semua yang diciptakan Allah itu baik dan suatupun tidak ada yang haram, jika diterima dengan ucapan syukur,

2. Tentang hari Sabat ( Bekerja pada hari Sabat adalah mati )

PL =

Keluaran 31 : 14  Haruslah kamu pelihara hari Sabat, sebab itulah hari kudus bagimu; siapa yang melanggar kekudusan hari Sabat itu, pastilah ia dihukum mati, sebab setiap orang yang melakukan pekerjaan pada hari itu, orang itu harus dilenyapkan dari antara bangsanya.

Bilangan 15 : 32  Ketika orang Israel ada di padang gurun, didapati merekalah seorang yang mengumpulkan kayu api pada hari Sabat.

Bilangan 15 : 33  Lalu orang-orang yang mendapati dia sedang mengumpulkan kayu api itu, menghadapkan dia kepada Musa dan Harun dan segenap umat itu.

Bilangan 15 : 34  Orang itu dimasukkan dalam tahanan, oleh karena belum ditentukan apa yang harus dilakukan kepadanya.

Bilangan 15 : 35  Lalu berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Orang itu pastilah dihukum mati; segenap umat Israel harus melontari dia dengan batu di luar tempat perkemahan."

Bilangan 15 : 36  Lalu segenap umat menggiring dia ke luar tempat perkemahan, kemudian dia dilontari dengan batu, sehingga ia mati, seperti yang difirmankan TUHAN kepada Musa.

PB =

Lukas 13 : 14  Tetapi kepala rumah ibadat gusar karena Yesus menyembuhkan orang pada hari Sabat, lalu ia berkata kepada orang banyak: "Ada enam hari untuk bekerja. Karena itu datanglah pada salah satu hari itu untuk disembuhkan dan jangan pada hari Sabat."

Apakah Yesus dibunuh ? Jawabnya tidak. Dan masih banyak lagi Dalam hal perpuluhan, dalam hal Hukum Taurat,

Karena itu, ingatlah , saat ini kita sekarang berada di jaman Anugrah. Dan Alkitab dengan tegas nmengatakan bahwa keselamatan yang ada pada kita tidak akan hilang. ( Bagi yang diselamatkan )

--------------------------------------------------------------

Apakah yang terpenting di dalam hidup ini