Air mataku menetes deras
Sedih....!!!!!!!!
Itulah yang kurasakan ketika mendengarnya.
Mendengar sebuah pemaksaan kehendak kepada-Mu melalui sebuah doa.
Hatiku sangat sakit
Marah....!!!!!!
Itulah yang kurasakan ketika mendengarnya
Mendengar sebuah pemaksaan kehendak kepada-Mu melalui sebuah doa.
Telingaku panas mendengarnya
Muak.....!!!!!!!!
Itulah yang kurasakan ketika mendengarnya
Mendengar sebuah pemaksaan kehendak kepada-Mu melalui sebuah doa.
Tuhan.....
Pantaskah aku menjadi raja atas diri-Mu ?
Pantaskah ?
ARRRRRRGGGHHHHHHH..........!!!!!!!!!!
Satu hal yang kutahu
Engkau tidak selalu menjawab doa
Doa manusia bukanlah doa yang sempurna
Doa manusia terlalu banyak dipenuhi dengan keinginan - keinginan hawa nafsu.
Apakah pantas aku memerintahkan Engkau mengabulkan doa ku yang sepeti itu ?
Tidak.......
Aku berdoa hanya menyampaikan keinginanku.
Aku berdoa hanya menyampaikan keluh kesahku
Aku berdoa hanya karena aku rindu berbicara kepadamu
Aku berdoa kepadamu karena kepada siapa lagi aku harus mengadu ?
Dan aku berdoa, bukan memaksakan kehendakku.
Karena itulah diakhir doa aku berkata :
"JADILAH KEHENDAK-MU DI BUMI SEPERTI DI SORGA"
Aku tahu Engkau tidak mengabulkan semua doa manusia.
Tetapi aku juga tahu, Engkau akan memberikan yang terbaik kepada manusia yang meminta kepada-Mu
1Yoh. 5:14 Dan inilah keberanian percaya kita kepada-Nya, yaitu bahwa Ia mengabulkan doa kita, jikalau kita meminta sesuatu kepada-Nya menurut kehendak-Nya.