Submitted by andryhart on

Sering mengonsumsi daging bakaran dapat menjadi awal penyakit
kanker. Daging yang mengandung sodium nitrit untuk membuatnya berwarna
merah cerah akan berubah menjadi nitrosamin yang bisa menimbulkan
kanker saluran cerna jika daging itu digoreng atau dibakar. Lemak
daging yang
menetes ketika dibakar dan asapnya mengenai bakaran daging tersebut
akan mengandung benzpiren. Benspiren akan menyisip masuk ke dalam DNA
sel kita sehingga ketika sel tersebut hendak memperbanyak diri untuk
menggantikan sel yang aus atau rusak, maka hasilnya bukan sel tubuh
yang normal tetapi sel yang bermutasi atau sel kanker.

Hormon yang digunakan untuk menggemukkan
ternak (DES: dietilstilbestrol) juga potensial sebagai penyebab kanker.
Jelaga yang terbentuk pada daging yang dibakar dapat pula menimbulkan kanker saluran
cerna. Hormon stres yang timbul saat hewan kesakitan ketika disembelih
dan merembas ke dalam daging juga akan menurunkan daya tahan tubuh
kita. Jadi, banyak hal yang harus membuat kita waspada ketika
mengonsumsi daging khususnya yang dibakar atau digoreng.

Kita mungkin perlu menyimak ayat dalam Amsal 23:3, "Jangan
ingin makanan lezat. Itu adalah hidangan yang menipu." Dengan demikian
sekali-kali kita perlu menghilangkan semua racu n ini
dengan mengikuti puasa nabi Daniel, yaitu puasa selama 3-5 hari
(tergantung kesehatan seseorang) dengan mengonsumsi sayuran dan buah,
minum blender sayur atau buah dan menambahkan protein rendah lemak
untuk menjaga daya tahan tubuh kita.